Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga sanitasi lingkungan puskesmas dalam melakukan pengawasan kualitas kesehatan lingkungan di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Fokus pengawasan meliputi kualitas air minum, tempat pengelolaan pangan, dan tempat fasilitas umum yang berpotensi menjadi sumber risiko kesehatan masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui ceramah interaktif, simulasi penggunaan alat pengawasan, serta praktik lapangan yang disertai evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan selama empat hari dengan melibatkan 30 tenaga sanitasi lingkungan dari berbagai puskesmas. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 50% pada pre-test menjadi 80% pada post-test. Selain peningkatan pengetahuan, peserta juga menunjukkan kemampuan dalam melakukan inspeksi lingkungan, menggunakan alat uji kualitas lingkungan, serta menyusun rekomendasi teknis berbasis hasil temuan lapangan. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas tenaga sanitasi lingkungan dan diharapkan dapat mendukung penguatan pengawasan kesehatan lingkungan di tingkat puskesmas secara berkelanjutan.