Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PRE EKLAMSIA PADA IBU HAMIL DI RSUD Dr. RASIDIN Yanti, Etri; Eliza, Eliza; Dewi, Ratna Indah Sari; Delvia, Tiara
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30655

Abstract

ABSTRAK Preeklampsi adalah sekumpulan gejala yang timbul pada wanita hamil, bersalin dan nifas yang terdiri dari hipertensi, edema dan protein uria. Data Dinas Kesehatan Kota Padang, jumlah ibu hamil dengan preeklamsi tahun 2023 terdapat 196 orang (14,5%). Data dari Rumah Sakit RSUD dr. Rasidin Kota Padang jumlah ibu hamil dengan preeklamsi Januari-Juni 2024 terdapat 200 orang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklamsi di RSUD dr. Rasidin Kota Padang Tahun 2025.Jenis penelitian ini menggunakan metode analitik  dengan pendekatan retrospek. Populasi yang digunakan yaitu seluruh ibu hamil di RSUD dr. Rasidin kota Padang Tahun 2025. Sampel yang diambil sebnyak 133 responden dengan purposive samping.dengan studi dokumentasi data medikal record. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2025. Uji analisa yang digunakan menggunakan dengan uji Chi-Square (α=0.05).Hasil penelitian yang didapatkan ini adalah sebanyak 72.9 % mengalami preeklamsi, 68.9% usia ibu hamil beresiko (usia <20 atau >35 tahun), 57.1% responden mengalami peritas beresiko, 71.4% responden mengalami riwayat hipertensi. Hasil uji bivariat yang ditemukan ada hubungan yang bermakna usia (p=0.000), paritas (p=0.000), riwayat hipertensi pada ibu hamil (p=0.000) dengan kejadian preeklamsi. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan usia, paritas dan riwayat hipertensi dengan kejadiaan preeklamsi di RSUD Dr. Rasidin Kota Padang tahun 2025. Pentingnya pelayanan kesehatan pada ibu hamil secara rutin dan meningkatkan edukasi untuk pencegahan dan deteksi dini terjadinya pre eklamsia. Kata Kunci                : Preeklamsia, Usia, Paritas, Riwayat Hipertensi         ABSTRACT Preeclampsia is a collection of symptoms that occur in pregnant women, during labor, and postpartum, including hypertension, edema, and proteinuria. Data from the Padang City Health Office indicates that 196 pregnant women (14.5%) had preeclampsia in 2023. Data from RSUD Dr. Rasidin Kota Padang, showed that 200 pregnant women had preeclampsia from January to June 2024. The purpose of this study was to analyze factors associated with the incidence of preeclampsia at RSUD Dr. Rasidin Padang, 2025. This study used an analytical method with a retrospective approach. The population was all pregnant women . a purposive sampling method was used to collect 133 respondents, using medical record documentation. This study was conducted in 2025. The analysis used the Chi-Square test (α=0.05). The results showed that 72.9% had preeclampsia, 68.9% were at risk (aged <20 or >35 years), 57.1% had high-risk parity, and 71.4% had a history of hypertension. Bivariate analysis found a significant association between age (p=0.000), parity (p=0.000), and a history of hypertension in pregnant women (p=0.000) with the incidence of preeclampsia. The conclusion of this study is that there is a relationship between age, parity, and history of hypertension with the incidence of preeclampsia at RSUD Dr. Rasidin, in 2025. Routine health services for pregnant women and increased education for the prevention and early detection of preeclampsia are important. Keywords: Preeclampsia, Age, Parity, History of Hypertension
Analysis of Factors Affecting the Nutritional Status of School-Age Children at SDN 31 Pasar Ambacang Padang Fridalni, Nova; Hardini, Sandra; Oktaviani, Vira; Sari Dewi, Ratna Indah; Yanti, Etri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30638

Abstract

The nutritional status of school-age children is an important indicator in determining the quality of future human resources. This study aimed to identify factors associated with the nutritional status of school-age children at SDN 31 Pasar Ambacang, Padang City. The research used a quantitative method with a correlational design and a cross-sectional approach. The population consisted of all students at SDN 31 Pasar Ambacang and their mothers, with 68 respondents selected using proportionate random sampling. Data were collected through anthropometric measurements (body weight and height) and questionnaires on children's eating patterns and mothers’ nutritional knowledge, then analyzed using the Chi-Square test (p < 0.05). The results showed that most children had poor nutritional status (72.1%), unhealthy eating patterns (76.5%), no breakfast habits (64.7%), and low maternal nutritional knowledge (64.7%). Statistical analysis revealed significant relationships between eating patterns (p=0.003), breakfast habits (p=0.001), and mothers’ nutritional knowledge (p=0.022) with children's nutritional status. The study concluded that healthy eating patterns, regular breakfast habits, and adequate maternal nutritional knowledge contribute to optimal nutritional status among school-age children.Keywords: Nutritional status; Eating patterns; Breakfast habits; Maternal knowledge
INCIDENCE OF ANEMIA IN PREGNANT WOMEN REVIEWED FROM COMPLIANCE IN CONSUMING IRON TABLETS Eliza,, Eliza; Yanti, Etri; Dewi, Ratna Indah Sari; Nur, Siti Aisyah; Putri, Raissya Syahda
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30654

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan informasi dari WHO, tingkat anemia di kalangan ibu hamil di seluruh dunia rata-rata mencapai 14%. Di negara-negara maju, angka ini mencapai 56%, sedangkan di negara-negara berkembang berkisar antara 35% hingga 75%. Anemia merupakan isu serius karena dapat berdampak pada pertumbuhan janin, kelahiran prematur, bahkan kematian pada ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami insiden anemia pada ibu hamil dengan mempertimbangkan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet Fe. Penelitian dilakukan di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Padang dari tanggal 20 Mei hingga 01 Juli 2024. Desain penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi yang diteliti meliputi semua ibu hamil yang mengunjungi Puskesmas Dadok Tunggul Hitam, yaitu sebanyak 398 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 75 orang. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Dari hasil penelitian, lebih dari setengah responden, yaitu 51 (68%) ibu hamil, tidak mematuhi konsumsi Fe. Ada 45 (60%) ibu hamil yang mengalami anemia. Melalui uji statistik chi-square, didapatkan ada keterkaitan antara ketidakpatuhan dalam mengonsumsi Fe dan kejadian anemia dengan p-value=0,006. Berdasarkan temuan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara ketidakpatuhan konsumsi Fe dan kejadian anemia pada ibu hamil. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan peranan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan pemantauan kesehatan selama kehamilan dan diharapkan dapat meningkatkan penyuluhan serta memberikan informasi mengenai pemberian tablet Fe.Kata Kunci           : Tablet Fe, Anemia, Ibu Hamil.   ABSTRACT  According to information from the WHO, the rate of anemia among pregnant women worldwide averages 14%. In developed countries, this figure reaches 56%, while in developing countries it ranges from 35% to 75%. Anemia is a serious issue because it can affect fetal growth, lead to premature birth, and even cause death in mothers and infants. This study aims to understand the incidence of anemia in pregnant women while considering compliance with taking iron tablets. The study was conducted at Dadok Tunggul Hitam Health Center in Padang from May 20 to July 1, 2024. This study employs a descriptive-analytic design with a cross-sectional approach. The population studied includes all pregnant women visiting Dadok Tunggul Hitam Health Center, totaling 398 individuals, with a sample size of 75 people. Data processing was conducted using the Chi-Square test. From the research results, more than half of the respondents, namely 51 (68%) pregnant women, did not comply with Fe consumption. There were 45 (60%) pregnant women who experienced anemia. Through the chi-square statistical test, it was found that there is a relationship between noncompliance in consuming Fe and the incidence of anemia with a p-value=0.006. Based on the findings of this study, it can be concluded that there is a relationship between noncompliance with Fe consumption and the incidence of anemia in pregnant women. It is recommended that health centers increase the role of healthcare workers in monitoring health during pregnancy and are expected to enhance counseling as well as provide information regarding the administration of Fe tablets..Keywords    : Fe tablets, Anemia, Pregnant Women
Peningkatan Pengetahuan Siswi SMP 43 Padang tentang SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) Yanti, Etri; Rahayuningrum, Dwi Christina; Eliza,, Eliza; Dewi, Ratna Indah Sari
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 2 (2025): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i2.30633

Abstract

 ABSTRAK Fibroadenoma Mammae (FAM) adalah tumor jinak payudara yang umum terjadi pada wanita usia remaja hingga dewasa muda dan dapat menjadi  faktor  risiko  kanker  payudara.  Deteksi  dini  melalui  Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sangat penting untuk mengenali kelainan sejak awal. Namun, pengetahuan tentang SADARI pada siswi SMP di SMPN 43 Padang, masih rendah sehingga diperlukan intervensi pendidikan kesehatan. Kegiatan pengabmasi ini bertujuan meningkatkan   pengetahuan  pada  siswi  tentang SADARI . Metode pengabmas dengan melakukan edukasi dan mengevaluasi denganmembagikan kuesioner pre test-posttest Hasil pengabmas menunjukan peningkatan pengetahuan siswsi sebelum dan sesudah dilakukan edukasi dan dari hasil Uji statistik Wilcoxon didapatkan  p value = 0,000 (< 0,05), yang berarti ada pengaruh signifikan pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan siswi tentang SADARI. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan siswi mengenai SADARI sebagai deteksi dini Fibroadenoma Mammae. Saran: Agar sekolah secara berkala melaksanakan program pendidikan kesehatan dengan metode yang variatif dan interaktif. Kata Kunci  : Pengetahuan, siswi , SADARI  ABSTRACTFibroadenoma mammae (FAM) is a benign breast tumor that commonly occurs in women from adolescence to young adulthood and can be a risk factor for breast cancer. Early detection through breast self-examination (BSE) is crucial for early detection of abnormalities. However, knowledge of BSE among junior high school students at SMPN 43 Padang remains low, necessitating health education interventions. This community service activity aims to improve students' knowledge about BSE. The community service method involves providing education and evaluating it by distributing pre-test and post-test questionnaires. The results of the community service activity show an increase in students' knowledge before and after the education. The Wilcoxon statistical test obtained a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a significant effect of health education on improving students' knowledge about BSE. Conclusion: Health education effectively improves students' knowledge about BSE as an early detection method for fibroadenoma mammae. Recommendation: Schools should regularly implement health education programs with varied and interactive methods. Keywords: Knowledge, female students, BSE