Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PROGRAM PARENT-TRAINING KANGAROO CARE BAGI ORANGTUA BAYI BBLR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN INDEPENDENT MATERNAL CAREGIVING SETELAH PULANG DARI NICU: Kangaroo Care Parent-Training Program for Parents of Low Birth Weight Babies as an Effort to Increase Independent Maternal Caregiving After Discharge from the NICU Lusiani, Eli
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.234

Abstract

Prevalensi Bayi Berat Lahir Rendah(BBLR) yang masih tinggi dan periode transisi pasca-pulang dari NICU yang penuh kecemasan bagi orangtua melatarbelakangi kegiatan pengabdian ini. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan kemandirian   orangtua bayi BBLR melalui program pelatihan di Rumah Sakit Welas Asih . Mitra pengabdian adalah 25 pasangan orangtua bayi BBLR yang akan dipulangkan dari NICU di wilayah sasaran. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan pelatihan partisipatif dan pendampingan berkelompok melalui empat sesi tatap muka, mencakup transfer pengetahuan, pelatihan keterampilan praktis (hands-on training), dan pembentukan kelompok pendukung (peer-group). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (+63.4%), self-efficacy (+70.7%), penurunan kecemasan (-36.0%), serta penguasaan keterampilan praktis rata-rata 90%. Terbentuk kelompok peer-group yang aktif dengan 88% peserta konsisten menerapkan KMC di rumah dan tidak ada laporan rawat ulang selama pendampingan. Program ini efektif meningkatkan kesiapan dan kemandirian orangtua.
IMPLEMENTASI TERAPI BERMAIN EDUKATIF UNTUK MENDUKUNG PEMULIHAN PSIKOSOSIAL ANAK KORBAN BENCANA LONGSOR: Implementation of Educational Play Therapy to Support the Psychosocial Recovery of Children Affected by Landslides Lusiani, Eli; Utomo, Shella Febrita Puteri; Rahmat, Rahmat
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.257

Abstract

Bencana longsor tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak pada kondisi psikososial anak usia sekolah, yang terdampak seperti munculnya kecemasan, ketakutan, penurunan konsentrasi belajar, dan perubahan perilaku. Anak kelas VI sekolah dasar termasuk kelompok rentan karena berada pada fase perkembangan kognitif dan emosional yang sensitif terhadap pengalaman traumatis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pemulihan psikososial anak korban longsor melalui implementasi terapi bermain edukatif. Metode yang digunakan berupa sesi terapi bermain berbasis edukasi dengan pendekatan interaktif, meliputi permainan kelompok, diskusi, serta tanya jawab yang mendorong ekspresi emosi dan penguatan koping positif. Sampel kegiatan adalah anak usia sekolah kelas VI yang terdampak langsung bencana longsor sejumlah 30 . Hasil kegiatan menunjukkan anak lebih aktif berpartisipasi, mampu mengekspresikan perasaan, menunjukkan peningkatan interaksi sosial, serta memahami strategi sederhana dalam mengelola emosi dan rasa takut. Secara aplikatif, terapi bermain edukatif dapat menjadi media efektif dalam memberikan dukungan psikososial berbasis sekolah pada situasi pascabencana. Kesimpulan pendekatan ini membantu meningkatkan adaptasi psikososial anak dan menurunkan kecemasan.
The Effect of Spiritual Well-Being, Social Support, and Gratitude on Hardiness among Parents of Children with Special Needs Lusiani, Eli; Amalia, Maya; Fanisya, Fanisya
Research Horizon Vol. 6 No. 1 (2026): Research Horizon - February 2026
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.6.1.2026.989

Abstract

Parents of children with special needs face complex psychological stressors that can challenge their resilience and well-being. Understanding the factors that enhance parental psychological hardiness is crucial for designing effective support strategies. This study aimed to examine the simultaneous influence of spiritual well-being, social support, and gratitude on the hardiness of parents with special needs children. A cross-sectional quantitative design was employed, involving 120 parents of children with special needs. Data were collected using validated instruments to assess spiritual well-being, social support, gratitude, and hardiness, and analyzed through multiple linear regression. The results indicate that all three factors significantly contribute to parental hardiness, with gratitude emerging as the strongest predictor, followed by spiritual well-being and social support. These findings highlight that hardiness is shaped by the interaction of internal strengths, such as emotional regulation and meaning-making, and external resources, including social and community support. The study underscores the importance of holistic interventions that integrate gratitude practices, spiritual reflection, and the reinforcement of social support networks to strengthen psychological hardiness among parents caring for children with special needs.