Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Kajian Modal Sosial Kelompok Tani Maju Bersama Di Desa Parepei Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa Lantu, Vanesa Gabrela; Ngangi, Charles Reijnaldo; Rori, Yolanda Pinky Ivanna
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 21 No. 1 (2025): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan kajian modal sosial Kelompok Tani Maju Bersama di Desa Parepei, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan yaitu dari bulan Juni hingga bulan Agustus 2024 dimulai dari persiapan hingga penyusunan laporan penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara langsung kepada petani dengan menggunakan daftar pertanyaan/kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi dan perpustakaan literatur yang terkait dengan penelitian tersebut. Sampel yang digunakan adalah purposive sampling (secara sengaja) dan yang dijadikan sampel yaitu seluruh anggota beserta Ketua, Sekretaris dan Bendahara Kelompok Tani Maju Bersama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial kelompok tani maju bersama menunjukkan dari tiga komponen bahwa modal sosial yang utama seperti kepercayaan, norma, dan jaringan sosial semuanya dinilai kuat oleh para responden. Peranan modal sosial pada kepercayaan total skor yang diperoleh 262 tergolong pada kategori kuat. Modal sosial pada norma diperoleh total skor 272 tergolong pada kategori kuat, dan modal sosial pada jaringan sosial diperoleh total skor 289 tergolong pada kategori kuat dengan hasil keseluruhan skor dari 16 responden anggota Kelompok Tani Maju Bersama yaitu 723 dengan persentase 94,14% dan interpretasi tergolong pada kategori kuat.
Analisis Pendapatan Usahatani Semangka dan Melon Di Desa Kauditan Satu Kecamatan Kauditan Worotikan, Eirene Desberita; Maweikere, Audrey Julia Maria; Rori, Yolanda Pinky Ivanna
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 1 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pendapatan usahatani semangka dan melon yang dibudidayakan secara rotasi di lahan yang sama oleh petani di Desa Kauditan Satu, Kecamatan Kauditan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sensus yang dimana semua populasi dijadikan sampel yaitu 3 orang petani semangka dan melon. Metode analisis data menggunakan analisis pendapatan usahatani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan semangka sebesar Rp42.263.830/ha dan melon sebesar Rp66.898.754/ha. Selisih pendapatan antara semangka dan melon adalah sebesar Rp24.634.924, yang berarti tingkat pendapatan usahatani melon lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan semangka. Hal ini disebabkan oleh perbedaan produktivitas dan harga jual antara kedua komoditas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa secara ekonomi, usahatani melon lebih menguntungkan dibandingkan dengan semangka di lokasi penelitian.
Pembuatan Website Untuk Meningkatkan Akses informasi di Kelurahan Rumoong Bawah Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan Rumagit, Grace Adonia Josefina; Loho, Agnes; Lumingkewas, Jelly; Rori, Yolanda Pinky Ivanna
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/q68bnm97

Abstract

Kegiatan Pengabdian dilaksanakan di Kelurahan Rumoong Bawah Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan yang adalah wilayah perdagangan melalui usaha mikro, kecil dan menengah. Selain itu, potensi pariwisata dan perdagangan juga dimiliki kelurahan tersebut. Sejak adanya pemekaran Kelurahan Rumoong Bawah pada tahun 2006 sampai sekarang masih banyak yang belum mengetahui potensi yang dimiliki oleh kelurahan tersebut padahal era digitalisasi memungkinkan kelurahan tersebut untuk lebih mengembangkan potensi yang ada. Permasalahan yang dialami mitra yaitu perlu adanya website kelurahan yang dapat menjadi sarana promosi potensi kelurahan maupun sebagai sarana pelayanan publik. Tujuan pengabdian yaitu membantu mitra dalam pembuatan website untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi kepada masyarakat luas dan sebagai sarana informasi publik. Metode pengabdian yaitu pembuatan website dan pelatihan menggunakan serta memanfaatkan website. Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu Kelurahan Rumoong Bawah telah memiliki website yang telah dibuat dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sarana informasi dan promosi.
Pelatihan dan Pendampingan 3M bagi Kelompok Ibu-Ibu PKK di Kelurahan Kakaskasen DuaKecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Rori, Yolanda Pinky Ivanna; Lumingkewas, Jelly; Wariki, Barce
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/pc4yg818

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan di Kelurahan Kakaskasen Dua Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu PKK, melalui penerapan konsep 3M, yaitu memanfaatkan lahan pekarangan yang terbatas untuk berusahatani, mengolah hasil pertanian berbahan baku lokal menjadi produk pangan bernilai tambah, dan memasarkan produk hasil olahan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan pekarangan rumah, mengolah bahan baku lokal, serta memasarkan produk secara lebih efektif. Selain mendukung ketahanan pangan keluarga, kegiatan ini juga membuka peluang usaha rumah tangga yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat.