Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Kesadaran Hukum Masyarakat Kelurahan Budiman Terhadap Tindakan Penyebaran Berita Hoax di Media Sosial Annisa, Feni; Candra, Alif Aditya; Dewi, Nurmalia
Journal of Civic Education Vol 8 No 2 (2025): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jce.v8i2.1181

Abstract

This article examines the level of legal awareness among residents of Budiman Village, Jambi City, regarding the dissemination of hoax news on social media. Employing a descriptive qualitative method, data were collected through observations, interviews, and documentation. The analysis process involved data collection, reduction, presentation, and verification. The findings reveal that public legal awareness in Budiman Village remains generally low and unevenly distributed. Many residents lack understanding of legal regulations prohibiting the spread of misinformation under Indonesia’s Electronic Information and Transactions (ITE) Law. Moreover, awareness of the legal consequences for those who disseminate hoaxes is still limited. While some members of the community express moral support for law enforcement efforts, proactive measures to prevent the spread of hoaxes remain scarce. This situation is attributed to insufficient legal outreach, limited access to accurate information, and a lack of public comprehension about digital legal responsibilities. The study underscores the urgent need for continuous and widespread legal education initiatives to foster a more active, responsible, and law-conscious digital society.
Peran Pemerintah Desa Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Dalam Permen Agraria No 11 Tahun 2016 di Desa Muara Delang Kab. Merangin Armis, Mita; Dewi, Nurmalia; Hajri, Priazki
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i1.5552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah desa dalam penyelesaian sengketa tanah di Desa Muara Delang, Kabupaten Merangin, berdasarkan Peraturan Menteri Agraria No. 11 Tahun 2016 tentang Penyelesaian Kasus Pertanahan. Masalah sengketa tanah di Desa Muara Delang, khususnya terkait lahan asrama polri, muncul akibat penyalahgunaan wewenang oleh Kepala Desa periode 2009-2015 yang memperjual belikan tanah negara untuk kepentingan pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan beberapa pihak, termasuk kepala desa dan masyarakat yang bersengketa, untuk memperoleh gambaran tentang akar permasalahan dan langkah penyelesaiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa memiliki peran penting dalam menjadi mediator antara pihak-pihak yang bersengketa. Proses penyelesaian sengketa dilakukan melalui diskusi dan musyawarah, namun seringkali dihadapkan pada tantangan, seperti kurangnya dokumen resmi dan sikap tidak kooperatif dari pihak-pihak tertentu. Penyelesaian sengketa yang dilakukan oleh pemerintah desa diharapkan dapat memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat terkait kepemilikan tanah.
Analisis Sikap Peduli Remaja`Dalam Melestarikan Tradisi Kompangan di Kelurahan Handil Jaya Kecamatan Jelutung Santika, Nia; Dewi, Nurmalia; Hendra, Hendra
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6326

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya terdapat kalangan remaja yang kurang peduli terhadap tradisi kompangan di Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui sikap peduli kalangan remaja terhadap tradisi kompangan di kelurahan Handil Jaya Kecamatan Jelutung kota Jambi. Cara mengambil data yaitu dari wawancara dan observasi, wawancara dilakukan kepada anggota komunitas kompangan serta masyarakat sekitar sedangkan observasi dilakukan dengan mengamati jumlah penonton tradisi kompangan. Analisis penelitian ini yaitu deskriptif  kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kalangan remaja di kelurahan Handil Jaya masih kurang peduli terhadap tradisi kompangan yang dapat dilihat dari observasi yang dilakukan bahwa remaja masih sedikit yang menonton tradisi kompangan serta dari wawancara yang dilakukan masih kurangnya remaja yang ikut komunitas kompangan hanya sekedar tau saja tradisinya hal ini disebabkan karena beberapa faktor yaitu musik modern serta teknologi yang semakin berkembang di zaman ini.
PERGESERAN NILAI TRADISI REBO PUNGKASAN PADA MASYARAKAT JAWA PERANTAUAN DI KELURAHAN SRIDADI, KECAMATAN MUARA BULIAN Ratri, Ratri Yulia Ningsih; Melisa; Nurmalia Dewi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25814

Abstract

This study focuses on the shift in values surrounding the Rebo Pungkasan tradition among Javanese migrants in Sridadi Urban Village, Muara Bulian District. The main issues addressed are the transformation in how the tradition is carried out, the declining understanding of its meaning, and reduced community participation—particularly among the younger generation. These changes have contributed to the erosion of the tradition’s social, spiritual, and cultural identity. The objective of this research is to identify the factors influencing the shift in values and the efforts made to preserve the core values of the Rebo Pungkasan tradition. This research employs a descriptive qualitative method, with data collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation. The findings reveal that value shifts are driven by factors such as globalization, modernization, cultural openness, socio-economic conditions, and increasing heterogeneity within the community. These influences have led to adjustments in the timing of the tradition, simplification of activities, and a decrease in youth involvement. Despite these challenges, the community continues to show commitment to preserving core values like spirituality, solidarity, and mutual cooperation. Preservation efforts include engaging community leaders, fostering intergenerational transmission, promoting the tradition through social media, and maintaining a selective approach to external influences. Consensus-based decision-making and cultural adaptation have become key strategies in ensuring that Rebo Pungkasan remains a meaningful part of the spiritual and social identity of the Javanese diaspora in Sridadi.
Analisis Sikap Peduli Remaja`Dalam Melestarikan Tradisi Kompangan di Kelurahan Handil Jaya Kecamatan Jelutung Santika, Nia; Dewi, Nurmalia; Hendra, Hendra
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6326

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya terdapat kalangan remaja yang kurang peduli terhadap tradisi kompangan di Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui sikap peduli kalangan remaja terhadap tradisi kompangan di kelurahan Handil Jaya Kecamatan Jelutung kota Jambi. Cara mengambil data yaitu dari wawancara dan observasi, wawancara dilakukan kepada anggota komunitas kompangan serta masyarakat sekitar sedangkan observasi dilakukan dengan mengamati jumlah penonton tradisi kompangan. Analisis penelitian ini yaitu deskriptif  kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kalangan remaja di kelurahan Handil Jaya masih kurang peduli terhadap tradisi kompangan yang dapat dilihat dari observasi yang dilakukan bahwa remaja masih sedikit yang menonton tradisi kompangan serta dari wawancara yang dilakukan masih kurangnya remaja yang ikut komunitas kompangan hanya sekedar tau saja tradisinya hal ini disebabkan karena beberapa faktor yaitu musik modern serta teknologi yang semakin berkembang di zaman ini.
Peran Pemerintah Desa Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Dalam Permen Agraria No 11 Tahun 2016 di Desa Muara Delang Kab. Merangin Armis, Mita; Dewi, Nurmalia; Hajri, Priazki
Journal of Law, Education and Business Vol 3, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v3i1.5552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah desa dalam penyelesaian sengketa tanah di Desa Muara Delang, Kabupaten Merangin, berdasarkan Peraturan Menteri Agraria No. 11 Tahun 2016 tentang Penyelesaian Kasus Pertanahan. Masalah sengketa tanah di Desa Muara Delang, khususnya terkait lahan asrama polri, muncul akibat penyalahgunaan wewenang oleh Kepala Desa periode 2009-2015 yang memperjual belikan tanah negara untuk kepentingan pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan beberapa pihak, termasuk kepala desa dan masyarakat yang bersengketa, untuk memperoleh gambaran tentang akar permasalahan dan langkah penyelesaiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa memiliki peran penting dalam menjadi mediator antara pihak-pihak yang bersengketa. Proses penyelesaian sengketa dilakukan melalui diskusi dan musyawarah, namun seringkali dihadapkan pada tantangan, seperti kurangnya dokumen resmi dan sikap tidak kooperatif dari pihak-pihak tertentu. Penyelesaian sengketa yang dilakukan oleh pemerintah desa diharapkan dapat memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat terkait kepemilikan tanah.
Pendampingan Pembuatan Batik Tulis Jambi Bagi Guru dan Siswa Untuk Meningkatkan Inovasi Pembelajaran PPKn di SMK Negeri 1 Muara Bungo Dewi, Nurmalia; Sasih, Agustin Wela; Miharti, Isra; Maulia, Siti Tiara; Amalianita, Berru
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.612

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan inovasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan melalui pendampingan pembuatan Batik Tulis Jambi bagi guru dan siswa di SMK Negeri 1 Muara Bungo. Tujuan lainnya adalah memperkuat pemahaman peserta didik terhadap identitas budaya dan nilai-nilai kebangsaan dengan mengintegrasikan kearifan lokal dalam proses pembelajaran PPKn. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi proses analisis dan dialog intensif dengan pihak sekolah mitra, diikuti dengan tahapan workshop dan pelatihan teknis pembuatan batik tulis Jambi, serta bimbingan penerapan batik sebagai media pembelajaran PPKn. Kegiatan ini diawali dengan pengenalan sejarah dan filosofi motif batik Jambi, yang mengandung nilai-nilai Pancasila seperti cinta tanah air, kerja keras, dan gotong royong, sebelum dilanjutkan ke pelatihan teknis membatik. Hasil pelaksanaan program menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dasar membatik yang signifikan pada peserta, serta perubahan positif dalam sikap guru dan siswa, di mana guru mulai menggunakan media berbasis budaya lokal dan siswa menjadi lebih menghargai budaya daerah mereka sendiri. Secara keseluruhan, program ini berhasil memperkaya inovasi pembelajaran PPKn dengan memperkuat pembentukan karakter dan meningkatkan relevansi materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa.
Penguatan Konsep Pendidikan Politik Generasi Muda Pemilih Pemula Jambi Melalui Kuliah Umum Pendidikan Politik Hendra; Priazki Hajri; Nurmalia Dewi; Dona Sariani; Firdiawan Ekaputra
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v4i1.8363

Abstract

The service activity is motivated by the fact that the political participation of the younger generation is still lacking and this needs to be remembered considering the very large number of segments in the 2024 election. This activity aims to provide insight into political education to the younger generation to increase awareness and increase the political participation of the younger generation and so that it is not easy influencing hoax news that developed in the year leading up to the election. Activities were carried out in the form of offline and dare public lectures via YouTube and Zoommeeting on September 18 2023. Activities were carried out in two stages, namely planning and implementation. Activities can broaden students' insight as young millennials and new voters regarding politics are increasing, thus increasing their awareness in politics. Public lectures also strengthen the political understanding of the younger generation so that they are not easily influenced by hoax news related to certain issues by first checking information about the issue. Through this activity, it is hoped that it can increase the political understanding and awareness of the younger generation. Kegiatan pengabdian dilatarbelakangi oleh fakta bahwa partisipasi politik generasi muda masih kurang dan perlu ditingkatkan mengingat jumlah segmentasi ini yang sangat besar pada pemilu 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan pendidikan politik kepada generasi muda untuk meningkatkan kesadaran dan meningkatkan partisipasi politik generasi muda serta agar tidak mudah terpengaruh berita hoaks yang berkembang pada tahun menjelang pemilu. Kegiatan dilakukan dalam bentuk kuliah umum secara luring dan daring melalui Youtube dan Zoommeeting pada 18 September 2023. Kegiatan dilakukan dengan dua tahap yakni perencanaan dan pelaksanaan. Kegiatan dapat menambah wawasan mahasiswa sebagai generasi muda milenial dan pemilih pemula terkait politik bertambah sehingga meningkatkan kesadaran mereka dalam berpolitik. Kuliah umum juga memperkuat pemahaman politik generasi muda agar tidak mudah terpengaruh berita hoaks terkait isu-isu tertentu dengan terlebih dahulu melakukan pengecekkan informasi tentang isu tersebut. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran politik generasi muda.
Pengingkaran Kewajiban Negara dalam Pemenuhan Hak atas Kesehatan melalui Program BPJS di Tanjung Sari, Jambi Timur Nurmalia Dewi; Amanda Kurnia Dwi Putri; Agum Shohefi; Fania Fitri Azkaria; Ulvia Rosayida; Nabilla Fatin; Fenita Paradiba
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH)
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurribah.v4i1.5233

Abstract

This study aims to identify forms of violations of the right to health services in the implementation of BPJS Kesehatan, analyze the factors that cause them, and formulate preventive and limiting solutions. The research used a descriptive qualitative approach with in-depth interviews with six informants who were active BPJS Health participants in Tanjung Sari, East Jambi. The results showed that there was service discrimination in the form of different treatment between BPJS patients and general patients, patient rejection, administrative obstacles in emergency situations, and unavailability of drugs and medical facilities. Contributing factors include unequal distribution of health facilities, limited human resources, and a weak monitoring system. The experiences of BPJS participants confirm the gap between the program's objectives and the reality on the ground, reflecting a denial of the state's obligation to guarantee citizens' health rights. Comprehensive efforts are needed, including public education, administrative simplification, equitable distribution of health facilities, enforcement of strict sanctions, and active community involvement to realize quality and equitable health services.
Kepatuhan Hukum Berlalu Lintas Pada Mahasiswa PRODI Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi Tri Yunida; Sutja, Akmal; Dewi, Nurmalia
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 7 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/ccj.v7i2.1019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan hukum berlalu lintas pada mahasiswa Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi dan untuk mengetahui kepatuhan hukum berlalu lintas pada mahasiswa Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi berdasarkan indikator compliance. identification dan internalization. Penelitian ini dilakukan di Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Jambi. Dalam penelitian ini, pendekatan penelitian kualitatif yang digunakan. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah Studi kasus, data yang dikumpulkan dalam penelitian ini bersifat deskriptif yang dihasilkan nantinya berbentuk penjabaran berupa kata-kata maupun gambar dan tidak menekankan pada angka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepatuhan hukum berlalu lintas mahasiswa masih banyak yang melanggar peraturan lalu lintas. Upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengurangi angka pelanggaran lalu lintas adalah dengan melakukan tindakan tilang. Kepatuhan hukum berlalu lintas berdasarkan compliance, yaitu kepatuhan hukum mahasiswa hanya pada perilakunya saja sehingga hanya saat-saat tertentu saja mereka mematuhi peraturan lalu lintas serta upaya yang dilakukan aparat kepolisian berupa himbauan tindakan teguran dan tindakan tilang. Kepatuhan hukum berdasarkan Identification mahasiswa telah mematuhi kepatuhan hukum seperti telah memiliki helm, SIM, STNK dan selalu membayar pajak kendaraan bermotor. Upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian berupa pencegahan serta memberikan edukasi, sosialisasi dan memberikan spanduk-spanduk di jalan. Kepatuhan hukum berdasarkan internalization mahasiswa mengetahui tujuan dan fungsi dari pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Sehingga menyebabkan mahasiswa patuh kepada peraturan tersebut serta upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian berupa ajakan atau bimbingan kepada pelaku pelanggaran agar mau bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku.