Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Model Teams Games Tournament Berbasis Budaya Lokal Mpa’a Benteng terhadap Pengembangan Keterampilan Interpersonal Siswa SD Fitrianingsih, Rini; Nunung, Nunung; Nurgufriani, Anita
Kamboti Journal of Education Research and Development Vol 5 No 2 (2025): Kamboti Journal of Education Research and Development
Publisher : Universitas Pattimura, Program Studi Diluar Kampus Utama (Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kambotiv5i2p46-54

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh model Teams Games Tournament (TGT) berbasis budaya lokal Mpa’a Benteng terhadap keterampilan interpersonal siswa sekolah dasar. Latar belakangnya adalah pentingnya pendekatan kontekstual dan kolaboratif untuk mengoptimalkan interaksi sosial siswa. Model TGT dipadukan dengan unsur budaya lokal guna memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan efektivitas pembelajaran. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu, data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TGT berbasis budaya lokal berpengaruh signifikan dalam meningkatkan keterampilan interpersonal, khususnya komunikasi, kerja sama, empati, dan tanggung jawab sosial. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi budaya lokal dengan pembelajaran kooperatif yang didukung teknologi asistif sederhana. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pedagogis berbasis budaya yang kolaboratif dan kontekstual dapat menjadi alternatif inovatif untuk pengembangan kompetensi sosial siswa dalam menghadapi tantangan abad ke-21.
Penerapan Metode Bermain Sambil Belajar untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Siswa SD Agustina, Sri Rezeki; Sabrina, Sabrina; Aiman, Umul; Adiansha, Adi Apriadi; Nurgufriani, Anita
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 1 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i1.1327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode bermain sambil belajar dalam meningkatkan kemampuan sosial siswa Sekolah Dasar (SD). Metode bermain sambil belajar dianggap efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa, seperti kerja sama, empati, komunikasi, dan penyelesaian masalah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan observasi langsung serta wawancara terhadap guru dan siswa yang terlibat dalam kegiatan bermain sambil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ini memberikan dampak positif terhadap kemampuan sosial siswa, terutama dalam meningkatkan partisipasi, kerja sama, serta empati terhadap teman sebaya. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu dan fasilitas, penerapan strategi pengelolaan yang tepat dan kreativitas guru dalam merancang permainan dapat mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode bermain sambil belajar dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan sosial siswa SD, yang sangat penting dalam pembentukan karakter sejak usia dini.
Correlation Study: Self-Concept and Mathematical Disposition on Learning Outcomes of Elementary School Students Mawardin Mawardin; Adi Apriadi Adiansha; Mulyadin Mulyadin; Anita Nurgufriani
Journal of Insan Mulia Education Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Insan Mulia Education
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.908 KB) | DOI: 10.59923/joinme.v1i1.6

Abstract

The purpose of this study was to determine the correlation of self-concept and mathematical disposition to student learning outcomes, with a total of 153 students. This study uses a survey method with correlation techniques. The research subjects were at Fourth Grade Public Elementary School in Langgudu District, Bima Regency. The results showed that (1) there was a positive relationship between self-concept and student learning outcomes with a correlation coefficient of 0.492 and a determination contribution of 24.2%. (2) There is a positive relationship between mathematical disposition and student learning outcomes with a correlation coefficient of 0.405 with a determination contribution of 16.4%. (3) There is a positive relationship between self-concept and mathematical disposition along with student learning outcomes with a correlation coefficient of 0.579 with a determination contribution of 33.5%. Based on the results of this study it can be concluded that student learning outcomes are related to self-concept and mathematical disposition.
Implemetasi Numbered Heads Together Berbantuan Media Kartu Angka Bergambar Pada Mata Pelajaran Matematika Siswa Sekolah Dasar Anita Nurgufriani; Nurul Uyun; Juryatina; Ady Saputra
Bima Journal of Elementary Education Vol. 1 No. 1 (2023): Bima Journal of Elementary Education
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/bijee.v1i1.885

Abstract

The purpose of this study was to find out which gave better performance between using the Numbered Heads Together model assisted by number cards and picture media and Numbered Heads Together without media. The type of research used was quasi-experimental research, where respondents were grouped into two groups, namely the Numbered Heads Together group with media and the Numbered Heads Together group without media. The population in this study were all elementary school students in SDN Inpres Pela. The sampling technique was carried out by means of stratified cluster random sampling. The independent variable in this study is the learning media assisted learning model, while the dependent variable is mathematics learning achievement. The data collection methods used in this study were: 1) the documentation method, in the form of midterm exam scores, 2) the test, in the form of 25 multiple choice questions. Data analysis techniques in this study were: 1) balance test: using the t-test with the prerequisite test for normality test with the Lilliefors method and homogeneity test with the Bartllet test, 2) hypothesis testing: using the t-test. All analyzes of this study used a significance level of 5%. The conclusion of this study is that learning achievement in mathematics using the Numbered Heads Together model assisted by number cards and picture media is better than using the Numbered Heads Together model without media.
Pemanfaatan Media Digital dalam Model Fan-N-Pick untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA di Sekolah Dasar Anita Nurgufriani; Asriyadin, Asriyadin; Adi Apriadi Adiansha; Muhammad Fuadi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2543

Abstract

Riset/penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media digital dalam model Fan-N-Pick terhadap pemahaman konsep Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) untuk siswa Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini menerapkan metode eksperimen semu (quasi-experiment) dengan rancangan pengukuran sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) pada kelompok eksperimen dan kontrol dengan sampel penelitian melibatkan 60 siswa kelas V SD. Kelompok eksperimen mendapatkan pembelajaran dengan model Fan-N-Pick berbasis media digital, sementara kelompok kontrol menggunakan metode tradisional. Data diperoleh melalui evaluasi pemahaman konsep, observasi, serta angket respons siswa. Data penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman konsep IPA yang signifikan pada kelompok eksperimen jika dibandingkan dengan kelompok kontrol. Peningkatan nilai rata-rata untuk posttest pada kelompok eksperimen mencapai 36,5%, sedangkan pada kelompok kontrol mengalami peningkatan sebesar 22,1%. Hasil uji-t independen mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan pemahaman konsep antara kedua kelompok pada taraf signifikansi 0,05. Selain itu, integrasi media digital dalam model Fan-N-Pick juga meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Penggunaan media digital dalam model Fan-N-Pick dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA di SD. Hasil utama dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital dalam model Fan-N-Pick mengalami kenaikan yang signifikan untuk pemahaman konsep IPA siswa SD dibandingkan dengan pendekatan tradisional. Implementasi strategi ini memerlukan kesiapan guru dalam mengadaptasi teknologi ke dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pelatihan bagi guru untuk meningkatkan keterampilan integrasi teknologi dalam pembelajaran berbasis kooperatif.
Efektivitas Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Quizizz dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas V pada Materi Hidup dan Bertumbuh Wati, Ety Dewi Setia; Fiqry, Rizalul; Nurgufriani, Anita; Yulianci, Syahriani; Hakim, Arif Rahman
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i2.1687

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa SD pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) menjadi tantangan, termasuk di SDN Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Observasi awal menunjukkan hanya 40% siswa kelas V yang aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran interaktif berbasis Quizizz dalam meningkatkan minat belajar siswa pada materi Hidup dan Bertumbuh. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen pre-test post-test pada dua kelompok: eksperimen (menggunakan Quizizz) dan kontrol (menggunakan metode konvensional), dengan total 48 siswa. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar berdasarkan enam indikator: perasaan tertarik, senang, keaktifan, konsentrasi, semangat, dan rasa nyaman. Uji validitas dilakukan melalui expert judgment dan reliabilitas diuji dengan Alpha Cronbach (α = 0,84). Analisis data menggunakan Independent Samples T-Test dan Mann-Whitney U Test melalui software JASP 0.19.3.0. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan minat belajar pada kelompok eksperimen dibandingkan kontrol, dengan rata-rata skor meningkat dari 65,00 menjadi 84,58 (Cohen’s d = 1,450, p < 0,001). Indikator keaktifan dan konsentrasi meningkat signifikan, sedangkan indikator rasa nyaman menurun, diduga akibat tekanan kompetitif dari penggunaan Quizizz. Penelitian ini merekomendasikan eksplorasi lebih lanjut pada mata pelajaran lain serta kelompok siswa dengan tingkat literasi digital yang berbeda.
Dampak Bullying Terhadap Perkembangan Emosional Siswa Sekolah Dasar Afni, Nur; Suarni, Ni Ketut; Margunayasa, I Gede; Nurgufriani, Anita
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i2.1191

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi konsekuensi yang timbul dari praktik perundungan (bullying) terhadap perkembangan emosional anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui studi literatur, membaca jurnal-jurnal, kajian pustaka yang relevan, serta mencatat dan mengelola bahan penelitian terdahulu. Data dikumpulkan dari penelitian terdahulu yang telah dievaluasi dari jurnal-jurnal yang terakreditasi. Proses pengumpulan data dilakukan dengan teliti, meliputi pembacaan artikel dan jurnal, analisis rinci, dan penarikan kesimpulan untuk menghasilkan ide dan gagasan baru. Hal ini bertujuan agar permasalahan yang diangkat dalam artikel ini dapat diatasi dengan solusi yang optimal. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa bullying mempunyai dampak yang signifikan terhadap perkembangan emosional anak, tidak hanya mencakup aspek perkembangan sosial, tetapi juga mengenai perkembangan emosional yang tercermin dalam munculnya emosi negatif seperti kemarahan, kesedihan, dan kekecewaan. Selain itu, bullying juga menurunkan tingkat kepercayaan diri anak, menciptakan perasaan rendah diri hingga tingkat keinginan untuk mengakhiri hidupnya. Temuan ini seharusnya menjadi pembelajaran bagi orang tua, anggota sekolah, dan masyarakat umum, untuk lebih peka terhadap kasus bullying.