Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Health Reproductive

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI IBU BAYI DALAM PROGRAM IMUNISASI DI POSKESDES LAU DENDANG KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2019 Siregar, Ronni Naudur; Simanjununtak, Netti Meilani; Nanda, Suci; Fatima, Siti
JURNAL HEALTH REPRODUCTIVE Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeliharaan kesehatan anak bayi dapat dilakukan dengan cara upaya pencegahan dan peningatan kesehatan melalui imunisasi dasar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan partisipasi ibu bayi dalam program imunisasi, Penelitian ini merupakan metode studi korelasi dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi di desa lau dendang sebanyak 150 responden. Teknik pengambilan sample dilakukan dengan random sampling kepada 52 responden. Instrumen yang di gunakan berupa kuesioner yang akan diberikan kepada ibu bayi yang ikut serta dalam program imunisasi. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Dari hasil penelitian di dapatkan bahwa variabel yang berhubungan dengan partisipasi ibu bayi dalam program imunisasi adalah status pekerjaan dengan hasil yang di dapatkan (p-value=0,025) dan dukungan keluarga dengan hasil yang di dapatkan (p-value=0,000). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan partisipasi ibu bayi adalah pengetahuan dengan hasil yang di dapatkan (p-value=0,254). Penelitian ini menunjukan bahwa status pekerjaan dan dukungan keluarga merupakan faktor yang berhubungan dengan partisipasi ibu bayi dalam program imunisasi. Sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah pengetahuan. Berdasarkan hasil penelitan, saran yang di ajukan kepada ibu bayi Diharapkan terus ikut serta berpartisipasi dalam program imunisasi yang di lakukan di Pos kesehatan desa Lau Dendang sesuai dengan jadwal program imunisasi yang di tetapkan oleh petugas Pos kesehatan desa, Sehingga tidak ada lagi anak yang tidak mendapatkan imunisasi ataupun tidak mendapatkan imunisasi secara Lengkap serta di harapkan dapat terus memberikan dukungan yang lebih bagi ibu, baik dukungan secara informasional, dukungan penilaian, dukungan instrumental dan dukungan emosional.
ANALISIS KEJADIAN ANEMIA DAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL TERHADAP BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUALA SIMPANG Siregar, Ronni Naudur; Simanjuntak, Netti Meilani; Purba, Agnes
Jurnal Reproductive Health Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v8i1.4222

Abstract

Prevalensi KEK di Indonesia mencapai 17,3% dan ibu hamil KEK pada kelompok usia 15-19 tahun sebesar 33,5% dan usia 20-24 tahun 23,3%. Selain KEK anemia juga menjadi masalah pada ibu hamil dengan angka kejadian yang meningkat dari 37,1% pada tahun 2013 menjadi 48,9% pada tahun 2018. Komplikasi KEK dan anemia yaitu terjadinya BBLR. Survei awal di Puskesmas Kuala Simpang tahun 2021 terdapat 52 orang ibu yang bersalin dan sebanyak 18 orang ibu (35%) melahirkan bayi BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh anemia dan KEK pada ibu hamil terhadap kejadian BBLR di Wilayah Puskesmas Kuala Simpang. Desain penelitian yang digunakan studi analitik dengan pendekatan cross sectional. Ibu hamil usia kehamilan 37-40 minggu sebanyak 60 orang dijadikan sebagai sampel. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner Hb Sahli, pita sentimeter dan timbangan. Penelitian ini telah lolos uji etik dari komisi Etik Universitas Sari Mutiara Indonesia dengan nomor sertifikat 1789/F/KEP/USM/XI/2022. Data yang terkumpul diolah secara komputerisasi dengan hasil penelitian yaitu kejadian BBLR pada Wilayah Kerja Puskesmas Kuala Simpang sebanyak 7 (tujuh) kasus secara signifikan disebabkan oleh anemia dan KEK pada ibu hamil. Untuk itu perlu bagi instansi terkait dan tenaga kesehatan melakukan intervensi gizi pada seluruh ibu hamil sebagai upaya preventif kejadian BBLR.
PENGARUH PIJAT PUNGGUNG MENGGUNAKAN ESENSIAL OIL LAVENDER TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI DESA AEK BATU KECAMATAN TORGAMBA Siregar, Eliya; Br Surbakti, Ayu Agita; Siregar, Ronni Naudur
Jurnal Reproductive Health Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v8i1.5274

Abstract

Salah satu upaya untuk mempengaruhi produksi ASI yang akan dilakukan oleh peneliti yaitu Pijat Punggung. Pijat Punggung adalah pemijatan sepanjang tulang belakang (vertebra) sampai tulang costae kelima-keenam dan merupakan usaha untuk merangsang hormon proklatin dan oksitosin setelah melahirkanbertujuan untuk mengetahui hubungan pijat punggung menggunakan lavender oil untuk peningkatan produksi ASI pada ibu nifas. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi experiment (eskperimen semu) dengan menggunakan desain penelitian non equivalent control group pretest dan posttest, penelitian ini menggunakan dua kelompok. Kelompok pertama diberikan pijat punggung menggunakan essensial oil Lavender (kelompok intervensi), sedangkan kelompok kedua tidak diberikan pijat punggung (kelompok kontrol). Uji statistik yang digunakan yaitu uji Mann-Whitney, dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh terhadap peroduksi ASI ibu post partum dengan membandingkan rata skor produksi ASI ibu yag diberikan pijat punggung dengan esensial oil Lavender (intervesi) dengan yag tidak diberikan pijat (kontrol) adalah bermakna atau tidak bermakna. Dilakukan penelitian terhadap 40 responden, pembahasan mengenai pengaruh pijat punggung menggunakan essensial oil Lavender terhadap peningkatan peroduksi ASI pada ibu nifas di desa aek batu kecamatan torgamba. Intensitas Produksi ASI sebelum dan sesudah pemberian pijat punggung menggunkan esensial oil Lavender pada kelompok intervensi P-0,000. Perbedaan perubahan peningkatan produksi ASI sebelum intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol P-0,000. Perubahan peningkatan produksi ASI sesudah intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol P-0,000. Ibu pasca bedah sesarea cenderung mengalami permasalahan produksi ASI yang sedikit pada hari-hari pertama post partum. Perasaan nyeri yang dirasakan diarea sekitar operasi, kelemahan, dan hambatan mobilisasi pada priode pasca sesar. Penggunaan minyak esensial Lavender diharapkan dapat membantu ibu pasca bedah sesar untuk meningkatkan relaksasi kenayamanan sehingga diharapkan produksi ASI dapat meningkat.
PENGARUH BABY SPA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK PADA BAYI USIA 3-6 BULAN DI PMB FAUZIAH RITA TELUK MENGKUDU KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Simanjuntak, Eva Hotmaria; Etty, Christina Roos; Siregar, Ronni Naudur
Jurnal Reproductive Health Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v7i1.3001

Abstract

Almost 5-10% of preschool-aged children experience minor brain dysfunction, including impaired fine motor development. This study uses an experimental research design with descriptive. The design of this study used a one-group pre-test and post-test design without a control group. The population in this study were all infants aged 3-6 months living in the Fauziah Rita PMB service area Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai Regency. The sample of this study was 25 people, using purposive sampling technique. The instruments in this study were a check list sheet and a KPSP sheet. Hypothesis testing using a statistical test t-dependent test. The results showed that there was an effect of baby spa on motor development at the age of 3-6 months at the midwife's clinic, Fauziah Rita, Teluk Mengkudu sub-district, Serdang Bedagai district, with a p value of 0.000 0.05. Suggestions for babies and toddlers to get baby spa services to help maintain and improve growth and development, especially at the motor development stage.
PENGARUH EDUKASI MEDIA AUDIO VISUAL AIDS (AVA) TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING PADA BALITA DI PMB RONNI SIREGAR Siregar, Ronni Naudur; Barus, Ernawati; Siahaan, Tantri Sufina
Jurnal Reproductive Health Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v10i2.6704

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan masalah gizi yang masih banyak dialami oleh balita di seluruh dunia akibat kekurangan gizi, terutama pada masa awal pertumbuhan dan perkembangan. Upaya pencegahan stunting sangat dipengaruhi oleh keberhasilan edukasi gizi. Keberhasilan edukasi tersebut sangat bergantung pada media yang digunakan. Pendidikan kesehatan tidak cukup hanya melalui informasi tertulis atau ceramah, tetapi memerlukan metode dan media yang tepat agar pengetahuan masyarakat dapat meningkat secara optimal. Tujuan: menganalisis efektifitas edukasi stunting menggunakan audia visual aids terhadap pengetahuan ibu tentang stunting di PMB Ronni Siregar. Metode: penelitian kuantitatif dalam desain Quasi Experiment. Populasi penelitian ini seluruh ibu yang memiliki balita 0-59 bulan tidak stunting di PMB Ronni Siregar sebanyak 56 ibu yang tidak memiliki balita stunting sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dianalisa dengan menggunakan uji Mc. Nemar. Hasil: menunjukkan p-value 0,00 terdapat pengaruh signifikan pemberian edukasi stunting menggunakan media audio visual terhadap pengetahuan ibu tentang stunting. Kesimpulan: Di harapkan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di PMB Ronni Siregar memberikan pelayanan yang baik bagi pengguna pelayanan kebidanan khususnya dalam memberikan promosi kesehatan/ informasi yang berhubungan stunting dengan media yang menarik yang meliputi pencegahan, deteksi dini hingga pada penanganan kasus stunting sehingga kasus stunting dapat dicegah dan ditangani.