Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

SOSIALISASI PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DALAM PEMERIKSAAN KEHAMILAN MASA PANDEMI DI KLINIK MARIANA Siregar, Ronni Naudur; Sembiring, Rinawati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit yang ditularkan oleh virus corona dinamai covid-19. Nama covid-19 diumumkan oleh World Health Organizatiom (WHO), yang merupakan kependekan dari beberapa suku kata, yaitu co untuk corona, vi untuk virus, dan d untuk disease (penyakit). Hingga akhir April 2020, jumlah korban virus corona di dunia tercatat di angka 217.094 meninggal dunia. Tidak hanya merenggut jutaan jiwa, virus corona juga memporakporandakan ekonomi dunia. Oleh karena kebijakan social distancing dan physical distancing yang ditempuh seluruh negara di dunia guna menekan penyebaran virus corona, banyak bidang usaha baik usaha kecil maupun perusahaan raksasa yang menghentikan kegiatan produksinya, sehingga menimbulkan kerugian besar, bahkan tidak sedikit pula yang mengalami kebangkrutan. Kondisi ini akhirnya memaksa para pelaku usaha memberhentikan para karyawan, sehingga jumlah pengangguran di dunia pun meningkat. Demikian kompleksnya dampak yang ditimbulkan virus corona ini, sehingga sejak 11 Maret 2020 covid-19 dideklarasikan sebagai pandemi oleh WHO. Di Indonesia virus corona diprediksi masuk pada awal Januari 2020, dengan temuan kasus yang semakin meningkat setiap harinya. Per bulan April 2020 tercatat sebanyak 9.511 orang kasus positif virus corona, dengan total angka meninggal dunia sebanyak 773 pasien.
PENYULUHAN KESEHATAN KEPADA IBU TENTANG KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI Efrina Sinurat, Lasma Rina; Siregar, Ronni Naudur; Parapat, Friska Margareth; Resti Eltamala Sarumaha; Ribkah Sani Buulolo
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI eksklusif sangat penting bagi kelangsungan hidup bayi. ASI mengandung growth factor dan zat antibodi. Growth factor dalam ASI berperan dalam membantu proses pematangan organ dan hormon, sedangkan zat antibodi berfungsi membantu proses pematangan sistem imun pada bayi. Beberapa faktor diduga menyebabkan bayi tidak mendapatkan ASI dengan baik. Faktor tersebut adalah faktor karakteristik ibu, faktor bayi, lingkungan, pengetahuan ibu, dukungan keluarga, pendidikan kesehatan, sosial ekonomi dan budaya. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif yang pertama adalah karena kurangnya pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif (32%) yaitu ibu-ibu menghentikan pemberian ASI karena produksi ASI kurang. Selain itu berdasarkan beberapa laporan studi tentang permasalahan pemberian ASI Eksklusif menemukan faktor-faktor tidak diberikannya ASI eksklusif pada bayi adalah karena ibu sibuk bekerja, gencarnya periklanan tentang penggunaan susu formula, kurangnya sekresi ASI, persepsi tentang bayi tanpa diberi makanan tambahan akan menjadi lapar. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif sangatlah menunjukkan hasil yang cenderung baik dengan diadakannya penyuluhan kesehatan. Hal ini menunjukkan masih diperlukan usaha untuk meningkatkan pengetahuan yang lebih mendalam lagi kepada ibu terkait manfaat pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan tanpa menambahkan dan menggantinya dengan makanan ataupun minuman lainnya selain ASI kecuali vitamin dan obat yang tujuannya adalah agar bayi dapat mempunyai daya tahan tubuh yang baik dan menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi, memenuhi energi dan nutrisi kebutuhan bayi, mendukung perkembangan otak yang sehat, serta bayi mendapatkan makanan yang alami, praktis dan higinis.
Pelaksanaan Yoga Prenatal Dengan Kecemasan Ibu Menghadapi Persalinan Di PMB Ronni Siregar Friska Sitorus; Siregar, Ronni Naudur
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yoga merupakan latihan olah tubuh dan pikiran yang memberikan ketenangan hati, ketentraman jiwa. Yoga pada ibu hamil atau biasa disebut prenatal yoga memberikan kenyamanan karena meningkatkan kualitas tidur, meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan aliran darah dan suply oksigen. Hal ini menyebabkan ibu hamil merasa sehat secara fisik dan pada akhirnya sehat secara psikologis. Ibu hamil yang melakukan prenatal yoga akan mengeluarkan hormon relaksin lebih banyak sehingga membuat tubuh ibu merasa lebih nyaman yang akhirnya bisa memberikan ketenangan. Prenatal yoga dilakukan secara berkelompok membuat ibu dapat berinteraksi dengan ibu hamil yang lain dan saling bercerita. Hal ini membuat ibu merasa punya teman, mempunyai masalah yang sama dengan ibu hamil yang lain dan saling berbagi. Hal ini dapat menyebabkan pikiran ibu menjadi lebih tenang.
Pelaksanaan Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III di PMB Ronni Siregar Deli Serdang Elisa Silvia Aritonang; Siregar, Ronni Naudur; Kristina Kriday Saruksuk
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan, terutama pada ibu primigravida trimester III, sering kali menimbulkan kecemasan yang dapat dipengaruhi oleh ketidaksiapan ibu atau faktor lingkungan. Kecemasan ini perlu dikelola dengan baik agar tidak berdampak negatif pada ibu dan janin. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan adalah terapi musik klasik, yang terbukti memiliki manfaat dalam meningkatkan kondisi emosional dan psikologis individu, termasuk ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan terapi musik klasik terhadap penurunan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III di PMB Ronni Siregar, Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang kemudian dianalisis secara statistik dengan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pelaksanaan terapi musik klasik terhadap penurunan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara terapi musik klasik dan penurunan tingkat kecemasan ibu hamil. Terapi musik klasik terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan sebagai alternatif terapi non-farmakologis dalam mendukung kesehatan mental ibu hamil, serta sebagai rekomendasi bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan antenatal.
SOSIALISASI CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI PAUD DAN TAMAN KANAK KANAK SEKOLAH SINAR MENTARI DESA PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA Bangun, Henny Arwina; Sinaga, Lia Rosa Veronika; Manurung, Jasmen; Asnawati, Seri; Siregar, Ronni Naudur
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap siswa siswi di sekolah berhak memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dan perlu diikutsertakan dalam usaha-usaha kesehatan pemerintah. Hal ini tercantum di dalam Undang-Undang Kesehatan pasal 1 No.9 tahun 1960. Yang dimaksud dengan kesehatan dalam UU Pokok Kesehatan tersebut adalah pengertian sehat yang sesuai dengan ketentuan yang telah di definisikan oleh WHO yaitu sehat adalah suatu keadaan jasmani, rohani, dan sosial yang sempurna dan bukan hanya bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan. CTPS merupakan salah satu indikator output STBM. Setiap rumah tangga dan sarana pelayanan umum dalam suatu komunitas (seperti sekolah, kantor, rumah makan, puskesmas, pasar, terminal) tersedia fasilitas cuci tangan (air, sabun, sarana cuci tangan), sehingga semua orang mencuci tangan dengan benar. Permasalahan pemberian penyuluhan kepada siswa siswi PAUD dan Taman Kanak-Kanak (TK) Sekolah Sinar Mentari Desa Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, mengenai kesehatan masih kurang. Rendahnya tingkat pendidikan dan ekonomi orangtua siswa siswi di PAUD dan TK Sekolah Sinar Mentari menyebabkan rendahnya perilaku siswa siswi untuk selalu menerapkan pola hidup sehat terutama untuk melakukan cuci tangan dengan memakai sabun. Sebagai contoh mereka sering kali untuk tidak mencuci tangan sebelum makan dan aktivitas lainnya. Padahal cuci tangan memiliki manfaat yang cukup banyak salah satunya dapat mencegah terjangkitnya penyakit diare. Berdasarkan hal tersebut penulis tertantang untuk memberikan sosialisasi CPTS pada siswa siswi di di PAUD dan TK Sekolah Sinar Mentari di Desa Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang dari hasil sosialisasi diperoleh antusiasnya siswa siswa untuk bertanya dan mempraaktekan CPTS ini. Dengan sosialisasi CPTS ini diharapkan siswa siswi melakukan CPTS disetiap kegiatan sehingga diharapkan akan terbebas dari segala penyakit yang berhubungan dengan kuman, bakteri pada makanan salah satunya adalah diare, sehingga derajat kesehatan pada siswa siswi akan meningkat.