Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Dan Beban Kerja Terhadap Ketepatan Pelaksanaan Triage di IGD RS PKU Muhammadiyah Gombong Yuniar, Isma; Yulistiawan, Eko; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Dalam pelaksanaan triage jika terjadikesalahan atau ketidaksesuaian dapat berakibatmemperburuk kondisi pasien bahkan kematian.Kemampuan perawat dalam melakukan triage sangatberpengaruh terhadap tingkat keberhasilan pertolonganpada saat pasien mengalami kegawat daruratan. Ketepatanperawat dalam melaksanakan triage juga dipengaruhi olehberbagai faktor antara lain motivasi dan beban kerja.Tujuan : Mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhiketepatan pelaksanaan triage di IGD PKUMuhammadiyah Gombong. Metode: Penelitian inimerupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptifkorelatif dan pendekatan cross sectional. dan jumlah sampelsebesar 13 perawat IGD. Hasil: Ada pengaruh motivasiperawat dengan ketepatan pelaksanaan triage denganp=0.027 (p<0,05). Ada pengaruh beban kerja denganketepatan pelaksanaan triage dengan p= 0.001(p<0,05).Kesimpulan: Faktor- faktor yang mempengaruhiketepatan pelaksanaan triage di IGD PKU MuhammadiyahGombong antara motivasi dan beban kerja. Rekomendasi:Pihak Rumah Sakit hendaknya melakukan perbaikan kinerjaperawat dan meningkatkan motivasi perawat denganmemberikan seminar atau pelatihan.
Efektifitas Pemberian Semi Fowler dan Fowler terhadap Perubahan Status Pernapasan pada Pasien Asma Suwaryo, Putra Agina Widyaswara; Amalia, Wahyu Rizki; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma adalah kelainan inflamasi kronik saluran napas yang menyebabkan sesak napas sehingga dalam keadaan klinis dapat terjadi penurunan frekuensi pernapasan dan saturasi oksigen. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan pada pasien asma untuk memaksimalkan ventilasi paru adalah pemberian posisi semi fowler dan fowler. Tujuannya adalah untuk mengetahui evidence base exercise efektifitas pemberian poisisi semi fowler dan fowler terhadap perubahan frekuensi pernapasan dan saturasi oksigen pasien asma. Metode menggunakan literatur review dengan penelusuran artikel penelitian melalui Sciencedirect, Pubmed, Researchgate, Ebsco dan Proquest periode 2018-2020 dengan kata kunci asma, semi fowler dan foweler.. Dari hasil penelusuran didapatkan 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi yang dinilai menggunakan Duffy’s Research Apparasial Cheklist Approach dengan rata-rata skor 205-306. Hasil analisis penelusuran didapatkan bahwa posisi semi fowler lebih efektif dalam menurunkan frekuensi pernapasan dan saturasi oksigen pada pasien asma dibandingkan posisi fowler atau posisi lainnya, serta berpengaruh terhadap perubahan frekuensi pernapasan menjadi normal (16-24 kali/menit) dan meningkatkan saturasi oksigen, dengan variasi metode, penilaian, dan jumlah responden.
PENCEGAHAN DEKUBITUS MENGGUNAKAN POSISI ALIH BARING PADA PASIEN YANG DI RAWAT DI INTENSIVE CARE UNIT (ICU) Laraswati, Arista; Suwaryo, Putra Agina Widyaswara; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dekubitus merupakan masalah yang sering terjadi pada pasien yangdirawat di ruang ICU. Oleh karena itu, pencegahan dekubitus sangatdiperlukan untuk menghindari keterlambatan program rehabilitasibagi pasien. Alih baring merupakan salah satu tindakan keperawatanyang efektif untuk mencegah dekubitus apabila dilakukan dengantepat dan rutin. Tujuannya adalah untuk menganalisis hasil-hasilpenelitian terkait pencegahan dekubitus pada pasien menggunakanposisi alih baring di Ruang ICU dan menganalisis hasil-hasilpenelitian terkait pengkajian skala dekubitus di Ruang ICU.Penelitian ini menggunakan stratetegi penelusuran artikel penelitiandari tahun 2018 hingga 2020 dengan database pubmed, googlescholar, sagepub, science direct, dan research gate danmenggunakan kata kunci tertentu. Sebanyak 16 artikel yang sesuaidengan kriteria inklusi dinilai dengan Duffy’s Critical ApraisalApproach sehingga terpilih 10 artikel yang masuk ke dalam superioraverage dengan rata-rata skor 254,3. Hasil Literatur reviewmenunjukkan bahwa tindakan alih baring dapat mencegah risikodekubitus di ruang ICU sebanyak 10 artikel (100%) dengan waktualih baring setiap 2 jam.
Stress Level of Nurses in Intensive Care Unit Waladani, Barkah; Khoirin Nida, Ni’matul; Setianingsih, Endah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nurses as the front line in the implementation of health services, actions, and nursing care. A nurse has emotional sensitivity in dealing with a situation, condition, and patient situation in the hospital. Behind their roles and duties, it turns out that nurses experience psychological disorders, namely stress. This study was conducted to determine the stress level of nurses in the intensive care unit of RSUD Dr. Soedirman, Kebumen. This study used a descriptive design with a cross-sectional design. Respondents in this study were 35 respondents. The research instrument used a Depression Anxiety Stress Scale 42 questionnaire translated into Indonesian. The analysis used a descriptive test. The results obtained by nurses in the Intensive Care Installation Room, RSUD Dr. Sudirman mostly aged 30 years (60.0%), female (74.3%), undergraduate education (54.3%), working period 5 years (71.4%) and married (85.7%). Sudirman mostly with a moderate level of stress category as many as 14 respondents (40.0%). The conclusion that’s nurses in the intensive care unit experience moderate stress.
Penerapan Terapi Akupresure Untuk Menurunkan Nyeri Dan Kadar Asam Urat Pada Passien Gout Arthritis Di Kelurahan Surobayan, Kecamatan Ambal Imani, Sefia Zahra; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gout arthritis merupakan penyakit akibat adanya penumpukan kristal urat pada jaringan persendian. Tanda gejala yang dapat muncul seperti nyeri, pembengkakan, dan gejala terbakar pada persendian akibat adanya endapan kristal monosodium pada persendian yang memicu munculnya tofi. Terapi non farmakologi akupresure dapat menurunkan asam urat dan nyeri dengan menstimulasi pituitary hypothalamus untuk meningkatkan endorfin dan merangsang sel perifer untuk mengaktifkan potensi sel aktif lainya, sehingga kinerja ginjal dapat bekerja secara optimal. Memberikan gambaran umum asuhan keperawatan dengan penerapan terapi akupresure untuk menurunkan nyeri dan kadar asam urat pada pennderita gout arthritis. Penelitian menggunakan metode deskriptif studi kasus dengan menggambarkan hasil dalam bentuk narasi. Kriteria responden antara lain terdiagnosa sebagai penderita gout arthritis, memiliki keluhan nyeri sedang, tidak mengkonsumsi obat diuretic, kesadaran composmentis, usia >40 tahun, tidak luka, cidera dan bengkak pada kaki. Data penelitian didapatkan melalui observasi, wawancara, serta monitor kadar asam urat dan skala nyeri sebelum dan sesudah terapi. Tampak adanya penurunan kadar asam urat rata-rata 4,15 mg/dl setelah terapi diberikan serta skala nyeri turun 2 sampai 1 pada pertemuan kedua. Penerapan terapi akupresure dapat diterapkan sebagai metode non farmakologi secara rutin pada penderita gout arthritis untuk menurunkan kadar asam urat dan skala nyeri.
Pengaruh Edukasi Pertolongan Pertama Terhadap Tingkat Pengetahuan Anggota Palang Merah Remaja setianingsih, Endah; Arifin, Ridwan Nur; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian Cedera atau kecelakaan bisa terjadi kapanpun dan dimanapun tidak terkecuali dilingkungan sekolah. Dibutuhkan tindakan yang cepat dan tepat untuk mencegah cedera lebih serius , kecacatan bahkan kematian korban. Diperlukan pengetahuan yang baik untuk mendapatkan penanganan yang baik salah satunya dengan edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pertolongan pertama terhadap tingkat pengetahuan anggota PMR di SMA N 1 Pejagoan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain desain penelitian kuantitatif dengan quasi eksperimen: one group pretest post test design without control group. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan pertolongan pertama sebelum dan sesudah edukasi tentang pertolongan pertama.Hasil analisis pada uji Wilcoxon didapatkan hasil p-value=0,00 (p<0,05). Dalam penelitian ini didapatkan hasil uji Wilcoxon hasil p-value=0,00 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh edukasi pertolongan pertama terhadap tingkat pengetahuan anggota PMR di SMA N 1 Pejagoan. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian dengan metode lain atau variable lain seperti sikap atau pelatihan.
Hubungan Intensitas Nyeri dengan Kualitas Tidur Pasien di ruang Intensive Care Unit (ICU) RS PKU Muhammadiyah Gombong Sari, Laras Ageng Sekar; Waladani, Barkah; Setianingsih, Endah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri banyak dialami oleh pasien-pasien diruang Intensive Care Unit selama prosedur klinis yang rutin ataupun saat istirahat. Nyeri yang dirasakan pasien dapat menyebabkan fragmentasi tidur dengan meningkatnya sensitifitas rasa sakit serta menghambat sintesis protein opioid. Kualitas tidur yang menurun karena nyeri dapat menyebabkan penurunan energy, mempengaruhi system imun, system kardiovaskuler, kondisi fisik dan psikologis pasien, sehingga memperlambat proses penyembuhan, oleh karena itu kualitas tidur baik pada pasien ICU sangat menunjang proses perawatannya. Tuhuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan intensitas nyeri dengan kualitas tidur pasien diruang Intensive Care Unit Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong. Metode penelitian ini mengunakan kuantitatif korelasi, pendekatan crosssectional dengan uji Kendall Tau pada 31 responden, Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index dan Numaric Rating Scale.Hasil penelitian berdasarkan uji statistik korelasi Kendall tau didapatkan hasil nilai p value=0,00 dengan signifikan 0,05, dengan ini maka Ho ditolak Ha diterima yang artinya terdapat hubungan intensitas nyeri dengan kualitas tidur pasien diruang ICU Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong dengan. Koefisien korelasi (?=0,536). Kesimpulan yang diperoleh yaitu terdapat hubungan bermakna antara intensitas nyeri dengan kualitas tidur pasien diruang Intensive Care Unit Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat menghomogenkan kriteria Inklusi yang akan diteliti, seperti hubungan intensitas nyeri trauma pasca oprasi atau penyakit dalam dengan kualitas tidur pasien.
Hubungan Efikasi Diri dengan Burnout Pada Perawat di Ruang Intensive RSUD Dr. Soedirman Kebumen Asyifa, Rayyasti Nur; Setianingsih, Endah; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat sering menjalankan tugas mengalami kondisi kelelahan emosi dan kelelahan mental karena kewajiban dalam memberikan pelayanan kepada pasien dan keluarga. Hal ini tentu akan menciptakan tekanan pada perawat untuk mengalami kelemahan fisik, mental dan emosional yang disebut burnout. Kejadian burnout dipengaruhi oleh individu perawat itu sendiri, jika perawat sangat yakin dengan kemampuannya dalam melakukan pelayanan medis, maka kesukaran dan permasalahan yang dihadapi selama melakukan pelayanan medis akan teratasi dengan tepat. Kepercayaan diri yang dimiliki individu dalam melakukan tugas untuk mewujudkan tujuan tertentu dikenal sebagai efikasi diri. Tujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan burnout pada perawat di ruang intensive RSUD Dr. Soedirman Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampel yang digunakan yaitu total sampling sejumlah 51 perawat di ruang intensive RSUD Dr. Soedirman Kebumen. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan burnout pada perawat di ruang intensive RSUD Dr. Soedirman Kebumen dengan hasil p value = 0,000 < 0,05. Hasil penelitian ini didapatkan hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan burnout perawat di ruang intensive RSUD Dr. Soedirman Kebumen. Perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti mengenai faktor – faktor yang berhubungan dengan efikasi diri dan burnout.
Analisis Asuhan Keperawatan pada Pasien Asma dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif dengan Pemberian Intervensi Keperawatan Diafragma Breathing Exercise di IGD RS PKU Muhammadiyah Gombong hofiyatussalamah, S; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma adalah penyakit saluran napas obstruktif intermiten yang ditandai dengan adanya trakea dan bronkus dalam respon yang terlalu aktif terhadap stimulus tertentu. Masalah keperawatan yang biasa muncul pada penderita asma antara lain pola napas tidak efektif, bersihan jalan napas, hipertermi dll. Pada studi kasus ini penatalaksanaan asma terkait terapi nonfarmakologi terhadap penderita asma yang mengalami gangguan pola napas tidak efektif yaitu yaitu dengan penerapan Diafragma Breathing Execise. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan di ruang IGD RS PKU Muhammadiyah Gombong pada 5 bulan terakhir yaitu bulan September 2021-Januari 2022 didapatkan data pasien yang mempunyai riwayat asma sebanyak 53 orang. Pada 53 pasien tersebut hanya mendapatkan terapi farmakologi dan oksigenasi saja. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis terhadap masalah kelolaan menggunakan pasien asma menggunakan gangguan pola nafas tidak efektif memberikan intervensi Diafragma Breathing Exercise pada ruang Instalasi Gawat Darurat RS PKU Muhammadiyah Gombong. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menganalisa tindakan Diafragma Breathing Execise pada pola napas tidak efektif. Hasil Asuhan Keperawatan adalah masalah pada studi kasus ini dari kelima pasien yaitu pola napas tidak efektif, intervensi yang diberikan yaitu: terapi farmakologis sesuai anjuran, dan teknik non farmakologis: Diafragma Breathing Exercise 1x30 menit selama 15 menit, dan dimonitor respirasi sebelum dan sesudah tindakan. Dari kelima pasien pola napas tidak efektif mengalami penurunan jumlah respirasi, sebelum dan sesudah dilakukan tindakan terjadi penurunan jumlah respirasi dengan rata rata penurunan 7x/menit setelah keseluruhan tindakan selama 1x30 menit. Rekomendasi hasil penelitian ini dapat terapkan pada pasien dengan keluhan pola napas tidak efektif guna mengefektifkan pola napas dengan cara nonfarmakologis.
THE LEVEL OF KNOWLEDGE REGARDING RECURRENT ASTHMA EXACERBATIONS IN PATIENTS WITH BRONCHIAL ASTHMA Suwaryo, Putra Agina Widyaswara; Yuwono, Podo; Yuniar, Isma; Waladani, Barkah; Setianingsih, Endah; Bachri, Syamsul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bronchial asthma is a chronic disease that significantly impacts individuals' quality of life. Adequate knowledge about preventing asthma exacerbations is crucial in managing this condition. This research aims to evaluate the level of knowledge regarding bronchial asthma exacerbations among patients seeking treatment at PKU Muhammadiyah Gombong Hospital. The research method employed is observational with a cross-sectional approach. Data were collected through surveys using questionnaires distributed to bronchial asthma patients during the months of March to June 2023. Data analysis was conducted using descriptive methods. The research findings indicate that the majority of bronchial asthma patients at the hospital have insufficient knowledge about asthma exacerbations. Most patients are aged 41-50 years, come from farming backgrounds, and have been suffering from asthma for 5 to 10 years. Despite the majority having higher education, there remains a significant knowledge gap. There is a need for increased education and awareness about bronchial asthma exacerbations among patients, especially those with lower educational backgrounds and from rural areas. These efforts are expected to improve the management and prevention of asthma exacerbations and enhance the overall quality of life for patients