p-Index From 2021 - 2026
7.004
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINS MEDIKA : JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) Universa Medicina Smart Medical Journal Jurnal Kedokteran Anatomica (Anatomica Medical Journal) Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Journal of Islamic Medicine Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Jurnal Medika Malahayati Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG) Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Health and Medical Journal Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan UMI Medical Journal Jurnal PORKES Nommensen Journal of Medicine AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran JK Unila (Jurnal Kedokteran Universitas Lampung) International Islamic Medical Journal The Avicenna Medical Journal GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Indonesian Journal of Cancer Ahmad Dahlan Medical Journal Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Prominentia Medical Journal Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Medical and Health Journal Biomedika Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Jurnal Widya Medika
Claim Missing Document
Check
Articles

Diagnosis and Management of Dilated Cardiomyopathy: a Systematic Review Laksono, Sidhi; Azahra, Heramitha
Smart Medical Journal Vol 4, No 3 (2021): Smart Medical Journal
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/smj.v4i3.55123

Abstract

Pendahuluan: Kardiomiopati dilatasi merupakan salah satu penyebab gagal jantung, patogenesisnya sangat bervariasi, mulai dari genetik, infeksi, autoimun, dan kardiotoksin. Melakukan pemeriksaan diagnostik mengenai penyebab yang mendasari akan lebih memahami bagaimana kardiomiopati berkembang. Manajemen juga bervariasi secara signifikan sesuai dengan individu. Tujuan dari studi ini adalah untuk membahas strategi diagnosis dan manajemen penyebab yang mendasari dalam memperbaiki kardiomiopati dilatasi untuk mencapai hasil yang lebih baik dan pengobatan yang optimal.Metode: Proses pencarian artikel diakses pada tiga database elektronik, PubMed, PLOS ONE, dan Google Scholar. Data pada artikel sebelumnya terkait dengan teori dasar diagnosis dan manajemen kardiomiopati dilatasi. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel jurnal adalah kardiomiopati dilatasi, gagal jantung, diagnosis, manajemen, dan genetik. Kriteria penulisan artikel ini adalah tahun publikasi dalam 2011 hingga 2021, dalam bahasa Inggris, artikel teks lengkap, dan membahas diagnosis dan manajemen kardiomiopati dilatasi.Hasil: Diperoleh dua puluh tujuh artikel sesuai dengan kriteria inklusi dan dibahas lebih lanjut dalam diagnosis dan pengelolaan kardiomiopati dilatasi.Kesimpulan: Kardiomiopati dilatasi merupakan penyakit progresif pada otot jantung, terutama pembesaran dan pelebaran ventrikel. Proses penyakit ini dominan dikarenakan faktor genetik. Diagnosis kardiomiopati dilatasi tidak hanya dapat dilihat dari manifestasinya, tetapi memerlukan pencitraan dalam ekokardiografi, elektrokardiogram, resonansi magnetik kardio, pengujian genetik, dan biopsi endomiokardial. Mencapai manajemen yang optimal diperlukan untuk mencegah penurunan tingkat fraksi ejeksi, mengurangi perawatan pada pasien gagal jantung, dan mengurangi risiko kematian kardiovaskular.