Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

The Influence of Pharmaceutical Service Quality on Outpatient General Patient Satisfaction at the Level IV 01.07.01 Military Hospital Pematangsiantar Novi Wulandari Purba; Bunga Mas Kita Bangun; Romauli Pakpahan
Jurnal EduHealth Vol. 17 No. 01 (2026): Jurnal EduHealt, January-March 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospital is one of the health facilities where health efforts are carried out. Health efforts are every activity to maintain and improve health that aims to realize optimal health status for the community. Indonesian society currently requires quality health services based on five dimensions, namely tingible (physical evidence), reliability (reliability), responsiveness (responsiveness), assurance (guarantee) and empathy (attention). The aim is to determine the effect of the quality of Hospital Pharmacy Installation services on the level of patient satisfaction at Hospital TK IV 01.07.01 Pematangsiantar from February - April 2025. This research method was conducted using a cross-sectional approach observation. The number of samples was 78 people with sampling techniques. The results of the study were analyzed with SPSS using the chi-square test. The results of the Cross Tabulation between the Effect of Pharmacy Service Quality on the Loyalty of General Outpatients at RS.Tentara in 2025 ρvalue 0.019 <0.05
Penyuluhan Kesehatan Tentang Pengetahuan Antibiotik di Kabupaten Padang Lawas Utara Isma Oktadiana; Meyana Marbun; Maswan Daulay; Sondang Sidabutar; Romauli Pakpahan; Rony Setianto
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v5i1.12716

Abstract

Currently, Indonesian infections fall into the most prevalent category. Antibiotics are a type of medicine used to treat infections brought on by bacteria. Antibiotics are widely used throughout the entire population as one of the most common types of treatment. There are many situations where people using antibiotics run the risk of developing antibiotic resistance. Antibiotic resistance effects may result from more frequent use of antibacterial soap by health care providers. To achieve the desired level of public awareness and understanding on the use of antibiotics, education about the ethics of using antimicrobial agents is necessary. As a result, there isn't a widespread use of antibiotics among the general population, which helps to prevent the development of antibiotic resistance. Results from the preliminary test are as follows 45 people have the salah category number whereas 5 people have the true category number. This indicates that the general populace does not fully understand the benefits and proper methods for using antibacterial agents. About 47 people who took the test were positive, and 3 people were positive salah. It is possible to understand from this that efforts to promote preventive measures that are intended for the general populace can provide them with education that is both effective and simple to understand. By using the same presentation material, it is possible to infer that the intended audience is already familiar with the material being discussed.Infeksi di Indonesia saat ini masuk dalam kategori paling banyak. Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Sebagai jenis pengobatan yang paling umum, antibiotik banyak digunakan di seluruh masyarakat. Ada banyak kasus di mana pengguna antibiotik berisiko mengalami resistensi antibiotik. Efek resistensi antibiotik dapat disebabkan oleh pemberian pengobatan antibakteri yang lebih sering oleh penyedia layanan kesehatan. Edukasi tentang etika penggunaan antimikroba diperlukan untuk mendapatkan tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan antibiotik yang diinginkan. Jadi tidak ada penggunaan antibiotik yang berlebihan pada masyarakat umum, sehingga mencegah berkembangnya resistensi antibiotik. Hasil yang diperoleh dari pre-test adalah sebagai berikut 5 orang mendapat nilai kategori benar dan 45 orang mendapat nilai kategori salah. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat umum belum sepenuhnya memahami manfaat dan cara penggunaan bahan antibakteri yang tepat. Hasil posttest sebanyak 47 orang tersenyum benar dan 3 orang tersenyum salah. Hal ini dapat dipahami bahwa upaya untuk mempromosikan penyuluhan yang ditujukan kepada masyarakat umum dapat memberikan pendidikan yang baik dan mudah dipahami. Dengan berbedanya materi presentasi yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa target populasi sudah mempunyai pemahaman terhadap materi yang dibicarakan.
Pengaruh Senam PROLANIS Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Singosari Pematangsiantar Pakpahan, Romauli; Tarigan, Sri Wahyuni; Ramadhani, Yuni; Mardhiah, Mardhiah; Bangung, Fitri Yanti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11116

Abstract

Latar belakang: World Health Organization American Heart Assocition tahun 2015 menyatakan saat ini penderita hipertensi di dunia mencapai sekitar 970 juta penderita, sekitar 330 juta terdapat di negara maju dan 640 di negara berkembang. Tujuan Penelitian: ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Senam PROLANIS Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Singosari Pematangsiantar. Metode Penelitian: ini menggunakan metode kuantitatif. Desain Penelitian: ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan penelitian “Rancangan One group pretest dan posttest”. Sampel: dalam penelitian ini adalah lansia sebanyak 47 responden Analisis data dilakukan secara analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan wilcoxon. Hasil: hasil penelitian dianalisis dengan uji tdependent menunjukkan ada pengaruh senam PROLANIS terhadap penurunan tekanan darah pada penderita penyakit hipertensi dengan pvalue = 0,000. Penelitian ini diharapkan dapat memaksimalkan pelaksanaan program PROLANIS sehingga tujuan kegiatan ini dapat tercapai secara optimal. Kesimpulan: pelaksanaan senam lansia dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran Dapat Dijadikan suatu tolak ukur untuk menyusun intervensi keperawatan pada pengaruh senam PROLANIS terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di puskesmas singosari Pematang siantar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan
Hubungan Self Care dengan Kualitas Hidup Pasien TB Paru di Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi Tahun 2025 Mindo Rahel Simatupang; Romauli Pakpahan; Danuarta Azaria Abednego; Nike Naibaho
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15539

Abstract

Tuberculosis (TB) is a chronic infectious disease that not only impacts physical health but also affects the overall quality of life of sufferers. Good self-care practices are believed to improve the quality of life of pulmonary TB patients, particularly in the physical, psychological, social, and spiritual aspects. This study aims to determine the relationship between self-care and the quality of life of pulmonary TB patients at Efarina Etaham Hospital in Berastagi. This study used a correlational analytical design with a cross-sectional approach. A sample of 76 respondents was selected using proportional random sampling. The research instrument consisted of a self-care and quality of life questionnaire. Data analysis was performed using univariate and bivariate methods using the Spearman Rank test. The results showed that the majority of respondents had good self-care (51.3%) and a fair quality of life (68.4%). The Spearman Rank test showed a positive and significant relationship between self-care and quality of life, with a p-value of 0.000 and a correlation coefficient of r = 0.680. This means that the higher the self-care behavior of patients, the better their perceived quality of life. This study concludes that good self-care significantly contributes to improving the quality of life of pulmonary TB patients, and therefore needs to be encouraged through ongoing education and support from healthcare professionals and the surrounding community.
Korelasi Pengetahuan Remaja Putri Dengan Pencegahan Kanker Serviks Di SMA Swasta Taman Siswa Tapian Dolok Tahun 2025 Mustika Hayati; Romauli Pakpahan; Riskawani Eka Putri Perangin angin; Yeni Trisna Purba
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12044

Abstract

Kanker serviks tergolong sebagai salah satu jenis penyakit ginekologi. Jumlah penduduk global yang menderita penyakit tersebut tiap tahunnya mencapai lebih dari 500.000 penduduk sejak tahun 2020. Hampir 90% dari angka tersebut dialami oleh penduduk negara berkembang termasuk di Indonesia di mana 95% penderita kanker serviks meninggal dunia dengan jumlah total penderita yaitu 260.000 perempuan. Bahwa dari 50 orang siswi di kelas X SMA Swasta Taman Siswa Tapian Dolok Tahun 2025, didapatkan 39 responden (78 %) yang memiliki pengetahuan baik dan 11 responden (22 %) dengan tingkat pengetahuan baik dan 11 orang atau 22% mempunyai tingkat pengetahuan yang kurang baik karena kamu terkait definisi, gejala penyebab tanda koil para penularan mengobati dan mencegah timbulnya kanker serviks. Dan juga menunjukkan sebagian besar diketahui bahwa yang pernah mencegah kanker serviks sebesar 42 responden (84 %) dan yang tidak mencegah sebesar 8 responden (16%). Berdasarkan hasil studi, sekolah dituntut lebih mengoptimalkan pemahaman peserta didik terkait penyakit kanker serviks dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas sosialisasi terkait kanker serviks baik untuk peserta didik maupun orang tuanya
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bane Pematangsiantar Tahun 2026 Norong Perangin-angin; Riska Wani Perangin-angin; Romauli Pakpahan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.14016

Abstract

World Health Organization (WHO) merencanakan strategi ‘End Tuberculosis’, yang merupakan bagian dari Sustainable Development Goals (SDGs), dengan satu tujuan yaitu untuk mengakhiri epidemi tuberculosis di seluruh dunia (WHO,2021). Berdasarkan data komparasi WHO tahun 2019 hingga tahun 2020 menunjukan bahwa 5 negara dengan insiden kasus TB tertinggi yaitu India (41%), Indonesia (14%), China (9%), Philipina (6%), dan Pakistan (5%). Dalam data tersebut Indonesia masih menempati urutan kedua (14%) di dunia sebagai negara yang memiliki jumlah penderita TB terbanyak setelah India (41%) (WHO, 2021). Penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif Kuantitatif yang dilakukan dengan cara Cross Sectional. Dalam penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di wilayah kerja Puskesmas Bane tahun 2024. Responden dengan dukungan keluarga yang baik sebanyak 20 responden (64,5%) dimana yang patuh 15 responden (48,4%), kurang patuh sebanyak 4 responden (12,9%), tidak patuh sebanyak 12 responden (38,7%).Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisa menggunakan uji Spearman Rho didapatkan nilai siginifikan p-value sebesar 0,000 0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak, yang artinya ada hubungan duungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di wilayah kerja Puskesmas Bane tahun 2026
Pengaruh Senam PROLANIS Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Singosari Pematangsiantar Romauli Pakpahan; Sri Wahyuni Tarigan; Yuni Ramadhani; Mardhiah Mardhiah; Fitri Yanti Bangung
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11116

Abstract

Latar belakang: World Health Organization American Heart Assocition tahun 2015 menyatakan saat ini penderita hipertensi di dunia mencapai sekitar 970 juta penderita, sekitar 330 juta terdapat di negara maju dan 640 di negara berkembang. Tujuan Penelitian: ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Senam PROLANIS Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Singosari Pematangsiantar. Metode Penelitian: ini menggunakan metode kuantitatif. Desain Penelitian: ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan penelitian “Rancangan One group pretest dan posttest”. Sampel: dalam penelitian ini adalah lansia sebanyak 47 responden Analisis data dilakukan secara analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan wilcoxon. Hasil: hasil penelitian dianalisis dengan uji tdependent menunjukkan ada pengaruh senam PROLANIS terhadap penurunan tekanan darah pada penderita penyakit hipertensi dengan pvalue = 0,000. Penelitian ini diharapkan dapat memaksimalkan pelaksanaan program PROLANIS sehingga tujuan kegiatan ini dapat tercapai secara optimal. Kesimpulan: pelaksanaan senam lansia dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran Dapat Dijadikan suatu tolak ukur untuk menyusun intervensi keperawatan pada pengaruh senam PROLANIS terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di puskesmas singosari Pematang siantar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan