Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Waktu Radiasi Gelombang Mikro Terhadap Karakteristik Pori Karbon Aktif Kulit Singkong (Manihot esculenta Crantz) Rahmawati; Fajri, Rahmatul; Fadlly, T. Andi; Sari, Nirmala; Annisa, Fera; Husna, Siti Sarah
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 14 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jst-undiksha.v14i2.95528

Abstract

Cassava peel waste is a biomass that has not been optimally utilized, even though it has the potential as a raw material for activated carbon. The problems that arise are the low added value of this waste and the need for efficient technology to produce highly porous activated carbon. This study aims to analyze the effect of variations in microwave irradiation time on the pore characteristics of cassava peel-based activated carbon. This study uses a quantitative approach with a laboratory experimental design. The research subjects were activated carbon resulting from chemical and microwave activation treatments, with three trial groups, each consisting of one activated carbon sample processed for 10, 15, and 20 minutes. Data collection methods were carried out through characterization using X-ray Fluorescence (XRF), Scanning Electron Microscopy (SEM), and Ultraviolet-Visible (UV-Vis) spectroscopy instruments. Data were analyzed descriptively and comparatively to observe pore structure development, elemental composition, and optical properties between samples. The results showed that the longer the microwave activation time, the more the porosity and surface structure of the activated carbon developed, with sample AC20 showing the best pore morphology and the highest absorption value. The conclusion of this study indicates that a combination of chemical and microwave-based activation is effective in producing highly porous activated carbon from cassava peels. This research implies that cassava peel waste can be an alternative solution in developing environmentally friendly adsorbent materials for pollutant remediation applications in aquatic environments.
Inovasi Biostimulan Nabati untuk Meningkatkan Ketahanan dan Produktivitas Padi Fajri, Rahmatul; Fitriani , Fitriani; Al Fajar , Beni; Lestari , Ratna; Dwitya, Yonadiah; Jofrishal, Jofrishal
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): SEPTEMBER-DESEMBER
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v5i3.4606

Abstract

Air Masin Village is a rice farming center currently facing serious challenges in sustainable production. Over the past five years, rice productivity has declined by 15%, allegedly due to the excessive use of synthetic fertilizers and pesticides. This practice has led to soil fertility degradation and increased pest resistance to chemical pesticides. In response to these issues, this community service program was designed to introduce locally sourced plant-based biostimulants as an environmentally friendly agricultural solution. Biostimulants have the potential to improve soil health, stimulate plant growth, and increase resilience to biotic and abiotic stress. This community service program aims to provide training to farmers in Air Masin Village on the techniques for producing and applying locally sourced plant-based biostimulants, thereby reducing dependence on synthetic chemical inputs. Furthermore, this program also aims to increase farmers' capacity in managing sustainable agricultural systems and open new business opportunities in the production and marketing of biostimulants. Several methods and stages of implementation were implemented, including identifying partner problems, activity outreach, training in the production of plant-based biostimulants, biostimulant effectiveness testing, farm management training, operational assistance, and finally, monitoring and evaluation. The training that has been implemented has had a positive impact on the local community, namely by changing mindsets and behavior regarding the importance of environmentally friendly agriculture.
Uji potensi kombinasi salep dari ekstrak Cymbopogon citratus, Ruellia tuberosa, dan Aloe vera terhadap tungau Sarcoptes scabiei Al Fajar, Beni; Putri, Aprilia Kartika; Fajri, Rahmatul
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 6 No 1 (2024): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v6i1.10498

Abstract

Scabies is a zoonotic disease caused by an infestation of the ectoparasite Sarcoptes scabiei var hominis. Chemical-based drugs are commonly used to prevent scabies outbreaks; however, prolonged use of these drugs can lead to adverse effects. This study aims to explore the potential of natural ingredients, namely Cymbopogon citratus, Ruellia tuberosa, and Aloe vera, as alternative treatments to eliminate S. scabiei at a 5% extract concentration. The parameters observed included quality testing, organoleptic properties, homogeneity, pH, and spreadability of the sample preparation (ointment) through descriptive analysis. The results showed that the ointment sample met the required standards for quality, organoleptic properties, homogeneity, pH, and spreadability. The use of a 5% lemongrass and Aloe vera ointment was found to be the most effective treatment compared to other formulations, although it was not as effective as 5% permethrin ointment. Thus, natural ingredients such as lemongrass and Aloe vera demonstrate potential for killing mites and improving skin structure affected by S. scabiei infestations
PENGELOLAAN DAN PENINGKATAN NILAI GUNA LIMBAH IKAN MENJADI KECAP IKAN DENGAN TEKNOLOGI FERMENTASI ENZIM PAPAIN DI DESA KUALA LANGSA Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Fajri, Rahmatul; Muliani, Fitra; Amna, Ulil
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3538-3545

Abstract

Kuala Langsa merupakan salah satu desa di Kecamatan Langsa Barat yang terletak bagian barat pesisir Kota Langsa, Provinsi Aceh. Mayoritas masyarakat desa tersebut berprofesi sebagai nelayan. Hasil tangkapan nelayan dan hasil tambak dipasarkan di pasar tradisional di Kota Langsa, namun limbah ikan yang dihasilkan dibuang begitu saja tanpa pengolahan sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Selain itu, ikan hasil tangkapan jaring pinggir juga sering melimpah, jenis ikan yang beraneka ragam  dengan ukuran yang kecil kurang diminati konsumen sehingga sering melimpah. Disisi lain, para ibu-ibu warga desa Kuala Langsa tidak memiliki keterampilan dalam menciptakan produk bernilai guna untuk membantu perekonomian mereka, sehingga mereka hanya berfokus sebagai ibu rumah tangga. Oleh karena itu, tim pelaksana PKM Universitas Samudra melaksanakan pelatihan pengolahan limbah ikan menjadi kecap ikan dengan metode fermentasi enzim papain. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa Kuala Langsa, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang menjaga lingkungan yang bersih, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah ikan menjadi kecap ikan, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memasarkan produk, dan meningkatkan perekonomian masyarakat dengan menciptakan produk kecap ikan yang bernilai komersial. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahapan utama, yaitu survey lapangan, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan untuk memonitoring dan mengevaluasi perkembangan hasil kegiatan. Hasil kegiatan ini menghasilkan produk kecap ikan dengan rasa yang gurih khas ikan dan aroma sedap yang dihasilkan dari perpaduan ikan dan bumbu rempah. Selain itu, keterampilan masyarakat desa Kuala Langsa juga meningkat dalam mengolah dan meningkatkan nilai guna limbah ikan menjadi kecap ikan, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
USAHA KERAJINAN TANGA DARI PLAT AKRILIK SEBAGAI ALTERNATIF PENDIDIKAN KETERAMPILAN SANTRI DAYAH MU’ARIFUL HUDA DESA LABUHAN KEUDE, KECAMATAN SUNGAI RAYA, ACEH TIMUR Fajri, Rahmatul; Fitriani, Fitriani; Harmawan, Tisna; Jofrishal, Jofrishal; Maruli Andi Siregar, Ginda; Almi Putra, Rachmad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3518-3522

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada santri dalam mengembangkan keterampilan membuat kerajinan dari bahan akrilik. Kerajinan akrilik merupakan salah satu kerajinan yang sangat diminati saat ini, karena krilik merupakan salah satu bahan ringan, murah dan mudah dibentuk sehingga sangat efektif an efesien dijadikan sebagai usaha santri. Metode pengabdian yang dilakukan yaitu dengan melakukan sosialisasi atau edukasi terkait pengetahuan tentang keterampilan berbahan dasar akrilik, selanjutnya dilakukan pelatihan langsung kepada santri bagaimana teknik dalam membuat kerajinan dari akrilik dalam pelatihan ini tim pengabdi melatih santri membuat gantungan kunci sebagai teknik dasar yang diterapkan. Selanjutnya dilakukan pendampingan untuk memastikan bahwa edukasi dan pelatihan yang dilakukan sebelumnya berjalan dengan baik. Hasil dari kegiatan pendampingan menunjukkan bahwa santri telah memahami teknik pembuatan gantungan kunci dari bahan akrilik, hal tersebut dibuktikan dengan adanya sebagian santri yang dilatih telah mampu membuat beberapa gantungan kunci dari bahan akrilik. Harapannya kegiatan ini memberikan kesempatan kepada santri untuk lebih mandiri dalam segi sosial dan ekonomi ke depannya.
PENGOLAHAN MINYAK PLIEK UE MENJADI MINYAK GORENG SEHAT MELALUI PENERAPAN TEKNIK FILTRASI DAN ADSORBANSI KARBON AKTIF SEBAGAI PRODUK USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA BAGI MASYARAKAT Fajri, Rahmatul; Wahyuningsih, Puji; Al Fajar, Beni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3695-3700

Abstract

Tingginya harga minyak goreng telah mengakibatkan tergaggunya mata pencaharian sebagian besar ibu-ibu warga Desa Gampong jalan kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh timur yang mayoritas bermatapencaharian sebagai pedagang gorengan. Selain itu, penggunaan minyak goreng secara berulang sangat tidak baik bagi kesehatan, seprti kerusakan terhadap organ dalam dan berisiko terkena kanker, karena minyak goreng telah bersifat karsinogen. Pada dasarnya ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk memperoleh minyak goreng yang lebih sehat dan ekonimis. Salah satu metode tersebut adalah dengan cara tradisonal, yaitu memperoleh minyak dari kelapa yang telah melalui proses fermentasi secara alami. Metode yang digunakan ini terbilang cukup lama dan minyak yang dihasilkan memiliki aroma yang sangat khas namun kaya manfaat dan sangat baik bagi kesehatan. Minyak yang diperoleh biasanya disebut dengan “minyak Pliek Ue”. Minyak khas Aceh ini (minyak pliek Ue) merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi kelangkaan minyak dan dapat digunakan sebagai minyak goreng yang sehat. Proses penerapan teknik pemisahan sederhana dapat diterapkan dalam proses pemurnian minyak pliek menjadi minyak goreng yang sehat  menggunakan teknik filtrasi sederhana dengan metode adsorbsi karbon aktif. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat mampu mengolah minyak pliek ue dengan cara filtrasi dan adsorbsi dengan arang aktif dari tempurung kelapa secara mandiri dan berkelompok, masyarakat mampu menghasilkan produk olahan rumah tangga berupa minyak goreng berbahan dasar minyak pliek Ue hasil filtrasi yang aman dikonsumsi dan bernilai jual, serta lahirnya kelompok wirausahawan baru dalam bentuk kelompok industri rumah tangga.
PELATIHAN PEMBUATAN AROMATERAPI BERBASIS REED DIFFUSER SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI SANTRI DI DAYAH MU’ARRIFUL HUDA DESA LABUHAN KEUDE ACEH TIMUR Fitriani, Fitriani; Fajri, Rahmatul; Fadhly, T. Andi; Al Fajar, Beni; Gustia Wibowo, Sara; Mardina, Vivi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3438-3443

Abstract

Dayah Mu’ariful Huda merupakan dayah yang terletak di Desa Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya Aceh timur. Dayah Mu’ariful Huda telah mengembangkan berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler dan pelatihan keterampilan yang diberikan kepada santri diantaranya menjahit, membuat tas, topi, dompet dan aromaterapi. Namun, untuk pembuatan aromaterapi mereka masih menggunakan metode tradisional sehingga memiliki aroma yang tidak tahan lama dan kurang diminati oleh masyarakat. Selain itu, produk-produk kerajinan yang dihasilkan oleh santri masih dipasarkan di tingkat lokal (di lingkungan dayah). Oleh karena itu, salah satu upaya yang perlu dikembangkan yaitu pelatihan pembuatan minyak aromaterapi berbasis reed diffuser sebagai solusi untuk meningkatkan keterampilan dan ekonomi Santri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh santri di dayah Mu'ariful Huda terkait dengan keterampilan dalam pembuatan aromaterapi berbasis reed diffuser, sehingga dapat menciptakan santri yang mandiri, selain itu juga untuk memperluas area pemasaran produk-produk hasil kerajinan santri termasuk produk aromaterapi berbasis reed diffuser sehingga dapat meningkatkan outcome bagi santri. Metode yang digunakan yaitu metode pendekatan langsung, ceramah dan praktik. Hasil yang dicapai yaitu meningkatnya minat belajar peserta sebesar 85,13%, pengetahuan peserta sebesar 94,65% dan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 98,74% dalam membuat dan memasarkan aromaterapi berbasis reed diffuser
Ekstraksi dan Uji Aktivitas Antioksidan Daun Benalu Kopi (Scurrula parasitica L.) dari Dataran Tinggi Gayo Amna, Ulil; Adelia, Adelia; Fajri, Rahmatul; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i2.13210

Abstract

Pemanfaatan bahan alam sebagai sumber antioksidan terus dikembangkan untuk menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit degeneratif. Salah satu tanaman yang berpotensi adalah daun benalu kopi (Scurrula parasitica L.), namun informasi mengenai aktivitas antioksidannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak daun S. parasitica L. yang diperoleh dari berbagai pelarut. Sampel daun benalu kopi yang berasal dari dataran tinggi Gayo diekstraksi secara maserasi bertingkat menggunakan n-heksana, etil asetat, dan metanol masing-masing selama 3 × 24 jam. Ekstrak yang diperoleh diuapkan menggunakan rotary evaporator hingga diperoleh ekstrak pekat. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH) dengan konsentrasi DPPH 0,04 mM, sedangkan vitamin C digunakan sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak n-heksana sebesar 1,8%, etil asetat 2,5%, dan metanol 7,8%, dengan warna hijau kehitaman. Nilai IC₅₀ ekstrak n-heksana, etil asetat, dan metanol masing-masing sebesar 524,20 ppm (lemah), 186,63 ppm (lemah), dan 59,36 ppm (kuat), sedangkan vitamin C memiliki nilai IC₅₀ sebesar 4,66 ppm (sangat kuat). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun S. parasitica L. memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi dibandingkan ekstrak lainnya, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami.
PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER (HANZER) MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN HALBAN (Vitex pinnata linn) DAN LIDAH BUAYA (Aloe vera) DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 DI DESA KOTALINTANG KABUPATEN ACEH TAMIANG Fajri, Rahmatul; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Al Fajar, Beni; Jofrishal, Jofrishal
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i1.152-158

Abstract

Desa Kota Lintang merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Kota Kuala Simpang kabupaten Aceh Tamiang dengan jumlah penduduk mencapai 7054 jiwa. Desa Kota Lintang adalah salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara, sehingga menjadi jalur utama keluar masuknya perdagangan. Oleh karena itu Desa Kota Lintang berpotensi menjadi jalur utama penyebaran virus Covid-19 di Aceh. Kemunculan penyakit virus corona atau Covid-19 selama enam bulan belakangan ini membuat masyarakat panik, dan menyebabkan sebagian besar masyarakat memborong cairan antiseptik yang dianggap dapat membunuh kuman ataupun virus. Hal tersebut menjadikan cairan antiseptik menjadi langka di pasaran. Salah satu bentuk cairan antiseptik yang beredar di pasaran adalah hand sanitizer. Kelangkaannya di pasaran memicu tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Universitas Samudra melakukan pelatihan pembuatan hand sanitizer berbasis bahan alami untuk menghambat dan mencegah infeksi virus corona bagi warga desa Kota Lintang kabupaten Aceh Tamiang. Bahan alami yang digunakan adalah ekstrak daun halban (Vitex pinnata Linn) dan lidah buaya (Aloe vera) yang terdapat di sekitar desa sebagai antimikroba dan pelembut dalam hand sanitizer. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan untuk memonitoring dan mengevaluasi perkembangan hasil kegiatan untuk keberlanjutan program PKM di desa tersebut. Hasil kegiatan PKM ini adalah mitra sasaran memiliki keterampilan dalam membuat hand sanitizer sendiri. Melalui kegiatan edukasi ini diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan tangan serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang cara membuat hand sanitizer dengan bahan-bahan alami.    
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN 3D BERBASIS MOBILE BASED AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU KIMIA KABUPATEN ACEH TIMUR PROPINSI ACEH Jofrishal, Jofrishal; Amri, Yulida; Mustika, Dona; Fajri, Rahmatul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i3.1227-1235

Abstract

Pelatihan pembuatan media pembelajaran dalam rangka pemberdayaan masyarakat non produktif bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru kimia di Kabupaten Aceh timur khususnya kompetensi profesionalisme yang terdiri atas kemampuan guru dalam mengembangkan materi pelajaran dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dilakukan dalam beberapa sesi yaitu perencanaan, pelaksanaan dan monitoring/evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, tahapan dibagi menjadi tahap sosialisasi media pembelajaran dan pelatihan berbentuk workshop serta pendampingan pengembangan media pembelajaran 3D berbasis AR. Berdasarkan hasil evaluasi kegaitan secara keseluruhan, diperoleh bahwa pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis AR telah berhasil dalam meningkatkan kompetensi profesional guru kimia di MGMP Aceh Timur dalam aspek kemampuan untuk mengembangkan materi pembelajaran yang kreatif dan inovatif, selain itu, untuk aspek kemampuan untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran juga dapat dikatakan meningkat. Hasil respon peserta kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis AR bagi guru kimia di Aceh Timur secara keselutuhan dinilai cukup baik, efisien dan efektif untuk meningkatkan kompetensi guru kimia. Namun, untuk aspek kualitas materi dan efektivitas pelatihan masih dapat ditingkatkan melalui penyesuaian pada konten dan metode penyampaian yang lebih interaktif dan praktis