Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Sosialisasi Anak Berkebutuhan Khusus Dengan Menggunakan Media YouTube Podcast Fitriatun, Erna; Susilawati, Indri; Muliyani, Sri Erny; Mulyajaya, Muhammad Satria
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (Desember)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v3i2.491

Abstract

Tumbuh kembang setiap anak memiliki irama yang berbeda, namun pada dasarnya sama untuk mencapai tahap kematangan (maturitas) yang normatif. Ada sebagian pengecualian bagi anak-anak yang memiliki tumbuh kembang berbeda dikenal dengan anak gagal tumbuh dalam istilah medis dan perkembangan nonnormatif pada terminologi psikologi. Anak-anak yang demikian dalam pendidikan dikenal dengan istilah anak berkebutuhan khusus. Disleksia, merupakan sebuah kesulitan dalam belajar membaca dengan pengajaran konvensional walaupun inteligensi dan lingkungan sosial normal. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai disleksia kepada seluruh masyarakat dengan menggunakan media youtobe (podcast TTD). Metode sosialisasi yang digunakan melibatkan pendekatan interaktif dengan menjawab setiap pertanyaan yang diberikan oleh pewawancara terkait apa itu disleksia, cara penanganannya atau jenis terapi yang sesuai kebutuhan serta seperti apa dukungan yang dibutuhkan dari masyarakat sekitarnya.
EFEKTIVITAS SHORT INTERVAL TRAINING TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PEMAIN EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET SMAN 1 GUNUNGSARI Fitriatun, Erna; Rayahu, Erna Wijayanti; Muhsan
Jipmor: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Humaniora Vol 1 No 1 (2023): Juni
Publisher : Institut Pendidikan Alfatah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jipmor.v1i1.2

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah “Ingin mengetahui efetivitas dari Short Interval Training Terhadap Kemampuan Menggiring Bola pada Pemanin Ekstrakulikuler Bola Basket SMAN 1 Gunungsari. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah “pretest- posstest one group. Pretest-posstest one group adalah desain dengan observasi 2 kali yaitu sebelum eksperimen dansetelah eksperimen. Observasi dilakukan sebelum eksperimen (01), disebutpre-test dan observasi sesudah eksprimen (02) disebut post-test. Sampel dari penelitian ini adalah seluruh peserta Ektrakulikuler Bola Basket SMAN 1 Gunungsari. Sedangkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini tes menggiring bola basket. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes perbuatan. Setelah mendapat dari nilai “t” hitung sebesar 4,677 lebih besar “t”tabel sebesar 1,729 pada taraf signifikan dengan kata lain akhirnya sangat signifikan slam dua taraf pengujian dengan dasar ini hipotesis 0 [ Ho] yang berbunyi tidak ada pengaruh short interval training terhadap kemapuan menggiring bola pada pemain ekstrakulikuler bola basket SMAN 1Gunungsari, ditolak sedangkan hipotesis [Ha] ada pengaruh short interval training terhadap kemapuan menggiring bola pada pemain ekstrakulikuler bola basket SMAN 1 Gunungsari. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh short interval training terhadap kemapuan menggiring bola pada pemain ekstrakulikuler bola basket SMAN 1 Gunungsari.
KECENDERUNGAN KECANDUAN GAME ONLINE PADA MASA PANDEMI DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Fitriatun, Erna
Jipmor: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Humaniora Vol 1 No 1 (2023): Juni
Publisher : Institut Pendidikan Alfatah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jipmor.v1i1.3

Abstract

Prestasi akademik dapat diartikan seberapa jauh hasil yang telah dicapai mahasiswa dalam menerima materi yang diterima untuk jangka waktu tertentu. Terdapat faktor internal dan eksternal yang berhubungan dengan prestasi akademik, salah satunya adalah kecenderungan kecanduan game online. Mahasiswa yang cenderung kecanduan game online akan mencurahkan waktu lebih sedikit belajar, sehingga ditengarai prestasi belajarnya semakin menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan kecanduan game online dengan prestasi akademik pada mahasiswa. Populasi sebanyak 152 mahasiswa laki-laki dan perempuan pada Fakultas pendidikan olahraga dan kesehatan masyarakat UNDIKMA. Alat ukur berupa skala kecenderungan kecanduan game online dan untuk prestasi akademik menggunakan data KHS.
Pendampingan Guru Pendamping Khusus untuk Meningkatkan Kompetensi Pengelolaan dan Penanganan Perilaku pada Anak Berkebutuhan Khusus Fitriatun, Erna; Muliyani, Sri Erny; Susilawati, Indri; Mulyajaya, Muhammad Satria; Sukarman, Sukarman
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v4i2.732

Abstract

This article examines a mentoring program for Special Education Support Teachers (Guru Pendamping Khusus / GPK) aimed at improving competencies in behavior management and intervention for Children with Special Needs (CSN) at Buah Hati Learning Center in Mataram. The mentoring program focuses on strengthening GPKs’ practical skills in implementing effective, consistent, and scientifically grounded behavioral intervention strategies. The program seeks to enhance GPKs’ capacity to understand the behavioral characteristics of CSN, conduct systematic behavioral observations, analyze behavioral triggers, and apply positive behavior intervention strategies, while simultaneously reinforcing behavior management systems at the institutional level. The mentoring was implemented using a Participatory Action Research (PAR) approach, encompassing stages of needs identification, action planning, conceptual training, individual coaching, structured observation, and collaborative reflection. Data were collected through interviews, observations, field notes, and documentation of classroom practices. The results indicate a significant improvement in GPK competencies, particularly in the application of positive reinforcement, ABC (Antecedent–Behavior–Consequence) behavioral analysis, management of challenging behaviors, and the development of individualized behavior intervention plans. Positive impacts were also observed among CSN, including a reduction in maladaptive behaviors, improved ability to follow instructions, and the creation of a more conducive learning environment. At the institutional level, the program generated strategic recommendations, including the development of standard operating procedures (SOPs) for behavior management, strengthened supervision mechanisms, and the creation of internal behavior management modules.
Persepsi Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Efendi, Ahmad Maulidin; Fitriatun, Erna; Suwarli, Suwarli
Sportify Journal Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i2.2729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) terhadap implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar se-Kecamatan Jonggat pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 65 guru PJOK. Data dikumpulkan melalui angket yang telah divalidasi dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki persepsi yang kurang setuju terhadap berbagai faktor yang mempengaruhi implementasi Kurikulum Merdeka, terutama pada faktor eksternal, pemahaman konsep, dan pemahaman isi. Tantangan terbesar ditemukan pada keterbatasan infrastruktur pendidikan jasmani, alokasi waktu pembelajaran yang terbatas, dan kurangnya pelatihan berbasis praktik. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berbasis praktik yang intensif, peningkatan fasilitas olahraga, dan penyesuaian kebijakan zonasi PPDB untuk mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya di bidang pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Physical Education, Sports, and Health (PJOK) Teachers' Perceptions of the Implementation of the Merdeka Curriculum in Elementary Schools Abstract This study aims to analyze the perceptions of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) teachers regarding the implementation of the Merdeka Curriculum in elementary schools in Jonggat District in 2024. This research employs a descriptive quantitative method involving 65 PJOK teachers. Data were collected through a validated questionnaire and analyzed using descriptive statistics. The results indicate that most teachers have a disagreeing perception regarding various factors affecting the implementation of the Merdeka Curriculum, especially in external factors, conceptual understanding, and content comprehension. The greatest challenges were found in limited physical education infrastructure, limited class time, and insufficient practical-based training. This study recommends intensive practical-based training, improvement of sports facilities, and adjustments to the PPDB zoning policy to support the successful implementation of the Merdeka Curriculum, particularly in the fields of physical education, sports, and health.
Persepsi Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Efendi, Ahmad Maulidin; Fitriatun, Erna; Suwarli, Suwarli
Sportify Journal Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v4i2.2729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) terhadap implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar se-Kecamatan Jonggat pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 65 guru PJOK. Data dikumpulkan melalui angket yang telah divalidasi dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki persepsi yang kurang setuju terhadap berbagai faktor yang mempengaruhi implementasi Kurikulum Merdeka, terutama pada faktor eksternal, pemahaman konsep, dan pemahaman isi. Tantangan terbesar ditemukan pada keterbatasan infrastruktur pendidikan jasmani, alokasi waktu pembelajaran yang terbatas, dan kurangnya pelatihan berbasis praktik. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berbasis praktik yang intensif, peningkatan fasilitas olahraga, dan penyesuaian kebijakan zonasi PPDB untuk mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya di bidang pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Physical Education, Sports, and Health (PJOK) Teachers' Perceptions of the Implementation of the Merdeka Curriculum in Elementary Schools Abstract This study aims to analyze the perceptions of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) teachers regarding the implementation of the Merdeka Curriculum in elementary schools in Jonggat District in 2024. This research employs a descriptive quantitative method involving 65 PJOK teachers. Data were collected through a validated questionnaire and analyzed using descriptive statistics. The results indicate that most teachers have a disagreeing perception regarding various factors affecting the implementation of the Merdeka Curriculum, especially in external factors, conceptual understanding, and content comprehension. The greatest challenges were found in limited physical education infrastructure, limited class time, and insufficient practical-based training. This study recommends intensive practical-based training, improvement of sports facilities, and adjustments to the PPDB zoning policy to support the successful implementation of the Merdeka Curriculum, particularly in the fields of physical education, sports, and health.
Profil Pengetahuan Strategi dan Taktik Bermain Futsal pada Peserta Ekstrakurikuler SMPN Satap Ngadu Mbolu NTT Kurniawan, Nedin; Permadi, Andi Gilang; Fitriatun, Erna
Sportify Journal Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i2.5066

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat pengetahuan peserta ekstrakurikuler futsal SMPN Satap Ngadu Mbolu NTT tentang strategi dan taktik bermain futsal. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survei melalui tes benar-salah. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah 30 siswa peserta ekstrakurikuler futsal kelas VII dan VIII. Instrumen awal terdiri atas 54 butir, kemudian melalui expert review, uji validitas, dan uji reliabilitas diperoleh 18 butir valid dengan koefisien Spearman-Brown 0,700 dan Guttman Split-Half 0,698. Data dianalisis menggunakan frekuensi, persentase, dan kategori pengetahuan. Hasil menunjukkan pengetahuan strategi berada pada kategori sedang dengan rata-rata 43; pengetahuan taktik berada pada kategori sedang dengan rata-rata 57; dan pengetahuan gabungan strategi-taktik juga berada pada kategori sedang, dengan 67% siswa dalam kategori sedang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa memahami konsep dasar, tetapi belum menguasai penerapan strategis dan taktis secara mendalam. Knowledge Profile of Futsal Playing Strategies and Tactics among Extracurricular Participants at SMPN Satap Ngadu Mbolu, East Nusa Tenggara Abstract This study aimed to describe the knowledge level of futsal extracurricular participants at SMPN Satap Ngadu Mbolu, East Nusa Tenggara, regarding futsal playing strategies and tactics. A quantitative descriptive survey design was used through a true-false objective test. The population and sample consisted of 30 Grade VII and VIII futsal extracurricular students. The initial instrument contained 54 items; after expert review, validity testing, and reliability testing, 18 valid items were retained, with a Spearman-Brown coefficient of .700 and a Guttman Split-Half coefficient of .698. Data were analyzed using frequencies, percentages, and knowledge categories. The findings showed that strategy knowledge was moderate, with a mean score of 43; tactical knowledge was moderate, with a mean score of 57; and combined strategy-tactics knowledge was also moderate, with 67% of students in the moderate category. The study concludes that students understand basic concepts but have not yet mastered deeper strategic and tactical application.
Persepsi Orang Tua terhadap Peran Sekolah dalam Mendukung Bakat Olahraga Anak Usia Dini Sari, Safira Puspita; Fitriatun, Erna; Muammar, Muammar
Sportify Journal Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v5i1.5078

Abstract

Pengembangan bakat olahraga anak usia dini membutuhkan dukungan sekolah dan orang tua, tetapi TK Al-Hikmah masih memiliki keterbatasan fasilitas, kegiatan olahraga yang terbatas, dan belum memiliki guru olahraga khusus. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi orang tua terhadap peran lingkungan sekolah dalam mendukung perkembangan bakat olahraga anak usia dini. Penelitian menggunakan desain survei deskriptif kuantitatif. Sampel terdiri atas 30 orang tua yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen berupa angket skala Likert 40 butir yang mencakup aspek persepsi, lingkungan sekolah, dan bakat olahraga. Data dianalisis menggunakan mean, frekuensi, persentase, dan kategori. Hasil menunjukkan rata-rata skor 146,30 atau 73,15%, dengan 70% responden berada pada kategori tinggi dan 30% kategori cukup. Aspek perkembangan bakat olahraga memperoleh penilaian tertinggi, yaitu 84% kategori tinggi. Penelitian menyimpulkan bahwa persepsi orang tua positif, tetapi dukungan sekolah belum sepenuhnya optimal. Parents’ Perceptions of the School’s Role in Supporting Early Childhood Sports Talent Abstract The development of early childhood sports talent requires support from both schools and parents; however, TK Al-Hikmah still faces limited facilities, limited sports activities, and no specialized physical education teacher. This study aimed to describe parents’ perceptions of the school environment’s role in supporting early childhood sports talent development. A descriptive quantitative survey design was used. The sample consisted of 30 parents selected through purposive sampling. The instrument was a 40-item Likert-scale questionnaire covering perception, school environment, and sports talent aspects. Data were analyzed using means, frequencies, percentages, and categories. The results showed a mean score of 146.30 or 73.15%, with 70% of respondents in the high category and 30% in the sufficient category. The sports talent development aspect received the highest rating, with 84% in the high category. The study concludes that parents’ perceptions are positive, but school support is not yet fully optimal.
Motivasi Belajar Anak Tunarungu dalam Pendidikan Jasmani Adaptif di SLB Negeri 1 Mataram Wirahadi, Lalu Ichwan; Kusuma, Lalu Sapta Wijaya; Fitriatun, Erna
Sportify Journal Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v5i1.5086

Abstract

Masalah penelitian ini adalah belum jelasnya kecenderungan motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa tunarungu dalam mengikuti pendidikan jasmani adaptif di SLB Negeri 1 Mataram. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat motivasi belajar siswa tunarungu berdasarkan faktor intrinsik dan ekstrinsik. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan survei angket. Sampel penelitian adalah seluruh siswa tunarungu aktif yang mengikuti pendidikan jasmani adaptif, berjumlah 28 siswa, sehingga teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa angket 39 butir dengan skala Likert. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa skor, rata-rata, frekuensi, dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan motivasi intrinsik berada pada kategori tinggi dengan 18 siswa (64,29%), sedangkan motivasi ekstrinsik lebih dominan dengan 27 siswa (96,43%) pada kategori tinggi. Kesimpulannya, motivasi belajar siswa tunarungu tergolong tinggi dan lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal. Learning Motivation of Deaf Students in Adaptive Physical Education at SLB Negeri 1 Mataram Abstract The problem of this study was the unclear tendency of intrinsic and extrinsic motivation among deaf students in adaptive physical education at SLB Negeri 1 Mataram. This study aimed to describe deaf students’ learning motivation based on intrinsic and extrinsic factors. A quantitative descriptive survey method was used. The sample consisted of all active deaf students participating in adaptive physical education, totaling 28 students; therefore, saturated sampling was applied. The research instrument was a 39-item Likert-scale questionnaire. Data were analyzed using descriptive statistics, including scores, means, frequencies, and percentages. The results showed that intrinsic motivation was in the high category, with 18 students (64.29%), while extrinsic motivation was more dominant, with 27 students (96.43%) in the high category. In conclusion, deaf students’ learning motivation was high and was more strongly influenced by external factors.
Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Kesehatan Fisik Remaja di Desa Pene Lombok Timur Buana, Maskar; Maulidin, Maulidin; Fitriatun, Erna; Irmansyah, Johan; Ramadhani, Africo
Discourse of Physical Education Vol. 5 No. 1 (2026): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v5i1.5381

Abstract

The increasing intensity of social media use among adolescents may affect physical health, particularly sleep patterns, eye health, and physical activity. This study aimed to describe the impact of social media use on adolescents’ physical health in Pene Village, Jerowaru District, East Lombok Regency. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The study involved 12 informants, consisting of seven adolescents, two parents, and three village stakeholders selected using snowball sampling. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model, including data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings showed that adolescents used social media intensively after school and at night. The physical impacts included late sleeping habits, morning drowsiness, eye fatigue, eye discomfort, reduced physical activity, and increased tiredness. The study concludes that social media use among adolescents should be managed through digital health education and family-based supervision.