Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Conceptual knowledge and argumentation skills of biology students in animal physiology courses Amin, Astuti Muh; Adiansyah, Romi; Hujjatusnaini, Noor
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 7 No. 01 (2022): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v7i01.1878

Abstract

Argumentation facilitates students’ cognitive activities as they construct scientific knowledge. Studies related to the relationship between conceptual knowledge and argumentation skills in biology learning, especially in animal physiology courses, are still rarely carried out. The primary aim of this study was to determine the correlation between students’ mastery of biology concepts and argumentation skills. A correlational research design was employed. The research sample consisted of 106 fourth semester Biology Education students. The students’ mastery of biology concepts and argumentation skills were evaluated using valid and reliable instruments. Conceptual knowledge measured in this study refers to students’ ability to explain their responses to essay tests on cognitive concepts. Besides, this study also assessed students’ ability to participate in scientific debates and compose written arguments based on the Toulmin's Argumentation Pattern (TAP) framework. This study indicates an association between students’ grasp of biology concepts and their argumentation skills in the ADI class. The regression equation derived from the data analysis is y = 0.608x + 39.05 with a reliability value of 0.179. Meanwhile, there is no strong correlation between conceptual knowledge and argumentation skills in RQA, ADI-Integrated RQA, or traditional classes. This can be influenced by a variety of factors, including students’ inability to adapt and adjust rapidly to the steps introduced into the learning models. Improving argumentation quality can be accomplished through the use of active and innovative learning models or strategies.
Community Empowerment through Optimization of Coconut Waste with Zero Waste Method : Pemberdayaan Masyarakat Melalui Optimalisasi Limbah Kelapa dengan Metode Zero Waste Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Adiansyah, Romi; Nur, Syarif; Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar; Nurannisa, Andi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i2.22627

Abstract

This community service (PKM) aims to empower partners through zero waste methods in processing coconut waste into cocopeat and cocofiber products. The partner in this PKM is Poktan Wanua Cina, which is located in Tanete Village, Cina District. Activities include counseling, training, and mentoring. The results of the counseling showed an increase in partner knowledge and understanding, with an average score of 59.82. Counseling succeeded in increasing partners' awareness and motivation about the importance of coconut waste processing. Training showed an increase in partners' technical skills with an average increase of 59.55. Mentoring is intended to ensure that partners can apply the knowledge and skills that have been obtained. The mentoring results showed an average increase of 63.91. This PKM activity has proven effective in empowering partners with the resulting products having the potential to become village superior products.
Penguatan Pemahaman Budaya Indonesia pada SB Hulu Langat Melalui Metode Discovery Learning Cerita Rakyat “I La Galigo” Sua, Andi Tenri; Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Adiansyah, Romi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22486

Abstract

Prosa rakyat atau lebih dikenal dengan cerita rakyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat. Tersebarnya cerita rakyat di seluruh nusantara mengakibatkan penggalian kearifan lokal menjadi sangat penting sebagai upaya untuk melestarikan budaya bangsa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kemitraan Internasional ini bertujuan untuk memberikan penguatan pemahaman kepada mitra akan pentingnya budaya Indonesia khususnya cerita rakyat Sulawesi Selatan yaitu I La Galigo. Mitra dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah siswa dan guru SB Hulu Langat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Penyuluhan meliputi tahap sosialisasi atau penyampaian terkait dengan program pengabdian yang dilaksanakan. Pada tahap pelatihan diterapkan metode discovery learning, yaitu penyampaian cerita rakyat secara lisan dan tertulis, kegiatan menyimak dan membaca dengan seksama, serta sharing session mengeluarkan pendapat secara mandiri. Tahap pendampingan dilakukan untuk mengetahui kendala mitra selama pelaksanaan program agar dapat memberikan solusi alternatif. Adapun hasil yang diperoleh yaitu adanya respon, tanggapan atau pendapat positif dari siswa maupun guru SB Hulu Langat terkait metode discovery learning yang diterapkan dalam menguatkan pemahaman serta memotivasi mitra dalam berliterasi akan pentingnya budaya Indonesia khususnya cerita rakyat Sulawesi Selatan I La Galigo.
Efek Pembelajaran Online terhadap High Order Thinking Skills pada Siswa Biologi pada Masa Pandemic Covid-19 Amin, Astuti Muh; Karmila, Fitriyah; Muna, Lintal; Hujjatusnaini, Noor; Adiansyah, Romi; Yani, Ahmad
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 7, No 1 (2022): Bioedusiana
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi - Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bioed.v7i1.4467

Abstract

Along with the development of the 21st century, students are required to have high order thinking skills (HOTs). Online teaching and learning has become a necessity for education around the world during the COVID-19 pandemic. The sudden change in the learning process during the Covid-19 pandemic had a very significant impact on various aspects of learning, including HOTs. The purpose of this study was to determine the effect of online learning on high order thinking skills in biology students in the city of Ternate. This research is a quantitative descriptive research. Describe the effect of online learning on high order thinking skills. The population in this study were biology students at a public high school in the city of Ternate, North Maluku, Indonesia. The sampling technique was done by purposive sampling. The research sample was biology students at SMA Negeri 4 Ternate and SMA Negeri 8 Ternate, North Maluku with a total of 56 students. The research was conducted in the odd semester of the 2021/2022 academic year. The instrument used in this research is an instrument to measure high order thinking skills. The results of this study indicate that the average total high order thinking skills of biology students for analyzing level is 50.44; level evaluate 45.38; levels creating 41.16. This indicates that more efforts are still needed so that students can have adequate HOTs abilities.
EFEKTIVITAS MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBASIS ECOPRENEURSHIP UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Sulfikah, Sulfikah; Adiansyah, Romi; Nurmi, Nurmi
Jurnal Binomial Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Binomial
Publisher : FKIP, Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/bn.v7i2.2410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas model Project Based Learning (PjBL) berbasis ecopreneurship dan melatih kemampuan berpikir kreatif siswa Kelas XII MIPA SMA Negeri 18 Bone. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan sampel yang digunakan adalah kelas XII MIPA 2 dan XII MIPA 3 dengan jumlah siswa masing-masing 29 dan 27 orang. Adapun desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control dengan tipe Desaign Group Pre-Test dan Post-Test Design. Hasil uji normalitas dan homogenitas diperoleh hasil data normal dan homogen. Sedangkan uji hipotesis dilakukan menggunakan Paired Sample Pre-test Post-test diperoleh nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 dimana sig (2-tailed) <0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa model pembelajaran PjBL berbasis Ecopreneurship efektif diterapkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XII SMA Negeri 18 Bone. Model ini mampu mengajarkan siswa untuk lebih aktif dalam belajar, kreativitas siswa makin berkembang melalui proses perancangan proyek, dan siswa lebih mudah dalam menentukan solusi dari masalah kompleks yang terjadi di dunia nyata.
IMPLEMENTASI METODE EPA (EKSPLORASI, PENGENALAN DAN APLIKASI KONSEP) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SCIENCE SISWA Hazzah, Nur Aulia; Nurmi, Nurmi; Adiansyah, Romi
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i1.17873

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa Implementasi Metode EPA (Eksplorasi, Pengenalan dan Aplikasi konsep) dalam Pembelajaran Biologi dapat Meningkatkan Keterampilan Proses Science Siwa di SMA Negeri 13 Bone. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Pre-Experimental Design dengan tipe One-shot Case Study Research  Design. Jumlah populasi terdiri dari 7 kelas dan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian adalah kelas X MIPA 3 dengan jumlah siswa sebanyak 35 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Hasil analisis deskriptif dengan menggunakan lembar observasi untuk mengetahui aktivitas science siswa diperoleh nilai keterampilan proses science siswa meningkat. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata pada pertemuan akhir sebesar 76,37 berada pada kategori tinggi dengan interval 75-89. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan bantuan SPSS Versi 22.  Hal ini membuktikan bahwa ada peningkatan keterampilan proses science siswa dengan mengimplementasikan metode EPA (Eksplorasi, Pengenalan dan Aplikasi Konsep) dalam pembelajaran biologi di SMA Negeri 13 Bone.Abstrak. This study aims to prove that the implementation of the EPA Method (Exploration, Introduction and Application of concepts) in Biology Learning can Improve Shiva's Science Process Skills at SMA Negeri 13 Bone. The research used is quantitative research with the type of research Pre-Experimental Design with the type of One-shot Case Study Research Design. The total population consists of 7 classes and samples were taken using purposive sampling techniques. The research sample was class X MIPA 3 with a total of 35 students. The data collection technique used in this research was using observation and documentation sheets. The results of descriptive analysis using observation sheets to determine students' science activities showed that students' science process skill scores increased. This is proven by the average score at the final meeting of 76.37 in the high category with an interval of 75-89. This test was carried out using SPSS Version 22. This proves that there is an increase in students' science process skills by implementing the EPA method (Exploration, Introduction and Application of Concepts) in biology learning at SMA Negeri 13 Bone.
Pemberdayaan Kelompok PKK Melalui Transformasi Tanaman Obat Keluarga Berbasis Annona muricata di Desa Lemoape, Kabupaten Bone Adiansyah, Romi; Asfat, M. Lutfi; Sudarmi, Sudarmi; Rahman, Nur Azizah; Hermawan, Indra; Muh. Amin, Astuti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.13098

Abstract

Background: Tanaman sirsak (Annona muricata) merupakan komoditas potensial di Desa Lemoape, namun potensi ini kurang diberdayakan. Program ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi Annona muricata melalui diversifikasi produk olahan daun Annona muricata menjadi sebuah produk berupa Natural Balm (Balsem Alami). Metode: pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu persiapan, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Hasil: program diperoleh mitra mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang manfaat daun Annona muricata. Kesimpulan: Dampak pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat dalam bidang kesehatan serta mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor tiga yaitu kehidupan sehat dan sejahtera.
Gerakan Loka Vora: Model Pemberdayaan Kelompok BPNT melalui Agroponik Sayuran Berbasis Biostimulator Cangkang Telur untuk Ketahanan Pangan Rumah Tangga Rasmiati, Rasmiati; Adiansyah, Romi; Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar; Nurdin, Nurdin; Arfiani, Rezha
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20836

Abstract

Background: Ketahanan pangan berbasis gizi seimbang merupakan tantangan utama bagi kelompok penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), khususnya di Desa Pitumpidange, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone. Hasil observasi awal mengidentifikasi tiga permasalahan utama, yaitu ketergantungan terhadap konsumsi makanan instan, rendahnya pengelolaan limbah rumah tangga berupa cangkang telur, serta belum adanya inovasi pemanfaatan limbah sebagai biostimulator alami. Potensi limbah cangkang telur di Desa Pitumpidange mencapai lebih dari 330 kg per tahun yang belum termanfaatkan. Metode: Program ini menerapkan metode Community Based Learning (CBL) melalui tiga tahapan pelaksanaan, yaitu planning, training by doing, dan mentoring and supervision. Pendekatan ini tidak hanya menempatkan masyarakat sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai subjek aktif dalam proses perencanaan, pelatihan, dan pengelolaan sumber daya lokal. Hasil: Hasil implementasi program menunjukkan bahwa 80% mitra mampu memproduksi biostimulator secara mandiri dan 78% berhasil menanam sayuran dengan mengaplikasikan hasil pelatihan. Evaluasi berbasis Theory of Planned Behavior dan Love and Care for Nature Scale memperlihatkan peningkatan pemahaman dan efikasi diri sebesar 32%, dengan 85–88% mitra menunjukkan sikap positif terhadap perilaku ramah lingkungan, serta 92% memberikan respon positif terhadap kemanfaatan program. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Gerakan Loka Vora efektif dalam mentransformasi masyarakat konsumtif menjadi produktif dan berwawasan ekologis, serta mendukung pencapaian SDGs poin 2 dan 15 melalui peningkatan ketahanan pangan dan pengelolaan limbah berkelanjutan.
Meningkatkan Kreativitas Guru Melalui Class Canva Sebagai Pelatihan Inovatif Kelas Interaktif di SD Palongki Kecamatan Tellusiattinge Kabupaten Bone Adiansyah, Romi; Ismail, Ismail; Afdalyah, Afdalyah; Putri, Sri Muliani; Parasepty, Armila; Amin, Astuti Muh.
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8275

Abstract

Kurangnya kreativitas guru dalam penggunaan teknologi dan media pembelajaran di SD Negeri 61 dan SD Inpres 12/79 Palongki menjadi alasan utama dilaksanakannya pada kegiatan ini. Mahasiswa KKN memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Class Canva kepada 11 guru sebagai upaya meningkatkan kemampuan dalam merancang media pembelajaran yang interaktif dan menarik. Metode yang digunakan dalam pelatihan meliputi presentasi, diskusi, dokumentasi, dan praktik langsung. Guru menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan guru dakam memanfaatkan Canva sebagai alat bantu ajar. Kegiatan ini tidak hanya berdampak positif pada kreativitas guru, tetapi juga mendorong integrasi teknologi dalam pembelajaran. Maka dalam pelatihan ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan profesionalisme guru serta menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan bermakna bagi siswa.