Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penjadwalan Preventive Maintenance pada Mesin Coding Printer (Studi Kasus PT. XYZ) Attalla, Muhammad Fachrendy Noval; Albana, Abduh Sayid
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol. 8 No. 2 (2024): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v8i2.11614

Abstract

Mesin merupakan salah satu alat utama yang digunakan oleh industri manufaktur. Mesin yang digunakan secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama akan mengalami kerusakan atau penurunan performansi. Kerusakan sebuah mesin akan berakibat pada keterlambatan waktu produksi. Oleh karena itu, perusahaan harus melakukan perawatan atau perbaikan pada mesin untuk menghindari keterlambatan tersebut. Salah satu cara perawatan mesin adalah dengan Preventive Maintenance. Preventive Maintenance merupakan sebuah metode untuk menghindari kerusakan tak terduga pada mesin-mesin produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari penjadwalan yang dapat meminimalkan waktu keterlambatan saat proses produksi berlangsung pada mesin coding printer di PT. XYZ. Model penjadwalan ini mempertimbangkan ketersediaan waktu dan teknisi. Model ini menggunakan perhitungan metode empiris dan failure distribution. Model ini menghasilkan keluaran dalam bentuk jadwal. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data-data saat proses pada PT. XYZ. Model penjadwalan ini dapat menjadi referensi jadwal preventive maintenance yang meminimalkan waktu keterlambatan produksi untuk jenis kasus serupa.
Pengukuran Kinerja Supply Chain Dengan Pendekatan Scor Berbasis AHP Dewi, Asri Kartika; Istiqomah, Silvi; Albana, Abduh Sayid
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 24.2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan penggunaan kendaraan bermotor telah menjadi isu utama terkait pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. PT. XYZ, yang beroperasi di sektor kendaraan listrik mewah, menghadapi tantangan dalam rantai pasokan terkait ketidaksesuaian antara permintaan dan pasokan suku cadang dari pemasok di China. Untuk mengatasi ini, diperlukan perancangan dan implementasi sistem pengukuran kinerja serta peningkatan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) guna mendukung kemajuan Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah metode SCOR (Supply Chain Operations Reference) untuk menentukan indikator kinerja dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menetapkan bobot setiap indikator. Analisis data mengidentifikasi 22 indikator kinerja yang relevan dengan prioritas pada reliability dan responsiveness. Pembobotan indikator dilakukan menggunakan metode AHP dan normalisasi data dengan metode Snorm de Boer, menunjukkan empat indikator kinerja yang perlu diperbaiki karena nilai kurang dari 90. Nilai total kinerja 93,31 menunjukkan pengukuran kinerja PT. XYZ di atas rata-rata.
Optimasi Alokasi Pasien untuk Kasus COVID-19 Wilayah Surabaya Albana, Abduh Sayid
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 4 No. 2 (2020): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/5f477208

Abstract

Awal Januari 2020, dunia mengalami pandemi Corona Virus Diseases 2019 (COVID-19). Dan per-tanggal 16 Maret 2020, virus ini sudah mulai masuk wilayah Surabaya. Kasus pandemik seperti ini sebenarnya bukan lah suatu kasus baru. Penelitian mengenai pengendalian pandemik juga telah banyak diteliti. Salah satu bidang yang telah menjadi perhatian para peneliti sebelumnya adalah optimasi di bidang alokasi sumberdaya dan alokasi pasien. Berdasarkan penelitan-penelitian sebelumnya, metode yang banyak digunakan adalah programa linier. Pada penelitian ini model programa linier yang digunakan merujuk pada model penelitian sebelumnya dan kasus yang digunakan adalah kasus alokasi pasien positif COVID-19 di wilayah kota Surabaya. Dari hasil perhitungan, beban setiap rumah sakit dapat terlihat. Hasil ini dapat dijadikan acuan sebagai pertimbangan kebijakan peningkatan kapasitas dari rumah sakit. Kata kunci: Optimasi, Programa Linier, Model Alokasi
PEMODELAN PERMINTAAN YANG MEMPERTIMBANGKAN HARGA, LOKASI DAN REBATE Rizqa Amelia Zunaidi; Wahyu Andy Prastyabudi; Abduh Sayid Albana; Sinta Dewi; Nisrina Salsabilah
Spektrum Industri Vol. 17 No. 2: Oktober 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v17i2.14325

Abstract

In accordance with Hottelling's Law, strategic location is a significant factor to ensure the success of a business, thus two businesses which sell the same product tend to choose a closed location. The real practice of this concept is seen in the competition of two big retailers which often open their shop nearby. However, in such competition, the location factor is merely not sufficient. It is necessary to consider other factors such as price and rebate or discount types given to their customers. This paper, particularly, aims to see the customers' preferences towards given attributes i.e. price, location, and discount types. The data is collected bymeans of a survey with non-probability sampling that is judgmental sampling. The respondents are people reside in Surabaya, Sidoarjo, and nearby whose age between 15-45 years and having various profession. The data is then processed with conjoint analysis by which is used as a basisto reconstruct a demand model considering the customer's preferences. The result shows that the attribute which is most considerable by respondents is the discount types, herein is a bundling product that comprises various products. This attribute has a preference level at 54.53%. The second prioritized attribute is the retailer location with a preference level at 24.28%. This means that a closer retailer is the most preferable by the respondent. Meanwhile, price is the last attribute considered by the respondent in choosing the retailer with a preference level at 21.28%. Thus, a respondent tends to pick a cheaper product after considering its discount type and the distance of retailer.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN PADA AKSESORIS SEPEDA MOTOR DENGAN CONTINOUS REVIEW (s,S): STUDI KASUS: UD. KS PRO Prasetyo, Muhammad Bayu; Arismawati, Paramaditya; Albana, Abduh Sayid
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.85-95

Abstract

ABSTRAKKelebihan persediaan yang terjadi di UD. KS PRO sepanjang tahun 2023 telah menimbulkan kerugian finansial yang signifikan akibat tingginya biaya penyimpanan, yang mencerminkan adanya ketidakefisienan dalam pengelolaan persediaan. Permasalahan ini diidentifikasi sebagai akibat dari belum optimalnya sistem pengendalian persediaan yang diterapkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi isu tersebut dengan mengaplikasikan dua metode pengendalian persediaan, yaitu Periodic Review dan Continuous Review. Melalui penerapan simulasi Monte Carlo, permintaan dapat diproyeksikan secara lebih akurat, sehingga parameter kebijakan seperti titik pemesanan ulang, stok maksimum, dan jumlah pemesanan dapat ditentukan secara lebih efisien dan tepat sasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Continuous Review (s, S) lebih unggul dibandingkan Periodic Review, karena mampu menurunkan total biaya persediaan hingga 78,16% serta memberikan kontrol yang lebih responsif terhadap fluktuasi permintaan dan risiko overstock maupun stockout. Dengan demikian, metode Continuous Review direkomendasikan untuk diterapkan oleh perusahaan yang bergerak di sektor produksi dan distribusi, guna meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing dalam menghadapi dinamika pasar yang kompetitif. ABSTRACTThe excess inventory that occurred at UD. KS PRO throughout 2023 has caused significant financial losses due to high storage costs, reflecting inefficiencies in inventory management. This issue was identified as a result of the suboptimal inventory control system being implemented. This research was conducted to address the issue by applying two inventory control methods, namely periodic review and continuous review. Through the application of Monte Carlo simulation, demand can be projected more accurately, allowing policy parameters such as reorder point, maximum stock, and order quantity to be determined more efficiently and precisely. The research results show that the Continuous Review (s, S) method is superior to the Periodic Review method, as it can reduce total inventory costs by up to 78.16% and provide more responsive control over demand fluctuations and the risks of overstock and stockout. Therefore, the continuous review method is recommended for implementation by companies in the production and distribution sectors in order to improve operational efficiency and strengthen competitiveness in facing the dynamics of a competitive market.
Analysis of The Service System In The General Poly RS Husada Utama With Discrete Simulation Alisa Audria Fadillah, Pinkkan; Sayid Albana, Abduh; Arismawati, Paramaditya
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitals require high efficiency, with one major challenge being the management of patient queues. At Husada Utama Hospital, long queues lead to waiting times of up to 90 minutes due to an imbalance between patient arrivals and service capacity. This study aims to reduce waiting times and improve service levels by modeling the queuing system using discrete simulation. Observation data from 08.00 to 17.00 on busy days (excluding special holidays) were used, processed, and simulated using Arena Software. Model verification and validation were conducted by comparing simulation results with actual data through T-tests. Under current conditions, the average waiting time at the Nurse Station is 47.86 minutes (72% utility), at the General Poly 144.86 minutes (89%), and at the Specialist Poly 163.97 minutes (89%). After applying improvement scenario 1, which adds one APKM unit, waiting times dropped to 26.80 minutes (68% utility) at the Nurse Station, 94.03 minutes (83%) at the General Poly, and 105.23 minutes (84%) at the Specialist Poly. This represents a reduction in waiting time of 60.82%, 35.08%, and 35.83% respectively. Scenario 1 is proven to be the most effective in reducing average waiting times with optimal utility. Kata kunci— Queue, Arena, Hospital, Discrete Simulation
DISEMINASI SERTA STUDI KELAYAKAN HIDROPONIK BERBASIS TENAGA SURYA UNTUK MENDUKUNG EKONOMI KAMPUNG SONGO SIMOMULYO YANG BERKELANJUTAN Adiputra, Dimas; Sayid Albana, Abduh; Dwi Putranto, Rifki; Ramadaniputra, Nursyahjaya; Aliffah Rizkiningtyas, Nur; Faiz Fanani, Ahmad
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2024
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v2i1.88

Abstract

Desa Songo adalah sebuah desa di Surabaya yang menggalakkan aktifitas urban farming untuk ketahanan pangan lokal. Tidak hanya itu, kegiatan urban farming juga dapat menjadi sumber pendapatan sebuah desa karena harga komoditas hidroponik yang cukup bersaing dibandingkan dengan komoditas non-hidroponik. Pada kegiatan ini, tim pengabdian melakukan diseminasi unit hidroponik berbasis tenaga surya yang dapat beroperasi tanpa menggunakan tenaga dari PLN. Diseminasi hidroponik berbasis tenaga surya ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan desa juga dapat menjadi sumber pendapatan desa. Hidroponik yang didiseminasikan memiliki 300 lubang tanam, sumber tenaga baterai 12V 200Ah dan panel surya 900Wp dengan dukungan inverter 1kw. Terdapat pompa air hidroponik yang dapat dinyala matikan menggunakan saklar manual. Peramalan profit sederhana dilakukan untuk melihat potensi dari hidroponik yang didiseminasikan. Hasilnya menunjukkan bahwa hidroponik yang didiseminasikan dapat menghasilkan keuntungan akhir Rp 19.232.727 sehingga dalam waktu 13 bulan akan terjadi balik modal dari investasi perangkat hidroponik yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil peramalan ini juga terpengaruh dengan beberapa asumsi pesimis seperti maksimal hasil panen bagus adalah 90% dan hasil panen terendah yang terjual hanya 50%. Dengan demikian sumbangsih nyata perangkat hidroponik terhadap ekonomi Desa Songo diprediksi akan terjadi pada bulan ke-13 setelah balik modal terjadi.
Perbaikan Sistem Layanan untuk Mengurangi Waktu Tunggu Antrean dengan Simulasi Diskrit Rosyadi, Muchammad Imron; Albana, Abduh Sayid; Chandra, Huki
Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jmtsi.v8i1.3633

Abstract

The total number of domestic cruise passenger departures was 630,765 passengers in 2021 and increased by 139% in 2022 to 1,506,303 passengers. The increasing volume of sea transportation users has resulted in high demand for ship tickets for prospective ship passengers. In this case, Company XYZ is a company that operates in the passenger and logistics services sector, also serving the purchase and payment of ship tickets. The large number of prospective passengers who use ships owned by Company XYZ is not accommodated with ticketing services or on-the-spot purchases due to the lack of active service facilities available, causing queues to pile up which can take hours at the purchase counter. This research aims to create a model for purchasing ship tickets and provide scenario recommendations to reduce the number of queues at XYZ shipping company. Where the simulation results in existing conditions produced an average utility of 69.77%, after improvements to scenario 1 were carried out by adding a document completeness inspection unit, this decreased by 10.14%. From scenario 1 to scenario 2 by increasing the waiting room capacity there was also a decrease of 4.80%. From scenario 2 to scenario 3 by adding active tellers at counter 3 there was a decrease of 6.50%. Jumlah total keberangkatan penumpang pelayaran dalam negeri sebanyak 630.765 penumpang di tahun 2021 dan meningkat sebanyak 139% pada tahun 2022 menjadi 1.506.303 penumpang. Meningkatnya volume pengguna moda transportasi laut mengakibatkan tingginya permintaan tiket kapal untuk para calon penumpang kapal. Dalam hal ini, PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pelayanan penumpang dan logistik, juga melayani pembelian dan pembayaran tiket kapal. Banyaknya calon penumpang yang menggunakan kapal milik PT. XYZ tidak terakomodir dengan layanan ticketing atau pembelian on the spot karena kurangnya fasilitas pelayanan yang aktif tersedia sehingga menimbulkan penumpukan antrean yang dapat menghabiskan waktu berjam-jam dalam loket pembelian. Tujuan penelitian ini adalah membuat model pembelian tiket kapal serta memberikan rekomendasi skenario untuk mengurangi jumlah antrean di perusahaan pelayaran XYZ. Di mana hasil simulasi pada kondisi eksisting menghasilkan rata-rata utilitas sebesar 69.77%, setelah dilakukan perbaikan skenario 1 dengan menambah unit pemeriksaan kelengkapan dokumen mengalami penurunan sebanyak 10.14%. Dari skenario 1 ke skenario 2 dengan menambah kapasitas ruang tunggu juga mengalami penurunan sebanyak 4.80%. Dari skenario 2 ke skenario 3 dengan menambah teller aktif di loket 3 mengalami penurunan lagi sebanyak 6.50%.
the Sistem pendukung keputusan pengujian kendaraan inspeksi keselamatan (rampcheck) menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) di Terminal Purabaya Saputra, Moh Fauzan Almidi; Albana, Abduh Sayid; Arismawati, Pramaditya
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 4 (2024): October
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i4.32802

Abstract

Transportation plays an important role in the economic and social development of a country, especially in the era of globalization. Especially public transportation, public transportation serves to connect rural areas with urban centers, plays an important role in maintaining community mobility and supporting economic development, especially bus transportation. The technical inspection process or rampchcek on buses at the terminal is a critical step in ensuring transportation safety and security. This study discusses the stages of rampchcek and the criteria used in vehicle testing at Purabaya Terminal. The problems to be discussed in this study are: (1) What is the priority order of criteria in determining the roadworthiness of bus transportation? (2) Which bus transportation should be declared roadworthy by the Purabaya Terminal rampcheck officer? (3) How does the rampcheck inspection process compare between manual checklists and automatic checklists on bus transportation at Purabaya Terminal? This study uses the AHP (Analytical Hierarchy Process) method as an approach to improve the rampcheck decision-making process. From the results of the assessment of the level of importance of criteria in determining the roadworthiness of bus transportation produces a priority scale or weight as follows: priority I administrative elements (0.54), priority II main technical elements (0.39), and priority III supporting technical elements (0.07). from the results of the assessment of the level of importance of alternatives in determining the roadworthiness of bus transportation produces a priority scale or weight as follows: priority I bus jaya utama indo (2.12), priority II bus eka (0.64), and priority III bus sugeng rahayu (0.24). based on the results of the calculation of the AHP (Analytical Hierarchy Process) method in determining the roadworthiness of bus transportation. Jaya Utama Indo is considered the best bus transportation. Furthermore, Eka as the second bus transportation. And Sugeng Rahayu as the third bus transportation.
Analisis Proses Bisnis dengan Pendekatan Business Process Improvement (BPI) (Studi Kasus: PT. Raja Cargo and Logistic Indonesia) Amil Hasanah , Lovina; Nur Rachmaniar, Desita; Sayid Albana, Abduh
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Raja Cargo and Logistic Indonesia adalah perusahaan jasa logistik yang melayani pengiriman barang domestik dan internasional. Perusahaan belum memiliki dokumentasi proses bisnis tertulis dan belum pernah melakukan analisis terhadap alur kerja yang berjalan. Akibatnya, ditemukan berbagai permasalahan seperti keterlambatan penyerahan barang dan keterlambatan pembayaran, yang berdampak pada efisiensi operasional dan hubungan dengan mitra bisnis. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses bisnis eksisting dan merancang perbaikan dengan pendekatan Business Process Improvement (BPI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyerahan barang mengalami penurunan waktu siklus dari 522 menit menjadi 341,82 menit, dengan peningkatan efisiensi dari 87,16% menjadi 95,55%. Pada proses pembayaran ke vendor, waktu siklus berkurang dari 563,35 menit menjadi 320 menit, dengan efisiensi meningkat dari 76,65% menjadi 90%. Perbaikan ini dicapai melalui penyusunan model proses bisnis usulan, pembuatan SOP, perekrutan SDM yang sesuai, pelatihan internal, serta perancangan sistem digital yang saling terintegrasi. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan BPI dapat membantu mengidentifikasi aktivitas non-nilai tambah dan menyederhanakan alur kerja. Dengan diterapkannya hasil perbaikan, PT. Raja Cargo and Logistic Indonesia dapat meningkatkan efisiensi operasional, meminimalkan keterlambatan, dan memperkuat daya saing perusahaan dalam industri logistik. Kata kunci— Proses Bisnis, BPI, Usulan Proses Bisnis, Pengiriman, Jasa, 3PL.