Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengembangan Modul Pembelajaran IPAS Berbasis Scientific Learning pada Siswa Kelas IV SDN 1 Suwangi Timur Mijahamuddin Alwi; Arif Rahman Hakim; Yuliana Yuliana
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.2.2025.957

Abstract

This study was motivated by the limitations of conventional science modules, which are less contextual and have not effectively enhanced students’ motivation, engagement, and critical thinking skills. The purpose of this study is to develop a Science Learning Module (IPAS) based on Scientific Learning for fourth-grade students at SDN 1 Suwangi Timur. The research employed a R&D method using a simplified 4D model consisting of three stages: definition, design, and development. Expert validation data were analyzed quantitatively using a Likert scale and converted into qualitative data to assess the module's feasibility, while field trial data were analyzed descriptively to evaluate student activity and responses, providing an overview of the effectiveness of the Scientific learning-based module. The study involved 21 fourth-grade students at SDN 1 Suwangi Timur. The module was developed using expert validation sheets and student response questionnaires. The results of the material expert validation obtained a score of 63 (range 51 < X ? 63), categorized as “good,” while the display expert validation scored 73 (range 73 < X ? 54.58), categorized as “very good.” Student response questionnaires regarding the effectiveness of the developed learning module showed an average score of 88.7% (X > 54.58), categorized as “very good.” Therefore, it can be concluded that the development of the Scientific learning-based science module for fourth-grade students at SDN 1 Suwangi Timur is highly feasible and effective for use in the learning process.
Pemberdayaan Wanita Tani melalui Produksi Eco-Enzyme sebagai Pupuk Organik Cair Berkelanjutan di Desa Terara Shofwatunnida' Septarini; Dwi Rahayu Susanti; Mutia Perwita Sari; Arif Rahman Hakim
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10982

Abstract

Limbah rumah tangga organik di Kabupaten Lombok Timur, khususnya Desa Terara, masih menjadi persoalan lingkungan yang belum tertangani dengan baik. Di lokasi ini limbah rumah tangga ditangani melalui pembakaran atau pembuangan sembarangan yang berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Mulia melalui produksi eco-enzyme sebagai pupuk organik cair berkelanjutan. Metode pelaksanaan yang digunakan mencakup sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, evaluasi, dan monitoring. Selain itu telah  dilakukan studi pendahuluan untuk mengidentifikasi permasalahan, dilanjutkan dengan uji coba pembuatan eco-enzyme dari sampah dapur organik (kulit buah dan sayuran) yang difermentasi dengan gula merah dan air. Peserta kemudian dilibatkan dalam praktik langsung agar mampu memproduksi eco-enzyme secara mandiri. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner dan diskusi, sementara monitoring fermentasi dilakukan untuk menilai kualitas produk yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair dengan rata-rata sebesar 90%. Produk eco-enzyme yang dihasilkan memiliki kualitas fisik baik dan terbukti meningkatkan pertumbuhan tanaman sayuran hingga 37% dibanding kontrol. Program ini tidak hanya mengurangi volume sampah rumah tangga dan menekan pencemaran lingkungan, tetapi juga memperkuat kemandirian petani, mendukung praktik pertanian organik, serta membuka peluang ekonomi melalui pengembangan produk unggulan desa.