Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Perkembangan Hukum Ekonomi Indonesia Melalui Cyber Notaris Hayun, Hayun; Mashendra, Mashendra; Hasri, Hasirudin; Aulia, Riska
Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Vol 9, No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ls.v9i1.11335

Abstract

This research aims to analyze the development of Indonesian economic law through the implementation of the cyber notary system. The method used is a normative approach. The data used are legal materials, both primary (legislation), secondary (doctrine, jurisprudence), and tertiary (dictionary, legal encyclopedia), to analyze and interpret legal norms. Data sources include laws and regulations, jurisprudence (court decisions), legal doctrine (opinions of legal experts), and other legal materials such as draft laws and minutes of discussion. The results show that cyber notarization increases the value of electronic documents by legalizing them, for example, in addition to digitizing notary operations. Nevertheless, the implementation of this project will take a considerable amount of time due to the many components that must be prepared. It is stipulated in Article 1868 of the Indonesian Civil Code that an authentic deed is a legal document made before a public official and in a certain form stipulated by law.
Persepsi Penyakit Dan Manajemen Diri Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Lanjut Usia Saltar, La Ode; Hamiru, La Ode; Aulia, Riska
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v3i2.654

Abstract

Pasien diabetes mellitus (DM) yang memiliki persepsi buruk tentang penyakitnya, akan berdampak pada pengelolaan, serta proses penyembuhan penyakitnya. Individu yang memiliki pikiran bahwasanya penyakitnya tidak akan sembuh, dapat mempengaruhi menurunnya motivasi untuk sembuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi penyakit dengan manajemen diri pasien DM tipe 2. Metode penelitian menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah lanjut usia (lansia) yang terdiagnosis DM tipe 2 sebanyak 34 responden. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 52,9% responden memiliki manajemen diri DM yang kurang baik, dan sebanyak 55,9% responden memiliki presepsi negatif mengenai penyakit yang dialaminya. Hasil uji statistik menggunakan Chi-Square diperoleh nilai siginifikansi sebesar 0,002 (<0,05), sehingga disimpulkan ada hubungan antara presepsi penyakit dengan manajemen diri pasien diabetes melitus tipe 2 pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Kaleroang Desa Pulau Dua Kecamatan Bungku Selatan. Tingkat keeratan hubungan berdasarkan nilai phi (φ) sebesar 0,82 artinya ada hubungan kuat antara presepsi penyakit dengan manajemen diri pasien DM tipe 2 pada lansia. Tenaga kesehatan masih perlu terus melakukan edukasi bagi lansia dengan DM tipe 2 untuk meningkatkan persepsi positif terhadap penyakitnya dan meningkatkan manajemen diri DM untuk mencegah dan memperlambat terjadinya komplikasi akibat penyakitnya.
PROFIT OPTIMIZATION IN WET CAKE SALES USING THE SIMPLEX METHOD AND ITS APPLICATION IN POM-QM Luthfiyah, Farica; Aulia, Riska; Irfan, Muhammad; Wahyu Nuraini, Adinda; Firliansyah Purba, Muhammad
Journal of Mathematics and Scientific Computing With Applications Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of population increases every year causing food needs to increase, to meet food needs by increasing food crop productivity so that food availability can be sufficient. Food crops consist of rice, corn, green beans, peanuts, cassava, and sweet potatoes. Productivity in each region has different characteristics and therefore it is necessary to group the regions so that solution can be implemented in accordance with each of the characteristics of the region. The purpose of this study is to group districts/cities in North Sumatera Province based on food crop productivity using the k-means clustering method. Clustering k-means is method of grouping non-hierarchical data that attempts to partition existing data into one or more cluster or groups so that data that has the same characteristics are grouped into one same characterstics are grouped into other groups. The result of this study are the formation of 3 city district clusters namely, cluster 1 amounting to 1 regency/city, cluster 2 totaling 7 districts/cities, and cluster 3 totaling 25 districts/cities.
PROFIT OPTIMIZATION IN WET CAKE SALES USING THE SIMPLEX METHOD AND ITS APPLICATION IN POM-QM Luthfiyah, Farica; Aulia, Riska; Irfan, Muhammad; Wahyu Nuraini, Adinda; Firliansyah Purba, Muhammad
Journal of Mathematics and Scientific Computing With Applications Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/jmscowa.v4i2.972

Abstract

The development of population increases every year causing food needs to increase, to meet food needs by increasing food crop productivity so that food availability can be sufficient. Food crops consist of rice, corn, green beans, peanuts, cassava, and sweet potatoes. Productivity in each region has different characteristics and therefore it is necessary to group the regions so that solution can be implemented in accordance with each of the characteristics of the region. The purpose of this study is to group districts/cities in North Sumatera Province based on food crop productivity using the k-means clustering method. Clustering k-means is method of grouping non-hierarchical data that attempts to partition existing data into one or more cluster or groups so that data that has the same characteristics are grouped into one same characterstics are grouped into other groups. The result of this study are the formation of 3 city district clusters namely, cluster 1 amounting to 1 regency/city, cluster 2 totaling 7 districts/cities, and cluster 3 totaling 25 districts/cities.
Pencegahan Stunting melalui Edukasi Masyarakat: Fokus pada Dampak Stunting dan Pola Makan Sehat dan Bergizi di Desa Pamait: Promoting Stunting Prevention through Community Education: A Focus on the Impact of Stunting and Healthy, Nutritious Eating Patterns in Pamait Village Lisawanto, Lisawanto; Wahyunawati, Sri; Kurniaty, Harlina; Selvanus, Selvanus; Crespo, Ririn; Sinatra, Alvin; Awaliyah, Awaliyah; Aulia, Riska; Saidah, Saidah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i4.9258

Abstract

Implementing the National Action Plan for the Acceleration of Stunting Reduction (RAN PASTI), Universities are included in the structure as Monitoring Coordinators for Evaluation of the Acceleration of Stunting Reduction. STIE Dahani Dahanai as a partner of the Regional Government carries out community service activities for the stunting prevention action program in Pamait Village, Dusun Selatan District, South Barito Regency, Central Kalimantan in 2025. This PKM was carried out on 13 - 14 January 2025 involving participants from young women, pregnant women, breastfeeding mothers, and mothers with children under five in Pamait Village. 25 participants attended this activity. This activity was carried out by 4 lecturers and students of STIE Dahani Dahanai. The methods in this PKM are observation and counseling with the aim of prevention and evaluation. The targets of the activity are young women and pregnant women, breastfeeding mothers, and mothers with children under five by providing education about stunting and its characteristics, exposure to the causes and long-term impacts as well as material about parenting, eating patterns, and good sanitation. Simulation of making healthy, balanced nutritious food using easily available ingredients. Based on the results of the pre-test and post-test, it can be seen that the participants' knowledge has increased, which indicates that this activity is useful in increasing the participants' knowledge.
Hubungan Antara Kedisiplinan Dan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Saputri, Rahmawati Eka; Setiowati, Irma; Kamila, Najwa Adya; Hikma, Nurul; Aulia, Riska
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i1.1678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kedisiplinan siswa dengan prestasi belajar di tingkat sekolah dasar. Kedisiplinan merupakan salah satu faktor penting dalam pembentukan karakter dan tanggung jawab siswa, yang diyakini turut memengaruhi kesiapan, konsistensi belajar, serta kepercayaan diri mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi terstruktur dengan subjek sebanyak 28 siswa kelas 3 dari SDN Jatake 1. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kedisiplinan dan penilaian prestasi belajar menggunakan rubrik yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara tingkat kedisiplinan siswa dengan kualitas prestasi mereka. Sebanyak 27 siswa menunjukkan sikap setuju terhadap pentingnya kedisiplinan, dan hanya 1 siswa yang tidak setuju. Siswa yang memiliki tingkat kedisiplinan tinggi cenderung menunjukkan prestasi akademik yang lebih baik, khususnya dalam aspek persiapan belajar, keteraturan penyampaian tugas, serta sikap dalam mengikuti pelajaran. Temuan ini mempertegas pentingnya pembinaan disiplin sejak dini guna mendukung perkembangan akademik dan karakter siswa secara berkelanjutan.
Sosialisasi peran petani dalam pengendalian hama utama tikus di Desa Rappang Barat, Kabupaten Polewali Mandar Saputra, Muhammad Yusuf; Rasdiana, Rasdiana; Aulia, Riska; St. Nurrahmah; Idris, Idris; Anisa, Anisa; Hasnur, Hasnur; Jannah, Yaumil; Nurpangasi, Aina; Nujriani, Nelia; Fahrianti, Nur Fahra
Jurnal Tarreang: Tren Pengabdian Masyarakat Agrokompleks Vol 1 No 3 (2025): Jurnal Tarreang
Publisher : Agriculture and Forestry Faculty, Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jtarreang.v1i3.5411

Abstract

The community of West Rappang Village relies heavily on agricultural yields, particularly rice cultivation. Consequently, pest attacks, especially by rats (Rattus argentiventer), pose a serious threat to food security and farmers' welfare. Conventional control practices, such as the use of rodenticides, have negative impacts on both the environment and human health, and may contribute to pest resistance. The objective of this community service activity is to enhance farmers’ understanding and skills in implementing environmentally friendly Integrated Pest Management (IPM) strategies, while also promoting behavioral change toward sustainable agricultural practices. The methodology employed includes lectures and interactive group discussions conducted in collaboration with farmer partners in West Rappang Village, facilitated by the Unsulbar Farming Club (UFC). The training materials cover ecological rat control techniques, such as the use of bamboo traps, land sanitation, synchronized planting, and the utilization of owls as natural predators. Based on questionnaire results, there was a significant increase in farmers’ knowledge: 100% understood the health risks posed by rat infestations, 88% were aware of pest control information sources, and 100% recognized the importance of environmental cleanliness. This activity demonstrates that participatory and educational approaches can foster collective awareness and empower farmers as agents of change in implementing pest control techniques against rat attacks. The implication of this initiative is the development of a more resilient and sustainable agricultural system, which not only boosts productivity but also improves the overall quality of life for the village community.
Perbedaan Perkembangan yang Diberikan Asi Ekslusif dan Susu Formula Pada Bayi Usia 9 - 12 bulan di Puskesmas Bontomarannu Kabupaten Gowa Aulia, Riska; Fajriansi, Andi; Muin, Rahmatullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.960

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan faktor lingkungan dan kebutuhan asuh yang mengandung nutrisi terbaik bagi bayi karena ASI mengandung semua zat gizi dengan jumlah dan komposisi yang ideal serta sifat ASI yang sangat mudah diserap oleh tubuh bayi sangat bermanfaat untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal serta melindungi terhadap berbagai penyakit. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan perkembangan yang diberikan ASI Eksklusif dan susu formula pada bayi usia 9-12 bulan di Puskesmas Bontomarannu Kab. Gowa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 74 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor perkembangan bayi usia 9-12 bulan pada kelompok ASI Eksklusif yaitu 9,88 ± 0,400, sedangkan rata-rata skor perkembangan bayi usia 9-12 bulan pada kelompok susu formula yaitu 9,35 ± 0,862. Hasil uji Mann Whitney diperoleh nilai Z sebesar -2,852 dengan nilai ρ=0,004. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan perkembangan yang diberikan ASI Eksklusif dan susu formula pada bayi usia 9-12 bulan di Puskesmas Bontomarannu Kab. Gowa.
Peran Orang Tua dalam Perkembangan Emosional Anak Usia Dini Wahyuni, Desvi; Aulia, Riska; Rahman, M.Fathur; Triana, Devi; Safitri, Novicha Dwi; Febiyani, Resti; Amanda, Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran orang tua dalam mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak, termasuk nilai kognitif, linguistik, fisik, motorik, sosial, emosional, agama dan moral.Pengembangan aspek-aspek tersebut dapat diajarkan oleh pendidik dan orang tua Perkembangan sosial dan emosional seorang anak terutama adalah sebuah emosi Sebuah kajian tentang karakteristik psikologis anak yang dilakukan di Rusia menyimpulkan bahwa perkembangan emosional merupakan arah utama perkembangan mental anak. Artinya, komponen perkembangan emosi antara lain membedakan emosi, memahami emosi, mengelola emosi, dan memfasilitasi proses berpikir. Kecerdasan dan eratnya hubungan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan umum.Oleh karena itu, peran orang tua disini sangat penting bagi perkembangan emosi pada anak usia dini.
Penanaman Mangrove Sebagai Salah Satu Upaya Pencegahan Abrasi Dipesisir Pantai Desa Wailamung Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka Henvista, Maria Hendriana; Listyani, Eustakia Frida; Sia, Renata Lodhu Rai; Aulia, Riska; Ga’a, Ananias Luis
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v3i3.1170

Abstract

Penanaman hutan mangrove adalah habitat penting bagi organisme kelautan dan sebagai penjaga pantai dari abrasi. Salah satu daerah yang memiliki hutan mangrove dan cukup rentan dengan terjadinya abrasi adalah Desa Wailamung Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mangrove dalam mencegah terjadi abrasi, khususnya Desa Wailamung. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan penanaman. Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat menunjukan  bahwa masyarakat Desa Wailamung memahami dan mengambil manfaat besar yang dimiliki oleh  upaya penanaman mangrove dan pencegahan abrasi.