Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Agrium

Perbungaan Dan Uji Sterilitas Serbuk Sari Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) Sipahutar, Asrul; Adelina, Rasmita; Lubis, Erwin Syah; Pulungan, Sutan
Agrium Vol 22 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i1.21203

Abstract

Budidaya salak Sidimpuan perlu memperhatikan masalah kesuburan serbuk sari pada fase pembungaan agar keberhasilan pembentukan buah dalam meningkatkan produksi. Salak memiliki bunga jantan dan bunga betina pada tanaman yang berbeda. Fase pembungaan berpengaruh terhadap penyerbukan dan pembuahan dalam pembentukan buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui viabilitas serbuk sari dari bunga jantan dan bunga hermaprodit. Identifikasi fase pembungaan dan uji sterilitas serbuk sari hermaprodit dan bunga jantan tanaman salak sidimpuan dengan menggunakan metode survei purposive sampling dan uji sterilitas serbuk sari dilakukan pada bulan April-Mei 2024. Uji sterilitas serbuk sari bunga hermaprodit  dan serbu sari bunga jantan masing-masing  dengan meneteskan acetokarmine konsentrasi 2% pada serbuk sari yang berwarna (fertil) agar proses penyerbukan pada salak sidimpuan terjadi secara menyerbuk sendiri, dan   serbuk sari yang berwarna (steril) pada bunga jantan yang tidak memungkinkan terjadinya penyerbukan  pada salak jantan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase pembungaan bunga hermaprodit salak sidimpuan terdapat 8 (delapan) fase, yaitu kuncup kecil, kuncup besar, bakal buah terbuka, kuncup bunga, bunga mekar, pembentukan buah, dan buah siap panen. Fase pembungaan salak jantan terdiri dari 5 fase, yaitu fase kuncup kecil, kuncup besar, bakal bunga, antesis atau bunga mekar, dan fase busuk/rontok.
Kajian Pengembangan Budidaya Padi (Oryza sativa L.) Varietas Unggul Lokal Siporang Di Kabupaten Tapanuli Selatan Lubis, Yenny; Pulungan, Sutan; Syah Lubis, Erwin
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22583

Abstract

Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan salah satu produsen beras di Sumatera Utara yang memiliki beragam varietas, salah satunya adalah padi unggul local Siporang yang telah dilepas oleh Kementerian Pertanian RI No.125/HK.540/C/04/2021 sebagai varitas unggul Siporang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor–faktor yang mempengaruhi pengembangan budi daya dan strategi pengembangan varietas Unggul Siporang. Penelitian dilakukan di Kecamatan Sipirok, Arse dan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan sejak April-Juni 2024. Hasil penelitian menunjukkan terdapat factor-faktor yang mempengaruhi pengembangan padi unggul Siporang yaitu; varietas Siporang sudah dikenal petani, benih padi diushakan secara mandiri, dan Beras Siporang memiliki rasa, tekstur dan aroma yang disukai masyarakat, dan faktor eksternal adalah; pemasaran beras siporang sudah sampai ke ibu kota propinsi, Benih padi unggul Siporang belum tersedia di pasar dan beras siporang memiliki kompetitor di pasar. Strategi pengembangan varietas Siporang menggunakan analisis SWOT berada pada kuadran I dengan titik koordinat X:0,27 dan Y:0,10 terdapat peluang antara kekuatan faktor internal dan eksternal. Hal ini merupakan strategi dan peluang dalam pengembangan padi melalui kolaboratif antara petani, pengusaha penggilingan padi dan pemerintah daerah dalam penguatan kelembagaan petani dalam pengembangan padi varietas unggul Siporang. Kata kunci; budi daya, padi lokal, Siporang
Struktur Morfologi Dan Anatomi Bunga Betina Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) Siregar, Sahrani; Adelina, Rasmita; Nasution, Yusriani; Pulungan, Sutan
Agrium Vol 21 No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i3.18669

Abstract

Morfologi dan anatomi bunga Salak beragam dan unik di setiap daerah dan menarik untuk dipelajari. Perbedaan morfologi dan anatomi bunga Salak merupakan karakter khusus yang dapat dijadikan pembeda antar spesies, seperti pada bunga Salak Sidimpuan berwarna merah dan putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur morfologi dan anatomi dari kedua jenis Salak Sidempuan, yang dilakukan di kawasan Palopat Maria Padangsidimpuan pada ketinggian ± 463 m di atas permukaan laut. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan morfologi tandan bunga Salak merah putih dimana pada tandan Salak merah terdapat bagian seperti pucuk pada ujung tandan sedangkan pada tandan Salak putih kuntum bunga diisi hingga ujung tandan. Sementara itu, anatomi bunga Salak betina berwarna merah dan putih setelah diamati dengan lingkaran atau kaca pembesar. Perbedaan anatomi antara kedua jenis salak tersebut adalah terdapat pigmen merah pada jenis salak merah yang dapat dilihat pada fase pembentukan buah hingga fase buah matang fisiologis.