Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Pendekatan Sosial Emosional Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Hamid, Abdurrahman
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.7163

Abstract

Rendahnya motivasi dan hasil belajar matematika siswa menunjukkan perlunya pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga mengembangkan aspek sosial dan emosional peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dengan pendekatan sosial emosional terhadap motivasi dan hasil belajar matematika peserta didik kelas VII SMP Negeri 13 Makassar. Penelitian ini merupakan pre-experimental design dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri atas 35 peserta didik kelas VII.1 yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket motivasi belajar dengan lima indikator utama (ketekunan, minat, tanggung jawab, kemandirian, dan partisipasi) serta tes hasil belajar matematika berbentuk pilihan ganda. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji t (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua variabel. Motivasi belajar meningkat dari kategori sedang (rata-rata 69,20) menjadi tinggi (87,95) dengan N-Gain 0,72, sedangkan hasil belajar meningkat dari 70,10 menjadi 89,74 dengan N-Gain 0,86 dan ketuntasan klasikal 85%. Nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05 menunjukkan adanya pengaruh signifikan penerapan model terhadap peningkatan motivasi dan hasil belajar. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi pendekatan sosial emosional dalam pembelajaran kooperatif STAD efektif dalam menciptakan suasana belajar kolaboratif dan empatik yang mendukung peningkatan prestasi belajar matematika siswa.
Health counselling as an effort to improve knowledge of female reproductive health in school-age children Yeccy Anggreny; Erianti, Susi; Hamid, Abdurrahman; Niriyah, Sekani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puberty is one of the developmental phases that we will go through. Hormonal changes and maturity of human reproductive functions begin at this stage. Reproductive health is one of the things that is still taboo to be given early in Indonesia. Children seek information through friends, the internet and social media. The incidence of premarital pregnancy, promiscuous sexual behaviour and sexual violence are forms of problems that arise along with the lack of knowledge of children about reproductive health. The purpose of this service activity is to provide knowledge to students about reproductive health. The method used is by providing health counselling and students are also equipped with lefleat. There was an increase in knowledge before and after this activity took place.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEIKUTSERTAAN MASYARAKAT PADA PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI PUSKESMAS BAGANSIAPIAPI KABUPATEN ROKAN HILIR Cahyadi, Romy; Ismainar, Hetty; Hamid, Abdurrahman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25781

Abstract

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui mekanisme asuransi kesehatan sosial yang bersifat wajib. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional yang dilakukan pada bulan Agustus 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang berkunjung ke unit rawat jalan Puskesmas Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir yang berjumlah 4.594 orang dengan jumlah sampel 95 orang menggunakan accidental sampling. Analisa data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebagian besar keluarga tidak mendukung sebanyak 50 orang (52,6%), sikap negatif sebanyak 54 orang (56,8%), keluarga yang tidak sehat sebanyak 58 orang (61,1%), pengetahuan rendah 49 orang (51,6%), tidak puas sebanyak 48 orang (50,5%) dan tidak menjadi peserta JKN sebanyak 51 orang (53,7%). Hasil analisa multivariat yaitu dukungan keluarga berhubungan terhadap keikutsertaan JKN (OR: 3,723; CI 95%: 1,239-11,189) serta pengetahuan berhubungan terhadap keikutsertaan JKN di Puskesmas Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir (OR: 4,284; CI 95%: 1,368-13,420). Dukungan keluarga berhubungan terhadap keikutsertaan JKN di Puskesmas Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir (OR: 3,723; CI 95%: 1,239-11,189). Sikap tidak berhubungan terhadap keikutsertaan JKN di Puskesmas Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir. Kondisi kesehatan lansia tidak berhubungan terhadap keikutsertaan JKN di Puskesmas Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir. Pengetahuan berhubungan terhadap keikutsertaan JKN di Puskesmas Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir (OR: 4,284; CI 95%: 1,368-13,420)
Analisa Tingkat Kelelahan Lansia Post Covid-19 di Kota Pekanbaru Hamid, Abdurrahman; Wisanti, Eka; Ezdha, Awaliyah Ulfah Ayudytha
Jurnal Kesehatan Holistic Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Holistic Volume 7/ Nomor 1/ Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.118 KB) | DOI: 10.33377/jkh.v7i1.150

Abstract

Introduction: Long covid is a term used to describe an illness experienced by survivors of Covid-19 where they still feel the long-term effects of the Coronavirus much longer than expected. long covid symptoms are easy fatigue, shortness of breath, sore throat, cough, chest pain, joints, difficulty concentrating and problems with memory or brain fog, insomnia. Fatigue is the most common symptom experienced by elderly survivors of covid 19 after fever and shortness of breath which occurs in 30% of all elderly survivors of covid 19. Objective: The purpose of this research is to determine the level of fatigue of elderly survivors of covid 19 which will be associated with characteristics including the level of symptoms experienced. felt by the elderly. Methods: The methodology used is simple and descriptive so that it can see the level of fatigue of the elderly survivors of Covid 19 in the Pekanbaru city. The sample used was 40 elderly people at least 14 days after Covid 19 and showed negative test results. Result: The results of this study were no fatigue for 6 people (15%), mild fatigue for 22 people (55%), moderate fatigue for 10 people (25%), and very fatigue for 2 people (5%). Conclusion: health workers who treat COVID-19 patients, especially the elderly, can anticipate the impact, especially fatigue, by conducting an assessment after completing isolation so that later they can carry out appropriate nursing interventions.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Booklet Diet Hemodialisa (BookET Lisa) Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pasien Hemodialisa di RSUD dr. RM. Pratomo Bagansiapiapi Ezdha, Awaliyah Ulfah Ayudytha; Hamid, Abdurrahman; Fitri, Dwi Elka; Anggreini, Silvia Nora; Julianti, Elli Elfiza
Jurnal Kesehatan Holistic Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Holistic Volume 7/ Nomor 1/ Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.668 KB) | DOI: 10.33377/jkh.v7i1.152

Abstract

Introduction: One of the therapies for patients with chronic kidney is hemodialysis. Hemodialysis aims to eliminate the remnants of metabolic products or protein and as a correction of fluid and electrolyte balance disorders. In addition, this dialysis procedure can also cause complications, including affecting nutritional status. Some patients have difficulty managing nutritional intake but they do not get an understanding of how strategies can help them in managing nutritional diets. The strategy that needs to be done is providing health education using booklets on nutritional diets for hemodialysis patients. Objective: The purpose of this study is to determine the effect of health education with a media booklet on a nutritional diet on the knowledge and attitudes of hemodialysis patients in RSUD DR RM. Pratomo Bagansiapiapi. The number of respondents in this study was 27 respondents. Method: This research is a quantitative study using pre-experimental design research in the form of a pretest-posttest design with one group design. Based on the results of the T-test Dependent. The number of respondents in this study was 27 respondents. Results: It was obtained that the p-value (0,000) of knowledge and attitudes was smaller than 0.05. Conclusion: the conclusion of this study is there is a significant difference in knowledge and attitudes before and after being given health education about media booklet the nutritional diet of hemodialysis patients.
The influence of occupational health and safety signs on safe behavior among oil palm factory workers at PT. Sewangi Sawit Sejahtera Sumarni, Rani; Santoso, Santoso; Hamid, Abdurrahman
Science Midwifery Vol 12 No 1 (2024): April: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i1.1445

Abstract

The installation of safety signs in the palm oil factory of PT. Sewangi Sawit Sejahtera is still insufficiently attended to by the workers, as evidenced by the presence of several outdated safety signs that are no longer clearly visible, rendering the conveyed messages unclear. The general objective of this study is to determine the Influence of Safety Signs on Workers' Safety Behavior at the Palm Oil Factory of PT. Sewangi Sawit Sejahtera in 2021. The significance of this research lies in its role as a platform for exchanging information and providing education on workplace accident prevention. This study adopts a Quasi-Experimental Non-Randomized Control Group Pretest and Posttest Design, involving 40 workers in the factory. The research was conducted between August and September 2021. The findings indicate a significant impact on workers' safety behavior before and after the intervention in the Experimental group, as evidenced by the significance level of the paired t-test. Logistic Regression analysis reveals that the most influential variable on safety behavior is the presence of safety signs, followed by tenure, supervision, and age. Therefore, it is recommended that efforts be made to enhance socialization activities and training to improve workers' knowledge regarding workplace safety and health, along with repairing or replacing unclear or damaged safety signs within the company premises.
Kajian Kesiapan Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas Bagan Punak Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau Sari, Rina Gustina; Gustina, Tin; Rahayu, Endang Purnawati; Herniwanti, Herniwanti; Hamid, Abdurrahman
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 14 No 4 (2022): JIKM Vol. 14, Edisi 4, November 2022
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v14i4.347

Abstract

Abstrak Latar Belakang :. Dalam penerapan Keselamatan Kesehatan dan Kerja (K3), dibutuhkan beberapa faktor yang perlu dipenuhi seperti unsur internal dan eksternal penerapan K3. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis kesiapan penerapan K3 di Puskesmas Bagan Punak Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Informan utama dalam penelitian ini sebanyak tiga orang yang terdiri dari Kepala Puskesmas, Dokter penanggung jawab terhadap K3 dan Pegawai Puskesmas, sedangkan informan pendukung sebanyak dua orang yang terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan dan Penanggung Jawab Program K3. Analisis kesiapan penerapan K3 di Puskesmas Bagan Punak ditinjau dari aspek internal dan eksternal. Hasil: Kendala internal berupa belum adanya sumber daya kesehatan yang berlatar belakang pendidikan K3, tidak adanya rancangan dana untuk penerapan K3, kurangnya ketersediaan peralatan yang sesuai dengan peraturan pemerintah, serta kurangnya tenaga kesehatan dalam memahami buku pedoman yang telah dirancang. Kendala di eksternalnya adalah belum diterapkannya kebijakan yang harus diikuti dan kurangnya monitoring dari pihak dinas kesehatan ke puskesmas setelah dilaksanakan pelatihan untuk tenaga Kesehatan di puskesmas khususnya kepada petugas penanggung jawab K3. Kesimpulan: Disarankan kepada Puskesmas Bagan Punak adalah mengusulkan tenaga yang akan menjadi penanggung jawab K3 dan dibentuknya Tim K3 di Fasyankes, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, menambah ketersediaan alat K3, dan menetapkan kebijakan penerapan K3 di puskesmas. Study of The Readiness Assessment For Occupational Health and Safety Implementation at Bagan Punak Health Center Rohil District Riau Province Abstract Background: In the implementation of Occupational Safety and Health (K3), several factors are needed that need to be fulfilled, such as the internal and external elements of the application of K3. The purpose of this study was to analyze the readiness for the application of K3 at the Bagan Punak Health Center, Bangko District, Rokan Hilir Regency, Riau Province. Methods: This study uses qualitative methods through in-depth interviews, observation and document review. The main informants in this study were three people consisting of the Head of the Health Center, the Doctor in charge of K3 and Health Center employees, while the supporting informants were two people consisting of the Head of the Health Service and the Person in Charge of the K3 Program. Analysis of readiness for the application of K3 at the Bagan Punak Health Center in terms of internal and external aspects. Result: Internal constraints in the form of the absence of health resources with an OHS educational background, the absence of a design fund for the implementation of K3, the lack of availability of equipment in accordance with government regulations, and the lack of health workers in understanding the designed guidebook. Meanwhile, the external constraints are that the policies that must be followed have not been implemented and the lack of monitoring from the health office to the puskesmas after training for health workers at the puskesmas, especially the officers in charge of K3. Conclusion: Suggested to the Bagan Punak Health Center are proposing personnel who will be in charge of K3 and the formation of an K3 Team at the Health Facilities, coordinating with the Health Office, increasing the availability of K3 equipment, and establishing policies for implementing K3 at the puskesmas.
EDUKASI LATIHAN PEREGANGAN OTOT PADA PEKERJA PABRIK TAHU TEMPE Erianti, Susi; Anggreny, Yecy; Hamid, Abdurrahman; Lastari, Raja Fitrina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28906

Abstract

Lingkungan kerja yang aman dan sehat akan mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja, mengurangi risiko, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja. Penyakit yang sering muncul pada pekerja yang mempertahankan posisi untuk waktu yang lama adalah masalah muskuloskeletal, terutama keluhan nyeri pinggang atau nyeri punggung bawah. Nyeri punggung bawah merujuk pada rasa sakit atau tekanan antara tulang rusuk bagian bawah dan kaki. Ketidaknyamanan pada pinggang ini disebabkan oleh posisi kerja yang sebagian besar dilakukan dalam posisi duduk statis dan gerakan berulang. Hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi masalah muskuloskeletal pada pekeja adalah dengan melakukan latihan peregang otot. Hasil edukasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pekerja sebelum (pre test) yaitu 65 % menjadi 85% setelah (post test ) artinya ada perbedaan pengetahuan pekerja setelah dilakukan edukasi latihan peregangan otot. Dengan meningkatnya pengetahuan pekerja tentang latihan peregangan otot tersebut diharapkan pekerja dapat menerapkan latihan peregangan otot tersebut di sela – sela bekerja sehingga pekerja bisa terhindar dari masalah muskolskeletal dan pekerja bisa meningkatkan kualitas dan motivasi kerja.
PENINGKATAN KUALITAS ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK DENGAN PENGEMBANGAN APLIKASI NURSING CARE PLAN BERBASIS WEB Ezdha, Awaliyah Ulfah Ayudytha; Fitri, Dwi Elka; Andesa, Khusaeri; Anggreini, Silvia Nora; Hamid, Abdurrahman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37851

Abstract

Asuhan keperawatan bukan hanya diberikan kepada orang dewasa, tetapi juga diberikan kepada lanjut usia (Lansia). Lansia memerlukan bantuan yang lebih besar dalam identifikasi, definisi, dan resolusi masalah yang mempengaruhi mereka. Meningkatnya usia harapan hidup (UHH) memberikan dampak yang kompleks terhadap kesejahteraan lansia. Perawat gerontik sebagai ujung tombak pelayanan keperawatan bagi kelompok lansia perlu mendapatkan update dan pemberian informasi secara berkelanjutan terkait proses mitigasi pada kelompok lansia dan kelompok rentan lainnya sebagai salah satu upaya meminimalisir dampak yang akan terjadi. Perawat diharapkan dapat memberikan pemahaman berupa penyuluhan atau konseling yang menyeluruh kepada lansia dan keluarganya terkait kondisi penyakit yang dialami serta pencegahan yang dapat dilakukan di rumah. Maka penting untuk melakukan asuhan keperawatan yang benar saat lansia berobat kerumah sakit, sehingga kontinuitas pelayanan sampai kerumah atau masyarakat dapat lebih berkualitas dan berkelanjutan. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di RS Pekanbaru Medical Center dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan yang diberikan kepada lansia dengan peengembangan pengkajian dan Nursing Care Plan berbasis web di RS PMC. Sasaran dari PKM ini adalah 15 orang perawat yang berinteraksi dengan pasien geriatric. Hasil yang didapatkan adalah adanya peningkatan Pengetahuan Perawat sebelum dan Sesudah dilakukannya pelatihan. Selain itu Asuhan Keperawatan yang di berikan menjadi lebih berkualitas dilihat dari dokumentasi yang dilakukan oleh perawat di Rekam Medis elektronik dan Kelengkapan Asuhan Keperawatan. Saran bagi rumah sakit agar terus dapat mengembangkan askep geriatric sesuai dengan update pelayanan geriatric di rumah sakit, melakukan sosialisasi dengan tenaga medis dan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain (Nutricionis, Fisioterapis dan Psikolog)
Penerapan Metode Pembelajaran OBE terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Hamid, Abdurrahman; Hamid, Abdurahman
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i2.3011

Abstract

Pada abad ke-21, pendidikan tinggi dituntut untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga menunjukkan motivasi belajar yang tinggi serta kemampuan berpikir adaptif. Outcome Based Education (OBE) merupakan pendekatan pedagogis yang menempatkan capaian pembelajaran sebagai indikator utama keberhasilan; namun efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa masih memerlukan pembuktian empiris. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pendekatan pembelajaran OBE terhadap motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional kausal-komparatif. Populasi penelitian terdiri atas mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika di sebuah universitas. Terdapat 210 mahasiswa Pendidikan Matematika FMIPA UNM, dan 138 di antaranya dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner skala Likert yang mengukur tingkat penerapan OBE dan motivasi belajar mahasiswa. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS melalui regresi linear sederhana dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan pengaruh yang signifikan antara penerapan OBE dan motivasi belajar mahasiswa, dengan dampak yang lebih kuat pada motivasi intrinsik dibandingkan insentif ekstrinsik. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan OBE dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar mahasiswa apabila dirancang secara partisipatif dan berfokus pada capaian. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan implementasi Outcome Based Education (OBE) melalui pembelajaran kontekstual dan berpusat pada mahasiswa. Secara teoretis, penelitian ini turut memperkuat model integratif yang mengaitkan teori OBE dengan teori motivasi belajar kontemporer.