Articles
PERILAKU IBU NIFAS 0-2 HARI DALAM PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI PMB HERMAYANTI KOTA PADANGSIDIMPUAN
Pebrianthy, Lola;
Nasution, Nurul Hidayah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v5i1.98
Kolostrum kadang juga dinamakan the gift of life. Kolostrum, ASI istimewa yang kaya akan daya tahan tubuh, penting untuk ketahanan terhadap infeksi, untuk pertumbuhan usus, bahkan kelangsungan hidup bayi. Kolostrum membuat lapisan yang akan melindungi dinding usus bayi yang masih belum matang sekaligus mematangkan dinding usus ini. Di masyarakat banyak muncul perbedaan mengenai awal pemberian ASI. Sebagian masyarakat berpendapat agar tidak menyusui bayinya bila ASI masih berwarna kuning (kolostrum) karena mereka menganggap kolostrum kotor dan basi. Kolostrum ini sering tidak diberikan bahkan dibuang. Padahal kandungan gizi yang terdapat dalam kolostrum sangat tinggi dan diperlukan oleh bayi. Desain penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku ibu nifas 0-2 hari tentang pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di PMB Hermayanti Tahun 2019. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan accidental sampling yaitu dilakukan dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia di PMB Hermayanti. Penelitian dilakukan pada bulan Juli tahun 2019. Hasil penelitian ini mayoritas responden ibu nifas dalam pemberian kolostrum pada bayi baru lahir, berpengetahuan cukup yaitu 36 orang (57,1%). Seluruh responden ibu nifas dalam pemberian kolostrum pada bayi baru lahir bersikap positif yaitu 63 orang (100%). Tindakan ibu nifas mayoritas memberikan kolostrum pada bayi baru lahir yaitu 41 orang (65,1%). Kesimpulan penelitian ini, mayoritas ibu nifas memiliki perilaku yang baik dalam pemberian kolostrum.
Effect of Papaya Decoction (Papaya Carica L.) on Increasing Breast Milk Production in Breastfeeding Mothers
Pebrianthy, Lola;
Lubis, Mutia Sari;
Maisyaroh, Yusnina
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 1 No. 2 (2022): January-May
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55299/ijphe.v1i2.33
Breastfeeding in postpartum mothers often encounter obstacles due to late release of breast milk or less milk production. Efforts to improve the nutrition of nursing mothers by providing nutrient-rich foods that can stimulate milk production, namely papaya fruit stew. This study aims to determine the effect of boiled papaya on increasing breast milk production. This research was conducted at the Independent Midwife Nelly Harahap Panyanggar, North Padangsidimpuan District on 27 breastfeeding mothers. Analysis of the data used is the Wilcoxon test. The results of this study showed the p-value = 0.001, (p <0.05). The conclusion is that there is an effect of papaya decoction on increasing breast milk production in breastfeeding mothers in the Independent Practice of Midwife Nelly Harahap, Panyanggar, North Padangsidimpuan District in 2021. Suggestions are expected for breastfeeding mothers to improve their understanding of breast care and the benefits of consuming boiled papaya fruit regularly so that milk production remains increased so that mothers can exclusively breastfeed.
The effect of local culture of naposo nauli bulung using a peer educator approach on adolescent sexual behavior
Siregar, Nurelilasari;
Pebrianthy, Lola;
Sagala, Nanda Suryani
Science Midwifery Vol 12 No 1 (2024): April: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35335/midwifery.v12i1.1467
Sexual behavior is a major problem associated with juvenile delinquency cases. Sex remains a taboo topic in the general Indonesian public, social stigma about sexuality and sex outside marriage in Isndonesia causes the prevalence of premarital sex to go unreported substantially. The purpose of this study was to identify the influence of Local Culture Naposo Nauli Bulung with a peer educator approach on adolescent sexual behavior. The study was an experimental quasy with a one group pre-test post-test approach. The study was conducted in Padangsidimpuan City from July to October 2023, the population in this study was all adolescents in Padangsidimpuan City and the research sample was 180 respondents taken from 6 villages in 6 sub-districts of Padangsidempuan City that had active Naposo Nauli Bulung. The data analysis used is the Wilcoxon test. The results showed the influence of the peer educator method based on Naposo Nauli Bulung on improving adolescent sexual behavior with a p value of 0.000 (p < 0.05). The conclusion of this study is that there is an influence of peer educators based on Naposo Nauli Bulung in improving adolescent sexual behavior so that this method can be recommended as a method in improving adolescent education related to sexual behavior
IBM Kebersihan Gigi dan Mulut pada Penghuni Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Kota Padangsidimpuan
Pebrianthy, Lola;
Simamora, Febrina Angraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 1 No. 1 (2019): Vol. 1 No. 1 Desember 2019
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (958.353 KB)
Kegiatan IBMKebersihan Gigi dan Mulut pada Penghuni Lembaga Pemasyarakatan Klas II B bertujuan meningkatkan kemampuan penghuni lapas dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Kebersihan gigi dan mulut / Oral hygiene (OH) adalah suatu tindakan perawatan yang diperlukan untuk menjaga mulut dalam kondisi yang baik, nyaman, bersih, lembab sehingga terhindar dariinfeksi. Program IBM ini dilakukan dengan cara memberikan pendidikan kesehatan tetntang cara menjaga kebersihan giogi dan mulut lalu mendemonstrasikan cara menyikat gigi yang benar, dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Hasil evaluasi selama proses kegiatan berlangsung didapatkan hampir seluruh peserta telah paham dan tahu bagaimana cara menjaga kebersihan gigi dan mulut dan mampu melakukan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Dengan adanya pendidikan kesehatan ini, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penghuni lapas klas II B dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut mereka
Pendidikan Kesehatan Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengatasi Mual Muntah pada Ibu Hamil di Desa Labuhan Labo Tahun 2019
Pebrianthy, Lola;
Dewi, Sri Sari Sartika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 1 (2020): Vol. 2 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.78 KB)
Pada kehamilan banyak terjadi perubahan, baik perubahan fisiologis maupun psikologis. Salah satu perubahan fisiologis merupakan ketidaknyamanan yang terjadi pada awal kehamilan adalah pada sistem pencernaan yaitu mual dan muntah. Gejala yang mengganggu ini sering disebut emesis gravidarum. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pengetahuan ibu tentang terapi komplementer untuk mengatasi mual muntah pada ibu hamil. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan pendidikan kesehatan tentang terapi komplementer yang dapat dilakukan untuk mengatasi mual muntah pada ibu hamil di Desa Labuhan Labo Tahun 2019, dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Hasil evaluasi selama proses kegiatan berlangsung didapatkan hampir seluruh peserta telah paham dan tahu apa saja jenis terapi komplementer untuk mengatasi mual muntah pada ibu hamil . Dengan adanya pendidikan kesehatan ini, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang cara mengatasi mual muntah yang biasa dialami pada masa kehamilan trimester 1.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PIJAT OKSITOSIN UNTUK MEMPERLANCAR ASI PADA IBU MENYUSUI
Pebrianthy, Lola;
Harahap, Yanna Wari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 1 (2021): Vol.3 No.1 April 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (155.686 KB)
|
DOI: 10.51933/jpma.v3i1.348
Kegiatan pendidikan kesehatan tentang pijat oksitosin untuk memperlancar ASI pada ibu menyusui ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu menyusui tentang terapi komplementer yang dapat dilakukan untuk memperlancar ASI mereka. Pijat oksitosin merupakan salah satu solusi untuk mengatasi ketidaklancaran produksi ASI. Pijat oksitosin ini dilakukan untuk merangsang refleks Let Down. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan informasi tentang pijat oksitosin dan cara melakukan pijat oksitosin dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Hasil evaluasi selama proses kegiatan berlangsung didapatkan hampir seluruh peserta telah paham dan tahu bagaimana cara melakukan pijat oksitosin. Dengan adanya pendidikan kesehatan ini, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui tentang pijat oksitosin dan cara melakukan pijat oksitosin sehingga ASI tetap lancar dan program ASI eksklusif dapat capai.
Penyuluhan Dan Demonstrasi Tentang Perawatan Payudara Pada Ibu Menyusui Di Puskesmas Labuhan Rasoki Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan Tahun 2020
Pebrianthy, Lola;
Ritonga, Nefonavratilova;
Simbolon, Giopani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 3 (2020): Vol. 2 No. 3 Desember 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (232.137 KB)
Counseling activities and demonstrations on breast care in nursing mothers in the Puskesmas Labuhan Rasoki District Padangsidimpuan Southeast Padangsidimpuan city aims to increase the knowledge of nursing mothers about breast care in nursing mothers. Breast care during pregnancy is one of the important parts that should be considered as a preparation in breast-feeding. Community service is done by providing information about breast care and how to do breast care with the number of participants as many as 15 people. The results of the evaluation during the process of the activity was obtained almost all participants have understood and know how to do breast care that is bai and correct. With this health education, it is expected to improve the knowledge and skills of nursing mothers about payuadra care and how to do payuadara care so that nursing mothers do not experience interference in the breastfeeding process so that exclusive breastfeeding programs can be achieved.
Pendidikan Kesehatan Tentang ASI Eksklusif Bagi Ibu Menyusui Di Desa Simasom Kota Padangsidimpuan
Pebrianthy, Lola
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 2 (2021): Vol. 3 No. 2 Agustus 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/jpma.v3i2.441
ASI Eksklusif memiliki kontribusi yang besar terhadap tumbuh kembang dan daya tahan tubuh anak. Anak yang diberi ASI eksklusif akan tumbuh dan berkembang secara optimal dan tidak mudah sakit. Dampak bayi yang tidak diberikan ASI secara eksklusif sampai pada usia 6 bulan pertama kehidupan memiliki resiko diare yang parah dan fatal. Bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif, memiliki risiko kematian lebih besar karena terjadinya malnutrisi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan informasi tentang ASI eksklusif dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Hasil evaluasi selama proses kegiatan berlangsung didapatkan seluruh peserta telah paham dan tahu tentang ASI Eksklusif. Dengan adanya pendidikan kesehatan ini, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu menyusui tentang ASI Ekskluisf sehingga program ASI eksklusif dapat capai.
Terapi Komplementer Untuk Memperlancar ASI di Desa Sigumuru Kota PadangsidimpuanTahun 2021
Pebrianthy, Lola
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (202.714 KB)
|
DOI: 10.51933/jpma.v3i3.558
Menyusui merupakan proses yang alamiah yang tidak mudah di lakukan. Cakupan ASI eksklusif tidak lepas dari masalah yang terjadi dalam proses menyusui diantaranya adanya kepercayaan yang salah bahwa ASI keluar sedikit atau ASI kurang mencukupi kebutuhan bayi. Keadaan ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh ibu, kondisi psikologis atau emosi ibu, bentuk payudara yang tidak normal sehingga tidak dapat berperan dalam proses menyusui, isapan bayi juga dapat mempengaruhi produksi ASI. Berbagai penelitian yang telah dilakukan di Indonesia untuk memperlancar produksi ASI diantaranya adalah metode Pijat Oksitosin, Teknik Marmet, Kompres Hangat, Massage Rolling (punggung), massage Endorphin, Breast Care, tetapi karena keterbatasan informasi di layanan kesehatan tentang prosedur pelaksanaan maka metode-metode ini hanya dikenal saja tetapi jarang diberikan oleh tenaga kesehatan sebagai care giver kepada pasien. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu menyusui tentang terapi komplementer yang dapat dilakukan agar produksi ASI tetap lancar dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan bulan Maret 2021. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan ibu menyusui tentang terapi komplementer yang dapat dilakukan untuk memperbanyak produksi ASI.
- Pendidikan Kesehatan tentang Anemia pada Ibu Hamil di Desa Sigumuru Kota Padangsidimpuan Tahun 2021: -
MAISYAROH, YUSNINA;
Pebrianthy, Lola
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/jpma.v4i1.728
Anemia merupakan faktor utama penyebab morbiditas dan mortalitas ibu di negara berkembang. Menurut World Health Organization (WHO) prevalensi anemia pada ibu hamil di negara berkembang sebesar 51%. Di Indonesia, berdasarkan hasil survei Riskesdas tahun 2018 didapatkan data proporsi anemia pada ibu hamil mengalami peningkatan dari 37,1% (2013) menjadi 48,9% (2018). Begitu juga Kota Padangsidimpuan khususnya Desa Sigumuru masih ada ibu hamil yang mengalami anemia. Target luaran yang diharapkan peningkatan pengetahuan antara sebelum dan setelah penyuluhan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Maret 2021 di Desa Sigumuru Kota Padangsidimpuan. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh ibu hamil yang ada di Desa Sigumuru. Metode yang digunakan adalah penyuluhan/ ceramah disertai diskusi dan tanya jawab menggunakan media leaflet. Hasil pengabdian terdapat peningkatan pengetahuan tentang anemia pada ibu hamil sebagai upaya pencegahan dan mengenali resiko tinggi atau komplikasi anemia pada kehamilan secara dini.