Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Empowerment of elementary school teachers in the HPV vaccination program in Subang Regency Kurnia Eka Wijayanti; Lucky Angkawidjadja Roring; Imas Damayanti; Euis Heryati; Nur Faizah Romadona
Jurnal Abmas Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v25i2.90655

Abstract

Cervical cancer is most common among women in Indonesia, with the main causes being Human Papillomavirus (HPV) types 16 and 18. Vaccination is an effective strategy for reducing the incidence of cervical cancer. Since 2023, the Indonesian government has provided free HPV vaccines for girls in grades 5 and 6 of elementary school. In its implementation, teachers play a role in shaping students' perceptions of the importance of reproductive health, which needs to be communicated to parents. This community service activity aims to increase teachers' knowledge about the HPV vaccine and cervical cancer, as well as strengthen their skills in communicating the importance of HPV vaccination to parents. The intervention was carried out through interactive discussion sessions, supported by educational materials in the form of banners and guidebooks that teachers could use when conducting outreach to parents. A total of 50 teachers in Subang Regency participated in this activity. Qualitative evaluation showed that most reported an increase in knowledge and felt more confident in discussing HPV vaccines with parents. These findings suggest that health promotion programs targeting teachers can effectively support school-based HPV vaccination initiatives.   Abstrak Kanker serviks paling sering terjadi pada perempuan di Indonesia dengan penyebab utama dari Human Papillomavirus (HPV) tipe 16 dan 18. Vaksinasi sebagai strategi efektif untuk menurunkan insidensi kanker serviks, sejak tahun 2023 pemerintah Indonesia menyediakan vaksin HPV secara gratis bagi anak perempuan kelas 5 dan 6 sekolah dasar. Dalam pelaksanaannya, guru berperan untuk membentuk persepsi murid akan pentingnya kesehatan reproduksi, hal tersebut perlu dikomunikasikan dengan orang tua. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru mengenai vaksin HPV dan kanker serviks, serta memperkuat keterampilan mereka dalam mengkomunikasikan pentingnya vaksinasi HPV kepada orang tua. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan dengan diskusi interaktif, didukung materi edukasi berupa banner dan buku panduan yang dapat digunakan guru ketika melakukan sosialisasi kepada orang tua. Sebanyak 50 guru di Kabupaten Subang berpartisipasi pada kegiatan ini. Evaluasi kualitatif menunjukkan bahwa sebagian besar melaporkan peningkatan pengetahuan serta merasa lebih percaya diri untuk berdiskusi dengan orang tua mengenai vaksin HPV. Temuan ini menunjukkan bahwa program promosi kesehatan yang berfokus pada guru dapat mendukung  program vaksinasi HPV berbasis sekolah. Kata Kunci: kampanye kesehatan; kanker serviks; vaksin HPV
Pelatihan Sadar Gizi Kader dan Keluarga untuk Pencegahan Diabetes Melitus, Sebuah Upaya Pencegahan Komplikasi Dini Penyakit Metabolik melalui Pendekatan Healthy and Active Lifestyle Imas Damayanti; Nur Faizah Romadona; Euis Heryati; Kurnia Eka Wijayanti
Jurnal Abmas Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.76023

Abstract

Diabetes mellitus is a metabolic disorder characterized by high blood sugar levels due to defects in insulin secretion or function. This Community Service Program aims to improve the understanding of community health workers and families of geriatric patients suffering from Diabetes Mellitus (DM) about the importance of a healthy lifestyle in managing the disease. With an approach based on healthy eating, stress management, and regular physical activity, the program targets the prevention of early complications of DM. Elderly people with diabetes are at high risk of complications such as heart disease, stroke, and functional impairments. Therefore, involving families in supporting patients' lifestyle changes is essential. This program includes counseling on blood sugar monitoring, meal planning, pharmacological interventions, and appropriate physical exercises for older adults. The results show that through education and training, families and health cadres can help patients better manage their diabetes, improve their quality of life, and prevent further complications. This program is expected to be expanded to significantly impact the prevention and management of diabetes in the community.   Abstrak Diabetes melitus adalah gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi akibat defek dalam sekresi atau kerja insulin. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader dan keluarga pasien geriatri yang menderita Diabetes Melitus (DM) mengenai pentingnya gaya hidup sehat dalam pengelolaan penyakit ini. Dengan pendekatan yang berbasis pada pola makan sehat, pengelolaan stres, dan aktivitas fisik yang teratur, program ini menargetkan pencegahan komplikasi dini DM. Lansia dengan diabetes berisiko tinggi mengalami komplikasi, seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan fungsional. Oleh karena itu, penting untuk melibatkan keluarga dalam mendukung perubahan gaya hidup sehat pasien. Program ini mencakup penyuluhan tentang pemeriksaan kadar gula darah, perencanaan makan, intervensi farmakologis, serta latihan fisik yang sesuai untuk lansia. Hasilnya menunjukkan bahwa melalui edukasi dan pelatihan, keluarga dan kader kesehatan dapat membantu pasien mengelola diabetes dengan lebih baik, meningkatkan kualitas hidup, dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Program ini diharapkan dapat diperluas untuk menciptakan dampak lebih besar dalam pencegahan dan pengelolaan diabetes di masyarakat. Kata Kunci: diabetes melitus; edukasi kesehatan; gaya hidup sehat; lansia; kader kesehatan