Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PKM Olahan Bayam dalam Upaya Peningkatan Imunologi pada Anak-Anak di Desa Muara Danau Afiah, Afiah; Syafriani, Syafriani; Viora, Dwi
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/arz4qg48

Abstract

Terdapat beberapa varietas bayam, antara lain bayam hijau biasa, bayam merah, bayam kakap, bayam duri, dan bayam Kotok atau bayam Tanah. Jenis bayam yang sering dibudidayakan adalah Amaranthus tricolor dan Amaranthus hybridus. Tujuan untuk kegiatan ini adalah untuk membantu petani bayam untuk berinovasi dalam melestarikan kreasi makanan dalam berbahan bayam dalam upaya peningkatan imunologi pada anak-anak di desa muara danau. Kreasi pengolahan makanan berbahan utama bayam ini diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang membuat beberapa olahan makanan dari bayam menjadi makanan yang enak dan memilki nilai jual guna meningkatkan perekonomian petani bayam, meningkatkan pendampingan mitra produk-produk makanan olahan bayam dengan memperhatikan kualitas dan kuantitas olahan makanan. Kendala yang dihadapi petani bayam ini adalah minimnya partisipasi dan inovasi masyarakat serta pengetahuan masyarakat dalam cara melestarikan dan memelihara tanaman bayam, sehingga tanaman ini sulit dikembangkan di daerah kita.  Kegiatan yang akan dilakukan pada Program Kemitraan Masyarakat ini ada beberapa upaya pengembangan yaitu: 1. Memberikan motivasi kepada petani bayam untuk berwirausaha. 2. Pelatihan / praktek pengolahan makanan dari bayam karena banyak sekali produk makanan yang bisa dibuat dari bayam seperti keripik bayam, nugget bayam dan stik bayam. 3. Packing / pengemasan produk hingga siap di jual. 4. Strategi penjualan dengan menjual hasil pengolahan dari bayam yang berupa makanan ke masyarakat sekitar atau bisa langsung ke pasar tradisional di Kabupaten Kampar atau bisa membuka akun media sosial khusus menjual hasil makanan dari bayam tersebut.
Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Pendekatan Pembelajaran Inklusif di SDN 008 Muara Uwai Marta, Rusdial; Sumianto, Sumianto; Aprinawati, Iis; Ayu, Citra; Viora, Dwi
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Dedikasi 2025
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v3i1.95

Abstract

Pelatihan kepada guru-guru di Sekolah Dasar Negeri 008 Muara Uwai bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan pendekatan pembelajaran inklusif di kelas. Dalam pelatihan ini, guru-guru diajarkan mengenai konsep dasar pendidikan inklusif, teknik untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa yang beragam, serta berbagai strategi pembelajaran diferensiasi yang dapat diimplementasikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung bagi semua siswa. Selain itu, teknologi bantu dan metode evaluasi yang inklusif juga diperkenalkan untuk mengakomodasi siswa dengan kebutuhan khusus. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman para guru terhadap prinsip pendidikan inklusif, serta kesiapan mereka untuk menerapkannya dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan perubahan mindset guru masih perlu diatasi agar penerapan pendidikan inklusif dapat lebih optimal. Pelatihan ini memberikan kontribusi penting dalam mempersiapkan guru untuk menciptakan kelas yang inklusif, merata, dan adil bagi seluruh siswa, tanpa terkecuali.
Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Pendekatan Pembelajaran Inklusif di SDN 008 Muara Uwai Marta, Rusdial; Sumianto, Sumianto; Aprinawati, Iis; Ayu, Citra; Viora, Dwi
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Dedikasi 2025
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v3i1.95

Abstract

Pelatihan kepada guru-guru di Sekolah Dasar Negeri 008 Muara Uwai bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan pendekatan pembelajaran inklusif di kelas. Dalam pelatihan ini, guru-guru diajarkan mengenai konsep dasar pendidikan inklusif, teknik untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa yang beragam, serta berbagai strategi pembelajaran diferensiasi yang dapat diimplementasikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung bagi semua siswa. Selain itu, teknologi bantu dan metode evaluasi yang inklusif juga diperkenalkan untuk mengakomodasi siswa dengan kebutuhan khusus. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman para guru terhadap prinsip pendidikan inklusif, serta kesiapan mereka untuk menerapkannya dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan perubahan mindset guru masih perlu diatasi agar penerapan pendidikan inklusif dapat lebih optimal. Pelatihan ini memberikan kontribusi penting dalam mempersiapkan guru untuk menciptakan kelas yang inklusif, merata, dan adil bagi seluruh siswa, tanpa terkecuali.
Pelatihan Penggunaan Pendekatan STEAM Berbasis Proyek pada Pembelajaran Matematika di SDN 192 Pekanbaru Marta, Rusdial; Surya, Yenni Fitra; Viora, Dwi; Sumianto, Sumianto; Ayu, Citra
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Dedikasi 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v2i2.68

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah : (1) Untuk memberi pengetahuan kepada guru-guru SD yang berkaitan dengan pengetahuan pendekatan pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engeenering, arts and Mathematic); (2) Untuk memberi pengetahuan kepada guru-guru SD yang berkaitan dengan integrasi pada pembelajaran matematika; (3) Untuk memberi keterampilan kepada guru-guru SD yang berkaitan dengan pendekatan pembelajaran STEAM; (4) Untuk memanamkan nilai dan sikap kepada guru-guru SD yang berkaitan dengan pendekatan pembelajaran STEAM. Metode pelatihan pendekatan pembelajaran STEAM kepada guru SDN 192 melalui : (1) Ekspositori; (2) Tanya Jawab; (3) Diskusi; (4) Demonstrasi; (5) Focus Group Discussion (FGD); (6) Metode proyek. Instrumen yang dipergunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah : (1) Power Point; (2) Bahan Copy materi pendekatan pembelajaran STEAM;. Teknik pegumpulan data dengan jalan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara kualitatif. Kesimpulan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut: (1) Guru guru SD memiliki pengetahuan yang berkenaan dengan pendekatan pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engeenering, Arts and Mathematic); (2) Guru-guru SD memiliki nilai dan sikap yang berkenaan dengan pendekatan pembelajaran STEAM; (4) Guru-guru SD memiliki nilai dan sikap yang dapat ditanamkan kepada anak-anak SD yang berkenaan dengan pendekatan pembelajaran STEAM.
Common European Framework of Reference (CEFR): A Systematic Literature Review and Bibliometric Viora, Dwi; Surya, Yenni Fitra
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren penelitian CEFR di luar Eropa melalui Systematic Literature Review (SLR) dan analisis bibliometrik. Metode SLR digunakan untuk memetakan pola publikasi dan kolaborasi internasional terkait CEFR. Data diambil dari Scopus dengan menggunakan kata kunci "Common European Framework of Reference" dan "CEFR," menghasilkan 880 publikasi dengan 93 dokumen yang memenuhi kriteria. Data dianalisis menggunakan VOSviewer dan Microsoft Excel, fokus pada tren publikasi, kolaborasi antarnegara, serta fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren publikasi CEFR mengalami peningkatan sejak 2013, mencapai puncaknya pada 2021, dan menurun secara bertahap hingga 2024. Kolaborasi internasional tampak dominan di Eropa, terutama antara Spanyol, Inggris, dan negara-negara Asia seperti Jepang dan China. Fokus penelitian CEFR meliputi higher education, language testing, dan speaking assessment, menegaskan relevansi CEFR dalam pendidikan tinggi dan pengujian bahasa internasional. Kesimpulannya, CEFR telah menjadi instrumen standar yang diadopsi secara luas, mendukung standar pendidikan bahasa yang konsisten secara global. Implikasi dari studi ini diharapkan dapat memfasilitasi kolaborasi lintas negara serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang penggunaan CEFR di luar konteks Eropa, yang bermanfaat bagi akademisi dan pembuat kebijakan dalam menyesuaikan standar pendidikan bahasa sesuai kebutuhan lokal.
Peningkatan Literasi Membaca dan Menulis Anak Melalui Program Rumah Baca di Desa Ridan Kabupaten Kampar Viora, Dwi; Marta, Rusdial; Aprinawati, Iis; Ayu, Citra
Jurnal Pesona Nusantara Vol. 1 No. 1 (2025): Vo.1 No.1 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/peson.v1i1.3

Abstract

Program Rumah Baca Ramah Anak di Desa Ridan, Kabupaten Kampar, dirancang untuk mengatasi rendahnya tingkat literasi di wilayah terpencil. Program ini memanfaatkan pendekatan berbasis komunitas dengan melibatkan masyarakat lokal, sukarelawan, dan mitra eksternal dalam mendirikan dan mengelola Rumah Baca sebagai pusat literasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program terhadap peningkatan kemampuan membaca dan menulis anak-anak, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, dan memberikan rekomendasi untuk keberlanjutan program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 75% peserta mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi, sementara kegiatan literasi di Rumah Baca menjadi ruang belajar yang inklusif dan menarik. Kendala utama yang dihadapi mencakup keterbatasan sumber daya, waktu fasilitator, dan keberlanjutan pendanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan. Untuk keberlanjutan program, diperlukan strategi penguatan kapasitas lokal, integrasi dengan pendidikan formal, dan dukungan jangka panjang dari pemerintah serta mitra eksternal.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Daerah dalam Upaya Pelestarian Budaya Lokal Kampar Riau di SDN 011 Langgini Ayu, Citra; Viora, Dwi; Haris, Hannisa
Jurnal Pesona Nusantara Vol. 1 No. 2 (2025): Vol.1 No.2 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/peson.v1i2.8

Abstract

Pelestarian bahasa daerah melalui pendidikan merupakan salah satu upaya yang penting dalam menjaga keberagaman budaya di Indonesia. Artikel ini membahas pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis bahasa daerah di SDN 011 Langgini, Kabupaten Kampar, Riau. Pengembangan media pembelajaran ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan bahasa Melayu Kampar melalui penggunaan media yang relevan, seperti buku cerita rakyat, video pembelajaran, lagu daerah, dan permainan tradisional. Pelatihan diberikan kepada guru untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran berbasis bahasa daerah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis budaya lokal efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap bahasa Melayu Kampar, meningkatkan motivasi mereka dalam belajar bahasa daerah, serta berkontribusi pada pelestarian budaya lokal. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah-sekolah lain dalam pelestarian bahasa daerah melalui pendidikan.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA (IIIB) UNIVERSITAS PAHLAWAN TUANKU TAMBUSAI PADA MATA KULIAH BAHASA INGGRIS AJARAN 2017/2018 Ayu, Citra; Viora, Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.98

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dimana letak kesulitan belajar dan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar mata kuliah bahasa inggris yang dialami oleh mahasiswa. Penelitian ini juga bertujuan agar kemampuan bahasa inggris lebih baik dan proses perkuliahan lebih bermakna. Subjek penelitian yang diambil yaitu mahasiswa pendidikan matematika semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, metode tes, metode observasi dan metode wawancara. Metode dokumentasi digunakan untuk memperoleh data tentang daftar nama mahasiswa yang dijadikan susbjek penelitian. Metode tes digunakan untuk memperoleh data penyelesaian mahasiswa pada mata kuliah bahasa inggris, metode observasi digunakan untuk mengetahui kondisi objektif saat kegiatan belajar mengajar bahasa inggris dan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran. Metode wawancara dilakukan untuk mengetahui secara jelas permasalahan yang dihadapi mahasiswa ketika belajar mata kuliah bahasa inggris. Letak kesulitan mahasiswa dalam belajar bahasa inggris yaitu pada kemampuan antara lain kemampuan speaking dan kemampuan listening. Kesulitan yang paling tinggi dialami oleh siswa adalah pada kemampuan listening yaitu dengan nilai rata-rata 58,33 dengan 84% mahasiswa belum mampu menjawab soal dengan benar. Kesulitan yang kedua dialami oleh mahasiswa yaitu pada kemampuan speaking dengan nilai rata-rata 61,25 dengan persentase 50% mahasiswa belum mampu menjawab soal dengan benar. Adapu faktor-faktor mahasiswa mengalami kesulitan dalam proses perkuliahan bahasa inggris adalah: (1) Kurangnya parktik bahasa inggris oleh mahsiswa; (2) Kurangnya praktik bahasa inggris dalam interaksi proses perkuliahan; (3) Mahasiswa tidak mau bertanya kepada dosen jika megalami kesulitan; (4) Mahasiswa tidak mencatat penjelasan dari dosen; (5) Mahasiswa tidak aktif dalam menjawab pertanyaan dosen atau mahasiswa tidak mengungkapkan pendapatnya kepada dosen.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMPN 1 BANGKINANG Hidayat, Adityawarman; Viora, Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i5.102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri Bangkinang Kota tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan populasi siswa kelas VIII SMP Negeri Bangkinang Kota dan sampelnya yaitu kelas VIIIf (kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD) dan kelas VIIIg (kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional) di SMPN 1 dan kelas VIIIb (kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD) dan kelas VIIId (kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional) di SMPN 2. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan teknik tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji perbedaan rata-rata.Untuk data hasil tes diperoleh hasil Dalam hal ini, ditolak dan diterima. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa kelas eksperimen lebih dari rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa kelas control sehingga dapat dikatakan bahwa pengaruh yang diberikan bersifat positif.
Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa di SD Viora, Dwi; Pebriana, Putri Hana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8761

Abstract

Guru mempunyai tanggung jawab membina keterampilan berbicara para siswanya. Pembinaan ini tidak dilakukan tersendiri melainkan terpadu dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Keterampilan berbicara merupakan hal yang sangat penting dalam perkembangan seorang anak karena dengan berbicara anak dapat mengungkapkan keinginan dan pemikirannya mengenai sesuatu kepada orang lain. Pemilihan model yang tepat dapat mendukung tercapainya suatu tujuan pengajaran. Talking Stick adalah salah satu model pembelajaran yang sangat kental dengan unsur permainan. Adapun tujuan dari model pembelajaran Talking Stick, yaitu: (1) melatih siswa agar berani berbicara atau mengeluarkan pendapatnya, (2) meningkatkan aktivitas siswa selama pembelajaran, (3) membuat suasana pembelajaran lebih menyenangkan dan tidak menegangkan, (4) melatih mental siswa agar lebih berani saat dihadapkan dengan sebuah pertanyaan, dan (5) mendidik siswa agar mampu bergotong-royong dalam memecahkan masalah dengan teman- temannya. (6) menambah kosakata bahasa anak. Model pembelajaran Talking Stick dalam pembelajaran mempunyai tujuan untuk membangun aktivitas siswa sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Oleh karena itu, model Pembelajaran ini sangat cocok diterapkan untuk meningkatkan keterampilan berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SD.