Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

The Kindergarten's Headmaster View of the Potential for Learning Loss in Early Childhood Education durung Pandemic COVID-19 Arzaqi, Roby Naufal; Romadona, Nur Faizah
Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Vol 10 No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijeces.v10i2.51116

Abstract

Learning during the COVID19 pandemic through online and home learning presents several challenges and risks of learning loss that have long-term impact. The potential for learning loss can occur during online learning due to several factors due to educational stimuli not working optimally, reduced direct experience gain, differences in skills teaching of teachers in education, etc. This research uses a qualitative approach with a case study design. The participants are two preschool principals and teachers who have been conducting e-learning activities since March 2020 until July 2021. Data collection was carried out through face-to-face interviews and voice notes. Data analysis using thematic analytic. The results of the study revealed that the decline in the quality of online learning faced the risk of potential learning loss in the future. The failure of online learning during this pandemic has created real barriers to some aspects of child development, namely the achievement of aspects of children's cognitive, social and emotional development. Other aspects of development are somewhat difficult for teachers to assess, but it is suspected that there has been a decline due to the limited time spent implementing e-learning. The participation rate of children and parents in online education decreased by 50% from the first semester to the second semester and the number of learning hours was very short. Efforts by schools to prevent the risk of potential learning losses include: blended learning, literacy and numeracy also visiting teacher programs.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN GIZI MELALUI MEDIA VIDEO DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN GIZI ANAK USIA DINI Adawiyah, Elya Robiatul; Kurniati, Euis; Romadona, Nur Faizah
Edusentris VOL 4, NO 1 (2017): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.309 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v4i1.369

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media video dalam meningkatkan pengetahuan gizi anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimen. Sampel pada penelitian ini berjumlah 60 anak berusia 5-6 tahun yang berasal dari dua sekolah berbeda dalam satu kelurahan, yaitu kelurahan Teluk Pucung Bekasi Utara Kota Bekasi. 30 anak sebagai kelompok eksperimen berasal dari PAUD YAIZNA dan 30 anak sebagai kelompok kontrol berasal dari RA. Srikandi II. Data diuji secara statistik menggunakan uji statistik Mann-Whitney U. Hasil penelitian pada kelompok eksperimen diperoleh peserta didik yang berada pada kriteria sangat menguasai 87%, cukup menguasai 10%, dan belum menguasai 3%. Sementara data posttest pada kelompok kontrol diperoleh peserta didik yang berada pada kriteria sangat menguasai 53%, cukup menguasai 27%, dan belum menguasai 20%. Selanjutnya hasil uji statistik menggunakan uji Mann-Whitney U diperoleh nilai signifikansi (Sig. (2-tailed)) < 0.05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penggunaan media video terhadap peningkatan pengetahuan gizi pada anak kelompok eksperimen.
PENERAPAN METODE PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA DINI Putri, Sheila Pramesti; Listiana, Aan; Romadona, Nur Faizah
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edukids.v17i2.24281

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosial anak usia dini setelah penerapan dengan menggunakan metode proyek. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelas A di PAUD Kinanti Desa Jayagiri Kecamatan Lembang Bandung Barat dengan jumlah 14 anak. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) oleh Hopkins, 1992. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh, yaitu pada kondisi pra siklus 1 anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB), 13 anak mendapatkan kategori Mulai Berkembang (MB), dan tidak ada anak pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) serta Berkembang Sangat Baik (BSB). Pada akhir siklus I sudah tidak ada anak pada kategori BB, 11 anak pada kategori MB, dan sudah mulai ada anak pada kategori BSH sebanyak 3 anak, akan tetapi belum ada anak pada kategori BSB. Lalu pada akhir siklus II, anak pada kategori MB sudah berkurang dan hanya tersisa 2 anak, 9 anak pada kategori BSH, dan 3 anak pada kategori BSB. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan metode proyek dapat meningkatkan keterampilan sosial anak dalam kegiatan pembelajaran di PAUD Kinanti. Rekomendasi bagi guru dan sekolah dari penelitian yang dilakukan hendaknya metode proyek dapat menjadi alternatif dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan sosial anak.
Persepsi Orang Tua Mengenai Junk Food dan Dampaknya terhadap Kesehatan, Fungsi Kognitif, dan Masalah Perilaku Anak Nur Faizah Romadona; Sania Nur&#039; Aini; Asep Deni Gustiana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1723

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya konsumsi junk food akibat maraknya restoran fast food. Tujuan penelitian adalah menggali persepsi orang tua mengenai junk food dan dampaknya terhadap kesehatan, fungsi kognitif, dan masalah perilaku anak, serta memperoleh gambaran upaya yang dilakukan orang tua untuk mengurangi dampak junk food. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah tiga orang ibu dari anak berusia 3-6 tahun yang sering mengonsumsi junk food. Pengambilan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Penelitian menunjukan bahwa konsumsi junk food pada anak cukup tinggi, yaitu 5-10 kali perminggu. Persepsi orang tua mengenai dampak junk food terhadap kesehatan adalah mengakibatkan penyakit infeksi seperti diare dan ISPA, juga gigi berlubang. Dampak terhadap fungsi kognitif adalah gangguan memori dan kesulitan berkonsentrasi. Sedangkan dampak terhadap masalah perilaku adalah munculnya gejala perilaku hiperaktivitas. Berbagai upaya telah dilakukan orangtua untuk mengurangi dampak junk food, diantaranya memberikan makanan berserat, membiasakan anak untuk beraktivitas fisik, dan membatasi konsumsi junk food.
BIMBINGAN DENGAN TEKNIK PERILAKU (BEHAVIOUR THERAPY ) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT/HYPERACTIVITY DISORDER) Nur Faizah Romadona; Aan Listiana; Euis Kurniati
Edusentris Vol 3, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edusentris.v3i2.219

Abstract

Pembelajaran Kesehatan dan Gizi bagi Guru Taman Kanak-Kanak: Sebuah Penelitian Gabungan Nur Faizah Romadona; Rudiyanto Rudiyanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3314

Abstract

Kesehatan dan gizi anak usia dini sangat berperan penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal. Pelatihan pembelajaran Kesehatan dan gizi saat ini masih jarang diberikan pada guru di TK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan pembelajaran Kesehatan dan gizi bagi guru Taman Kanak-Kanak. Penelitian menggunakan sequential explanatory mixed-methods design, dimana pendekatan kuantitatif menggunakan Pre-experimental Design dengan desain One-Group Pretest-Posttest, digabung dengan data kualitatif. Pengambilan data menggunakan instrument kuesioner dan wawancara. Pelatihan diikuti 62 orang peserta guru TK dari berbagai kota di Jawa Barat. Instrumen kuesioner telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas terlebih dahulu. Selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan uji t paired-sample untuk data kuantitatif dan analisa deskriptif untuk data kualitatif. Hasil uji t paired-sample dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembelajaran Kesehatan dan gizi efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru TK dalam pembelajaran Kesehatan dan gizi anak TK. Hasil uji t dikuatkan dengan data kualitatif dimana semua peserta memberikan apresiasi positif dan permintaan untuk diselenggarakan pelatihan ulang di berbagai kota di Jawa Barat. Rekomendasi selanjutnya, agar pelatihan dapat diperluas sehingga makin banyak guru TK yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pembelajaran Kesehatan dan gizi di Taman Kanak-Kanak
Upaya Ayah Tunggal dalam Memberikan Pendidikan Seks Untuk Anak Usia Dini Khoirunnisa, Alifah; Romadona, Nur Faizah
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1504

Abstract

Seiring dengan meningkatnya kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak, pendidikan seks seks sangat perlu diberikan sejak dini. Sebagai upaya agar tidak terjadinya kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak. Terdapat beberapa kondisi yang menjadikan seorang ayah harus bertanggung jawab dalam membesarkan anak. oleh karena itu ayah memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendidikan seks untuk anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran ayah tunggal dalam memberikan pendidikan seks untuk anak usia dini, bagaimana cara ayah tunggal memberikan pendidikan seks untuk anak usia dini dan apa saja hambatan dan solusi yang dilakukan oleh ayah tunggal dalam memberikan pendidikan anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah Sistematik Review, dimana peneliti mengumpulkan dan mengolah berbagai sumber dalam artikel, buku dan dokumen dalam berbagai format mengenai Upaya ayah tunggal dalam memberikan pendidikan seks untuk anak usia dini.
Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) dengan metode DIR Floortime: Systematic Literature Review Fajriyati, Riza; Djoehaeni, Heny; Romadona, Nur Faizah
PG-PAUD Trunojoyo Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pgpaudtrunojoyo.v11i1.25103

Abstract

Keterampilan sosial adalah aspek penting dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak dengan Autism Spectrum Disorder sering mengalami kesulitan dalam berketerampilan Sosial. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang efektif untuk membantu mereka mengatasi kesulitan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan DIR/Floortime® terhadap kemampuan Keterampilan Sosial anak ASD dan pengaruh pendekatan DIR/Floortime® terhadap kemampuan Keterampilan Sosial anak ASD. Peneliti menggunakan metode systematic literature review terhadap studi literatur 20 artikel mengenai penerapan DIR/ Floortime pada anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) untuk meningkatkan keterampilan sosial. Artikel-artikel yang dipilih kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi temuan-temuan utama terkait dengan penerapan DIR/Floortime® pada anak-anak dengan ASD untuk meningkatkan keterampilan sosial. Hasil kajian diperoleh bahwa pendekatan floortime efektif diterapkan untuk mengembangkan kemampuan Keterampilan Sosial anak ASD. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya dapat digali lagi lebih dalam tentang faktor-faktor apa saja yang dapat memoderasi atau memediasi hubungan antara penerapan DIR/Floortime® dan peningkatan keterampilan sosial pada anak-anak dengan ASD.
Analisis Peran Orang Tua dalam Mendampingi Anak Usia Dini Dengan Gejala ADHD Nurputeri, Recka Andhara; Djoehaeni, Heny; Romadona, Nur Faizah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.772

Abstract

Peran orang tua sangat signifikan dalam membantu anak-anak dengan ADHD untuk mengelola gejalanya dan beradaptasi dalam lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam mendampingi anak usia dini dengan gejala ADHD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang terkumpul dianalisis secara tematik untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pengalaman dan strategi yang diterapkan oleh orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak dengan ADHD cenderung memiliki kesulitan dalam bersosialisasi, sering kali lebih suka bermain sendiri, serta mengalami tantangan dalam bermain kelompok. Upaya terapi yang diterapkan berupa modifikasi perilaku melalui penguatan positif, seperti pemberian hadiah atas perilaku yang sesuai dan hukuman yang edukatif, terbukti efektif dalam mengurangi gejala hiperaktif. Selain itu, aktivitas fisik seperti bermain di luar rumah menjadi salah satu cara yang efektif untuk membantu anak dalam mengatasi emosinya. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya dukungan lingkungan dan edukasi kepada masyarakat terkait ADHD, serta perlunya peran aktif orang tua dalam memberikan terapi dan dukungan emosional yang konsisten kepada anak.
Permainan Inklusif: Solusi untuk Anak dengan Keterlambatan Perkembangan Emosi Nurussakinah, Thiana; Romadona, Nur Faizah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.843

Abstract

Anak usia dini memiliki karakteristik bermain yang dominan, sehingga bermain menjadi metode penting untuk mendukung perkembangan mereka. Permainan inklusif, yang melibatkan anak-anak dengan dan tanpa berkebutuhan khusus, memberikan kesempatan untuk mematahkan stereotip, membangun persahabatan, dan meningkatkan keterampilan sosial serta emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana permainan inklusif dapat memfasilitasi kegiatan bermain dan belajar yang menyenangkan sekaligus mendukung terapi kuratif dan rehabilitatif bagi anak-anak dengan keterlambatan emosi. Penelitian ini dilakukan dengan meninjau literatur dari penelitian sebelumnya, artikel ini membahas manfaat, tantangan, serta hasil dari penerapan permainan inklusif. Temuan memperlihatkan kalau anak-anak dengan keterlambatan emosi yang berpartisipasi pada program permainan inklusif menyadari dalam memahami dan mengekspresikan emosi mereka, keterampilan sosial, serta interaksi positif dengan teman sebaya. Permainan inklusi dan terapi bermain saling berkaitan sebagai solusi kuratif dan rehabilitatif untuk anak usia dini dengan keterlambatan emosi.  Penelitian ini merekomendasikan pendekatan permainan inklusif sebagai strategi efektif bagi pendidik dalam mendukung pembelajaran dan perkembangan anak berkebutuhan khusus.