Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS MAKNA KONTEKSTUAL DALAM PERCAKAPAN SEHARI-HARI MASYARAKAT MANDAR KECAMATAN PULAU LAUT TANJUNG SELAYAR KABUPATEN KOTABARU Husni Mubarak; Andi Muhammad Yahya
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 10 No 2 (2022): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v10i2.251

Abstract

The aims of the research are to describe the use of contextual meanings found in the daily conversations of the Mandar community in Gosong Panjang Village, Pulau Laut Tanjung Selayar District, Kotabaru Regency. Describing the influence of regional languages on daily conversations in the Mandar community is not in accordance with the purpose of the conversation. This reasearch use a descriptive qualitative research method that clearly describes. The techniques of data collection in this research are observation, documentation and analysis with the listen method, note method and record method. The results showed that the contextual meanings in the daily conversations of the Mandar people used in these conversations were the words iyye, ita, and tau. The influence of the local language on the daily conversation of the Mandar people is not in accordance with the purpose of the conversation, because the existence of a conversation in an interaction between one another is sometimes not in accordance with the objectives of the interlocutor. Key words: Contextual Meaning, Conversation, and Mandar Society.
ANALISIS PERGESERAN TINDAK KESANTUNAN DIREKTIF DI KALANGAN SISWA SMPN 1 KELUMPANG HULU Andi Muhammad Yahya
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 11 No 2 (2023): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v11i2.296

Abstract

Tujuan penelitian adalah (1) Mendeskripsikan bentuk pergeseran kesantunan direktif di kalangan siswa SMPN 1 Kelumpang Hulu. (2) Mendeskripsikan faktor yang memengaruhi pergeseran kesantunan direktif di kalangan siswa SMPN 1 Kelumpang Hulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan sajian utama kualitatif karena data penelitian berupa bentuk-bentuk verbal bahasa, yaitu menggambarkan secara objektif pergeseran tindak kesantunan direktif di kalangan siswa SMPN 1 Kelumpang Hulu.Hasil penelitian bentuk pergeseran tindak kesantunan direktif di kalangan siswa SMP 1 Kelumpang Hulu. Berikut bentuk pergeseran antara lain: (1) Direktif Memerintah. (2) Direktif Memohon. (3) Direktif Menasehati. (4) Direktif Memesan. (5) Direktif Merekomentasi. Faktor yang memengaruhi pergeseran tindak kesantunan direktif di kalangan siswa SMPN 1 Kelumpang Hulu meliputi, faktor kebahasaan. (1) Pemilihan diksi dan pemakian kata yang tidak tepat. (2) Pemakian gaya bahasa yang tidak santun. (3) Nada Bicara. (4) Intonasi. Faktor non kebahasaan. (1) Topik pembicaraan. (2) Pranata Sosial. Hendaknya diadakan pengajaran kebahasaan yang lebih variatif mengenai pemakaian bahasa yang santun, mengingat kesantunan berbahasa, salah satunya dalam membentuk kepribadian. Kata kunci: Pergeseran, Tindak Kesantunan, Direktif
SOSIALISASI PENTINGNYA PENDIDIKAN DI DESA SARANG TIUNG KECAMATAN PULAU LAUT SIGAM KABUPATEN KOTABARU Sri Juniat; Andi Muhamamd Yahya; Wulandari S; Radiatul Adawiah; Agus Syarifuddin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18718

Abstract

Sosialisasi tentang pendidikan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan bagi manusia dan memberikan motivasi bagi masyarakat di desa Sarang Tiung Kecamatan Pulaulaut Sigam dengan bekerja sama antara dengan berbagai pihak untuk terwujudnya pendidikan yang bersinergi baik dari lingkungan keluarga, sekolah maupun lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di desa Sarang Tiung Kecamatan Pulaulaut Sigam dan dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat yaitu dari Kepala Desa, Perangkat Desa, Kepala Dusun, Ketua RT, orang tua serta para tokoh masyarakat desa Sarang tiung itu sendiri. Pengabdian Pada Masyarakat ini merupakan wahana bagi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia untuk mengabdikan keilmuannya. Pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode ceramah yaitu dengan teknik penyampaian secara langsung kepada masyarakat, dilanjutkan dengan melakukan diskusi dan tanya jawab sebagai bentuk kegiatan interaksi secara langsung. Hasil pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat memperlihatkan hasil yang menunjukan tingkat pemahaman peserta pengabdian kepada masyarakat mengenai pentingnya pendidikan bagi manusia, dengan pengabdian masyarakat ini banyak masyarakat mulai tersadarkan akan pentingnya pendidikan dan memiliki motivasi tinggi untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan mendorong kegiatan pendidikan yang ada di Desa. Masyarakat termotivasi untuk menata masa depan anak-anaknya melalui pendidikan agar menjadi bekal untuk generasi muda yang dapat bersaing di era perkembangan zaman.
GANGGUAN BAHASA ANAK DI DESA GUNUNG SARI KECAMATAN PULAU LAUT UTARA KABUPATEN KOTABARU Ria Maulitha Riski Putri, Andi Muhammad Yahya, Normasunah,
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 12 No 1 (2024): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v12i1.329

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan bagaimana tahap pemerolehan bahasa anak di Desa Gunung Sari Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru. (2) untuk mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi gangguan berbicara pada kasus Al Farizi dalam proses pemerolehannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) tahap pemerolehan bahasa Muhammad Al Farizi Herliansyah di desa gunung sari a) tahap pemerolehan semantik Aal masih kurang dapat memahami apa yang ditanyakan oleh lawan bicaranya. b) tahap pemerolehan fonologi Aal lambat dari anak seusianya (6 tahun) dikarenakan secara pemerolehan fonologi Aal masih banyak mengalami kesalahan pada penyebutan fonem. c) tahap pemerolehan sintaksis Aal juga masih kurang dapat menyebutkan kata menjadi sebuah kalimat yang runtut, (2) faktor yang mempengaruhi gangguan berbicara pada kasus Al Farizi dalam proses pemerolehan bahasanya, yaitu a) faktor gangguan psikogenik berbicara manja, b) faktor gangguan multifaktorial berbicara serampangan atau sembrono, c) faktor akibat kegagalan anak dalam menindas suatu proses, d) faktor gangguan keterlambatan berbicara (speech delay). Kata Kunci: Gangguan, Bahasa, Anak
ANALISIS KESULITAN MENENTUKAN IDE POKOK PARAGRAF PADA SISWA KELAS IV SDN 2 TANJUNG KUNYIT Narti, Andi Muhammad Yahya, Husni Mubarak,
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 12 No 2 (2024): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v12i2.364

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui kesulitan siswa kelas IV SDN 2 Tanjung Kunyit dalam menentukan ide pokok paragraf. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan siswa kelas IV SDN 2 Tanjung Kunyit kesulitan dalam menentukan ide pokok paragraf. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini terdapat 4 siswa yang mampu, 2 siswa masih kurang mampu, dan 1 siswa masih perlu bimbingan dalam menentukan ide pokok paragraf deduktif. Untuk paragraf induktif terdapat 2 orang siswa yang masih kurang mampu, sedangkan yang lainnya masih perlu bimbingan. Untuk paragraf campuran (deduktif-induktif) terdapat 3 siswa yang masih kurang mampu dalam menentukan ide pokok paragraf, sedangkan 4 lainnya masih perlu bimbingan. Adapun faktor yang mempengaruhi siswa kesulitan dalam menentukan ide pokok paragraf ada dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Kata Kunci: Ide pokok, Paragraf, Siswa SD
PEMBERDAYAAN GURU KADER REVITALISASI UKS MELALUI SEKOLAH SEHAT, WUJUDKAN ANAK SEHAT BERKARAKTER Normasunah, Normasunah; Mubarak, Husni; Juniati, Sri; Yahya, Andi Muhammad; Rahmayanti , Rahmayanti; S , Wulandari
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah merupakan salah satu lembaga yang paling terdampak karena harus ditutup total dalam rangka mengendalikan penyebaran virus corona. Dikaitkan dengan kondisi pandemi saat ini, pendampingan dan pengembangan UKS menjadi salah satu kunci dalam pengendalian wabah virus di lingkungan sekolah dengan memperhatikan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melakukan pelatihan pendampingan pengelolaan UKS dan implementasi program usaha kesehatan sekolah (UKS). etode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan, demonstrasi dan diskusiyang dilaksanakan secara daring. Kegiatan ini terdiri dari 2 sesi, pada sesi 1 materi yang disampaikan adalah Pengukuran tanda-tanda vital dan penanganan penyakit yang sering terjadi di Sekolah. Kemudian, pada sesi kedua dilakukan penguatan informasi terkait materi UKS dari siswa MAN Kotabaru. Sebelum kegiatan pelatihan tingkat pengetahuan peserta cukup (30%) dan kurang (70%), sedangkan setelah dilakukan kegiatan pelatihan tingkat pengetahuan peserta menjadi baik (30%), cukup (20%) dan kurang (50%). Kesimpulan kegiatan pelatihan pengelolaan UKS dapat meinigkatkan kemampuan siswa dalam mencegah virus.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Google Sites pada Mata Kuliah Semiotika di STKIP Paris Barantai: Development of Google Sites-Based Learning Media in Semiotics Course at STKIP Paris Barantai Yahya, Andi Muhammad; Noortyani, Rusma; Santanapurba, Harja
Anterior Jurnal Vol. 24 No. Special-1 (2025): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v24iSpecial-1.8993

Abstract

The purpose of developing learning media based on Google Sites in the Semiotics course at STKIP Paris Barantai is to improve the quality of learning by utilizing technology that is easily accessible to students. This research uses a research and development (R&D) method with the ADDIE model, which consists of five stages: (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). As a result of the analysis stage, STKIP Paris Barantai has adequate facilities, but its utilization in learning is still limited. Google Sites-based learning media for the Semiotics course was developed based on the results of design and development. The trial with a small group of 8 students got results (93%) and a large group of 35 students got results (89%) indicating that this learning media is very feasible to use at the implementation stage. The results of the feasibility test conducted by media experts and material experts on Google Sites-based learning media showed that media experts gave an assessment of 85% with a very feasible category, and media experts gave an assessment of 87% with a very feasible category. Based on these results, shows that the use of Google Sites as a learning tool is very effective in improving students' understanding of the material and making education more flexible and interactive. It is hoped that these tools can be an alternative to more advanced learning.
MAKNA SIMBOLIK TRADISI MAPPATETTONG BOLA PADA MASYARAKAT BUGIS DI DESA MUARA PAGATAN Yahya, Andi Muhammad; Mu'in, Fatchul; Noortyani, Rusma
FIKRUNA: Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Kemasyarakatan Vol 7 No 2 (2025): FIKRUNA : JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEMASYARAKATAN
Publisher : STIT Ibnu Rusyd Tanah Grogot

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56489/fik.v7i2.302

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya prilaku, persepsi tindakan dan lain-lain. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan tradisi “Mappatettong Bola”. Hasil dari penelitian dalam tradisi "Mappatettong Bola" suku Bugis di Muara Pagatan, berbagai elemen simbolis digunakan dalam ritual mendirikan rumah, seperti Majang (bunga kelapa), Kaluku (kelapa), Kaeng Onyi (kain kuning), dan Passili (daun setawar). Majang melambangkan rezeki, Kaluku simbol kehidupan dan kesuburan, sedangkan Kaeng Onyi dan Passili memiliki makna spiritual terkait perlindungan dan kesejahteraan. Elemen lainnya seperti Manu’ (ayam), Berre Pulu (beras ketan), Otti (pisang), Apang (kue), Loa-loa (kendi), Tello (telur), dan Golla Cella (gula merah) juga digunakan sebagai simbol kehidupan, kebersamaan, keberuntungan, serta doa untuk keberkahan dan perlindungan. Implikasi tradisi mendirikan rumah dalam etnopedagogi terkait dengan penerapan nilai budaya lokal dalam pendidikan. Tradisi ini mengajarkan keterampilan praktis, kerjasama, dan rasa hormat terhadap alam, yang dapat diterapkan dalam pendidikan berbasis konteks budaya. Etnopedagogi juga menekankan nilai keharmonisan antara manusia dan alam, serta pemahaman tentang aspek material dan spiritual. Pembelajaran berbasis pengalaman lokal memperkenalkan generasi muda pada pengetahuan berkelanjutan dan ramah lingkungan. Selain itu, tradisi ini mengajarkan nilai sosial seperti solidaritas, peran gender, dan pelestarian kearifan lokal, yang dapat memperkaya pendidikan untuk generasi mendatang.
IMPLEMENTASI PERSFEKTIF NATIVISME DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI PERGURUAN TINGGI Yahya, Andi Muhammad; Juniati, Sri; ., Jumadi; Listia, Rina
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.413

Abstract

This study aims to examine the implementation of nativism perspective in Indonesian language learning in higher education. This research applies a qualitative method with a literature study approach, where written sources, such as books and journals, are the main references. The literature research method is used to find and collect references that can support and deepen the study in articles and books. The results found that nativism theory states that individual development, including language skills, is influenced by innate or genetic factors. In education, a child's learning ability, including language acquisition, is more determined by natural potential, while environmental factors play a minor role. In higher education, nativism can be applied by optimizing students' innate potential in learning Indonesian, while paying attention to mother tongue interference in phonology and morphology. An environment rich in language stimulation, such as social interaction and media use, is also important to optimally develop students' language skills.
Pendalaman Literasi Kritis Berbasis Digital Bagi Guru Bahasa Indonesia SMA di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Jumadi; Noortyani, Rusma; Alfianti, Dewi; Kamal, Sirajuddin; Ngalimun; Mubarak, Husni; Yahya, Andi Muhammad; Fitriana, Arina
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v3i3.1374

Abstract

Literasi kritis merupakan kemampuan berpikir analitis dan reflektif yang sangat penting dimiliki oleh pendidik, terutama di tengah arus informasi digital yang cepat dan kompleks. Guru Bahasa Indonesia sebagai pengampu mata pelajaran berbasis teks memiliki peran strategis dalam menanamkan kemampuan literasi kritis kepada siswa. Namun, berdasarkan identifikasi lapangan, masih banyak guru yang belum memahami secara utuh konsep literasi kritis dan penerapannya dalam pembelajaran berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendalaman materi literasi kritis berbasis digital kepada guru-guru Bahasa Indonesia SMA se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi pembelajaran yang berlangsung pada tanggal 21 April 2025 dan diikuti oleh 25 guru dari berbagai SMA. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep literasi kritis, serta kemampuan mereka dalam menyusun rencana pembelajaran yang mengintegrasikan pendekatan tersebut. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas guru dalam membentuk generasi pembelajar yang kritis, adaptif, dan cakap digital.