Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Film Setetes Embun Cinta Niyala Sutradara Anggy Umbara Fitriani, Umi; Gunawan, Hafiz; Yuniati, Ira; Elyusra
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ww6r5277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan prinsip kesantunan berbahasa menurut teori Geoffrey Leech dalam dialog antartokoh film Setetes Embun Cinta Niyala karya sutradara Anggy Umbara. Fokus utama penelitian ini adalah enam maksim kesantunan, serta mengidentifikasi maksim yang paling dominan dalam tuturan para tokoh. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian pragmatik, khususnya dalam penerapan prinsip kesantunan berbahasa dalam media film, serta memberikan wawasan tentang nilai-nilai kesantunan yang direpresentasikan melalui dialog dalam karya audiovisual.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa simak bebas libat cakap. Data berupa tuturan para tokoh dalam film berdurasi 109 menit yang mengandung unsur kesantunan berbahasa. Prosedur analisis meliputi tahap pengumpulan data, identifikasi, klasifikasi, interpretasi berdasarkan teori Leech, serta penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan terdapat 74 tuturan yang mencerminkan prinsip kesantunan berbahasa, dengan rincian: maksim kebijaksanaan (9 tuturan), kedermawanan (15), penghargaan (8), kesederhanaan (13), pemufakatan (12), dan kesimpatian (17). Maksim yang paling dominan adalah maksim kesimpatian dan kedermawanan, sedangkan maksim penghargaan merupakan yang paling sedikit muncul.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa film Setetes Embun CintaNiyala tidak hanya menyajikan komunikasi verbal antar tokoh, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai kesantunan berbahasa yang mencerminkan empati dan kemurahan hati dalam interaksi sosial. Sebagai saran, penelitian selanjutnya dapat memperluas kajian dengan membandingkan prinsip kesantunan dalam berbagai genre film atau mengaitkannya dengan konteks budaya dan sosial yang lebih luas.   Kata Kunci: Film Setetes Embun Cinta Niyala, Kesantunan Berbahasa, Maksim Leech, Pragmatik
Minat Pembaca terhadap Karya Sastra Digital Shanty, Laras; Yuniati, Ira; Mahdijaya; Atmaja, Loliek Kania
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kwyx4r54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat pembaca terhadap karya sastra digital dengan menggunakan pendekatan resepsi sastra pada mahasiswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital yang memudahkan masyarakat dalam mengakses karya sastra melalui media daring, seperti novel yang dipublikasikan pada platform digital. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana minat pembaca, khususnya mahasiswa, terhadap karya sastra digital.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan resepsi sastra. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang berjumlah 35 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang disebarkan melalui Google Form. Instrumen penelitian disusun berdasarkan jenis minat pembaca yang meliputi minat realistik, investigatif, artistik, sosial, enterprising, dan konvensional. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara mendeskripsikan hasil jawaban responden berdasarkan skala Likert yang terdiri dari sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju.   Kata Kunci: Karya Sastra Digital, Mahasiswa, Minat Pembaca, Resepsi Sastra  
Kepribadian Abnormal dalam Kumpulan  Cerpen111 Evil Ways Karya Wulan Wahyuning Ratri Trisna Anugrah; Yuniati, Ira; Paulina, Yanti; Kania Atmaja, Loliek
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/tkn9y588

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan berbagai jenis kepribadian abnormal yang dialami tokoh serta cara mengatasi gangguan kepribadian yang terdapat dalam kumpulan cerpen berjudul 111 Evil Ways karya Wulan Wahyuning Ratri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif melalui sudut pandang psikologi sastra. Sumber data penelitian terdiri dari kutipan-kutipan yang mencerminkan kepribadian abnormal dalam cerpen, dan data diambil dari kumpulan cerpen 111 Evil Ways. Proses pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka yang meliputi membaca, menandai, dan mencatat kutipan-kutipan yang sesuai. Analisis data dilakukan melalui langkah-langkah identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa para tokoh dalam cerpen tersebut menampilkan beberapa tipe kepribadian abnormal yang masuk ke dalam kluster A, yaitu termasuk gangguan kepribadian paranoid, skizoid, dan skizotipal. Penanganan gangguan kepribadian tersebut bisa dilakukan melalui berbagai metode seperti psikoterapi, terapi kognitif, terapi psikodinamik, terapi keluarga, serta pemberian obat-obatan. Dengan penelitian ini, diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi bidang psikologi sastra, khususnya untuk memahami bagaimana gangguan kepribadian tokoh tergambar dalam karya sastra. Kata kunci: Cerpen, Kepribadian Abnormal, Psikologi Sastra
Tindak Tutur Ilokusi dalam Film Bila Esok Ibu Tiada Karya Rudi Soedjarwo Windi Putri Andini; Yuniati, Ira; Rustinar, Eli; Zakaria, Jelita
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/p4fwwp80

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kajian tindak tutur ilokusi dalam memahami komunikasi yang efektif melalui media film. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam film "Bila Esok Ibu Tiada" karya Rudi Soedjarwo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak, rekam, dan catat dialog film. Hasil penelitian menunjukkan adanya 75 data tindak tutur ilokusi yang meliputi asertif (19 data), direktif (21 data), ekspresif (23 data), komisif (9 data), dan deklaratif (3 data). Tindak tutur ekspresif menjadi yang paling dominan. Kesimpulannya, film ini kaya akan penggunaan tindak tutur ilokusi yang berfungsi untuk menyampaikan emosi, membangun hubungan antartokoh, dan menghidupkan dinamika cerita. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kajian pragmatik dan analisis wacana dalam media audiovisual.                                                                                           Kata Kunci: Film, Pragmatik, Tindak Tutur Ilokusi  
Tindak Tutur Direktif dalam Ceramah Ustadz Hanan Attaki pada Platform Youtube Agustina, Ria; Gunawan, Hafiz; Suyuthi, Hasmi; Yuniati, Ira
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/xt45v207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif dalam ceramah Ustadz Hanan Attaki pada video “Sabar, Terus Memperbaiki Diri” dan “Rahasia Mengubah Takdir (Jodoh, Rezeki, dan Sukses)” di platform YouTube. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dalam kajian pragmatik. Data penelitian berupa tuturan verbal yang mengandung tindak tutur direktif yang bersumber dari video ceramah Ustadz Hanan Attaki di YouTube. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik 1) mengakses video, 2) menonton video, 3) menyimak 4) mencatat, dan 5) menandai, sedangkan analisis data meliputi 1) mengidentifikasi data, 2) mengklasifikasikan data, 3) menginterpretasikan data, dan 4) menyimpulkan. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dengan bantuan pedoman klasifikasi tindak tutur direktif, serta keabsahan data diuji melalui ketekunan pengamatan dan pemeriksaan teman sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ceramah “Sabar, Terus Memperbaiki Diri” ditemukan 45 data tindak tutur direktif yang terdiri atas ajakan 4 data, larangan 20 data, perintah 2 data, permintaan 4 data, nasihat 14 data, dan kritikan 1 data. Bentuk dominan adalah larangan, sedangkan yang paling sedikit adalah kritikan. Pada ceramah “Rahasia Mengubah Takdir (Jodoh, Rezeki, dan Sukses)” ditemukan 48 data yang meliputi ajakan 3 data, larangan 28 data, perintah 7 data, permintaan 3 data, nasihat 6 data, dan tidak ditemukan kritikan. Dominannya tindak tutur larangan menunjukkan bahwa penceramah menekankan pengendalian diri, penguatan nilai keimanan, serta pencegahan perilaku negatif melalui pendekatan persuasif. Disimpulkan bahwa tindak tutur direktif menjadi strategi utama penyampaian dakwah yang edukatif dan adaptif di media digital.   Kata Kunci: Ceramah Dakwah, Pragmatik, Tindak Tutur Direktif