Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pelatihan Pengelolaan Aset Desa Bagi Aparat Desa Di Desa Sumbang Kecamatan Curio Novayanti Sopia Rukmana; Syam, Febrianto; Umar, Nur Fadhilah; Sakawati, Herlina; Johansyah, Oky Nur Pratiwi
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.69

Abstract

Pengelolaan aset desa yang baik merupakan kunci untuk memaksimalkan potensi ekonomi desa. Namun, di Desa Sumbang Kecamatan Curio Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan, aparatur desa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi, memanfaatkan, dan memaksimalkan aset desa yang potensial. Hal ini berdampak banyaknya aset desa yang tidak terkelola dan tidak memiliki nilai ekonomi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan mengenai manajemen aset desa kepada aparatur desa setempat. Metode pelaksanaan melibatkan survei awal, pelatihan, serta evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan aparatur desa dalam mengelola aset desa. Artikel ini menyimpulkan bahwa pelatihan yang tepat sasaran dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan aset desa, dan merekomendasikan implementasi berkelanjutan serta pendampingan teknis lebih lanjut. Kata Kunci: Pengelolaan, Perencanaan,Pemanfaatan, Aset Desa, Aparat Desa
Integrasi Kearifan Lokal Massenrempulu dalam Perancangan Sistem Drainase Berkelanjutan di Kabupaten Enrekang Syam, Febrianto; Rivai, Aspin Nur Arifin; Amra, Muhammad Fikri; Irfan, Ahmad Asrul Azwar; Bakar, Abu; Tajuddin, Muhammad; Umar, Kusnadi
RUANG KOMUNITAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Ruang Komunitas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Ilmu Politik bekerjasama Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/rkjpm.v3i2.62516

Abstract

Kabupaten Enrekang menghadapi permasalahan drainase yang kompleks akibat topografi bergunung, curah hujan tinggi, serta lemahnya integrasi antara sistem modern dan kearifan lokal masyarakat. Artikel ini merupakan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan mendukung penyusunan naskah akademik Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Sistem Drainase Perkotaan dan Pedesaan Kabupaten Enrekang. Kegiatan ini mengadopsi pendekatan partisipatif dengan mengintegrasikan pengetahuan teknis modern dan sistem tradisional Massenrempulu. Metode yang digunakan meliputi pendekatan yuridis-normatif dan empiris, kajian literatur, analisis spasial, serta diskusi multipihak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam desain sistem eco-drainage mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan air, memperkuat partisipasi masyarakat, dan menurunkan risiko banjir hingga 40%. Rekomendasi utama dari kegiatan ini adalah pembentukan Unit Pengelola Drainase Terpadu berbasis kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat. Upaya ini diharapkan menjadi model replikasi bagi daerah lain dalam mewujudkan tata kelola air yang berkelanjutan dan berkeadilan ekologis.
Perempuan sebagai Proksi Kekuasaan: Representasi Gender dalam Politik Dinasti Lokal Syam, Febrianto; Ruslin, Ismah Tita; Rukmana S, Novayanti Sopia; Bailusy, Ummi Suci Fathia
Society Vol 13 No 2 (2025): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v13i2.989

Abstract

The presence of women in the political sphere is often celebrated as an achievement in the agenda of gender equality and democratization. However, such representation does not always reflect true political independence. In many cases at the local level, women’s involvement forms part of a dynastic political strategy that relies on kinship ties to maintain power. This research examines how women are used as proxies of power within the context of dynastic politics rooted in patriarchal structures. Using a qualitative approach and a case study design, this research explores the symbolic representation practices of a female political actor in a region in South Sulawesi. She advanced in the political contest with strong support from a family power network that has long dominated the local political landscape. Through a theoretical framework on dynastic politics and power proxies, this study reveals that women’s involvement does not always strengthen empowerment agendas but can instead serve as an instrument for perpetuating family power dominance. These findings highlight the ambiguity between representation and empowerment, as well as the importance of distinguishing women’s symbolic presence from participation based on individual autonomy and capacity. This study contributes to a critical understanding of the relationship between gender, power, and the persistence of dynastic politics in local electoral democracy.