Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

A Comparative Study of the Teachings of Panca Sradha in Hinduism and the Concept of Faith in Islam Juita, Juita; Harahap, Indra
Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Vol. 14 No. 2 (2025): Sociocultural Islamic Education
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) STIT Al Urwatul Wutsqo - Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/urwatulwutsqo.v14i2.2195

Abstract

This study aims to provide a comparative analysis of the belief system of Panca Sraddha in Hinduism and the pillars of faith (rukn al-iman) in Islam through a text-based comparative theological approach. The research is motivated by the growing need to understand the theological foundations of two major religions that are often simplistically juxtaposed in interfaith discourse. Employing library research as its method, this study applies philosophical hermeneutics and reflective engagement with sacred texts, including the Bhagavad Gita, Upanishads, Vedas, and the Qur’an. The findings reveal that while Panca sraddha and the Islamic pillars of faith serve similar normative functions as the foundations of belief, they differ significantly in terms of epistemological, ontological, and soteriological structures. These differences are particularly evident in concepts such as Brahman–Allah, atman–ruh, karma–deeds, punarbhava–punarbhava-the Day of Judgment, and moksa–heaven. The study contributes to the development of interreligious discourse in Indonesia by offering a theologically grounded and context-sensitive analytical framework. Nonetheless, the research has limitations, including restricted access to traditional Hindu commentaries and limited direct engagement with religious authorities from both traditions. These challenges underscore the need for further studies employing interdisciplinary and collaborative approaches to deepen interreligious understanding.
OPTIMALISASI PERAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN WASTING MELALUI HEALTH EDUCATION TENTANG GIZI DAN TUMBUH KEMBANG ANAK Damayanti, Risna; Anggraini Adhisty, Weny; Ishak, Muh; Andini, Sri; Juita, Juita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.575-580

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak sangat tergantung pada pemenuhan asupan gizi, dimulai sejak masa kehamilan bahkan sejak ibu remaja. Untuk mencapai hal tersebut secara optimal, anak- anak perlu mendapatkan nutrisi seimbang dalam jumlah dan kualitas yang memadai, Kesehatan anak dan stimulasi yang sesuai dengan tahapan usianya juga berperan penting. Penting bagi ibu dan keluarga untuk memahami dan menyediakan makanan terbaik, disesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan bahan makanan. Salah satu permasalahan Kesehatan mengenai pemenuhan gizi pada balita selain stunting adalah wasting. Wasting dikenal dengan anak kurus yang menunjukkan penurunan berat badan akut dan parah sehingga anak beresiko terkena berbagai penyakit akibat kurang gizi, imun yang kurang bahkan juga gangguan kecerdasan dan intelektual bahkan menyebabkan kematian. Untuk menghindari hal tersebut terjadi pada anak maka perlu mengoptimalkan peran keluarga, salah satunya dengan menambah dan meningkatkan pengetahuan keluarga tentang gizi dan tumbuh kembang anak melalui Health Education. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan mitra Masyarakat kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur, yang dihadiri sebanyak 25 orang Ibu, pengetahuan ibu tentang gizi, dan wasting diukur dengan menggunakan kuisioner sebelum dan setelah diberikan edukasi. Rata-rata nilai pengetahuan ibu sebelum kegiatan adalah 6,80, sedangkan rata-rata nilai pengetahuan ibu setelah kegiatan adalah 7,92. Kesimpulannya kegiatan edukasi berhasil meningkatkan pengetahuan ibu. Diharapkan Pemberian edukasi kepada keluarga memberikan kesempatan untuk mengubah perilaku yang tidak sehat terkait gizi dan pola makan. Orang tua yang teredukasi akan lebih mungkin untuk membuat pilihan makanan yang lebih baik dan mempraktikkan pola asuh yang mendukung Kesehatan anak untuk mencegah terjadinya wasting.
SEJARAH AGAMA SHINTO DAN PERKEMBANGANNYA DI JEPANG juita, juita; Amanda, Tasya Amanda
Al Hikmah Vol 9 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ah.v9i2.15712

Abstract

ABSTRAK  Shinto, yang secara harfiah berarti "jalan dewa" dalam bahasa Jepang, adalah agama asli Jepang yang memiliki akar sejarahnya di India dan dibawa ke Jepang melalui Cina dan Korea pada tahun 538 Masehi. Dengan kata lain, Shinto telah menjadi bagian integral dari identitas dan budaya Jepang selama ribuan tahun. Ini tidak hanya menjadi sebuah kepercayaan spiritual, tetapi juga memainkan peran penting dalam pembentukan nilai-nilai dan norma-norma masyarakat Jepang. Shinto memuja banyak dewa, atau "kami", yang dianggap mewakili kekuatan alam, roh leluhur, dan prinsip-prinsip yang mengatur kehidupan manusia. Meskipun Shinto sering dianggap sebagai agama tradisional, pengaruhnya masih kuat dalam kehidupan modern Jepang, yang terlihat dalam festival, ritual, dan praktik keagamaan sehari-hari. Sebagai warisan budaya yang kaya, Shinto terus berkembang sambil tetap berpegang pada nilai-nilai yang mendalam dan relevan bagi masyarakat Jepang.
Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Mendukung Kehamilan Sehat Melalui Peningkatan Health Literacy Ibu Hamil Damayanti, Risna; Adhisty , Weny Anggraini; Ishak, Muh.; Juita, Juita; Anggraini, Dea; Rohasrikandi, Rohasrikandi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/41sax542

Abstract

Health literacy merupakan salah satu faktor penentu utama dalam bidang kesehatan yang berperan penting dalam meningkatkan pelayanan sosial serta kemajuan ekonomi individu, hal ini mencerminkan sejauh mana seseorang mampu memperoleh, mengolah, dan memahami informasi dasar tentang kesehatan dan layanan yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatannya. Kemampuan health literacy ibu hamil dapat menunjang kesehatan ibu dan bayi. Banyak faktor yang mempengaruhi health literacy ibu hamil, salah satunya adalah akses informasi yang membuat ibu hamil kurang mendapatkan informasi mengenai masalah kesehatan ibu hamil. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2024 dengan judul health literacy level ibu hamil usia remaja dan dewasa awal di kabupaten Majene menunjukkan bahwa sebesar 52 responden (45,2%) mengalami health literacy level bermasalah. Masih rendahnya health literacy ibu hamil menjadi permasalahan mitra saat ini. Health literacy pada ibu hamil bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman, membentuk sikap dan perilaku yang positif terkait kehamilan, serta membantu mengurangi berbagai keluhan yang muncul selama kehamilan. Informasi yang salah atau tidak akurat yang diperoleh dari media sosial atau lingkungan sekitar juga seringkali mempengaruhi ibu hamil dan keluarga salah dalam mengambil keputusan. Pengabdian ini dilaksanakan di Lingkungan Barane, Adapun kegiatannya yaitu pemberian edukasi tentang pentingnya health literacy dan peran keluarga dalam mendukung kehamilan sehat, pembagian modul health literacy pada ibu hamil. Hasil dari pengabdian Masyarakat yaitu Hasil pengisian modul menunjukkan Sebagian besar ibu hamil mampu mengidentifikasi informasi Kesehatan yang benar, adanya peningkatan kedisiplinan kunjungan ANC setelah kegiatan. Monitoring juga dilakukan melalui kegiatan posyandu, dimana Sebagian besar peserta aktif hadir dan terlibat.