Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Community Empowerment through Optimization of Coconut Waste with Zero Waste Method : Pemberdayaan Masyarakat Melalui Optimalisasi Limbah Kelapa dengan Metode Zero Waste Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Adiansyah, Romi; Nur, Syarif; Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar; Nurannisa, Andi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i2.22627

Abstract

This community service (PKM) aims to empower partners through zero waste methods in processing coconut waste into cocopeat and cocofiber products. The partner in this PKM is Poktan Wanua Cina, which is located in Tanete Village, Cina District. Activities include counseling, training, and mentoring. The results of the counseling showed an increase in partner knowledge and understanding, with an average score of 59.82. Counseling succeeded in increasing partners' awareness and motivation about the importance of coconut waste processing. Training showed an increase in partners' technical skills with an average increase of 59.55. Mentoring is intended to ensure that partners can apply the knowledge and skills that have been obtained. The mentoring results showed an average increase of 63.91. This PKM activity has proven effective in empowering partners with the resulting products having the potential to become village superior products.
Penguatan Pemahaman Budaya Indonesia pada SB Hulu Langat Melalui Metode Discovery Learning Cerita Rakyat “I La Galigo” Sua, Andi Tenri; Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Adiansyah, Romi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22486

Abstract

Prosa rakyat atau lebih dikenal dengan cerita rakyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat. Tersebarnya cerita rakyat di seluruh nusantara mengakibatkan penggalian kearifan lokal menjadi sangat penting sebagai upaya untuk melestarikan budaya bangsa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kemitraan Internasional ini bertujuan untuk memberikan penguatan pemahaman kepada mitra akan pentingnya budaya Indonesia khususnya cerita rakyat Sulawesi Selatan yaitu I La Galigo. Mitra dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah siswa dan guru SB Hulu Langat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Penyuluhan meliputi tahap sosialisasi atau penyampaian terkait dengan program pengabdian yang dilaksanakan. Pada tahap pelatihan diterapkan metode discovery learning, yaitu penyampaian cerita rakyat secara lisan dan tertulis, kegiatan menyimak dan membaca dengan seksama, serta sharing session mengeluarkan pendapat secara mandiri. Tahap pendampingan dilakukan untuk mengetahui kendala mitra selama pelaksanaan program agar dapat memberikan solusi alternatif. Adapun hasil yang diperoleh yaitu adanya respon, tanggapan atau pendapat positif dari siswa maupun guru SB Hulu Langat terkait metode discovery learning yang diterapkan dalam menguatkan pemahaman serta memotivasi mitra dalam berliterasi akan pentingnya budaya Indonesia khususnya cerita rakyat Sulawesi Selatan I La Galigo.
Efek Pembelajaran Online terhadap High Order Thinking Skills pada Siswa Biologi pada Masa Pandemic Covid-19 Amin, Astuti Muh; Karmila, Fitriyah; Muna, Lintal; Hujjatusnaini, Noor; Adiansyah, Romi; Yani, Ahmad
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 7, No 1 (2022): Bioedusiana
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi - Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bioed.v7i1.4467

Abstract

Along with the development of the 21st century, students are required to have high order thinking skills (HOTs). Online teaching and learning has become a necessity for education around the world during the COVID-19 pandemic. The sudden change in the learning process during the Covid-19 pandemic had a very significant impact on various aspects of learning, including HOTs. The purpose of this study was to determine the effect of online learning on high order thinking skills in biology students in the city of Ternate. This research is a quantitative descriptive research. Describe the effect of online learning on high order thinking skills. The population in this study were biology students at a public high school in the city of Ternate, North Maluku, Indonesia. The sampling technique was done by purposive sampling. The research sample was biology students at SMA Negeri 4 Ternate and SMA Negeri 8 Ternate, North Maluku with a total of 56 students. The research was conducted in the odd semester of the 2021/2022 academic year. The instrument used in this research is an instrument to measure high order thinking skills. The results of this study indicate that the average total high order thinking skills of biology students for analyzing level is 50.44; level evaluate 45.38; levels creating 41.16. This indicates that more efforts are still needed so that students can have adequate HOTs abilities.
EFEKTIVITAS MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBASIS ECOPRENEURSHIP UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Sulfikah, Sulfikah; Adiansyah, Romi; Nurmi, Nurmi
Jurnal Binomial Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Binomial
Publisher : FKIP, Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/bn.v7i2.2410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas model Project Based Learning (PjBL) berbasis ecopreneurship dan melatih kemampuan berpikir kreatif siswa Kelas XII MIPA SMA Negeri 18 Bone. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan sampel yang digunakan adalah kelas XII MIPA 2 dan XII MIPA 3 dengan jumlah siswa masing-masing 29 dan 27 orang. Adapun desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control dengan tipe Desaign Group Pre-Test dan Post-Test Design. Hasil uji normalitas dan homogenitas diperoleh hasil data normal dan homogen. Sedangkan uji hipotesis dilakukan menggunakan Paired Sample Pre-test Post-test diperoleh nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 dimana sig (2-tailed) <0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa model pembelajaran PjBL berbasis Ecopreneurship efektif diterapkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XII SMA Negeri 18 Bone. Model ini mampu mengajarkan siswa untuk lebih aktif dalam belajar, kreativitas siswa makin berkembang melalui proses perancangan proyek, dan siswa lebih mudah dalam menentukan solusi dari masalah kompleks yang terjadi di dunia nyata.
IMPLEMENTASI METODE EPA (EKSPLORASI, PENGENALAN DAN APLIKASI KONSEP) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SCIENCE SISWA Hazzah, Nur Aulia; Nurmi, Nurmi; Adiansyah, Romi
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i1.17873

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa Implementasi Metode EPA (Eksplorasi, Pengenalan dan Aplikasi konsep) dalam Pembelajaran Biologi dapat Meningkatkan Keterampilan Proses Science Siwa di SMA Negeri 13 Bone. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Pre-Experimental Design dengan tipe One-shot Case Study Research  Design. Jumlah populasi terdiri dari 7 kelas dan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian adalah kelas X MIPA 3 dengan jumlah siswa sebanyak 35 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Hasil analisis deskriptif dengan menggunakan lembar observasi untuk mengetahui aktivitas science siswa diperoleh nilai keterampilan proses science siswa meningkat. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata pada pertemuan akhir sebesar 76,37 berada pada kategori tinggi dengan interval 75-89. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan bantuan SPSS Versi 22.  Hal ini membuktikan bahwa ada peningkatan keterampilan proses science siswa dengan mengimplementasikan metode EPA (Eksplorasi, Pengenalan dan Aplikasi Konsep) dalam pembelajaran biologi di SMA Negeri 13 Bone.Abstrak. This study aims to prove that the implementation of the EPA Method (Exploration, Introduction and Application of concepts) in Biology Learning can Improve Shiva's Science Process Skills at SMA Negeri 13 Bone. The research used is quantitative research with the type of research Pre-Experimental Design with the type of One-shot Case Study Research Design. The total population consists of 7 classes and samples were taken using purposive sampling techniques. The research sample was class X MIPA 3 with a total of 35 students. The data collection technique used in this research was using observation and documentation sheets. The results of descriptive analysis using observation sheets to determine students' science activities showed that students' science process skill scores increased. This is proven by the average score at the final meeting of 76.37 in the high category with an interval of 75-89. This test was carried out using SPSS Version 22. This proves that there is an increase in students' science process skills by implementing the EPA method (Exploration, Introduction and Application of Concepts) in biology learning at SMA Negeri 13 Bone.
Pemberdayaan Kelompok PKK Melalui Transformasi Tanaman Obat Keluarga Berbasis Annona muricata di Desa Lemoape, Kabupaten Bone Adiansyah, Romi; Asfat, M. Lutfi; Sudarmi, Sudarmi; Rahman, Nur Azizah; Hermawan, Indra; Muh. Amin, Astuti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.13098

Abstract

Background: Tanaman sirsak (Annona muricata) merupakan komoditas potensial di Desa Lemoape, namun potensi ini kurang diberdayakan. Program ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi Annona muricata melalui diversifikasi produk olahan daun Annona muricata menjadi sebuah produk berupa Natural Balm (Balsem Alami). Metode: pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu persiapan, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Hasil: program diperoleh mitra mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang manfaat daun Annona muricata. Kesimpulan: Dampak pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat dalam bidang kesehatan serta mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor tiga yaitu kehidupan sehat dan sejahtera.
Gerakan Loka Vora: Model Pemberdayaan Kelompok BPNT melalui Agroponik Sayuran Berbasis Biostimulator Cangkang Telur untuk Ketahanan Pangan Rumah Tangga Rasmiati, Rasmiati; Adiansyah, Romi; Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar; Nurdin, Nurdin; Arfiani, Rezha
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20836

Abstract

Background: Ketahanan pangan berbasis gizi seimbang merupakan tantangan utama bagi kelompok penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), khususnya di Desa Pitumpidange, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone. Hasil observasi awal mengidentifikasi tiga permasalahan utama, yaitu ketergantungan terhadap konsumsi makanan instan, rendahnya pengelolaan limbah rumah tangga berupa cangkang telur, serta belum adanya inovasi pemanfaatan limbah sebagai biostimulator alami. Potensi limbah cangkang telur di Desa Pitumpidange mencapai lebih dari 330 kg per tahun yang belum termanfaatkan. Metode: Program ini menerapkan metode Community Based Learning (CBL) melalui tiga tahapan pelaksanaan, yaitu planning, training by doing, dan mentoring and supervision. Pendekatan ini tidak hanya menempatkan masyarakat sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai subjek aktif dalam proses perencanaan, pelatihan, dan pengelolaan sumber daya lokal. Hasil: Hasil implementasi program menunjukkan bahwa 80% mitra mampu memproduksi biostimulator secara mandiri dan 78% berhasil menanam sayuran dengan mengaplikasikan hasil pelatihan. Evaluasi berbasis Theory of Planned Behavior dan Love and Care for Nature Scale memperlihatkan peningkatan pemahaman dan efikasi diri sebesar 32%, dengan 85–88% mitra menunjukkan sikap positif terhadap perilaku ramah lingkungan, serta 92% memberikan respon positif terhadap kemanfaatan program. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Gerakan Loka Vora efektif dalam mentransformasi masyarakat konsumtif menjadi produktif dan berwawasan ekologis, serta mendukung pencapaian SDGs poin 2 dan 15 melalui peningkatan ketahanan pangan dan pengelolaan limbah berkelanjutan.
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai Apotek Hidup: Media Edukasi Kesehatan Keluarga di Desa Tualang Timur Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Ilham, Ilham; Adiansyah, Romi; Nurmi, Nurmi
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21229

Abstract

Background: Tingginya ketergantungan masyarakat pada obat sintetik dan minimnya pengetahuan etnobotani mendorong perlunya pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai sarana edukasi. Pengabdian ini merevitalisasi konsep Apotek Hidup di Desa Tualang Timur untuk meningkatkan ketahanan dan kemandirian kesehatan berbasis ekologi (Ecological Health). Metode: Tujuannya adalah menerapkan model edukasi kesehatan berbasis lingkungan serta menilai efektivitasnya dalam meningkatkan literasi kesehatan dan penguasaan konsep Biologi Tumbuhan aplikatif masyarakat. Metode yang digunakan berupa kuasi-eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest pada 20 anggota PKK. Intervensi melibatkan identifikasi morfologi dan taksonomi tumbuhan obat serta praktikum perancangan kebun TOGA. Hasil: Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rerata nilai post-test (85,2) naik 72,5% dari pre-test (49,4). Sebanyak 93,3% partisipan mampu menanam ≥5 spesies dari famili berbeda, menunjukkan transfer pengetahuan yang baik. Berdasarkan data primer, terjadi penurunan ±40% pembelian obat sintetik untuk keluhan ringan. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa TOGA efektif sebagai media pembelajaran kontekstual yang menghubungkan pemahaman Biologi dengan praktik kesehatan mandiri berkelanjutan di tingkat keluarga.
Eksplorasi Aspek Kognitif Siswa Kelas X SMAN 14 Bone Melalui Kegiatan Ekowisata Pada Materi Keanekaragaman Hayati Nasrul, Muhammad; Ali, Muhammad; Adiansyah, Romi
ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14 No 2 (2025): ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/oz.v14i2.3477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek kognitif siswa dalam memahami konsep keanekaragaman hayati melalui kegiatan ekowisata sebagai bentuk pembelajaran kontekstual di SMAN 14 Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan tujuh siswa kelas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekowisata berperan signifikan dalam memperkuat aspek kognitif siswa pada tiga ranah utama, yaitu: pemahaman konsep ekosistem, keterampilan observasi dan identifikasi spesies, serta kesadaran ekologis. Siswa mampu mengaitkan teori dengan fenomena nyata, mengidentifikasi flora dan fauna lokal seperti Ficus septica dan Anguilla bicolor, serta menunjukkan peningkatan reflektif terhadap pentingnya konservasi lingkungan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa kegiatan ekowisata dapat dijadikan strategi pembelajaran biologi yang efektif dan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan berpikir ilmiah serta kesadaran lingkungan siswa
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS X SMAN 7 BONE Nurhua; Ali, Muhammad; Adiansyah, Romi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.56192

Abstract

The PjBL learning model is a learning that uses projects as the core of learning, by using PjBL it is proven to increase student creativity by using PjBL it is expected that students are able to trigger active thinking skills, can work together and carry out learning creatively. PjBL is a learning model that uses projects as a learning process to achieve knowledge, skills, and attitude competencies. The research used is quantitative research with the type of Pre-Experimental Design research with the type of One Group Pre-Test and Post-Test Design. The population consists of 5 classes and sampling is done using purposive sampling technique. The research sample is class X E. 3 SMAN 7 SMAN 7 BONE with a total of 27 students. The data collection technique used in this study is the provision of Pre and Post test sheets of student concept understanding, and documentation. Based on the results of the research that has been done it can be concluded, the Project Based Learning (PjBL) Model based on the Scientific Approach is proven to improve the creative thinking skills of class X students of SMAN 7 Bone. This is shown by an increase in the average pre-test score of 63.52 to 84.81 on the post-test. Every indicator of creative thinking, especially elaboration, experienced significant improvement. Statistical tests showed a significant result (p = 0.000), indicating a positive effect of the PjBL model. This learning model also creates an active, contextual learning environment and encourages optimal development of 21st-century skills.