Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Dampak Fintech Terhadap Perkembangan Inklusi Keuangan Pada UMKM Di Jawa Timur Mega Arisia Dewi
Gorontalo Accounting Journal Volume 3 Nomor 2 October 2020
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.16 KB) | DOI: 10.32662/gaj.v3i2.973

Abstract

This study aims to determine how much influence fintech (risk and investment management, market provisioning, and cashless society) on financial inclusion (financial knowledge, financial behavior, and financial attitudes) on MSMEs in East Java. Research conducted includes the type of quantitative research. The population of this research is 80 MSME industries in East Java, where the data will be used more focused on archival methods available at BPS East Java. This study uses the dependent variable, Financial Inclusion, which consists of: financial knowledge, financial behavior and financial attitudes with independent variables, namely financial technology (risk and investment management, market provisioning, and cashless society). The conclusion of this study is the fintech variable (risk and investment management and market provisioning) does not affect financial inclusion (financial knowledge) while the fintech variable (cashless society) influences financial inclusion (financial knowledge); The fintech variable (risk and investment management and market provisioning) does not affect financial inclusion (financial behavior) while the fintech variable (cashless society) influences financial inclusion (financial behavior); The fintech variable (risk and investment management and market provisioning) does not affect financial inclusion (financial attitude) while the fintech variable (cashless society) influences financial inclusion (financial attitude). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh fintech (risk and investment management, market provisioning, dan cashless society) terhadap inklusi keuangan (pengetahuan keuangan, perilaku keuangan, dan sikap keuangan) pada UMKM di Jawa Timur. Penelitian yang dilakukan termasuk jenis penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah industri UMKM se-Jawa Timur sebanyak 80 UMKM yang mana data akan digunakan lebih berfokus kepada data arsip (archival method) yang tersedia di BPS Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan variabel dependen yaitu Inklusi Keuangan, yang terdiri dari: pengetahuan keuangan, perilaku keuangan dan sikap keuangan dengan variabel independennya, yaitu financial technology (risk and investment management, market provisioning, dan cashless society). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Variabel fintech (risk and invesment management serta market provisioning) tidak berpengaruh terhadap inklusi keuangan (pengetahuan keuangan) sedangkan Variabel fintech (cashless society) berpengaruh terhadap inklusi keuangan (pengetahuan keuangan); Variabel fintech (risk and invesment management serta market provisioning) tidak berpengaruh terhadap inklusi keuangan (perilaku keuangan) sedangkan Variabel fintech (cashless society) berpengaruh terhadap inklusi keuangan (perilaku keuangan); Variabel fintech (risk and invesment management serta market provisioning) tidak berpengaruh terhadap inklusi keuangan (sikap keuangan) sedangkan Variabel fintech (cashless society) berpengaruh terhadap inklusi keuangan (sikap keuangan).
Melalui Legalitas Small Medium Enterprises Bertransformasi Menuju Cooperative Building bagi UMKM di Kota Surabaya, Jawa Timur Sulistyo Budi Utomo; Heru Suprihhadi; Mega Arisia Dewi; In'am Widiarma
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JAMSI - Juli 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.429

Abstract

Pentingnya legalitas untuk yang memiliki usaha adalah salah satu cara supaya usaha bisa berkembang dan diakui oleh negara secara hukum, sehingga usaha tersbeut tidak bisa di klaim oleh orang lain. Antisipasi ini perlu dilakukan sebab permasalahan terkait belum ada kepastian hukum, usaha susah berkembang, tidak adanya akses pembiayaan dan pemasaran. Metode pelaksanaannya dengan cara melakukan seminar atau sosialisasi secara offline terkait pentingnya memiliki legalitas UMKM untuk pembentukan koperasi bersama Dekopinda Kota Surabaya, kemudian untuk menindaklanjuti acara tersebut dilakukan pendampingan agar proses legalitas usaha dapat terpenuhi secara menyeluruh bagi semua pelaku UMKM yang terlibat yaitu mengumpulkan semua data dokumen misalnya NIB (Nomer Induk Berusaha) dan IUMK (Izin Usaha Micro Kecil). Melakukan verifikasi legalitas melalui whatsapp group terkait kendala dan membantu proses legalitas usaha sebelum pembentukan koperasi dan dipastikan dokumen tersebut dapat memenuhi prasyarat pembentukan Koperasi, paling penting disepakati dan tetapkan jenis koperasi dan visi dan misi Koperasi. Hasil Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bagi anggota UMKM di Kota Surabaya ini telah berjalan dengan baik. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi para anggota UMKM utamanya dalam proses legalitas untuk pembentukan Koperasi supaya UMKM diakui secara hukum dan dapat meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Peran CSR Memoderasi Hubungan Intensitas Modal, Kepemilikan Institusional, dan Ukuran Perusahaan dengan Penghindaran Pajak Mega Arisia Dewi; Devi Edriani; Swasta Bangun; Posman WH Hasibuan
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2023): Article Research Volume 7 Issue 1, Januari 2023
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v7i1.1339

Abstract

This study is to examine tax avoidance through CSR as a moderating variable: capital intensity, institutional ownership, and firm size. Capital Intensity, Institutional Ownership, and Firm Size are used as independent variables and Tax Avoidance is used as the dependent variable. And CSR as a moderating variable. This research was conducted on manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2017-2021. The method of determining the sample in this study was using purposive sampling method so that from 195 populations, a sample of 44 companies was obtained. The research data were analyzed using panel data analysis techniques using Eviews9. The result of the research shows that Capital Intensity has a partial effect on Tax Avoidance, while Institutional Ownership has no partial significant effect on Tax Avoidance and Company Size also has no significant effect on Tax Avoidance. Capital Intensity and Institutional Ownership moderated by CSR have an effect on Tax Avoidance. While Company Size moderated by CSR has no effect on Tax Avoidance. It is hoped that this research can help manufacturers listed on the Indonesia Stock Exchange to find out Tax Avoidance by considering the factors that have a significant effect on tax avoidance such as the effect of capital intensity, institutional ownership and company size as well as CSR as a moderating variable.
Pendampingan Tata Kelola Keuangan pada Badan Keswadayaan Masyarakat Tambak Sejahtera Surabaya Mega Arisia Dewi; Sasi Agustin
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 2 (2023): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i2.24175

Abstract

Kemiskinan merupakan salah satu masalah yang sangat besar yang dihadapi oleh negara Indonesia. Saat ini pemerintah sudah memprioritaskan kemiskinan untuk segera dituntaskan. Kemiskinan diletakkan sebagai salah satu target pembangunan yang selalu dievaluasi dari waktu ke waktu salah satunya dengan mewujudkan konsep good governance. Salah satu Lembaga yang berperan dalam pelaku kebijakan tersebut adalah  Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM). BKM Tambak Sejahtera terletak di Kelurahan Gunung Anyar Tambak dimana kebijakan BKM dilakukan secara teknis oleh Unit Pengelola, salah satunya yaitu Unit Pengelola Keuangan. Kelurahan Gunung Anyar Tambak memanfaatkan dana BKM yang dikelola oleh UPK dalam untuk melakukan pemerataan kesejahteraan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar Gunung Anyar Tambak. Kegiatan ekonomi produktif dengan memberi kredit lunak dengan bunga 1,5% per bulan dengan sistem tanggung renteng selama 5 bulan. Kelompok Swadaya Masyarakat dibentuk oleh masyarakat sendiri untuk bisa melakukan kegiatan lingkungan, sosial dan melakukan kredit usaha BKM. Dana awal yang diperoleh dari pemerintah digunakan sebagai modal awal yang selanjutnya dikelola oleh manajemen BKM.
Banking Financial Performance, Inflation Level, Bank Indonesia Interest Rate, and Economic Growth in Indonesia Maratus Zahro; Mega Arisia Dewi
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi Vol 21 No 3 (2019): Juli - September 2019
Publisher : Faculty of Economics and Business, Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/1.jame.2019.21.3.2100

Abstract

This study aimed to test the effect of bank financial performance, inflation rates, Bank Indonesia interest rates on economic growth in Indonesia. This type of research was quantitative. The research sample consisted of 87 conventional banks and 12 Islamic banks during 2015-2017 as samples. The sampling technique used was purposive sampling method, sampling technique using certain criteria. The analytical method of this study used multiple linear regression analysis technique. The results showed that (a) financial performance which is proxied by CAR, BDR, and LDR of conventional banks has no effect on economic growth in Indonesia, (b) financial performance which is proxied by ROA has a positive effect on economic growth in Indonesia, (c) proxied financial performance with CAR, BDR, FDR, and ROA of Islamic banks have no effect on economic growth in Indonesia, (d) inflation has a positive effect on economic growth in Indonesia, (e) interest rates in Indonesia have a negative effect on economic growth in Indonesia.
PENDIRIAN KOPERASI PRODUSEN BAGI SMALL MEDIUM ENTERPRISES IN CULINARY DI KOTA SURABAYA Sulistyo Budi Utomo; Heru Suprihhadi; Mega Arisia Dewi; In'am Widiarma
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i2.1637

Abstract

Usaha yang tidak mengalami guncangan atau bisa disebut tahan dalam menghadapi “turbulence” dalam kondisi tidak menentu dan terbukti berdasarkan pengalaman pasca pandemi Covid 19 yang penuh dengan tantangan, maka Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai jawabannya dan bahkan memberikan kontribusi pada perekonomian nasional serta pembukaan lapangan pekerjaan. Selain itu, manfaat UMKM dapat menyiapkan produknya berkulitas untuk berdaya saing, berinovasi pada digitalisasi dan memperluas akses pasar didalam negeri serta luar negeri. Hal ini, dapat mendorong kerjasama dengan mitra atau lembaga yang mempunyai tujuan yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bersama dengan menggandeng Koperasi. Metode pelaksanaannya dengan cara melakukan pelatihan secara offline terkait peranan penting pendirian koperasi untuk UMKM bersama Dekopinda Kota Surabaya, kemudian untuk menindaklanjuti kegiatan tersebut dilakukan pendampingan secara menyeluruh kepada semua pelaku UMKM yang terlibat, langkah-langkah pendampingan sebagai berikut: 1) Rancangan visi misi pendirian Koperasi 2) Konsultasi dengan Ketua Dekopinda Kota Surabaya 3) Verifikasi nama koperasi 4) Pengajuan pengesahan akta pendirian Koperasi dibantu notaris. Hasil Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bagi anggota UMKM di Kota Surabaya ini telah berjalan dengan baik. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi para anggota UMKM dalam terealisasinya pendirian Koperasi dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Kebijakan Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Nomor 8 Dan 71 dalam Laporan Keuangan CV.SKU Masa dan Pasca Pandemi Covid-19 Endah Sulistyowati; Agung Kristiawan; Lydia Setyawardanil; Mega Arisia Dewi
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 7 No. 3 (2023): Vol. 7 No. 3 (2023): Research Artikel Volume 7 Issue 3: Periode Juli 2023
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v7i3.1664

Abstract

This study aims to analyze and evaluate PSAK number 55 to switch to follow the policy of implementing PSAK number 8 and 71. Financial instruments required by the IAI Accounting Standards Board are effective as of January 1, 2020 which have not been practiced in the preparation of 2021 CV. SKU’s Financial Statements. Descriptive comparative qualitative study. Trading companies must leave and return from Umrah and Hajj. Data collecting via observing, interviewing, and documenting informants. According to conversations with CV.SKU's accounting and receivables administration department, its financial statements have not implemented the new policy and are still in compliance with PSAK number 55 taxable. Recalculating fair value data for financial statements is offered as a unit of study from literature books and journals of earlier researchers, paying attention to PSAK standards number 8 and 71 financial instruments. The results showed that applying PSAK number 8 and 71 to the statement of financial position account resulted in a reserve account for receivables losses, deferred tax asset accounts, decreased retained profit, and decreased CV. SKU assets. The impairment loss reserve appears as an accounts receivable loss expenditure account in the income statement, creating a deferred tax advantage account. Financial statements prepared according to IAI Financial Accounting Standards Board requirements are presented properly.
PENDIRIAN KOPERASI PRODUSEN BAGI SMALL MEDIUM ENTERPRISES IN CULINARY DI KOTA SURABAYA Sulistyo Budi Utomo; Heru Suprihhadi; Mega Arisia Dewi; In'am Widiarma
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i2.1637

Abstract

Usaha yang tidak mengalami guncangan atau bisa disebut tahan dalam menghadapi “turbulence” dalam kondisi tidak menentu dan terbukti berdasarkan pengalaman pasca pandemi Covid 19 yang penuh dengan tantangan, maka Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai jawabannya dan bahkan memberikan kontribusi pada perekonomian nasional serta pembukaan lapangan pekerjaan. Selain itu, manfaat UMKM dapat menyiapkan produknya berkulitas untuk berdaya saing, berinovasi pada digitalisasi dan memperluas akses pasar didalam negeri serta luar negeri. Hal ini, dapat mendorong kerjasama dengan mitra atau lembaga yang mempunyai tujuan yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bersama dengan menggandeng Koperasi. Metode pelaksanaannya dengan cara melakukan pelatihan secara offline terkait peranan penting pendirian koperasi untuk UMKM bersama Dekopinda Kota Surabaya, kemudian untuk menindaklanjuti kegiatan tersebut dilakukan pendampingan secara menyeluruh kepada semua pelaku UMKM yang terlibat, langkah-langkah pendampingan sebagai berikut: 1) Rancangan visi misi pendirian Koperasi 2) Konsultasi dengan Ketua Dekopinda Kota Surabaya 3) Verifikasi nama koperasi 4) Pengajuan pengesahan akta pendirian Koperasi dibantu notaris. Hasil Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bagi anggota UMKM di Kota Surabaya ini telah berjalan dengan baik. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi para anggota UMKM dalam terealisasinya pendirian Koperasi dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
KOLABORASI MEDIA SOSIAL, TOKO ONLINE DAN WEBSITE UNTUK PERLUASAN PASAR SONGKOK LUKIS NUSANTARA DI KABUPATEN GRESIK Widhi Ariestianti Rochdianingrum; Farid Sukmana; Mega Arisia Dewi; Ezra Amelia; Gading Tri Prameswari; Muhammad Kevin Bhaktiar
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 5 No 4 (2023): DedikasiMU Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v5i4.6778

Abstract

Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pangsa pasar pada mitra yaitu Songkok Lukis Nusantara yang berada di Kabupaten Gresik. Produk songkok ini cukup potensial untuk dikembangkan karena dapat memproduksi songkok sesuai dengan permintaan konsumen yang mana dalam proses pembuatannya melibatkan masyarakat sekitar. Kegiatan pendampingan ini dilakukan dengan cara berdiskusi bersama dalam menentukan permasalahan mitra dan solusi yang ditawarkan kepada mitra. Berdasarkan hasil diskusi yang telah dilakukan, untuk mengatasi permasalahn mitra, maka dilaksanakannya kegiatan pelatihan dan pendampingan pada pengoptimalan dan pengelolaan website e-commerce yang lebih komersial, pembuatan toko online untuk menambah pangsa pasar, pelatihan dan pendampingan pada inovasi pembuatan songkok yang berbahan kain goni serta pelatihan dan pendampingan dalam menentukan harga pokok produksi agar diperoleh harga dasar barang yang tentunya memudahkan bagi mitra untuk menentukan tingkat keuntungan yang diinginkan. Meningkatnya usaha juga berdampak pada kewajiban perpajakan yang harus dilakukan oleh mitra. Pada kegiatan ini juga dilakukan pelatihan mengenai informasi perpajakan khususnya perpajakan bagi UMKM.
PEMBERDAYAAN KAMPUNG SEHAT KELURAHAN MARGOREJO MELALUI PROGRAM KAMPUNG PENDIDIKAN - KAMPUNGE AREK SUROBOYO Mega Arisia Dewi
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2: Mei 2021
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v1i2.578

Abstract

The village education program - Kampunge Arek Surabaya is one of the programs initiated by the Surabaya City government in creating a village with a community who has awareness and concern to ensure children's growth and development in both spiritual, intellectual, emotional, and physical aspects through an educative village environment, safe, comfortable, friendly, healthy, and creative. One of them is through empowering healthy villages in Margorejo sub-district, Surabaya. The goal of empowering healthy villages in Margorejo Village is to appreciate the spirit of community association in providing guarantees for children's rights so as to make children feel safe, comfortable, caring and responsible for protecting children and the environment through healthy village activities. Based on the results of observations and interviews, it can show that empowerment of healthy villages in Margorejo is very dynamic and orderly. This is evidenced by the number of healthy village programs that are implemented in order to create a village environment that is conducive to children's growth and development and education.