Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implikatur Sindiran pada Youtube Animasi Santoon TV Unggahan Tahun 2022 Serta Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Devina Anggraeni; Burhan Eko Purwanto; Wahyu Asriyani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam berkomunikasi perlu memahami tentang implikatur karena setiap tuturan yang diucapkan memiliki makna, baik tersurat maupun tersirat. Seperti halnya pada Animasi Santoon TV yang berfungsi tidak hanya sebagai sarana hiburan saja, melainkan sebagai interpretasi yang bermakna sindiran. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan bentuk implikatur dan strategi sindiran pada Youtube animasi Santoon TV unggahan tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini program Youtube animasi Santoon TV unggahan tahun 2022. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan metode padan. Teknik penyajiian data dalam penelitian ini adalah penyajian informal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari total 40 program pada Youtube animasi Santoon TV unggahan tahun 2022 terdapat 32 tuturan yang mengandung bentuk implikatur dan strategi menyindir off record.
Percakapan Ferdy Sambo dengan Jaksa Penuntut Umum dalam Persidangan Peradilan (Sebuah Kajian Linguistik Forensik) dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Kelas X Sania Fitra Fuada; Burhan Eko Purwanto; Wahyu Asriyani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah bahasa Indonesia yang digunakan sesuai dengan situasi pembicaraan (yakni sesuai dengan lawan bicara, tempat pembicaraan, dan ragam pembicaraan) dan sesuai dengan kaidah yang berlaku dalam bahasa Indonesia (seperti: sesuai dengan kaidah ejaan, pungtuasi, istilah, dan tata bahasa). Keterbatasan pengetahuan dan pemahaman dalam penggunaan bahasa Indonesia yang tidak tepat dapat menyebabkan kesalahpahaman dalam berkomunikasi baik secara lisan maupun tulis. Hal tersebut membuat peneliti berinisiatif untuk mengkaji masalah tentang kejahatan berbahasa. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian mengenai konteks makna tuturan dan bentuk kejahatan berbahasa pada percakapan Ferdy Sambo dengan Jaksa Penuntut Umum di jejaring media sosial Youtube dan dapat mengetahui implikasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas X. Penelitian tersebut menjelaskan pengetahuan linguistik forensik, kejahatan berbahasa yang dapat dilakukan dengan begitu mudahnya di jejaring media sosial serta implikasinya dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian membuktikan, terdapat 15 data konteks makna tuturan dan bentuk kejahatan berbahasa pada percakapan Ferdy Sambo dengan Jaksa Penuntut Umum di jejaring media sosial Youtube. Selain itu, hasil dari penelitian ini juga dapat diimplikasikan terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas X pada Kurikulum Merdeka pada materi pembelajaran mengenai “Menyampaikan Pendapat Melalui Debat”.
Analisis Nilai-Nilai Religius dalam Antologi Puisi Layang Kamulyan Karya Tri Mulyono dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Kelas XII Inayah, Dwi Nita Laeli; Mulyono, Tri; Asriyani, Wahyu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11153

Abstract

Karya sastra dibagi menjadi beberapa jenis, salah satunya yaitu puisi. Puisi mempunyai arti sebagai luapan perasaan, pengimajinasiaan seseorang dalam menuangkan ide yang asal muasalnya dari hati dan pikiran. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan mengenai nilai-nilai religius yang terdapat pada antologi puisi Layang Kamulyan karya Tri Mulyono dan Impikasinya terhadap Pembelajaran di SMA kelas XII. Pada penelitian ini menggunakan metode kualikatif. Sumber datanya berupa antologi puisi. Wujud data yang terdapat pada penelitian ini berupa baris-baris puisi yang mengandung nilai religius; 1) hubungan manusia dengan tuhan, 2) hubungan manusia dengan manusia, 3) hubungan manusia dengan diri sendiri, dan 4) hubungan manusia dengan lingkungan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti menggunakan teknik baca, simak, catat/tulis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai –nilai religius yang terdapat pada antologi puisi Layang Kamulyan karya Tri Mulyono terdapat 27 data. Nilai religius 1) hubungan manusia dengan tuhannya terdapat 16 data, 2) hubungan manusia dengan manusia terdapat 5 data, 3) hubungan manusia dengan diri sendiri terdapat 3 data, dan 4) hubungan manusia dengan alam lingungan terdapat 3 data.
KALIMAT PERSUASIF DALAM KAMPANYE CALON PRESIDEN 2024 UNTUK MENINGKATKAN LITERASI POLITIK PADA SISWA SMA Syamsul Anwar; Aifa Inayati; Afsun Aulia Nirmala; Wahyu Asriyani; Sri Utami
Sasando Vol 8 No 1 (2025): SASANDO APRIL 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa memiliki peranan yang sangat penting dan mutlak pada komunikasi. Komunikasi dan bahasa ini mempunyai hubungan yang tak terpisahkan. Bahasa termasuk interpretasi dari apa yang hendak disampaikan oleh komunikator terhadap komunikan. Penggunaan bahasa yang baik dan mudah untuk dimengerti oleh orang lain akan berdampak pada komunikasi yang baik pula. Apakah dalam kampanye calon presiden 2024 terdapat kalimat persuasif? Bagaimana wujud kalimat persuasif yang digunakan? bagaimana implikasi pembelajarannya? Apakah bisa meningkatkan literasi politik bagi siswa SMA? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Tahapan yang digunakan dalam penelitian ini, ialah tahap pengumpulan data, pengolahan data, analisis data, dan tahap penyajian analisis data. Pada tahap pertama, hal yang dilakukan adalah pengumpulan data dengan cara menjaring data sebanyak- banyaknya sesuai dengan judul penelitian. Data yang dibutuhkan adalah kalimat persuasif dalam kampanye. Sumber data penelitian ini adalah bahasa persuasif dalam youtube yang dikumpulkan dengan metode simak teknik simak bebas libat cakap dengan teknik catat sebagai teknik lanjutan. Pengumpulan data dilakukan selama bulan Februari 2024. Tahap kedua, yaitu pengolahan data dan analisis data. Data yang dikumpulkan kemudian diklasifikasikan dan dianalisis secara deskriptif. Data yang dianalisis berbentuk kalimat persuasif. Dalam menganalisis data peneliti melakukan langkah-langkah, yaitu: (a) Peneliti mendeskripsikan data yang telah dicatat ke dalam bentuk tulisan; (b) Peneliti mengklasifikasikan data yang telah dicatat sesuai dengan tujuan dari penelitian; (c) Peneliti mencari wujud kalimat yang digunakan kampanye calon presiden 2024 untuk menjawab dari tujuan peneltian. Tahap ketiga, yaitu penyajian hasil analisis data. Wujud kalimat persuasif dalam kampanye calon presiden disajikan secara formal yaitu dengan menggunakan kata-kata atau dengan kalimat-kalimat. Wujud kalimat imperatifnya ialah ayo kita pilih, ayo kita dukung, coba teriak, temui rakyat. Implikasi kalimat imperatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA ialah pada pembelajaran berbicara khususnya untuk berkomunikasi. Kemudian hasilnya digunakan untuk meningkatkan literasi politik siswa.  
ARTIKEL Diksi dan Citraan dalam Kumpulan Puisi Ada berita apa hari ini, Den Sastro? karya Sapardi Djoko Damono dan Implikasinya terhadap pembelajaran di SMA : Indonesia Musthofa, Zaeny; Leli Triana; Wahyu Asriyani
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.614 KB) | DOI: 10.58218/alinea.v2i3.348

Abstract

Tujuan penelitian ini; mendeskripsikan diksi dan citraan yang digunakan pada kumpulan puisi Ada berita apa hari ini, Den Sastro? Karya Sapardi Djoko Damono dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan puisi Ada berita apa hari ini, Den Sastro? karya Sapardi Djoko Damono. Wujud data penelitian ini berupa penggalan kalimat dalam kumpulan puisi Ada berita apa hari ini, Den Sastro? Teknik penyediaan data dalam penelitian ini menggunakan metode teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan kajian analisis deskriptif. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Hasil penelitian menunjukkan diksi dan citraan yang terdapat di kumpulan puisi Ada berita apa hari ini, Den Sastro? karya Sapardi Djoko Damono dengan jumlah data sebanyak 53. Penelitian diksi dan citraan ini diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas X pada kompetensi dasar 3.17 menganalisis unsur pembangun puisi. Kompetensi dasar 4.17 menulis puisi dengan memperhatikkan unsur pembangunnya (tema, diksi, gaya bahasa, imaji, struktur, perwajahan).
Percakapan Ferdy Sambo dengan Jaksa Penuntut Umum dalam Persidangan Peradilan (Sebuah Kajian Linguistik Forensik) dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Kelas X Fuada, Sania Fitra; Purwanto, Burhan Eko; Asriyani, Wahyu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.7738

Abstract

Bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah bahasa Indonesia yang digunakan sesuai dengan situasi pembicaraan (yakni sesuai dengan lawan bicara, tempat pembicaraan, dan ragam pembicaraan) dan sesuai dengan kaidah yang berlaku dalam bahasa Indonesia (seperti: sesuai dengan kaidah ejaan, pungtuasi, istilah, dan tata bahasa). Keterbatasan pengetahuan dan pemahaman dalam penggunaan bahasa Indonesia yang tidak tepat dapat menyebabkan kesalahpahaman dalam berkomunikasi baik secara lisan maupun tulis. Hal tersebut membuat peneliti berinisiatif untuk mengkaji masalah tentang kejahatan berbahasa. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian mengenai konteks makna tuturan dan bentuk kejahatan berbahasa pada percakapan Ferdy Sambo dengan Jaksa Penuntut Umum di jejaring media sosial Youtube dan dapat mengetahui implikasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas X. Penelitian tersebut menjelaskan pengetahuan linguistik forensik, kejahatan berbahasa yang dapat dilakukan dengan begitu mudahnya di jejaring media sosial serta implikasinya dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian membuktikan, terdapat 15 data konteks makna tuturan dan bentuk kejahatan berbahasa pada percakapan Ferdy Sambo dengan Jaksa Penuntut Umum di jejaring media sosial Youtube. Selain itu, hasil dari penelitian ini juga dapat diimplikasikan terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas X pada Kurikulum Merdeka pada materi pembelajaran mengenai “Menyampaikan Pendapat Melalui Debat”.
ANALISIS PENOKOHAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL DANUR :I CAN SEE GHOSTS KARYA RISA SARASWATI EDISI PERTAMA Asriyani, Wahyu
Sasando Vol 1 No 1 (2018): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v1i1.96

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Penokohan Tokoh Utama Dalam Novel Danur :I Can See Ghosts Karya Risa Saraswati Edisi Pertama”. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan watak dan teknik penokohan yang terdapat dalam novel Danur :I Can See Ghosts karya Risa Saraswati edisi pertama. Sumber data penelitian ini adalah novel Danur :I can see ghosts karya Risa Saraswati edisi pertama. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik studi dokumenter.Hasil penelitian ini merujuk pada watak tokoh. Adapun watak tokoh meliputi : (1) penyayang, (2) mandiri, (3) pendiam, (4) baik, (5) pintar, (6) lucu, (7) dewasa, (8) humoris, dan (9) cengeng.
Analisis Semiotik Poster Ramah Lingkungan di Kelurahan Mintaragen Kota Tegal Yulia Prima Sari, Wahyu Asriyani dan
Sasando Vol 3 No 1 (2020): April 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v3i1.104

Abstract

This research was conducted to find out the description of the markers that were marked, and the meaning contained in the environmentally friendly poster in the Village of Mintaragen, Tegal City. This research writer uses descriptive method. The theory used in this study is the theory of markers and markers by Saussure, which is then used by Roland Barthes, and the division of other signs. Based on the results of the study, the markers on this eco-friendly poster consisted of all the text and images on the poster that were posted on the announcement wall in the Mintaragen Urban Village, Tegal. Whereas markers are formed from environmental posters created to influence poster readers to preserve the region's environment. The meaning of the denotation on the environmentally friendly poster is the same as the sign found on the poster. Meanwhile the connotation meanings on environmentally friendly posters are very diverse, so the determination of meaning or interpretation depends on the knowledge, experience, background, and even the emotions of the reader.
SEMIOTIK PADA NOVEL RAKSASA DARI JOGJA KARYA DWITASARI Wahyu Asriyani; Afsun Aulia Nirmala
Sasando Vol 5 No 2 (2022): SASANDO VOL 5 NO 2 OKTOBER 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v5i2.187

Abstract

Abstrak Novel merupakan bagian dari sastra, novel dapat mengemukakan sesuatu secara bebas, menyajikan sesuatu secara lebih banyak, lebih rinci, lebih ditaill,, dan lebih banyak melibatkan berbagai masalah yang lebih kompleks. Semiotik adalah ilmu yang mengkaji tanda dalam kehidupan manusia, hal yang paling penting dalam kajian semiotik adalah pengertian tanda itu sendiri, yaitu signified dan significant. Berdasarkan hubungan keduanya ada tiga jenis tanda pokok, yaitu indeks, ikon dan simbol. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan arti novel Raksasa dari Jogja karya Dwitasari berdasarkan aspek semiotik; (2) mendeskripsikan implikasi pembelajaran novel novel Raksasa dari Jogja karya Dwitasari berdasarkan aspek semiotik. Metode yang digunakan adalah analisis deskripsi, yaitu prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan atau melukiskan keadaan subjek atau objek penelitian. Sumber data pada penelitain ini adalah novel Raksasa dari Jogja karya Dwitasari terbitan tahun 2013, sedangkan wujud datanya berupa kalimat-kalimat, dan kutipan dialog yang mengandung aspek semiotik. Penelitian ini membahas aspek semiotik pada novel Raksasa dari Jogja karya Dwitasari yang diimplikasikan terhadap pembelajaran sastra di SMA. Hasil penelitian ini menunjukan ada dua aspek semiotik yang terdapat di dalam novel berdasarkan hubungan antara petanda dan penanda, yaitu indeks dan ikon. Indeks meliputi (1) penggambaran tokoh; (2) pengambaran latar belakang; (3) penggunaan gaya bahasa; dan (4) gejala sosial yang berada di luar karya sastra, sedangkan ikon meliputi monster dan foto.
ABREVIASI DALAM NOVEL HUJAN BULAN JUNI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Intan Puspita Sari; Tri Mulyono; Wahyu Asriyani
Sasando Vol 5 No 2 (2022): SASANDO VOL 5 NO 2 OKTOBER 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v5i2.188

Abstract

Kata kunci: abreviasi, novel Hujan Bulan Juni, implikasi pembelajaran di SMA Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis dan proses pembentukan abreviasi dalam novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono. Wujud data dalam penelitian ini berupa kalimat yang di dalamnya terindikasi mengandung kata yang merupakan jenis dari abreviasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode agih dan metode padan. Teknik hasil analisis data yang digunakan yaitu metode informal. Data yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 41 data. Jenis abreviasi yang banyak digunakan dalam novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono yaitu jenis singkatan dengan 21 data, jenis penggalan 11 data, jenis akronim 8 data, dan jenis lambang huruf hanya ditemukan 1 data, sedangkan jenis kontraksi tidak ditemukan dalam penelitian ini. Hasil peneltian ini dapat diimplikasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA kelas XII semester ganjil dengan materi yang diajarkan yaitu KD 3.2 mengidentifikasi unsur kebahasaan surat lamaran pekerjaan dan KD 4.2 menyusun surat lamaran pekerjaan dengan memerhatikan isi, sistematika, dan kebahasaan.