Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Perawat Tentang Pencegahan Infeksi Nasokomial Dengan Kepatuhan Mencuci Tangan Di Rumah Sakit Efarina Etaham Pematangsiantar Tahun 2023 Pakpahan, Romauli; Tarigan, Sri Wahyuni; Butarbutar, Doortua
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9680

Abstract

Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang terjadi di rumah sakit yang mana menyerang pasien dalam proses perawatan. Rumah sakit merupakan tempat dimana pasien mecari kesembuhan terkait keluhan yang dialaminya, dan tempat penyebaran infeksi dikarenakan populasi dari mikroorganisme yang sangat tinggi. Mikroorganisme ini hidup dan berkembang biak dilingkungan rumah sakit seperti lantai rumah sakit, air, udara, alat-alat medis dan non medis (Tombokan, Waworuntu, Buntuan, 2016). Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik kemudian dianalisa antara variabel dengan cara cross tabulation (crosstab) untuk melihat hubungan variabel independen dan dependen. Pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling (sampel acak sederhana), dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan (α): 0,05. Hasil uji tentang hubungan pengetahuan perawat tentang pencegahan infeksi nasokomial dengan kepatuhan mencuci tangan didapatkan nilai signifikan (p): 0,035 menunjukkan kekuatan korelasi baik.  Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan perawat tentang pencegahan infeksi nasokomial dengan kepatuhan mencuci tangan di Rumah Sakit Efarina ETAHAM Pematangsiantar dan diharapkan agar makin memaksimalkan program-program kesehatan salah satunya mengenai peningkatan pelayanan kesehatan melalui tindakan pencegahan infeksi nasokomial dan juga dalam memonitoring kepatuhan mencuci tangan
Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Pasien Rawat Inap Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Rumah Sakit Efarina Etaham Pematang Siantar Pakpahan, Romauli; Nadeak, Masaulina Klara; Wahyudi, Irfan; Samosir, Ernita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10666

Abstract

Demam berdarah dengue adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk, dapat berbahaya jika tidak ditangani dengan segera karena dapat menyebabkan kematian. Angka kejadian demam berdarah dengue di Rumah Sakit Efarina Etaham Pematangsiantar masih tergolong tinggi. Data yang diperoleh dari Rumah Sakit dari bulan Februari – April angka kejadian demam berdarah dengue mencapai 490 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga pasien rawat inap dengan kejadian demam berdarah dengue di Rumah Sakit Efarina Etaham Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 85 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner yang dikembangkan dari (kementrian kesehatan RI,2018) dalam jurnal Lahagu et al.,2021. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian secara statistik dengan uji chi-square diperoleh bahwa Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan keluarga pasien rawat inap dengan kejadian demam berdarah dengue di Rumah Sakit Efarina Etaham Pematangsiantar dengan nilai p = 0.003 (p >0,05). Dan hasil menunjukkan tingkat pengetahuan keluarga didominasi berpengetahuan cukup sebanyak 51 orang (60%) dan dengan sekitar 55 orang (64%) mengalami kejadian demam berdarah dengue.
Hubungan Pola Makan dengan Indeks Massa Tubuh Pada Mahasiswa yang Tinggal di Asrama Akper Pemkab Taput Tarutung Pakpahan, Romauli; Nababan, Julia Chika Putri; Purba, Aswi Isnawati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10764

Abstract

Pola makan merupakan cara memperoleh makanan (berapa kali dalam satu hari), jenis makanan, dan frekuensi makan. Pola makan tidak sesuai dapat mengakibatkan asupan gizi (makronutrien dan mikronutrien) yang berlebih atau berkurang. IMT merupakan pengukuran dalam pemantauan status gizi yang sederhana. Untuk mengetahui hubungan pola makan dan indeks massa tubuh (IMT) . Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan pola makan dengan Indeks Massa Tubuh pada Mahasiswa yang Tinggal di Asrama Akper Pemkab Tapanuli Utara. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dengan menggunakan desain cross-sectional yang dilakukan pada waktu dan subjek yang sama untuk menggambarkan bagaimana hubungan pola makan dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada mahasiswa Akper Pemkab Taput yang tinggal di asrama. data pola makan diambil dalam 3 kali dengan tidak ber turut-turut dan pengukuran IMT satu kali pada waktu yang sama. Pengambilan data menggunakan data primer berupa food recall, antropometri. Uji Chi Square untuk pola makan dengan IMT diperoleh hasil P value 0,000 Terdapat hubungan pola makan dengan IMT Dimana kekuatan hubungan 0,479 yang berarti kekuatan hubungan nya sedang
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU MENYUSUI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PRAKTEK MANDIRI BIDAN M. GINTING, SIANTAR MARTOBA Saragih, Astri Ulina; Pakpahan, Romauli; Kristina, May Linda
Jurnal Reproductive Health Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v9i1.6314

Abstract

Ibu menyusui memiliki peran penting dalam kelangsungan hidup bayi, terutama melalui pemberian ASI awal. Menurut WHO, menyusui adalah proses alami yang tak tergantikan, karena ASI merupakan makanan paling sempurna bagi pertumbuhan jasmani, emosi, dan spiritual bayi. Pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih rendah, dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan ibu tentang manfaat ASI, yang berdampak pada sikap dan tindakan dalam menyusui. Faktor lain termasuk minimnya dukungan dari orang terdekat, kurangnya edukasi dari petugas kesehatan, terbatasnya tenaga konselor ASI, serta rendahnya dukungan keluarga dan lingkungan. Jenis penelitian ini analitik korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Bidan Praktek Mandiri M Ginting Jalan Sidomulyo Nagapitu Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematang Siantar pada bulan Maret sampai Juli 2024 dengan populasi dan sampel berjumlah 35 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan responden dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value 0,000 (p<0,05), ada hubungan sikap dengan pemberian ASI ekkslusif dengan nilai p value 0,002 (p<0,05). Pada responden disarankan tetap memberikan ASI secara eksklusif kepada bayinya sebagai makanan tunggal untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.
Korelasi Pengetahuan Remaja Putri Dengan Pencegahan Kanker Serviks Di SMA Swasta Taman Siswa Tapian Dolok Tahun 2025 Hayati, Mustika; Pakpahan, Romauli; Perangin angin, Riskawani Eka Putri; Purba, Yeni Trisna
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12044

Abstract

Kanker serviks tergolong sebagai salah satu jenis penyakit ginekologi. Jumlah penduduk global yang menderita penyakit tersebut tiap tahunnya mencapai lebih dari 500.000 penduduk sejak tahun 2020. Hampir 90% dari angka tersebut dialami oleh penduduk negara berkembang termasuk di Indonesia di mana 95% penderita kanker serviks meninggal dunia dengan jumlah total penderita yaitu 260.000 perempuan. Bahwa dari 50 orang siswi di kelas X SMA Swasta Taman Siswa Tapian Dolok Tahun 2025, didapatkan 39 responden (78 %) yang memiliki pengetahuan baik dan 11 responden (22 %) dengan tingkat pengetahuan baik dan 11 orang atau 22% mempunyai tingkat pengetahuan yang kurang baik karena kamu terkait definisi, gejala penyebab tanda koil para penularan mengobati dan mencegah timbulnya kanker serviks. Dan juga menunjukkan sebagian besar diketahui bahwa yang pernah mencegah kanker serviks sebesar 42 responden (84 %) dan yang tidak mencegah sebesar 8 responden (16%). Berdasarkan hasil studi, sekolah dituntut lebih mengoptimalkan pemahaman peserta didik terkait penyakit kanker serviks dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas sosialisasi terkait kanker serviks baik untuk peserta didik maupun orang tuanya
Health Counseling and Physical Examination, Blood Pressure, Blood Sugar and Free Treatment at the Hibas Primary Clinic, Simalungun Regency Purba, Yeni Trisna; Pakpahan, Romauli; Butar-Butar, Doortua; Friani, Sri Rahma; Erhan, Keysha Iszmi; Adelia, Adelia; Wijaya, Imroatulhuda; Abednego, Danuarta Azarya
International Journal of Community Service (IJCS) Vol. 3 No. 2 (2024): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijcs.v3i2.1550

Abstract

The community service program, "Health education and physical examinations, blood pressure, blood sugar, and free medical treatment at the Pratama Hibas Clinic in Simalungun Regency," was successfully implemented. Health is a human right and an investment for the success of national development. Hypertension, or high blood pressure, is a leading cause of heart failure, stroke, and kidney failure. High blood pressure is called the "silent killer" because people with it often don't show symptoms. The National Heart, Lung, and Blood Institute estimates that half of people with high blood pressure are unaware of their condition. Once diagnosed, patients' blood pressure should be monitored at regular intervals, as high blood pressure is a lifelong condition. Therefore, comprehensive health development is necessary to create a healthy society. The community has received positive feedback, and they hope similar activities will be held regularly. This kind of health education should be ongoing for both the community and their families, as increasing age or apathy among the community can endanger their health. Furthermore, children and siblings in the community also share the responsibility to maintain the health of their fathers, mothers, and siblings with adequate knowledge
The Relationship Between Knowledge Level and Prevention of NT Type DM Complications at Perdagangan Hospital, Simalungun Regency Doortua; Romauli Pakpahan; Josep Lubis; Ratna Juwita Laila; Deby Saprianti Damanik
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 1 No. 1 (2022): Agustus 2021-January 2022 (First Release)
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v1i1.343

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a collection of symptoms that arise in a person caused by an increase in blood glucose levels due to a progressive decrease in insulin secretion against the background of insulin resistance. The prevalence of diabetes mellitus is always increasing every year. This increase is inseparable from the lifestyle that is being lived by the world's population today. This research is descriptive in nature. This study aims to describe the behavior of type II diabetes mellitus patients in preventing complications of diabetes mellitus in the working area of the Trading Health Center in 2021. Sampling in this study using fatal sampling, namely 33 respondents who suffer from type II DM. Of the 33 respondents, 16 respondents (49%) were aged 51-60 years, the majority were female, 21 respondents (64%), the majority had high school education, 13 respondents (40%), and the majority had diabetes for a long time, namely 1-4. years as many as 29 respondents (88%). The results showed that of the 33 respondents who visited the Commercial Health Center in 2021, the majority had good knowledge as many as 22 respondents (67%), the majority had a positive attitude as many as 21 respondents (64%), and the majority had bad behavior as many as 22 respondents (67 % ). It is hoped that the community will further improve behavior regarding diabetes mellitus in order to avoid or prevent complications that can arise from diabetes mellitus.
Satisfaction Level Undergoing Patients Hemodialysis in Service Nursing in the Hemodialysis Unit Hemodialysis Efarina Hospital Etaham Berastagi Pakpahan, Romauli
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 2 No. 2 (2023): January-May
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v2i2.368

Abstract

Satisfaction patient is results achieved at the time privilege product service health respond need patient so that make you feel happy and comfortable . Study This aim For identify level satisfaction patients undergoing henodialysis in service nursing in the hemodialysis unit House Sick Efarina Etaham Berastagi. Study done on date July 2022 - August 2022 in the hemodialysis unit House Sick Efarina Etaham Berastagi with use consisting of a questionnaire of 2 parts namely demographic data and level satisfaction patients undergoing hemodialysis in service nursing. The Cronbach Alpha result is 0.85. The research design used is descriptive exploratory with big sample 50 people with method taking purposive sampling. Instruments used is compiled questionnaire with use scale linkert . Characteristics respondent and level satisfaction patient described use analysis descriptive for know frequency and percentage Where aspect satisfaction patient is described with serve average value each aspect. Research results show, characteristics respondent is male 70.0%, age "SI year 48.0%, religion Islamic 50.0%, Batak/Karo ethnicity 56.0%, junior high school education 40%, number Hemodialysis >432 times is 50.0%. satisfaction level patients undergoing hemodialysis in service nursing in a hospital hemodialysis unit Efarina Etaham Berastagi is 56% satisfied. Aspect highest from aspe satisfaction patient on service nursing is dimensions of tangibles deng the average value is 27.36. With thereby action nurse like recipient nurse moment enter room hd, explanation available facilities used, clean Pour, neatness uniform nurse Already Good according to respondents, and aspects ni must maintained and improved again. For increase maid: n nurse expected the Hospital.
REPRODUCTIVE HEALTH EDUCATION VIDEO INNOVATION AS AN EFFORT TO PREVENT VENEREAL DISEASE AT SMK NEGERI 1 SIMANINDO, SAMOSIR REGENCY Sihombing, Eka Saudur Renaldi; Pakpahan, Romauli; Purba, Yeni Trisna; Mawaddah, Vanny Chainur; Devi, Icha Sri
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2024): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v8i4.2543

Abstract

SMK Negeri 1 Simanindo, Samosir Regency is in the Tuktuk Siadong tourist area, Samosir Regency. SMK Negeri 1 Simanindo is in an area with a high prevalence of teenagers, reaching 24% of the total population who still lack knowledge about reproductive health. Venereal Disease is a venereal disease resulting from disruption of reproductive health problems. The community service activities are carried out through outreach activities regarding Reproductive Health Educational Video Innovation as an Effort to Prevent Venereal Disease at SMK Negeri 1 Simanindo, Samosir Regency. The aim of the activity is to increase students' knowledge about reproductive health through showing videos whose information is obtained from various sources. The number of students who took part in the activity was 28 students. The first activity was carried out through a pre-test for students to find out their understanding of reproductive health, then provided material and ended with a post-test in the form of games. In conclusion, the activity went smoothly, students gained new knowledge and were highly enthusiastic in participating in the activity. Suggestions for community service activities for teenagers to be further enhanced with increasingly developing media innovations.
TRAINING IN THE PROCESSING OF WASTE PAPER INTO RECYCLED PAPER WITH SELLING VALUE Hendri Mayanta; Romauli Pakpahan; Maswan
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 3 No. 1 (2023): April (April-June)
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v3i1.835

Abstract

The community service was carried out on July 20 2020, the location of the activity was the East Nagahuta Village Head Office, Jl. IN Panjaitan Kelurahan No. 45, Nagahuta Timur, Siantar Marimbun District, Pematang Siantar City, North Sumatra, 2114. This recycled paper can also be used to make various handicrafts that can be made by people who have creative values and an artistic spirit. Products made from recycled paper can be used as home decoration knick-knacks, stationery and office supplies, and unique and creative multi-purpose containers can be made that housewives are interested in. In addition, they can be used for craft assignments for students and school students. . Paper waste management certainly requires more attention,