Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH METODE KANGGURU TERHADAP INTENSITAS NYERI POST IMUNISASI HB0 PADA BAYI BARU LAHIR Wahyuni, Desak Nyoman Ary; Karuniadi, I Gusti Agung Manik; Purnamayanthi, Pande Putu Indah; Susila, I Made Dwie Pradnya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.47944

Abstract

Nyeri yang timbul akibat injeksi merupakan nyeri akut yang dirasakan anak sebagai pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan. Gejala nyeri pada bayi baru lahir (neonatus) tidak bisa mengungkapkan secara verbal, tetapi hanya ditunjukan oleh ekspresi menangis, dan gerakan tangan serta kaki. Efek tidak langsung berkaitan dengan status psikologis bayi dimana bayi merasa ketakutan dan ketidaknyamanan yang dimanifestasikan dengan tangisan. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri secara nonfarmakologi perawatan dengan Metode Kangguru merupakan cara yang efektif untuk memenuhi kebutuhan bayi yang paling mendasar yaitu kehangatan, air susu ibu, perlindungan dari infeksi, stimulasi, keselamatan dan kasih sayang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Metode Kangguru Terhadap Intensitas Nyeri Post Imunisasi HB0 Pada Bayi Baru Lahir Di Ruang Margapati RSD Mangusada. Penelitian ini menggunakan desain Pre eksperiment intact-group comparison adalah perlakuan pendekatan pada suatu kelompok unit percobaan tertentu, kemudian diadakan pengukuran terhadap variabel dependen dan Teknik pengambilan data menggunakan accidental sampling. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan sampel minimal yaitu sebanyak 40 responden. Data dianalisis menggunakan uji mann whitney. Hasil uji mann whitney didapatkan bahwa nilai signifikan berdasarkan uji Mann Whitney yaitu 0,000, karena nilai p < α (0,05), maka H0 ditolak. Hal ini berarti bahwa ada Efektifitas Metode Kangguru Untuk Mengurangi Nyeri Penyuntikan Intra Muskular Imunisasi HB0 Pada Bayi Baru Lahir pada kelompok intervensi dan kontrol. Bedasarkan hasil penelitian ini, diharapkan ibu nifas dapat menerapkan Metode Kangguru untuk  mengurangi Nyeri Post Imunisasi HB0 Pada Bayi Baru Lahir.
Pengaruh Senam Lansia Terhadap Hot flashes Pada Wanita Menopause Karuniadevi, Gusti Ayu Made Wid; Lestari, Ni Putu Yunita Sri; Widiastini, Luh Putu; Susila, I Made Dwie Pradnya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1126

Abstract

Menopause adalah berakhirnya siklus menstruasi secara alami, biasanya terjadi saat wanita memasuki usia 40-58 tahun  yang menimbulkan gejala fisik salah satunya adalah hot flashes. Kondisi menopause disertai hot flashes bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan bila tidak ditangani segera maka akan berdampak buruk bagi kesehatan yaitu dapat meningkatkan resiko penyakit jantung, osteoporosis, demensia, dan stroke. Upaya yang dilakukan untuk penanganan hot flashes secara non farmakologi yaitu senam lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap hot flashes pada wanita menopause di Banjar Celuk, Desa Adat Kapal. Metode penelitian ini menggunakan metode pra eksperimental dengan desain one group pretest. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel adalah 35 responden. Intervensi senam lansia diberikan 2 kali seminggu selama 3 minggu dengan durasi 30 menit. Uji analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk membandingkan hasil sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hasil penelitian didapatkan p-value = 0,001 < α 0,05 yang artinya ada pengaruh senam lansia terhadap hot flashes pada wanita menopause di Banjar Celuk, Desa Adat Kapal. Pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai senam lansia yang mudah diterapkan di rumah untuk membantu mengatasi hot flashes tanpa ketergantungan pada obat-obatan sehingga dapat memiliki pilihan yang lebih alami dan terjangkau untuk mengatasi hot flashes
The Effect of the Use of Position Clocks on the Risk of Pressure Wounds in Patients at HCU Bali Mandara Hospital Tresna Dewi, Ni Luh Ayu Sulistiani; Ayu Martini, Ni Made Dwi; Swastikaningtyas, Niluh Nyoman Tantri; Pradnya Susila, I Made Dwie
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Kesehatan: Volume 15, Issue 01, April 2026
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63323/jkes.v15i01.229

Abstract

Introduction: Pressure ulcers are localized injuries to the skin and/or underlying tissue, primarily caused by prolonged pressure, especially among patients with limited mobility. These ulcers can lead to pain, infection, extended hospital stays, and increased healthcare costs. Pressure ulcer prevention is a critical component of nursing care. One effective non-pharmacological intervention is the use of a clock position, a visual aid designed to remind nurses or caregivers to reposition patients regularly, ideally every two hours. This study aimed to determine the effect on the usage of clock position towards the risk of developing pressure ulcers in bedridden patients at the High Care Unit (HCU) of RSUD Bali Mandara. Method: The study utilized a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. A total of 32 respondents were selected using purposive sampling. The Braden Scale was utilized to assess the risk of pressure ulcers. The intervention was conducted in three days using the clock position method, which involved rotating patients’ positions every two hours (supine, right lateral, left lateral) with a 30° head elevation. Data was analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test. Results: The result showed that most respondents were initially at high to severe risk of pressure ulcers, but after the intervention, the majority shifted to moderate and low-risk categories. Statistical analysis showed a p-value of 0.001 (p < 0.05), indicating a significant effect of the clock position intervention in reducing the risk of pressure ulcer. Conclusion: In conclusion, a systematic intervention of clock position is effective in lowering the risk of pressure ulcers in bedridden patients. This intervention can be integrated as part of standard nursing care in intensive care settings.
Pengaruh Back Massage Terhadap Tingkat Nyeri Low Back Pain pada Kelompok Tani Semangka Mertha Abadi di Desa Yeh Sumbul Kusuma Dewi, Ni P P; Sutresna, I Nyoman; Susila, I Made Dwie Pradnya
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 1 No 2 (2017): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v1i2.3

Abstract

Low back pain is one of the musculoskeletal problems due to worse activity and causes the incurrence of sore, pain, and hurt. Pain management can be surmounted by non-pharmacological therapy through back massage. Back massage is a technique of giving massage on the back with smooth swab. This study aimed at knowing the influence of back massage towards the low back pain level to the Mertha Abadi watermelon farmers group. This study was pre experimental research, with one group pretest-posttest design. Sample consisted of 30 members of watermelon farmers which were chosen through purposive sampling. The data was analyzed with statistical test using Wilcoxon Signed Rank Test with the result obtained that p value 0,001 was less than α=0,05 (p<0,05) meant Ho was rejected and the hypotheses in this study was accepted, therefore it could be concluded that there was a significant influence of back massage towards the low back pain level to the Mertha Abadi watermelon farmers group in Yeh Sumbul village. Based on the result of this study, back massage is really needed to be applied in order to reduce pain to the low back pain patients.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Intensitas Nyeri Pasien Pasca Operasi Fraktur Ekstremitas Bawah di BRSU Tabanan Wijaya, I Putu Artha; Evi Yantini, Kadek; Susila, I Made Dwie Pradnya
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 2 No 1 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v2i1.28

Abstract

Pasien pasca operasi fraktur seringkali mengeluh rasa nyeri, nyeri yang dirasakan pasca operasi disebabkan karena terjadinya torehan, tarikan, manipulasi jaringan dan organ. Hasil penelitian ini bertujuan memberikan deskripsi karakteristik dari responden dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi intensitas nyeri pasien pasca operasi fraktur ekstremitas bawah. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pada 30 responden pasca operasi fraktur ekstremitas bawah. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik insidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor – faktor yang berhubungan secara signifikan terhadap intensitas nyeri pasien pasca operasi fraktur ekstremitas bawah adalah jenis kelamin (p = 0,001), tingkat pendidikan (p = 0,001), mekanisme koping (p = 0,001) dan dukungan keluarga (p = 0,001) dengan nilai α = 0,05 sedangkan faktor usia (p= 0,330) dan pengalaman tindakan operasi yang menyebabkan nyeri (p= 0,770) yang artinya tidak ada hubungan faktor usia dan pengalaman tindakan operasi yang menyebabkan nyeri terhadap intensitas nyeri pasien pasca operasi fraktur ekstremitas bawah (p>0,05). Hasil penelitian ini bermanfaat bagi praktisi keperawatan sebagai acuan asuhan keperawatan dalam melakukan manajemen nyeri pasca operasi fraktur ekstremitas bawah untuk mempertimbangkan faktor jenis kelamin, tingkat pendidikan, mekanisme koping dan dukungan keluarga. Saran dari hasil penelitian ini perlu adanya penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar dan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi nyeri.
Pengaruh Kombinasi Jus Wordu terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi Wijaya, I Putu Artha; Susila, I Made Dwie Pradnya; Dita, I Gede Agus Wahyu Pramana
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 2 No 2 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v2i2.47

Abstract

Tingginya kejadian hipertensi maka hipertensi menjadi masalah yang harus diatasi. Pada pengobatan herbal terapi pemberian jus (kombinasi wortel dan madu) dapat menurunkan tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi. Kombinasi jus wordu (wortel dan madu) memiliki kandungan seperti kalium yang mampu menjaga tekanan darah dan asetikolin yang membantu memperlancar pembuluh darah. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan rancangan one group prestest and posttest design. Penelitian dilakukan di Kelompok Lansia Wredha Shandi Kencana Desa Mas Ubud pada bulan Maret 2018. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 31 responden yang ditentukan menggunakan total sampling. Responden mengkonsumsi kombinasi jus wortel dan madu selama 1 minggu sebanyak 2 kali bersamaan dengan sarapan di pagi hari dan makan siang. Analisa menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui pengaruh kombinasi jus wortel dan madu terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Hasil uji wilcoxon p-value yaitu sebesar 0,001 maka p-value < α (0,05) pada pre-test-post-test tekanan darah maka Ho ditolak dan Ha diterima. Pada nilai z hitung didapatkan z sistole sebesar -5.011, z diastole sebesar -5.353 dan z tabel dengan nilai 1,645. Dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh kombinasi jus wordu (wortel dan madu) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi Di Kelompok Lansia Wredha Shandi Kencana Desa Mas Ubud.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Menopause Dengan Kecemasan Menghadapi Menopause Pada Ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Widyantari, Ni Putu Sri; Wijaya, I Putu Artha; Susila, I Made Dwie Pradnya
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 3 No 2 (2019): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v3i2.109

Abstract

Menopause merupakan siklus berhentinya menstruasi yang akan dialami oleh semua wanita dengan tanda gejala dan keluhan yang berbeda. Jika tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, salah satunya kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang menopause dengan kecemasan menghadapi menopause pada ibu-ibu pembinaan kesejahteraan keluarga di Banjar Kaja Desa Buduk Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desaign cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 73 responden wanita yang berusia 45-55 tahun. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisoner tingkat pengetahuan dan kuisoner tingkat kecemasan. Analisa data mengguanakan uji spearman rank dengan nilai α < 0,05. Hasil analisa statistik menunjukkan nilai p-value = 0.0001, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang menopause dengan kecemasan menghadapi menopause pada ibu-ibu pembinaan kesejahteraan keluarga di Banjar Kaja Desa Buduk Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung.
Hubungan Lama Hemodialisa dengan Kualitas Hidup Pasien Chronic Kidney Disease yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit TK II W, Kadek Dheana Novitayani; Ni Putu Dita Wulandari; I Made Dwie Pradnya Susila; I Nyoman Sutresna
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 9 No 2 (2025): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v9i2.583

Abstract

Latar Belakang: Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan masalah kesehatan yang memerlukan terapi hemodialisa jangka panjang, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Metodelogi: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Analisis data dilakukan dengan uji Spearman Rank. Sampel berjumlah 33 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner WHOQoL-BREF. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 56-65 tahun (45,5%), tidak bekerja (54,5%), dan berjenis kelamin laki-laki (54,5%). Mayoritas menjalani hemodialisa > 12 bulan (57,6%) dan memiliki kualitas hidup yang baik (57,6%). Analisis Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lama hemodialisa dengan kualitas hidup (p < 0,001) dengan koefisien korelasi sebesar 0,572. Kesimpulan: Semakin lama pasien menjalani hemodialisa, semakin baik kualitas hidupnya karena adanya proses adaptasi terhadap terapi. Perlunya pengembangan program pendampingan adaptasi bagi pasien yang baru memulai hemodialisa, peningkatan edukasi terkait manajemen gejala, serta dukungan psikososial untuk meningkatkan kualitas hidup pasien secara menyeluruh
Co-Authors A. A. Kompiang Ngurah Darmawan A?ini, Nur Adhiestiani, Ni Made Egar Adriani, Putu Meita Ari Agnihortry, Putu Ayu Mega Ayu Martini, Ni Made Dwi Baby Vania Hunga Dake Budi Ayu Mira Dewi Budiari, Ni Made Dewi, Ni Luh Suari Sasmita Dewi, Ni Putu Tri Purnama Dewi, Putu Adi Cahya Dita, I Gede Agus Wahyu Pramana Evi Yantini, Kadek Gandari, NK. Matalia Gede Arya Bagus Arisudhana I Gede Surya Juliawan I Gusti Agung Manik Karuniadi I Gusti Bagus Artha Pradnyana I Gusti Ngurah Kesuma Putra I Nyoman Sutresna I Putu Artha Wijaya Ida Ayu Agung Laksmi IGAA Sherlyna Prihandhani Karuniadevi, Gusti Ayu Made Wid Komang Ayu Ningsih Komang Yogi Triana Kusuma Dewi, Ni P P Kusuma, A.A. Ngurah Nara Laksmi , Ida Ayu Agung Laksmi, Ida Ayu Agung Lestari, I Gusti Ayu Dewi Indra Lestari, Ni Putu Yunita Sri Luh Putu Widiastini Made Adi Wahyu Udaksana Made Adi Wahyu Udaksana Made Ani Suprapta Ni Made Dwi Arsita Wati Ni Made Dwi Cahya Pramitha Ni Nyoman Purnaningsih Ni Nyoman Suardani Ni Putu Dita Wulandari Ni Putu Nopi Widayanti Ni Wayan Arya Utami, Ni Wayan Arya Nina Rismawati Hakim Nur A’ini Nur Cahyaningsih, Nur Pande Putu Indah Purnamayanthi Pande Putu Januraga Pramesti, Dewa Ayu Sri Prihandhani, IGAA Sherlyna Purwaningsih, Ni Komang Putu Adi Cahya Dewi Sudarminingsih, Ni Kadek Pande Eka Sumawati, Ni Made Risna Suprapta, Made Ani Sutresna, I Nyoman Swastikaningtyas, Niluh Nyoman Tantri Tresna Dewi, Ni Luh Ayu Sulistiani Udaksana, I Made Adi Wahyu W, Kadek Dheana Novitayani Wahyuni, Desak Nyoman Ary Wardana, Gede Harsa Wati, Ni Made Dwi Arsita Widyantari, Ni Putu Sri Wirasih, Ni Wayan