Claim Missing Document
Check
Articles

Pemahaman Keagamaan Guru dan Sikap Beragama Anak Usia Dini di TKIT Al-Washliyah Hamparan Perak Deli Serdang Rahman, Mhd Habibu; Lubis, Sofni Indah Arifa; Audy, Rini Trinasya; Anggraini, Lita
AS-SABIQUN Vol 5 No 3 (2023): MEI
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/assabiqun.v5i3.3313

Abstract

The development of religious attitudes in early childhood is almost completely authoritative, which means that it will develop under the influence of factors from outside the child. One of the factors that influence the religious attitude of early childhood is the religious understanding possessed by the teacher. The purpose of this study was to find out the teacher's religious understanding and religious attitudes of children in IT Al-Washliyah Kindergarten, and to find out what obstacles were found in building children's attitude of religious inclusiveness in IT Al-Washliyah Kindergarten, Hamaparan Perak District, Deli Serdang Regency. The method used in this research is qualitative with data collection techniques carried out participant observation, in-depth interviews. All existing data were analyzed by means of data condensation, data display and verification stages. The findings in this study are that the teacher's religious understanding determines the religious attitude of children. The teacher's religious understanding at TK IT Al-Washliyah prioritizes humanist values and inclusiveness, children are given freedom of thought, carry out activities carried out by children in religious activities by respecting differences in the way friends worship, helping friends who are in trouble, being friendly to friends who have different understandings with him. The inclusive attitude that children have in religion is an explanation of children's openness to tolerance, being able to accept and interact with friends who have different understandings and cultures than children.
Pengenalan KeAl-Washliyahan sebagai Penguatan Akhlak Anak Usia Dini di RA Al-Washliyah Kisaran Rahman, Mhd Habibu
AS-SABIQUN Vol 6 No 4 (2024): JULI
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/assabiqun.v6i4.4927

Abstract

Al-Washliyah is an Islamic mass organization that pays great attention to the world of education. The Al-Washliyah educational institution prioritizes spiritual values in the implementation of learning so that it is able to answer the community's need for the importance of religious education and strengthening morals. The aim of this research is to find out the process of introducing Al-Washliyah to early childhood carried out by teachers and how the introduction of Al-Washliyah is related to strengthening children's morals at RA Al-Washliyah Kisaran. The method used in this research is qualitative with data collection techniques using participant observation and in-depth interviews. All existing data is analyzed using the stages of data condensation, data display and verification. The research results stated that the process of introducing Al-Washliyahan to early childhood at RA Al-Washliyah was delivered by maximizing the quality of educators in delivering Al-Washliyahan material in an interesting and enjoyable form of learning. As for the activities carried out, such as prayer programs, remembrance and prayer memorization, Al-washliyahan material is integrated with developmental aspects that can strengthen children's morals. Simple and fun forms of activities can strengthen children's morals.
Pembelajaran Agama Inklusif pada Anak Usia Dini di TK Bunga Pandan Batubara Nisya, Khairun; Rahman, Mhd. Habibu
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pembelajaran agama inklusif pada anak usia dini di TK Bunga Pandan Batubara serta dampaknya terhadap perkembangan karakter sosial dan spiritual anak. Pendekatan pembelajaran agama inklusif berfokus pada penanaman nilai-nilai moral universal seperti kasih sayang, kejujuran, toleransi, sopan santun, dan tolong-menolong, tanpa mengedepankan dogma agama tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran agama di TK Bunga Pandan dilaksanakan secara kontekstual, menyenangkan, dan inklusif melalui berbagai kegiatan seperti bercerita, bermain peran, diskusi sederhana, dan aktivitas kelompok. Guru berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang menghargai perbedaan serta membimbing anak dengan keteladanan. Anak-anak menunjukkan perkembangan positif dalam interaksi sosial, empati, dan sikap toleran terhadap teman yang berbeda latar belakang. Pembelajaran agama inklusif terbukti efektif membentuk dasar karakter spiritual dan sosial anak sejak dini serta relevan diterapkan di lingkungan pendidikan anak usia dini yang beragam. Penelitian ini merekomendasikan agar pendekatan serupa diterapkan secara luas dalam sistem pendidikan PAUD di masyarakat multikultural.
Implementasi Pendidikan Agama dalam Membangun Karakter Spiritual Anak Usia Dini di TK Bunga Pandan Batubara Munte, Siska Jerina; Rahman , Mhd. Habibu
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan agama dalam membangun karakter spiritual anak usia dini di TK Bunga Pandan Batubara. Karakter spiritual merupakan aspek penting dalam perkembangan anak yang mencakup nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, syukur, kasih sayang, dan tanggung jawab terhadap Tuhan dan sesama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama diimplementasikan melalui berbagai kegiatan rutin dan terprogram, seperti pembiasaan doa harian, pembacaan ayat pendek, kegiatan bercerita tokoh agama, serta keteladanan sikap dari guru. Guru berperan penting sebagai model dalam menanamkan nilai-nilai spiritual melalui sikap sabar, kasih sayang, dan perilaku positif dalam keseharian. Anak-anak menunjukkan perkembangan karakter spiritual yang baik, seperti mampu berdoa sendiri, menunjukkan sikap tolong-menolong, serta mulai memahami makna sabar dan bersyukur dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, implementasi pendidikan agama di TK Bunga Pandan Batubara telah berjalan efektif dalam membangun karakter spiritual anak usia dini melalui pendekatan yang kontekstual, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Membangun Keharmonisan Sosial Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Agama Inklusif di PAUD Permata Bunda Air Joman Trisnawati, Trisnawati; Rahman, Mhd Habibu
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan bagaimana pembelajaran agama yang bersifat inklusif dapat membangun keharmonisan sosial pada anak usia dini di PAUD Permata Bunda Air Joman. Keharmonisan sosial merupakan kemampuan anak untuk hidup rukun, saling menghargai, dan menjalin hubungan positif dengan teman sebaya, tanpa membedakan latar belakang agama, budaya, atau sosial. Pendekatan inklusif dalam pembelajaran agama berfokus pada pengenalan nilai-nilai universal seperti kasih sayang, toleransi, empati, dan saling menghormati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran agama inklusif yang diterapkan secara konsisten dan kontekstual mampu menumbuhkan sikap sosial yang harmonis pada anak. Anak-anak mulai menunjukkan perilaku kooperatif, tidak diskriminatif, serta memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap teman yang berbeda latar belakang. Peran guru sebagai fasilitator sangat penting dalam menyampaikan nilai-nilai tersebut dengan pendekatan yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan agama yang inklusif di usia dini dapat menjadi fondasi penting dalam membentuk masyarakat yang toleran dan harmonis di masa depan.
Pengembangan Karakter Spiritual Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Bermakna di RA Alwashliyah Meranti Asahan Wiranti, Wiranti; Rahman, Mhd. Habibu
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan karakter spiritual anak usia dini melalui pembelajaran bermakna di RA Alwashliyah Meranti Asahan. Karakter spiritual merupakan aspek penting dalam perkembangan anak yang mencakup nilai-nilai religius, seperti keimanan, kepatuhan dalam beribadah, kejujuran, dan sikap saling menghargai. Pendekatan pembelajaran bermakna digunakan sebagai strategi utama, di mana materi disampaikan secara kontekstual, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bermakna yang diterapkan oleh guru mampu menumbuhkan karakter spiritual anak secara signifikan. Anak-anak mulai menunjukkan perubahan positif dalam perilaku sehari-hari, seperti membiasakan diri berdoa, menunjukkan rasa syukur, serta bersikap jujur dan santun. Keberhasilan ini didukung oleh peran aktif guru, suasana pembelajaran yang kondusif, serta kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua. Penelitian ini merekomendasikan agar pendekatan pembelajaran bermakna terus dikembangkan sebagai metode efektif dalam membentuk karakter spiritual anak sejak dini.
The correlation between school principal’s leadership and teacher’s productivity during Covid-19 pandemic Putri, Febycia Mellania; Aisiyah, Laily Nur; Dienda Saputri, Senny Weyara; Rahman, Muhammad Habibu
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2022): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v5i1.11816

Abstract

Teachers' productivity can't be separated from how the school principal's leadership acts in leading institutions. The lack of communication between the principal and the teachers in implementing emergency learning during the pandemic becomes the background of the study. This article aims to determine the correlation between the school principal's leadership and teachers' productivity during the COVID-19 pandemic. Ten teachers became the respondents of the study. The type of research is correlational research using rank-order formula. The method used in this study was quantitative data analysis. The result showed a good relationship between the school principal's leadership and teachers' productivity. The manual calculation showed that rcount was 0.745, higher than rtable (0.576). In percentage, the value obtained was 55.5%, and 44.5% of the value was affected by other factors. The criterion used was n=10 with rtable = 0.576 at a 95% significant level. The study found that the principal's control was very influential in maintaining the quality of education during a pandemic.
Peran Orang Tua dalam Mendorong Pembiasaan Ibadah Harian Anak Usia Dini: Studi Kasus di Lingkungan KB Istiqomah Mandailing Natal Nasution, Gelria; Rahman, Mhd Habibu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20576

Abstract

This study aims to examine the role of parents in encouraging the habit of daily worship among early childhood children in the Istiqomah Kindergarten (KB Istiqomah) community in Mandailing Natal. The research method used was descriptive qualitative, with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results indicate that parents act as role models, motivators, and guides in the process of habituating worship, such as prayer, reciting prayers, and greetings. Supporting factors include a religious family environment and good collaboration between parents and schools. Obstacles faced include parental busyness, lack of religious literacy, and the influence of digital media. This study concludes that active parental involvement is crucial in forming early childhood worship habits. Therefore, strong synergy is needed between families and educational institutions to create an environment that supports the development of religious character from an early age.
Peran Guru dalam Membantu Anak Mengatasi Ketakutan Saat Beradaptasi di TK IT Qur'an Kisaran Widari, Ayu; Rahman, Mhd Habibu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20570

Abstract

This study aims to describe the role of teachers in helping children overcome fears while adapting to the Kisaran Qur'an IT Kindergarten. Fears often experienced by young children during the transition to school include separation anxiety, fear of new surroundings, fear of unfamiliar teachers and friends, and fear of failure in learning activities. This study is a descriptive qualitative study, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results indicate that teachers play a crucial role in assisting children through the adaptation period, employing various strategies, such as individual emotional approaches, active communication with parents, creating a pleasant and Islamic classroom atmosphere, implementing playful methods, and providing positive reinforcement. These strategies help foster a sense of security and comfort for children, enabling them to gradually overcome their fears. Furthermore, teachers' role as role models, demonstrating patience, gentleness, and compassion, significantly contribute to a successful adaptation process. The role of teachers is crucial to the success of early childhood adaptation to the school environment. Teachers who understand children's emotional needs and provide appropriate support can help children navigate the transition with greater confidence and readiness to participate in school activities.
Peran Permainan Edukatif dalam Pengembangan Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini di TK Swasta Asmaul Husna Asahan Ernawati, Edmi; Rahman, Mhd Habibu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20572

Abstract

This study aims to examine the role of educational games in developing emotional intelligence in early childhood at Asmaul Husna Private Kindergarten in Asahan. The research method used was descriptive qualitative, with data collected through observation, interviews, and documentation with teachers and children. The results indicate that educationally designed play activities can improve aspects of emotional intelligence, such as the ability to recognize emotions, manage feelings, show empathy, and build positive social interactions. Role-playing, group play, and creative exploration have proven effective as media for emotional learning. The teacher's role as a companion and facilitator is also crucial to the success of this process. Educational games play a crucial role in developing emotional intelligence in early childhood and should be an integral part of learning activities in early childhood education institutions.