Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PEMBERDAYAAN LANSIA PENDERITA HIPERTENSI MELALUI SENAM SEHAT: PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH Marsito, M; Yuwono, Podo; Ernawati, E; Waladani, Barkah; Suwaryo, Putra Agina Widyaswara
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i2.1982

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi melalui program senam sehat yang dilaksanakan di Halaman Kantor Desa Sampang. Sebanyak 37 lansia berpartisipasi dalam senam sehat yang diadakan selama empat minggu, dengan satu sesi setiap minggu. Program ini melibatkan gerakan pemanasan, inti, dan pendinginan yang dirancang aman untuk lansia. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan setelah empat sesi senam. Hasil menunjukkan penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dari 167 mmHg menjadi 144 mmHg, dan tekanan darah diastolik dari 98 mmHg menjadi 92 mmHg. Penurunan tekanan darah ini mencerminkan efektivitas senam sehat dalam mengelola hipertensi, terutama jika dilakukan secara rutin. Selain manfaat fisik, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan partisipasi dan antusiasme lansia dalam menjaga kesehatan. Disarankan agar senam sehat dilanjutkan secara rutin, disertai dengan edukasi pola makan sehat, untuk memaksimalkan hasil dalam pengelolaan tekanan darah. Kolaborasi dengan kader kesehatan dan puskesmas setempat akan mendukung pemantauan kesehatan secara menyeluruh. Melalui kegiatan ini, diharapkan para lansia dapat mempertahankan kesehatan mereka dan mencegah risiko komplikasi terkait hipertensi. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya pendekatan holistik dalam pengelolaan kesehatan lansia, yang melibatkan aktivitas fisik teratur dan pola makan yang seimbang.
Pola Pernapasan Dan Faktor Lingkungan Dalam Pengendalian Gejala Asma Bronkial Pada Anak-Anak Santoso, Eko Budi; Suwaryo, Putra Agina Widyaswara; Iswati, Ning; Waladani, Barkah; Mastuti, Siti; Susilowati, Yuli
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jiks.v17i2.1783

Abstract

Asma bronkial pada anak-anak merupakan masalah kesehatan yang meningkat secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara paparan debu, bulu hewan, frekuensi pernapasan, dan polutan udara dengan kejadian asma berulang pada anak-anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang melibatkan survei longitudinal pada anak-anak dengan asma bronkial. Metode pengumpulan data melibatkan pemantauan pola pernapasan, seperti frekuensi napas, analisis lingkungan di rumah dan lingkungan sekolah. Pengumpulan data juga akan melibatkan wawancara dengan anak-anak dan orang tua mereka untuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam tentang pola pernapasan dan faktor lingkungan sehari-hari. Sampel dalam penelitian ini yaitu anak sekolah dasar usia 6-12 tahun yang mengalami asma berjumlah 38 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan debu (p=0,007) dan bulu hewan (p=0,002) meningkatkan risiko asma berulang pada anak-anak, dengan anak-anak yang memiliki pola pernapasan (p=0,000) yang tidak teratur memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami serangan. Paparan polutan udara juga meningkatkan risiko dan keparahan asma pada anak-anak (p=0,008). Paparan debu, bulu hewan, frekuensi pernapasan yang tidak teratur, dan polutan udara memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian asma berulang pada anak-anak. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya pencegahan yang melibatkan pengelolaan debu dan alergen di rumah, pendidikan tentang pola pernapasan yang sehat, dan advokasi untuk kebijakan lingkungan yang mendukung kualitas udara bersih. Integrasi pendekatan ini dapat merancang strategi yang holistik untuk meningkatkan kesehatan pernapasan anak-anak dan mengurangi dampak asma bronkial.
Terapi Jus Buah untuk Mengatasi Asam Urat pada Lansia di Desa Kedungjati Kecamatan Sempor Waladani, Barkah; Nugroho, Irmawan Andri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam urat merupakan substansi hasil akhir dari metabolisme purindalam tubuh. Asam urat adalah hasil katabolisme purin dibantu olehenzim guanase dan xantin oksidase. Asam urat yang berlebihan tidakakan tertampung dan termetabolisme seluruhnya oleh tubuh, maka akanterjadi peningkatan kadar asam urat dalam darah yang disebuthiperurisemia. Pada lansia terjadi proses degeneratif dimana banyakorgan dan beberapa jaringan yang mengalami penurunan fungsi.Masalah yang sering terjadi adalah peningkatan kadar asam urat baikyang disebabkan oleh faktor makanan maupun penyakit. Ada beberapacara untuk mengatasi kadar asam urat seperti terapi farmakologi dannon-farmakologi. Terapi non-farmakologi yang disarankan adalahkonsumsi jus buah sirsak, yang memiliki kandungan antioksidan dansenyawa aktif alkoid untuk menurunkan kadar asam urat. Metodekegiatan pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan terkaitkesehatan lansia dalam pencegahan asam urat, pemeriksaan kadarasam urat dan cara menurunkan kadar asam urat menggunakan terapijus buah sirsak yang dilakukan terhadap 53 orang lansia di DesaKedungjati Kecamatan Sempor. Kegiatan berjalan dengan lancardengan hasil didapatkan pengetahuan lansia tentang penyakit asam uratmeningkat, dibuktikan dengan rata-rata nilai pre-test 60 dan post test 80(meningkat 20) dan penurunan kadar asam urat dengan rata-rata kadarasam urat sebelum terapi 7.8 mg/dL menjadi 5.2 mg/dL (menurun 2.6).Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pembuatan jadwal rutin cek kadarasam urat yang bisa dilakukan pada saat posyandu lansia yangdilaksanakan pada hari rabu minggu ke-3 tiap bulannya, sehinggadiharapkan kualitas hidup lansia akan meningkat. Kesimpulan darikegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu terdapat penurunan rata-ratakadar asam urat sebesar 2.6 mg/dL dan peningkatan rata-ratapengetahuan tentang asam urat sebesar 20.
PENGENALAN JAJANAN SEHAT DAN JAJANAN BERBAHAYA DI SDN 2 KALIBEJI KECAMATAN SEMPOR Utami, Wuri; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan makanan jajanan merupakan perwujudan perilaku, faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya perilaku berupa faktor intern dan ekstern. Pengetahuan merupakan faktor intern yang mempengaruhi pemilihan makanan jajanan. Pengetahuan yang diperoleh seseorang tidak terlepas dari pendidikan. Anak-anak memiliki kegemaran untuk mengkonsumsi jenis makanan secara berlebihan. Dalam keseharian mereka, banyak dijumpai dan selalu dikelilingi penjual makanan jajan yang dapat mempengaruhi dan mendorong mereka untuk membeli dan mencoba. Pengaruh tersebut berasal dari berbagai pihak yaitu dari keluarga yang selalu membiasakan anak-anaknya mencoba jajan makanan diluar, pergaulan teman sekolah ataupun promosi dan iklan yang menarik.. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan terkait pengenalan dan pemilihan jajanan sehat dan berbahaya sebagai upaya pencegahan terhadap terjadinya gangguan kesehatan pada anak-anak sekolah dasar yang dilakukan terhadap 45 orang tua siswa di SDN 2 Kalibeji Sempor. Kegiatan berjalan dengan lancar dengan hasil didapatkan pengetahuan wali murid tentang pengenalan jajanan sehat dan jajanan berbahya meningkat, dibuktikan dengan rata-rata nilai pre-test 40 dan post test 71 (meningkat 29) .Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan wali murid mengenai pengenalan jajanan sehat dan jajanan berbahaya yang diharapkan selanjutnya mampu mengedukasi ke anak-anak mereka.
EDUKASI MANFAAT DAN BAHAYA KOLESTEROL PADA IBU-IBU NASYIATUL AISYIYAH TINGGARJAYA KECAMATAN JATILAWANG Nugroho, Irmawan Andri; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kolesterol adalah suatu zat lemak yang beredar di dalam darah, berwarna kekuningan dan berupa seperti lilin, yang diproduksi oleh hati dan sangat berkaitan dengan kesehatan tubuh. Kolesterol LDL akan menumpuk pada dinding pembuluh darah arteri koroner yang menyebabkan penyumbatan. Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2002, mencatat sebanyak 4,4 juta kematian akibat hiperkolesterolemia atau sebesar 7,9% dari jumlah total kematian. Dalam upaya mengatasi masalah hiperkolesterolemia diperlukan pencegahan sekunder yang bertujuan untuk mencegah atau menghambat timbulnya penyulit dengan tindakan deteksi dini dan memberikan intervensi keperawatan sejak awal penyakit. Metode: Program pengabdian masyarakat dilakukan dalam tiga pertemuan dengan memberikan penyuluhan kepadda peserta kegiatan. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah sebanyak 40 orang. Hasil: Setelah dilakukan edukasi didapatkan hasil bahwa bahwa terdapat peningkatan pengetahuan. Hal ini dibuktikan dengan kenaikan rerata nilai pretest dari 64,3 menjadi 79,3 pada saat post test. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pre tes dan post tes dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan pengetahuan setelah dilakukan edukasi. Hal ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan agar pengetahuan masyarakat tentang kesehatan semakin baik, dengan demikian upaya menuju masyarakat yang sehat semakin tercapai.
Asuhan Keperawatan pada Pasien Sindrom Koroner Akut Non-ST Elevasi Miokard Infark dengan Nyeri Dada Akut Aziz, Latif Ibnu; Waladani, Barkah; Rusmanto, R
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pijat refleksi atau reflexology massage merupakan terapi komplementer yang sering dijadikan bahan penelitian dalam penerapan pengurangan nyeri, biasanya yaitu footmassage reflexology atau pijat refleksi kaki (Setiawan, 2017). Tujuan: Untuk menguraikan hasil asuhan keperawatan pasien SKA NSTEMI dengan nyeri dada akut menggunakan Inovasi Pijat Refleksi Kaki di Ruang ICCU RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode wawancara, observasi dan penerapan langsung ke pasien. Subjek penelitian adalah pasien NSTEMI di Ruang ICCU RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.Sampel penelitian 3 pasien.Pengambilan sampel sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil Penelitian: Hasil penelitian bahwa 3 pasien yang mengeluh nyeri masing-masing sebelum dilakukan pijat refleksi kaki skor nyeri yaitu 3 dan setelah dilakukan pijat refleksi kaki skor nyeri 0. Kesimpulan: Hasil penerapan terapi non farmakologi pijat refleksi kaki pada pasien SKA NSTEMI dengan nyeri dada akut mengalami perubahan yang signifikan yang ditunjukan dengan adanya penurunan skor nyeri pada pasien dari skala nyeri ringan (3) menjadi tidak nyeri (0). Rekomendasi: Diharapkan kepada peneliti selanjutnya dapat meneliti tentang pengaruh pijat refleksi kaki pada pasien SKA NSTEMI dengan nyeri dada akut skala sedang (4-6).
Analisis Asuhan Keperawatan pada Pasien Congestive Heart Failure dengan Penurunan Curah Jantung Waladani, Barkah; Putri, Pinky Anetdita Kusrifka; Rusmanto, R
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Congestive Heart Failure merupakan masalah utama bagi masyarakat menurut WHO menunjukkan bahwa pada tahun 2012 terdapat 17.5 juta atau sekitar 48% dari total kematian disebabkan oleh gagal jantung. Salah satu cara menurunkan hipertensi dengan cara non farmakologi. Ini dilakukan dengan slow deep breathing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan asuhan keperawatan yang diberikan pada pasien dengan penurunan curah jantung pada pasien Congestive Heart Failure (CHF) di ICCU Rumah Sakit Prof. Dr. Soekarjo Purwokerto. Pada studi kasus ini menggunakan metode pengkajian menggunakan format asuhan keperawatan, instrument yang digunakan adalah bedside monitor, stestoskop merk ABN, lembar observasi Slow Deep Breathing, dilakukan pada 3 pasien selama 3 hari. Setelah dilakukan pengkajian shingga pemberian tindakan slow deep breathing, diketahui bahwa pasien pertama Tn. S status pernafasan dari 26 x/menit menjadi 21 x/mmenit. Pasien kedua Tn. F status pernafasan dari 35 x/menit menjadi 18 x/menit. Pasien ketiga Ny. T status pernafasan dari 37 x/menit menjadi 24 x/menit. Tindakan slow deep breathing lebih diaplikasikan terhadap pasien CHF, untuk peneliti selanjutnya diharapkan untuk diaplikasikan terhadap pasien selain CHF.
Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Tingkat Nyeri Post Operasi Fraktur di RS PKU Muhammadiyah Gombong Yuniar, Isma; Marlis, Ima Muhimatul; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kejadian fratur karena kecelakaan lalu lintas di Indonesia cukup tinggi. Salah satu manifestasi klinik paling menonjol pada penderita fraktur adalah nyeri. Nyeri yang dirasakan pasca operasi disebabkan karena terjadinya manipulasi jaringan dan organ. Dukungan keluarga mampu memberikan kesejahteraan psikologis dan kemampuan penyesuaian diri melalui perasaan. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga terhadap tingkat nyeri post operasi fraktur di RS PKU Muhammadiyah Gombong. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik korelasional. Responden pada penelitian ini adalah pasien post operasi fraktur di RS PKU Muhammadiyah Gombong yang berusia 20-60 tahun, hari rawat kedua setelah operasi fraktur sebanyak 54 responden. Hasil: penelitian ini menunjukkan dukungan keluarga dengan kategori sedang (48,1%) dan tingkat nyeri pada pasien post operasi fraktur juga dalam kategori sedang (51,9%), sehingga didapatkan adanya hubungan dukungan keluarga dengan tingkat nyeri pada pasien post operasi fraktur di RS PKU Muhammadiyah Gombong dengan nilai p=0,000. Kesimpulan: dukungan keluarga mempunyai peran dalam mengurangi tingkat nyeri, sehingga perawat perlu bekerja sama dengan keluarga untuk meningkatkan dukungan keluarga bagi pasien post operasi fraktur.
Pengetahuan Kader Posyandu tentang Deteksi Dini Tanda Gejala dan Faktor Resiko Pneumonia Balita Kusumastuti, Kusumastuti; Dewi, Adinda Putri Sari; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa balita merupakan kelompok umur yang rawan untuk terserangpenyakit. Salah satu penyebab terbesar kematian pada anak usiabalita di dunia adalah pneumonia. Pneumonia merupakan salah satupenyakit yang menyumbangkan Angka Kematian Balita. Pada tahun2016 Indonesia menempati urutan ke 8 dengan kasus pneumoniapada balita tercatat sebesar 503.738 kasus. Angka kejadianpneumonia pada balita di Kabupaten Kebumen tahun 2016 mencapai3.730 kasus 76,41 %. Kejadian pneumonia pada balita diwilayahPuskesmas Sempor I mencapai 842 kejadian (80%). Kaderkesehatan merupakan tenaga kesehatan yang dianggap paling dekatdengan masyarakat. Khusus untuk menekan angka pneumonia padabalita diperlukan kader – kader kesehatan yang mendukung kegiatandeteksi dini pneumonia pada balita.. Tujuan meningkatnyapengetahuan kader tentang deteksi dini, gejala dan factor resikopneumonia balita. Metode yang digunakan dengan melakukanpenyuluhan kepada kader posyandu mengenai deteksi dini tandagejala dan factor resiko terjadinya pneumonia balita. Kegiatandibagi 3 sesi yaitu penyampaian materi, praktik dan dilakukan pretest dan post test.Media yang digunakan leaflet dan power point.Hasil yang di dapatkan dari hasil pre test pengetahuan kaderkategori cukup yaitu 4 (40%) dan kurang 6 (60%) serta presentase.Hasil Post Test didapatkan bahwa hasil dari kategori baik 3 (30%)dan cukup 7 (70%). Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatanpengetahuan kader setelah dilakukan penyuluhan. Keimpulan darikegiatan tersebut adanya peningkatan pengetahuan kader setelahdilakukan penyuluhan.
Pembentukan Kelompok Ibu CERDAS (Ceria Dengan ASI) dalam Mensukseskan Asi Eksklusif Dewi, Adinda Putri Sari; Sulastri, Eti; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air susu ibu menjadi makanan terbaik dan bergizi pada awalkehidupan bagi setiap bayi yang dilahirkan. Kekurangan gizi padabayi dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan danperkembangan. Capaian ASI eksklusif yang masih rendah di WilayahPuskesmas Ayah II pada tahun 2015 serta masih sangat terbatasnyatenaga konselor ASI menjadi landasan terbentuknya KelompokPendukung ASI. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalahTerbentuknya Kelompok Ibu CERDAS (CERIA dengan ASI) untukmensukseskan ASI Eksklusif dan meningkatnya pengetahuan danketerampilan edukator dalam memberikan informasi tentangmanajemen laktasi. Metode pengabdian masyarakat adalah denganmelakukan pelatihan selama 1 hari melalui praktik sebagaipersiapan mengedukasi ibu target tentang asi, pendampinganterhadap ibu target dan evaluasi kendala-kendala yang ditemukanpada saat memberikan edukasi. Hasil pengabdian masyarakatterdapat 5 ibu yang bersedia menjadi edukator ASI dan 10 ibu target(ibu menyusui) yang memiliki bayi usia 3-6 bulan untuk dilakukanpendampingan. Hasil tingkat pengetahuan edukator sebelum dan sesudah pelatihan managemen laktasi menunjukan jumlah nilai rata-rata sebelum pelatihan 80 dan setelah pelatihan 90 dari rentang nilai 0-100 atau meningkat sebesar 10 point. Hasil tingkat pengetahuanibu target sebelum dan sesudah dilakukan edukasi tentangmanagemen laktasi oleh educator menunjukan jumlah nilai rata-ratasebelum dilakukan edukasi 68 dan setelah dilakukan edukasi 79 darirentang nilai 0-100 atau meningkat sebesar 11 point. Hasil penilaianobservasi pendampingan edukator menunjukan jumlah nilai rata-rata86. Sedangkan hasil evaluasi keberhasilan ASI, seluruh ibu targetberhasil memberikan ASI eksklusif (100%). Kesimpulan pengabdianmasyarakat yaitu telah terbentuk edukator ASI sebanyak 5 orangdengan pemahaman ASI yang meningkat dan mampu melakukanedukasi tentang ASI dan manajemen laktasi sehingga seluruh ibutarget berhasil memberikan ASI eksklusif.