Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Hepatoprotective Effect of Honey and Black Cumin Combination Against Soft Drink-Induced Rattus norvegicus Liver Based on Histopathological Features Banowati, Annisa; Sayekti, Fitria Diniah Janah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 3 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i3.4168

Abstract

Carbonated soft drinks are drinks that can cause damage to the liver if consumed excessively. The combination of honey and black cumin as an antioxidant agent has hepatoprotective and antioxidant effects with a capacity of 3-4 times compared to honey or black cumin seeds alone. The aim of this research was to determine the effect on macroscopic and microscopic observations of the liver of Rattus norvegicus given a combination of honey and black cumin in graded doses, namely concentrations of 25%, 50% and 75% after being induced by soft drinks and the damage that occurred when given in doses and the specified time. This research was carried out experimentally at the Cytohistotechnology Laboratory Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional. The research was divided into 6 groups, namely 3 control groups and 3 treatment groups. The results of macroscopic observations showed differences in colour, size, fatty and similarities in liver texture. The results of microscopic observations showed normal cells and damage such as hydropic degeneration, parenchymatous degeneration, pyknosis necrosis, karyorrhexic necrosis, and karyolysis necrosis. The results of the test using One Way ANOVA and followed by Post Hoc Duncan can be concluded that giving a combination of honey and 75% black cumin as much as 2 mL/200 gr weight of rats can have a protective effect on macroscopic and microscopic examination of the liver of Rattus norvegicus after being induced by soft drinks.
Perbandingan Gambaran Makroskopis dan Mikroskopis Jaringan Ginjal Rattus norvegicus Yang Diproses Menggunakan Minyak Cengkeh (Syzigium aromaticum) Dan Xylol Sebagai Larutan Clearing Tutik, Khofifah Indah Widyas; Sayekti, Fitria Diniah Janah
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v9i1.904

Abstract

Cengkeh (Syzigium aromaticum) merupakan salah satu bahan alami yang mempunyai komposisi eugenol dalam jumlah besar (70%-80%). Senyawa eugenol yang terkandung dalam minyak cengkeh dapat digunakan sebagai pelarut alkohol dan digunakan untuk menjernihkan jaringan preparat. Xylol merupakan salah satu larutan standart untuk clearing yang digunakan pada pembuatan preparat histologi. Xylol merupakan cairan yang tidak berwarna, bersifat mudah terbakar, mudah menguap dan toksik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan hasil pada gambaran makroskopis dan mikroskopis antara perlakuan proses clearing minyak cengkeh dan xylol pada sediaan jaringan ginjal. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan organ ginjal yang dibagi menjadi dua kelompok pada prosedur clearingnya yaitu dengan perlakuan minyak cengkeh dan xilol. Pengamatan dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa secara makroskopis, parameter meliputi transparasi, tekstur, dan kemudahan potongan jaringan antara xylol dan minyak cengkeh tidak ada perbedaan signifikan yaitu cukup transparan, tekstur kenyal dan baik dalam hal pemotongan jaringan. Berdasarkan hasil uji T-Test dapat diketahui bahwa pengamatan mikroskopis jaringan ginjal dengan perlakuan clearing menggunakan xilol dan minyak cengkeng mendapatkan nilai P>0,05 yang artinya dapat dikatakan tidak ada perbedaan antara kelompok xylol dan minyakcengkeh. Hal tersebut menandakan bahwa minyak cengkeh dapat berpotensi sebagai alternatif untuk larutan clearing pada prosedur pembuatan preparate histologiKata kunci : Preparat histologi, clearing, minyak cengkeh
HEPATOPROTECTIVE EFFECT OF BLACK CUMIN (Nigella sativa) AGAINST THE LIVER Aspartame-induced Rattus norvegicus BASED ON HISTOPATHOLOGICAL FEATURES Mukharomah, Katrine Adiansyah Dwi; Sayekti, Fitria Diniah Janah
Meditory : The Journal of Medical Laboratory Vol 12, No 2 (2024): Meditory, Volume 12 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/meditory.v12i2.3596

Abstract

Foods and beverages containing artificial sweeteners in the form of aspartame are widely consumed in various countries including Indonesia, and have increased every year. Excessive consumption of aspartame can increase the occurrence of hepatotoxicity in the liver such as changes in the histopathological picture of the liver characterized by degeneration and cell necrosis (cell death). Hepatoprotectors are compounds that have antioxidant benefits so that they can protect the liver by reducing oxidation reactions in liver damage. One compound that functions as a hepatoprotector is black cumin (Nigella sativa). Aims: This study aims to determine the effect of black cumin administration on macroscopic and microscopic observations of liver organs in male white rats induced by aspartame. Methods: This study was experimental with 5 treatment groups including 1 normal group, 1 negative group and 3 aspartame and black cumin treatment groups. Liver tissue is observed macroscopically based on color, texture and size, while microscopically it is done by assessing the presence of normal cells, degeneration and necrosis. The results. The results of microscopic observations showed that the negative control and treatment groups showed cell damage in the form of cell degeneration and necrosis. The results of the study based on the ANOVA test obtained a significance value of 0.05 which means there is an average difference between groups and continued with the Tukey test. Conclusions: Based on Tukey's test, the fourth group (K4) is a treatment group with the most effective dose of black cumin in preventing liver cell damage to white rats, which is 0.2 ml / 200 g body weight / day.
Pemanfaatan Buah Bit Merah (Beta Vulgaris L.) Sebagai Penurun Hipertensi Dalam Bentuk Olahan Makanan Sayekti, Fitria Diniah Janah; Destiana Septianingrum; Magdalena Budi Verena P; Nindiya Putri Damayanti; Zidhan Hanafi
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v2i1.12

Abstract

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kelainan sistem sirkulasi darah yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah diatas nilai normal atau tekanan darah ≥ 140/90 mmhg. Buat bit merah (Beta vulgaris L.) terdapat kandungan nitrat dapat menurunkan tekanan darah. Mengonsumsi segelas jus buah bit setiap hari bisa menjadi tips menurunkan tekanan darah tinggi. Kegiatan Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) dilakukan di kelurahan Langenharjo memiliki tujuan memberikan pengetahuan terhadap ibu-ibu PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) dan kader POSBINDU (Pos Binaan Terpadu) mengenai manfaat olahan makanan buah bit merah dapat digunakan sebagai penurun hipertensi. PKMD di Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo dikatakan berhasil. Terjadi perubahan signifikan antara nilai pretest dan posttest ditunjukan dengan nilai signifikansi (2-tailed) adalah 0,001, didapatkan nilai rata-rata pretest 84 yang mengalami peningkatan menjadi 93 pada posttest, menunjukkan adanya perubahan pengetahuan dari sebelum dan sesudah pemaparan materi.
EDUKASI PEMERIKSAAN PAPSMEAR PADA WANITA USIA SUBUR SEBAGAI UPAYA MENJAGA KESEHATAN WANITA Sayekti, Fitria Diniah Janah; Tasrif Ahmad; Hari Saktiningsih
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Papsmear merupakan suatu pemeriksaan mikroskopik terhadap sel-sel yang diperoleh dari apusan serviks untuk mendeteksi dini perubahan atau abnormalitas dalam serviks sebelum sel-sel tersebut menjadi kanker. Papsmear hendaknya mutlak dilakukan pada setiap wanita yang sudah menikah atau yang sudah pernah melakukan hubungan seksual aktif. Kesadaran wanita yang masih rendah tentang deteksi dini merupakan faktor resiko terjadinya kanker serviks. Sebagian besar penderita baru memeriksakan diri bila sudah ada rasa nyeri atau perdarahan yang cukup banyak, yang tentunya sudah ada pada stadium lanjut. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan wanita khususnya pemeriksaan papsmear. Kegiatan dilaksanakan di Langenharjo RT 004/RW 002, Grogol, Sukoharjo. Edukasi diberikan secara promotif dengan memberikan penyuluhan dan diskusi interaktif terkait kanker serviks dan deteksi dini dengan pemeriksaan papsmear. Hasil pengolahan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata dari 5,29 menjadi 7,71 yang berarti pengetahuan peserta meningkat. Hasil analisis menggunakan uji-t berpasangan menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan.
EDUKASI EFEK NAPZA DAN KAJIAN HUKUM UNTUK PENCEGAHAN PENYALAHGUNAANNYA Sayekti, Fitria Diniah Janah; Mastuti Widi Lestari; Dahlan Sitohang
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkotika merupakan salah satu obat yang diperlukan dalam dunia pengobatan, demikian juga dalam bidang penelitian, yaitu untuk tujuan pendidikan, pengembangan ilmu, dan penerapannya. Narkotika apabila disalahgunakan dapat menimbulkan akibat sampingan yang sangat merugikan bagi perorangan serta menimbulkan bahaya bagi kehidupan serta nilai-nilai kebudayaan. Desa Mancasan, Baki memiliki populasi usia remaja yang cukup banyak. kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada remaja di Desa Kadilangu, Baki, Sukoharjo mengenai NAPZA, pencegahan dan kajian hukum penyalahgunaannya. Berdasarkan analisis Wilcoxon, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre test dan post peserta penyuluhan. Maka dapat disimpulkan kegiatan penyuluhan ini tepat dan berhasil.
HISTOPATOLOGI HEPAR Rattus norvegicus YANG DIBERI MADU PASKA INDUKSI MINUMAN BERENERGI Arabella, Exyananda Clorinda; Sayekti, Fitria Diniah Janah
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Analis Laboratorium Medik
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v10i2.6067

Abstract

Minuman suplemen yang beredar dimasyarakat mengandung senyawa yang dapat menimbulkan adiksi dan hepatotoksik. Honeybee atau madu adalah bahan yang secara empiris dimanfaatkan di masyarakat yang memiliki berbagai kandungan senyawa metabolit sekunder.  Penelitian ini berguna untuk melihat gambaran histologi hepar tikus putih yang diberi madu dengan konsentrasi 20% setelah perlakuan minuman berenergi. Hewan uji yang digunakan dalam penelitian sebanyak 25 ekor. Hasil makroskopis memperlihatkan bahwa organ hepar berwarna merah kecoklatan, tekstur kenyal dan ukuran cukup bervariasi namun tidak ada perbedaan antara kelompok. Hasil pengamatan mikroskopis memperlihatkan perubahan sel berupa degenerasi dan nekrosis. Uji ANOVA didapatkan nilai sig yaitu 0,393 (≥ 0,05), yang berarti pemberian madu menunjukkan perbaikan histopatologi hepar tikus putih setelah diberi tambahan minuman berenergi.  
The Protective Effect Of Rambutan Honey On Macroscopic And Microscopic Examination Of Pancreas Rattus norvegicus Induced By Traditional Alcoholic Beverages Ciu Sayekti, Fitria Diniah Janah; Kirana Putri , Pramesti
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v8i2.26971

Abstract

The traditional ciu alcoholic beverages is a drink made from distilled sap and sticky tape. Ciu is a type of drink that has an alcohol content of 25%. Alcoholic beverages will be toxic if consumed in excess. The pancreas is one of the organs that undergoes a process of damage when toxicmaterials or metabolites accumulate in the organ. Rambutan honey is a natural ingredient that contains flavonoid compounds. Flavonoids act as antioxidants which can reduce damage to pancreatic cells due to toxic substances. The aim of this study was to determine the protective effect of rambutan honey on the macroscopic and microscopic examination of white rats (Rattus norvegicus) induced by traditional ciu alcohol. This research is experimental with 5 treatment groups including 1 control normal, 1 control negative and 4 ciu and honey treatments. Pancreatic tissue was observed macroscopically for color and texture. Microscopic observations were observed in the form of degeneration and necrosis. The microscopic results showed that there was a color difference between the control group and the alcohol-induced honey treatment group. The results of microscopic observations were known to show degeneration and necrosis in the positive group and the treatment group. The results of the study based on the ANOVA test obtained <0.05. Based on the Anova test and Duncan test it can be concluded that rambutan honey has a protective effect on the pancreatic histopathology of white rats (Rattus norvegicus) in the form of normal cells and degenerated cells in groups K2 and K3
EFEK NEFROPROTEKTIF MADU HUTAN TERHADAP GINJAL Rattus norvegicus YANG DIINDUKSI ASPARTAM BERDASARKAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI Putri, Cahaya Anindya; Sayekti, Fitria Diniah Janah
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 10, No 1 (2026): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v10i1.285

Abstract

Aspartam merupakan pemanis sintetis yang sering digunakan pada produk makanan dan minuman seperti minuman bersoda, minuman berenergi, kopi instan, dan pada minuman berperisa. Aspartam yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menimbbulkan perubahan  pada gambaran mikroskopis organ ginjal. Salah satu bahan alam yang memiliki efek nefroprotektif adalah madu yang mengandung flavonoid, yang berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental dengan tujuan untuk mengetahui efek nefroprotektof pada histopatologis organ ginjal tikus putih galur wistar yang telah diberikan madu hutan dengan konsentrasi 25%, 50%, dan 75% setelah diinduksi aspartam. Perlakuan dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol normal (K1), kelompok kontrol negatif (K2), kelompok pemberian aspartam dan madu hutan dengan konsentrasi 25% (K3), kelompok pemberian aspartam dan madu hutan dengan konsentrasi 50% (K4), kelompok pemberian aspartam dan madu hutan dengan konsentrasi 75% (K5). Pengamatan secara makroskopis didapatkan hasil bahwa tidak terdapat perbedaan warna ginjal, dimana pada kelompok perlakuan K1, K2, K3, K4, K5 berwarna coklat kemerahan, tekstur kenyal, dan ukuran yang berbeda-beda. Pada hasil pengamatan mikroskopis yang dianalisis menggunakan uji statistik One Way Anova dengan nilai sig. ? 0,05 yang berarti terdapat perbedaan bermakna rerata pada semua perlakuan. Berdasarkan uji lanjut Post Hoc Tukey didapatkan hasil konsentrasi madu hutan 75% paling efektif dalam memberikan efek nefroprotektif yaitu pada kelompok (K5).
Hubungan Viral Load HIV1-RNA terhadap Jumlah Trombosit Pada Pasien yang Terdeteksi HIV di Surabaya Ardhiyani, Ardhiyani; Sayekti, Fitria Diniah Janah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 3 (2026): Volume 6 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i3.21004

Abstract

ABSTRACT HIV (Human Immunodeficiency Virus) is a virus that attacks the immune system and can lead to AIDS. Thrombocytopenia, which is a reduction in platelet count, is frequently found in HIV patients and may impact their prognosis. This study aims to analyze the relationship between platelet count and HIV-1 RNA viral load in HIV patients detected at Prodia Surabaya. This study aims to determine the relationship between platelet count and HIV-1 RNA viral load in HIV patients detected at Prodia Surabaya Clinical Laboratory. This study uses an analytical observational design with a cross-sectional approach. The sample consists of 31 HIV patients who underwent HIV-1 RNA testing at Prodia Surabaya Laboratory from December 2024 to February 2025. Data on HIV-1 RNA viral load and platelet count were analyzed using Spearman’s statistical test. The results show that the majority of patients had an HIV-1 RNA viral load of 4.0 x 10¹ (51.61%) and normal platelet counts (83.88%). Normality tests indicated that both variables (viral load and platelet count) were not normally distributed (p 0.001). Spearman’s test yielded a correlation coefficient of -0.157 with a significance value of p = 0.400, indicating that there is no significant relationship between platelet count and HIV-1 RNA viral load. There is no significant relationship between platelet count and HIV-1 RNA viral load in HIV patients detected at Prodia Surabaya. Other factors such as nutritional status, antiretroviral therapy, and co-morbid infections may contribute to influencing platelet count. Keywords: HIV, Platelet, Thrombocytopenia, Viral Load.  ABSTRAK HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan dapat menyebabkan AIDS. Trombositopenia, yaitu penurunan jumlah trombosit dalam darah, sering kali ditemukan pada pasien HIV dan dapat mempengaruhi prognosis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar trombosit dengan viral load HIV-1 RNA pada pasien HIV yang terdeteksi di Prodia Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar trombosit dengan viral load HIV-1 RNA pada pasien yang terdeteksi HIV di Laboratorium Klinik Prodia Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 31 pasien HIV yang menjalani pemeriksaan HIV-1 RNA di Laboratorium Prodia Surabaya pada periode Desember 2024 hingga Februari 2025. Data viral load HIV-1 RNA dan kadar trombosit dianalisis dengan uji statistik Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien memiliki viral load HIV-1 RNA 4,0 x 10¹ (51,61%) dan kadar trombosit dalam batas normal (83,88%). Uji normalitas menunjukkan bahwa kedua variabel (viral load dan trombosit) tidak terdistribusi normal (p 0,001). Uji Spearman menghasilkan koefisien korelasi -0,157 dengan nilai signifikansi p = 0,400, yang mengindikasikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar trombosit dan viral load HIV-1 RNA. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar trombosit dan viral load HIV-1 RNA pada pasien yang terdeteksi HIV di Prodia Surabaya. Faktor-faktor lain seperti status gizi, terapi antiretroviral, dan infeksi ko-morbid mungkin berperan dalam mempengaruhi kadar trombosit. Kata Kunci: HIV, Trombosit, Trombositopenia, Viral Load.