Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : EDUPEDIKA

Penerapan Operasi Hitung dalam Hadits dan Implikasinya pada Pembelajaran Matematika Supiarmo, M. Gunawan
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v1i1.5

Abstract

Nabi Muhammad SAW merupakan orang yang paling memahami isi kandungan al-Qur’an sebagaimana maksud Allah menurunkannya. Maka setiap muslim wajib menempatkan peran Nabi Muhammad SAW baik yang berupa perkataan, perbuatan, persetujuan, dan penyandaran terhadap beliau atau yang disebut hadits. Hadits ialah penafsir dan penjelas al-Qur’an, dan menempati posisi sebagai sumber hukum kedua setelah al-Qur’an. Hadits tidak selalu berbicara tentang hukum, tetapi banyak juga berbicara tentang ilmu pengetahuan, salah satunya matematika. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap penerapan operasi hitung matematika dalam hadits dan implikasinya pada pembelajaran matematika. Penelitian ini dilakukan melalui metode deskriptif dengan kajian literatur. Jenis literatur yang digunakan sebagai referensi antara lain tesis, laporan hasil penelitian terdahulu, artikel, buku dan sumber sejenis. Hasil eksplorasi maupun analisis dijabarkan secara deskriptif dan ditarik kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan operasi hitung matematika terdapat dalam HR. Abu Daud No. 1573, HR Muslim, 1/557, no. 811; Ahmad, 6/442, no. 27535, HR. Ibnu Majah No.3340, HR. Bukhari No.1131, HR. Muslim No.1164 / HR. Bukhari No.6502, dan tafsir Ibnu Katsir Juz 8 hal.443.
Uma Lengge Traditional Building as a Source of Ethnomathematics-Based Mathematics Learning Implementation Andi Hasliyati Ike Safitri; Ilham Dwi Novaldin; Supiarmo, M. Gunawan
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/edupedika.v1i1.15

Abstract

Uma Lengge is a traditional building located in the Wawo Bima district. Uma Lengge illustrates the robustness of traditional buildings that have beautiful and neat images by reflecting geometric shapes. The purpose of this research is to describe the traditional building of Uma Lengge as a source of implementation of ethnomathematics-based mathematics learning. The method used in this research is exploratory-descriptive and involves traditional building craftsmen like Uma Lengge as the main data source. Data analysis techniques used include data reduction, data presentation, and verification. The results showed that there were mathematical concepts in the form of measurement and the application of traditional arithmetic for the Bima community. In addition, there are geometrical concepts of plane and space, as well as mathematical concepts in the process of making Uma Lengge. This proves that Uma Lengge can be a source of applying ethnomathematics-based mathematics learning because good mathematics learning should have a relationship with the realities of people's lives, one of which is culture.
Student Thinking Structure Against Errors in Solving Mathematical Problems Based on Newman's Theory Supiarmo, M. Gunawan; Sagala, Lidia Puspita Sari; Ahmad Faqihi
EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada 3 sekolah dengan siswa yang berjumlah 112 orang. Pemilihan subjek dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan kriteria, yaitu siswa yang memiliki kesalahan dalam menyelesaikan masalah matematika. Data penelitian terdiri atas jawaban, rekaman hasil wawancara semi terstruktur dan hasil think aloud siswa. Melalui tiga data tersebut, kategori kesalahan penyelesaikan masalah matematika akan dilihat berdasarkan teori Newman (1997) dan indikator tahapan berpikir siswa terhadap penyelesaian masalah matematika yang dikemukakan oleh Bloom (1956). Analisis data dilakukan melalui tahap mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur berpikir siswa yang mengalami kesalahan membaca, pada tahap mengingat mampu menguraikan informasi yang diketahui, namun siswa mengalami kesulitan dalam mengenali gambar. Sehingga struktur berpikir yang dimiliki belum mampu memenuhi tahap mengingat secara lengkap. Selanjutnya struktur berpikir siswa yang mengalami kesalahan memahami, hanya mampu memenuhi tahapan mengingat, namun pada tahap menafsirkan siswa belum dapat secara sempurna. This type of research is qualitative-descriptive. This research was conducted in three schools with 112 students. Subject selection was carried out using the purposive sampling technique with criteria, namely students who had errors in solving math problems. The research data consisted of answers, recordings of semi-structured interview results, and students' think-aloud results. Through these three pieces of data, categories of errors in solving math problems will be seen based on Newman's theory (1997) and indicators of students' thinking stages towards solving math problems proposed by Bloom (1956). Data analysis was carried out through the stages of reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The findings revealed that students with reading errors had a thinking structure capable of deciphering known information during the remembering stage, but they had difficulty recognizing images. so that the structure of thinking that is owned has not been able to fulfill the complete recall stage. Furthermore, the thinking structure of students who have misunderstood is only able to fulfill the stages of remembering, but at the interpreting stage, students cannot do it perfectly.