Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Komunikasi Virtual terhadap Komunikasi Interpersonal Remaja Linggom, Gihon Joevial; Hermanto Abraham, Rendy
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.019 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v6i1.45828

Abstract

Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah berkurangnya minat remaja berkomunikasi mengenai lingkungan sosial sekitar di tengah berkembangnya komunikasi virtual yang dnilai sangat efektif untuk membangun komunikasi interpersonal individu dalam bersosialisasi. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh komunikasi virtual terhadap komunikasi interpersonal yang terjadi di kalangan remaja pemain game mobile legend. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner online. Survei dilakukan dengan 100 responden terpilih dari para remaja pemain game mobile legend di Kota Bogor, Jawa Barat.  Hasil penelitian membuktikan bahwa komunikasi virtual berpengaruh positif terhadap komunikasi interpersonal dengan koefisien determinasi sebesar 9,2%.
Strategi Pemasaran Radio Solopos 103 FM dalam Meningkatkan Jumlah Pengiklan Hilmi, Naufal; Harnita, Pratiwi Cristin; Abraham, Rendy Hermanto
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 3.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out how the marketing strategy of Radio Solopos 103 FM in increasing the number of advertisers. The approach used is qualitative with data collection techniques from interviews, observation, and documentation. The research informants are marketing staff from Radio Solopos 103 FM. Findings from the results of data collection will be further analyzed to gain an in-depth understanding of the marketing strategies carried out by Radio Solopos in increasing advertisers. The results obtained from this research are expected to be able to add and enrich the knowledge of readers, especially in the field of Communication Science and can be a reference for learning in the field of Communication Science in mass media marketing communication strategies. This research is also expected to be an evaluation, input, thought, and consideration for Radio Solopos 103 FM in implementing marketing strategies to increase the number of advertisers. In this research, the promotion mix is a unique blend of public relations, sales promotion, personal selling, and advertising that a business uses to achieve its advertising and marketing objectives. The promotion mix is used as a reference for Radio Solopos 103 FM's marketing strategy activities in increasing the number of advertisers.
Pendampingan Remaja dalam Alpha Camp Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Maslebu, Giner; Walangara Nau, Novriest Umbu; Sampoerno; Hermanto Abraham, Rendy; Wisnu Wibisono, Indra; Wahyono, Teguh; Dwi Purnomo, Hindriyanto; Kristianto, Budhi; Karema Sarajar, Dewita; Yuli Agung Suprabowo, Gunawan; C. Leuwol, Sylvie; Nahusona, Ferry; Picauly, Irma Amy
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jms.v5i22024p119-129

Abstract

Remaja merupakan suatu pelayanan kategorial yang menyasar kelompok usia antara anak-anak (sekolah minggu) dan pemuda. Tekanan stereotip, ekspektasi tinggi tanpa dukungan memadai, dibarengi dengan perubahan masif akibat kemajuan teknologi dan informasi dapat memicu permasalahan kesehatan mental generasi muda jika tidak dikelola dengan bijak. Tantangan lain yang dihadapi adalah mengenai spiritualitas remaja. Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) melihat perlunya mengadakan kegiatan bagi remaja dan pendamping/pembina remaja sebagai platform untuk memperlengkapi para remaja dan pembina dengan berbagai pengetahuan dan kapasitas yang diharapkan mampu membekali remaja dan pembina dalam pelayanan dan kehidupan berbangsa sehari-hari. Pendampingan yang dilakukan oleh para ahli di UKSW meliputi isu-isu seputar perkembangan psikologis, pengembangan bakat-minat, kecerdasan buatan dan implementasi dalam pelayanan serta gerakan cinta lingkungan lewat aksi tanam pohon di desa. Hasilnya, para peserta mendapatkan pengalaman berharga yang tampak dalam hasil survey kepuasan dimana mayoritas responden puas terhadap pendampingan dan 100 % responden memperoleh tambahan pengetahuan.
PROGRAM LITERASI DIGITAL MELALUI SIARAN RADIO DI KOTA SALATIGA Krisnawati, Ester; Sari, Dewi Kartika; Herwandito, Seto; Sukmi, Sih Natalia; Sampoerno, Sampoerno; abraham, Rendy hermanto
Jurnal Pasopati Vol 7, No 2 (2025): Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2025.28413

Abstract

Era digital menuntut masyarakat untuk memiliki kompetensi literasi digital yang kuat agar dapat berinteraksi secara efektif, kritis, dan bertanggung jawab di ruang digital. Literasi digital bukan hanya mencakup keterampilan teknis dalam mengoperasikan perangkat, tetapi juga meliputi kemampuan berpikir kritis, mengevaluasi keandalan informasi, berkomunikasi, dan menciptakan konten yang etis. Artikel ini mengkaji konsep dasar literasi digital, menguraikan dimensi dimensi kunci yang relevan, serta menelaah urgensinya dalam berbagai aspek kehidupan, meliputi bidang ekonomi, sosial budaya, dan pendidikan. Pembahasan juga menyoroti tantangan yang muncul, seperti penyebaran misinformasi, isu keamanan data, serta kesenjangan digital yang masih membatasi akses dan partisipasi sebagian masyarakat. Dalam rangka menjawab tantangan tersebut, artikel ini menghadirkan contoh kasus nyata penerapan literasi digital di masyarakat melalui siaran radio, yang berfungsi sebagai media edukasi sekaligus sarana pemberdayaan publik. Pendekatan ini menunjukkan bahwa literasi digital dapat dijadikan fondasi penting untuk membentuk kewargaan digital yang cerdas, inklusif, dan produktif. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya mempertegas urgensi literasi digital, tetapi juga menawarkan kerangka praktis bagi penguatan kompetensi masyarakat dalam menghadapi kompleksitas era informasi.Kata Kunci : Literasi Digital, New Media, Masyarakat,
The Strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu Pedagang Asongan di Blotongan Salatiga dalam Menghadapi Era E-Commerce Andriyan, Yohana; Suwartiningsih, Sri; Abraham, Rendy Hermanto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11996

Abstract

Perkembangan E-commerce telah mengubah konsep bisnis secara global, termasuk di Indonesia. Era E-commerce menimbulkan tantangan bagi pedagang asongan, salah satu kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bertahan dan berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu yang dilakukan oleh pedagang asongan di Blotongan Salatiga dalam menghadapi era E-commerce. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 4 pedagang asongan di Blotongan Salatiga. Data kemudian dideskripsikan dengan menggunakan teori komunikasi pemasaran terpadu (IMC) yang dikembangkan oleh Schultz, Tannenbaum, dan Lauterborn (1993). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang asongan menerapkan berbagai elemen IMC, yaitu iklan, promosi penjualan, hubungan, penjualan masyarakat langsung, dan pemasaran digital. Penerapan IMC oleh pedagang asongan terutama dalam hal pemasaran digital masih terkendala oleh keterbatasan modal, pengetahuan, dan keterampilan dalam menggunakan teknologi digital.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI DESA WISATA BANJAREJO Wira Perdana, Wisnu; Krisnawati, Ester; Abraham, Rendy Hermanto
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v2i7.3293

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan akun Instagram @desawisatabanjarejo untuk tujuan pemasaran Desa Wisata Banjarejo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Desa Wisata Banjarejo mempromosikan dirinya melalui Instagram dan tantangan yang terkait dengan pengelolaan media sosial Instagram. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan akun Instagram @desawisatabanjarejo sebagai unit observasi. Sedangkan pemanfaatan akun @desawisatabanjarejo sebagai sarana promosi menjadi fokus unit analisis penelitian. Teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Transkrip wawancara, reduksi data, dan analisis data digunakan sebagai metode analisis data. Metode triangulasi sumber digunakan dalam metode validasi data. Berdasarkan temuan penelitian ini, Desa Wisata Banjarejo telah berhasil dan berhasil mempromosikan dirinya melalui Instagram. Informasi dan kegiatan tentang Desa Wisata Banjarejo menjadi konten yang dipromosikan. Kurangnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang desain grafis untuk mengoptimalkan kegiatan promosi terkait dengan kendala yang dihadapi Desa Wisata Banjarejo dalam memanfaatkan media sosial Instagram sebagai sarana promosi.
STRATEGI PRODUKSI KONTEN BERITA PADA PLATFORM TIKTOK @soloposofficial DALAM MENINGKATKAN ENGAGEMENT AUDIENS Viola Puspitaningrum; Rendy Hermanto Abraham; Dewi Kartika Sari
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 6 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v6i1.935

Abstract

Pergeseran pola konsumsi informasi menuju media digital menuntut perusahaan pers untuk terus beradaptasi, salah satunya melalui pemanfaatan platform TikTok sebagai saluran distribusi berita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi produksi konten berita yang diterapkan oleh akun TikTok @soloposofficial dalam upaya meningkatkan keterlibatan audiens. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif eksploratif dengan pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta tinjauan pustaka. Analisis berlandaskan pada konsep Media Baru dan The Circular Model of SOME yang mencakup Share, Optimize, Manage, dan Engage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi dijalankan secara dinamis mulai dari perencanaan, verifikasi sumber, penyuntingan, hingga distribusi. Implementasi elemen Share diwujudkan melalui penargetan audiens generasi muda. Elemen Optimize diterapkan melalui penulisan takarir 5W+1H dan pemanfaatan audio populer. Elemen Manage bertumpu pada evaluasi kinerja analitik tanpa interaksi langsung demi netralitas. Elemen Engage dicapai dengan mengangkat isu berkedekatan emosional tinggi. Strategi ini berdampak terukur, melampaui target dengan capaian jangkauan lebih dari 150 juta pengguna dan 6 juta interaksi pada tahun 2025. Sebagai implikasi praktis, pengelola media disarankan untuk mendokumentasikan standar alur kerja redaksional secara formal guna mempertahankan konsistensi kualitas produksi konten secara berkelanjutan.
ANALISIS KOMPETENSI LITERASI DIGITAL MAHASISWA UKSW DALAM MENGHADAPI HOAKS DI MEDIA SOSIAL Aquino Kalakmabin; Dewi Kartika Sari; Rendy H. Abraham
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v5i5.11414

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah secara signifikan mengubah cara masyarakat mengakses dan menyebarkan informasi. Media sosial, sebagai salah satu platform pesan yang paling banyak digunakan, memfasilitasi pertukaran informasi secara cepat melalui fitur grup dan penerusan pesan. Namun, kemudahan ini juga menghadirkan tantangan serius, khususnya maraknya penyebaran berita bohong (hoaks) yang dapat menimbulkan misinformasi, keresahan sosial, dan polarisasi. Mahasiswa, sebagai generasi digital, diharapkan mampu bertindak sebagai penyaring informasi yang kritis sekaligus menjadi warga digital yang bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kompetensi literasi digital mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dalam menghadapi penyebaran hoaks melalui media soail. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif terhadap 15 informan dari berbagai fakultas. Studi ini menerapkan kerangka literasi digital Paul Gilster (1997) yang mencakup empat komponen utama: pencarian internet, navigasi hipertextual, evaluasi konten, dan perakitan pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa menyadari adanya hoaks, banyak dari mereka masih kurang memiliki keterampilan berpikir kritis serta metode sistematis untuk memverifikasi informasi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan program literasi digital yang terstruktur, diintegrasikan ke dalam kurikulum akademik, dan didukung oleh lokakarya praktis guna meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi misinformasi serta menjadi pengguna yang bertanggung jawab di lingkungan digital.
Perintisan Ibadah Teens: Menjangkau Generasi Muda Masa Kini di GBI Sukawarna Cabang Harris Morris Benedick; Samuel Herman; Abraham Rendy Hermawan; Grace Gunawan; Ivan Ferianto; Ferry Simanjuntak
Devotion: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/devotion.v1i1.10-21

Abstract

Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini memperkenalkan program ibadah teens di GBI Sukawarna cabang Harris sebagai solusi inovatif untuk mengatasi isu-isu penting dalam pembaruan keagamaan dan pengembangan spiritual remaja. Dalam konteks modern, kebutuhan mendesak untuk membimbing dan memotivasi generasi muda dalam memperdalam hubungan dengan nilai-nilai keagamaan ditekankan. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan program ibadah teens yang mengakomodasi remaja usia 12 hingga 16 tahun. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah liturgi ibadah yang relevan dengan generasi muda, melibatkan Morris Benedick sebagai pemimpin dan merinci perluasan waktu ibadah, pertumbuhan peserta hingga mencapai sekitar 60 orang, serta inklusivitas yang mengakomodasi anggota di atas usia 20 tahun. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan luar biasa dalam program ini, dengan perluasan waktu ibadah hingga tiga sesi, pertumbuhan jemaat, dan bahkan partisipasi aktif dari kelompok yang lebih tua, menunjukkan kesuksesan program dalam membimbing dan menginspirasi pemuda dalam pertumbuhan rohani dan moral jemaat. Secara keseluruhan, PkM ini mewakili potensi besar dalam pembaruan keagamaan untuk generasi muda. Hasil ini menciptakan landasan kuat untuk mempertimbangkan pendekatan serupa di lembaga keagamaan lainnya, membimbing pemuda menuju kehidupan spiritual yang lebih mendalam dan bermakna di era modern.
Cognitive Approaches to Disaster Communication: Mass Media’s Role in Tsunami Preparedness Pratiwi Cristin Harnita; Ester Krisnawati; Norif Didik Nur Imanah; Rusana Rusana; Rendy Hermanto Abraham
Jurnal The Messenger Vol. 15 No. 1 (2023): January-April
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/themessenger.v15i1.4019

Abstract

Introduction: This study explored the role of mass media in enhancing tsunami preparedness among young adults on the southern coast of Central Java, a region highly vulnerability to tectonic events. Mass media, with its extensive reach and persuasive influence, played a significant role in disaster communication, shaping public awareness and preparedness. Methods: Guided by Elaboration Likelihood Model (ELM) and neuroscience perspectives, the research examined how cognitive and emotional responses to disaster information influenced preparedness behaviors. A survey was conducted with 175 respondents aged 18-24 from Calaca, a high-risk tsunami zone. Among these, 91 respondents had prior disaster experience, with 60.38% relying on mass media as their primary source of emergency information. Findings: The survey results showed that 74.9% of respondents indicated readiness for disaster preparedness. The study integrated the ELM framework with cognitive neuroscience, emphasizing modification to critical element such as ability to process information and the nature of cognitive processing. These adaptations supported more effective, persuasive disaster communication. Originality: The finding underscored the potential of mass media as powerful stimulus, shaping cognitive responses and preparedness behavior. This research contributed to understanding the interplay between disaster communication, cognitive processes, and behavioral outcomes, offering insights for designing targeted interventions to enhance preparedness.