Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

SOSIALISASI AKREDITASI SMP DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN PACITAN DENGAN PENDEKATAN HOTS Suryanto, Hadi; Ghofur, Abd.; Youhanita, Ety
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/join.v4i2.1966

Abstract

Accreditation socialization is a strategic step in building a comprehensive and holistic understanding of the education quality assurance system. In the context of 21st-century education, it is crucial to integrate a learning approach that emphasizes higher-order thinking skills into this socialization process. This article aims to discuss the concept, implementation, and benefits of the HOTS approach in accreditation socialization activities. Using a literature review and a simple case study, this article presents how HOTS can enhance understanding, active participation, and innovation in the accreditation process.
Pengembangan Buku Cerita Berbasis QR Code Terhadap efektivitas dan Kualitas Pembelajaran Rahmawati, Eka Fitri; Machsunah, Yayuk Chayatun; Youhanita, Ety
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 5 (2025): October
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i5.592

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengembangan dan pengaruh buku cerita berbasis QR Code terhadap efektivitas dan kualitas pembelajaran pada materi gotong royong. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Kramat. Sampel yang diambil dengan teknik sampling jenuh, yaitu seluruh siswa kelas V A sebagai kelas eksperimen dan kelas V B sebagai kelas kontrol. Dengan model pengembangan ADDIE merupakan model desain pembelajaran yang berlandaskan pada pendekatan sistem yang efektif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Uji prasyarat menggunakan uji normalitas dan homogenitas sementara pengujian hipotesis dengan uji independent sample t-test menggunakan SPSS 26. Hasil uji menunjukkan uji beda rata-rata dengan uji-t diperoleh sig-2 tailed sebesar 0,000 dengan taraf signifikansi 5%. Nilai sig < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa efektivitas dan kualitas pembelajaran siswa lebih baik menggunakan buku cerita berbasis QR Code dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
Pengembangan Media Pembelajaran Virtual Field Trip Pada Materi Keragaman Budaya Indonesia Mata Pelajaran PPKn Kelas IV di Mi Falahiyah Kedungkendo Ahmad, Handy Hartanto; Machsunah, Yayuk Chayatun; Youhanita, Ety
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus utama penelitian ini adalah menciptakan media pembelajaran berbasis Virtual Field Trip dalam topik Keragaman Budaya Indonesia mata pelajaran PPKn kelas IV MI Falahiyah Kedungkendo. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan model ADDIE. Penelitian ini melibatkan ahli materi, ahli media, serta siswa kelas IV sebagai subjek. Instrumen pengumpulan data berupa angket validasi, observasi, wawancara, dan tes hasil belajar. Hasil validasi ahli menunjukkan media termasuk kategori sangat layak. Uji efektivitas dengan pretest dan posttest memperlihatkan kemajuan hasil belajar secara signifikan. Media ini juga mampu meningkatkan partisipasi siswa serta memudahkan pemahaman konsep budaya melalui tampilan visual yang menarik dan interaktif. Penelitian lain oleh Fitralova dkk. (2024) mendukung temuan ini, dengan hasil bahwa media video animasi keragaman budaya sangat valid (89%), praktis (92,65%), dan efektif (92,857%) dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
DEEP DIGITAL LEARNING (DDL) MODEL EFFECT ON HIGHER EDUCATION CRITICAL THINKING AND PROBLEM-SOLVING SKILLS: A QUASI-EXPERIMENTAL STUDY Arianto, Fajar; Sumarno, Alim; Setyaedhi, Hari Sugiharto; Youhanita, Ety; Shofiana, Fahlulia Rahma; Hanif, Muhammad
JURNAL EDUSCIENCE Vol 13, No 1 (2026): IN PRESS
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v13i1.8272

Abstract

Purpose – This study investigates the effectiveness of the Deep Digital Learning (DDL) model to address the failure of conventional digital learning to foster Higher-Order Thinking Skills (HOTS). Unlike prior fragmented approaches, the model proposes a novel conceptual synthesis of personalization, collaboration, authentic problem-based learning, and data-driven feedback to enhance critical thinking and problem-solving.Methodology – This quasi-experimental design employed 70 students from the Educational Technology study program. The experimental group (n = 35) used the DDL intervention via the SIDIA Learning Management System (LMS). In contrast, the control group (n = 35) used Conventional Digital Learning (CDL) as a non-equivalent control for seven weeks. Data were collected using validated rubrics for Critical Thinking (CT) and Problem-Solving (PS) skills tests, which were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA).Findings – The ANOVA results statistically showed that the DDL group achieved significantly higher post-test scores for both Critical Thinking skills (F(1, 68) = 169.30, p < 0.001) and Problem-Solving skills (F(1, 68) = 140.65, p < 0.001). The mean difference confirmed the superiority of the experimental class in both skills (3.35 points for CT and 3.37 points for PS). This confirms DDL is more effective than CDL in enhancing students’ HOTS.Contribution – Beyond statistical significance, this study positions DDL as a strategic instructional blueprint in advancing HOTS. It provides Higher Education with a proven framework to strengthen digital transformation, ensuring the achievement of Outcome-Based Education (OBE) and 21st-century skills.
SELF-EFFICACY DALAM PEMBELAJARAN: KONTRIBUSI KUIS ADAPTIF DAN APLIKASI EDUKASI BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE Suryanto, Hadi; Youhanita, Ety
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025): in Press
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2138

Abstract

Self-efficacy merupakan faktor psikologis kunci yang memengaruhi keberhasilan belajar peserta didik. Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang baru dalam pembelajaran melalui kuis adaptif dan aplikasi edukasi yang mampu memberikan umpan balik personal dan responsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi penggunaan kuis adaptif dan aplikasi pembelajaran berbasis AI terhadap peningkatan self-efficacy siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental. Subjek penelitian terdiri atas 78 mahasiswa calon guru. yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui angket self-efficacy dan dianalisis menggunakan uji statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kuis adaptif dan aplikasi edukasi berbasis AI berpengaruh signifikan terhadap peningkatan self-efficacy siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran tidak hanya meningkatkan capaian kognitif, tetapi juga memperkuat aspek afektif siswa, khususnya kepercayaan diri dalam belajar