Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di RS M Yusuf Kalibalangan Tahun 2021 Sulaimah, Siti; Fitriani, Rani
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 6 No 2 (2022): Vol 6 No 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v6i2.19172

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat lahir kurang dari 2500 gram. Bayi dengan berat lahir rendah merupakan masalah yang sangat kompleks, karena tidak hanya menyebabkan tingginya angka morbiditas dan mortalitas, tetapi dapat juga menyebabkan kecacatan atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk Membuktikan faktor risiko ibu dan layanan antenatal terhadap kejadian bayi berat lahir rendah.Rancangan penelitian ini adalah kasus – kontrol. Besar sampel penelitian 80 pada kelompok kasus dan 80 pada kelompok kontrol diambil secara systematic random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian ini didapatkan variabel yang berpengaruh terhadap kejadian BBLR adalah variabel ANC dan preeklamsi, sedangkan variabel usia dan paritas merupakan variabel konfonding dalam mempengaruhi kejadian BBLR. Variabel preeklamsi dominan mempengaruhi kejadian BBLR dengan nilai OR 5.149. Artinya Ibu dengan preeklamsi memiliki resiko 5 kali lebih besar untuk melahirkan bayi BBLR dibandingkan ibu yang tidak preeklamsi setelah dikontrol dengan variabel paritas, usia dan ANC. Dari penelitian ini diharapkan agar pelayanan kesehatan terutama bidan perlu meningkatkan pengetahuan dan skill sehingga dapat memberikaninformasi bahwa kunjungan antenatal care baik dimulai dari kehamilan trimester pertama dan memberikan pelayanan yang tepat pada setiap kunjungan antenatal care agar segera diketahui ada tidaknya gangguan kehamilan serta memberikan penjelasan kepada ibu hamil bahwa preeklampsia/eklampsia dapat menyebabkan kelahiran dengan BBLR.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG KB IUD DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA WANITA USIA SUBUR DI RSIA IBU HAWA KABUPATEN KEDIRI Lailaturohmah, Lailaturohmah; Soyanita, Elin; Fitriani, Rani
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 1 (2023): Vol 7 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i1.20267

Abstract

Latar Belakang : Jumlah penduduk di Indonesia yang terus bertambah memerlukan upaya untuk mencegah ledakan jumlah penduduk dengan cara Keluarga berencana.Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang KB IUD dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Pada wanita Usia Subur di RSIA IBU HAWA. Desain : Analitik Korelasional dengan pendekatan cross sectional.Pengambilan sampel dengan Accidental Sampling. Jumlah populasi 100 WUS dan sample 50 responden. Variabel independen pengetahuan tentang KB IUD dan variabel dependen pemilihan alat kontrasepsi menggunakan uji Kontingensi dengan tingkat kemaknaan (α= 0,05).Hasil : hubungan pengetahuan tentang KB IUD didapatkan 29 responden (58%) kurang, 13 responden (26%) cukup, dan baik 8 reponden (16%). Pada pemilihan alat kontrasepsi 37 responden (74%) Non IUD dan 13 reponden (26%) dari total 50 responden. Dari hasil uji Kontingensi didapatkan nilai ρ value= 0,001< α = 0,05 dan nilai koefisien korelasi 0,572 artinya tingkat kekuatan sedang. Kesimpulan : ada hubungan pengetahuan tentang KB IUD dengan pemilihan alat kontrasepsi pada wanita usia subur di RSIA IBU HAWA. Saran diharapkan untuk lebih giat mencari informasi sehingga dapat memilih kontrasepsi yang efektif khususnya IUD.
Hubungan Pengetahuan Hygiene Genetalia Dengan Kejadian Keputihan Patologis Pada Santriwati Remaja Di Pondok Pesantren Walisongo Lampung Utara Fitriani, Rani; Lailaturohmah, Lailaturohmah; Wahyudi, Gufron
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 1 (2023): Vol 7 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i1.20272

Abstract

Keputihan atau biasa disebut dengan leukorea atau fluor albus merupakan keluarnya cairan selain darah dari organ genetalia wanita. Keputihan dibagi menjadi 2 macam yaitu fisiologis dan patologis hal ini disebabkan karena beberapa hal salah satunya pengetahuan terhadap hygiene genetalia. Penelitian ini untuk menganalisis hubungan pengetahuan hygiene genetalia dengan kejadian keputihan patologis pada santriwati remaja di Pondok Pesantren Walisongo Lampung Utara. Jenis penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah santriwati remaja yang berada di Pondok Pesantren Walisongo Lampung Utara berjumlah 35 orang. Sampel sebanyak 35 orang, diambil dengan teknik total populasi. Data dianalisis dengan menggunakan uji koefisien contingensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari setengah responden memiliki pengetahuan kurang mengenai hygiene genetalia yaitu sebanyak 17 orang (48,60%), berdasarkan kejadian keputihan patologis terdapat lebih dari setengah responden mengalami keputihan patologis 20 (57,10%). Hasil analisis bivariat dapat didapatkan nilai P Value kurang dari 0,05, maka terdapat hubungan antara faktor pengetahuan hygiene genetalia dengan kejadian keputihan patologis pada santriwati remaja di Pondok Pesantren Walisongo Lampung Utara. Disarankan kepada santriwati remaja supaya lebih banyak membaca literasi tentang hygiene genetalia sebagai upaya peningkatan pengetahuan tentang hygiene genetalia.