Wibowo, Yosi Irawati
1) Departemen Farmasi Klinis Dan Komunitas, Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya, Surabaya, Indonesia 2) Pusat Informasi Obat Dan Layanan Kefarmasian (PIOLK), Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya, Surabaya, Indonesia

Published : 40 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Pharmascience

Efektivitas Edukasi Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Terhadap Pengetahuan dan Kontrol Glikemik Rawat Jalan di RS Anwar Medika Khurin In Wahyuni; Antonius Adji Prayitno; Yosi Irawati Wibowo
Jurnal Pharmascience Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v6i1.6069

Abstract

ABSTRAK Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin , kerja insulin atau kedua-duanya. Semakin majunya teknologi dan ilmu pengetahuan pada dekade terakhir di bidang DM maka edukasi dianggap sebagai cara yang terpenting dalam perawatan pasien DM. Edukasi merupakan salah satu pilar pengelolaan DM yang bertujuan memberikan pengetahuan mengenai penyakit, pencegahan, penyulit dan penatalaksanaan diabetes kepada pasien dan keluarga. Farmasis merupakan salah satu tenaga kesehatan yang turut memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan pengetahuan pasien terhadap pengobatan salah satunya melalui pemberian edukasi. Penelitian ini menggunakan One – Group Pre test-Post test Design. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi dari perbedaan nilai pengetahuan dan glikemik kontrol sebelum dan sesudah pemberian edukasi pada pasien rawat jalan RS Anwar Medika dari Januari-Maret 2018 dengan sampel 117 pasien Pengukuran peningkatan skor pengetahuan diukur dengan kuesioner pengetahuan, glikemik kontrol diukur dengan penurunan nilai GDA. Analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon signed rank menunjukkan terdapat perbedaan nilai pengetahuan dan glikemik kontrol dengan signifikansi sebesar 0.000 (p<0,005) sehingga dalam hal ini edukasi dapat berperan penting dalam peningktan pengetahuan dan glikemik kontrol Kata kunci: Diabetes Mellitus, Edukasi, Pengetahuan, Glikemik kontrol, Pasien Rawat Jalan   ABSTRACT Diabetes mellitus (DM) is a group of metabolic diseases with characteristics of hyperglycemia that occur due to abnormal insulin secretion, insulin action or both. The more dvanced technology and science in the last decade in the field of DM, education is considered as the most important way in the care of DM patients. Education is one of the pillars of DM management which aims to provide knowledge about disease,prevention,complication and management of diabetes to patients and families. Pharmacist is one of the health workers who has responsibility in increasing the patient’s knowledge of treatment, one of which is through the provision of education. This research uses One – Group Pre Test Post Test Design. This study aims to determine the effectiveness of education from differences in the value of knowledge and glycemic control before and after giving education to outpatients in Anwar Medika Hospital from January to March 2018 with a sample of 117 patients. With a decrease in GDA value. Quantitative analysis carried out using the Wilcoxon signed rank test showed there were differences in the value of knowledge and glycemic control with a significance of 0.000 (p < 0.005) so that in this case education could play an important role in increasing knowledge and glycemic control. Keywords: Diabetes Mellitus, Education, Knowledge, Glycemic control, Outpatient 
Pengaruh Brief Counseling Modifikasi 5A Terhadap Kepatuhan dan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di RSUD Sawerigading Kota Palopo Muhammad Ashar Muslimin; Antonius Adji Prayitno Setiadi; Yosi Irawati Wibowo
Jurnal Pharmascience Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v8i2.11355

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting baik secara nasional maupun internasional. Diabetes melitus dianggap penyakit kronis yang memerlukan penggunaan terapi jangka panjang. Kepatuhan pasien dibutuhkan untuk mencapai kebrhasilan terapi. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan sehingga gula darah dapat terkontrol adalah brief counseling modifikasi 5A. Brief counseling modifikasi 5A merupakan proses pemberian informasi dan edukasi secara singkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh brief counseling modifikasi 5A farmasis terhadap kepatuhan dan hasil terapi berupa kadar gula darah pasien (GDP) pasien diabetes mellitus (DM) tipe II rawat jalan RSUD Sawerigading Kota Palopo. Desain penelitian ini menggunakan desain eksperimental pre-posttest. Pengambilan sampel dilakukan selama periode 9 Juni – 20 September 2020 di depo farmasi rawat jalan RSUD Sawerigading Kota Palopo. Sebanyak 40 pasien yang diberikan brief counseling modifikasi 5A sebanyak 2 kali dan 40 pasien yang tidak diberikan perlakuan brief counseling modifikasi 5A. Pengukuran hasil kepatuhan dan GDP dilakukan setelah 2 kali intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan brief counseling modifikasi 5A dapat meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien DM tipe II di depo farmasi rawat jalan RSUD Sawerigading Kota Palopo serta menurunkan GDP (p = 0,001). Diharapkan penelitian ini dapat diterapkan sebagai terapi konseling secara periodik bagi penderita DM Tipe II di RSUD Sawerigading Kota Palopo. Kata kunci: brief counseling, DM, kepatuhan pasien, GDP. Diabetes melitus is one of the important public health problems both nationally and internationally. One of the interventions that can be done to improve compliance so that blood sugar can be controlled is the 5A modification brief counseling. Modified 5A Brief counseling is a process of providing brief information and education. Diabetes mellitus is considered a chronic disease that requires the use of long-therm therapy. Patients compiliance is needed to achieve therapeutic success. One of the interventions that can be done to improve compliance so that blood sugar can be controlled is the 5A modification brief counseling. Modified 5A brief counseling is a process of a providing brief information and education. The purpose of this study was to determine the effect of the modified 5A pharmacist brief counseling on compliance and therapeutic outcames in the form of blood sugar levels (GDP) of type II diabetes mellitus (DM) patients in outpatient Sawerigading Hospital Palopo City. The design of this study used a pre-posttest experimental design. Sampling was carried out during the period starting June 9 – September 2020 at the outpatient pharmacy depot at sawerigading hospital palopo city. A total of 40 patients were given 5A modification brief counseling twice and 40 patients were not given 5A modification brief counseling treatment. Measurement of compliance and GDP result was carried out after 2 interventions. The results showed that the 5A modification brief counseling treatment could improve treatment adherence of type II DM patients at the outpatient pharmacy depot at Sawerigading Hospital Palopo City and reduce GDP (p=0.001). It is hoped that this research can be applied as a periodic counseling therapy for patients with Type II DM at Sawerigading Hospital Palopo City.
Analysing Factors Contributing to Length of Stay (LoS) Among Patients with COVID-19 in Indonesian Hospital Setting Edbert, Sonny; Wibowo, Yosi Irawati; Setiadi, Adji Prayitno
Jurnal Pharmascience Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v12i2.22557

Abstract

Penyakit COVID-19 masih menjadi ancaman konstan bagi kesehatan masyarakat global. Penggunaan obat dan lama rawat inap (LoS) merupakan indikator utama kualitas pelayanan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati LoS dan faktor yang mempengaruhinya (termasuk karakteristik pasien dan penggunaan obat) pada pasien rawat inap COVID-19 di Rumah Sakit X di Surabaya, Indonesia. Penelitian observasional dilakukan dengan menggunakan rekam medis pasien rawat inap COVID-19 di Rumah Sakit X selama tahun 2022. Data karakteristik pasien dan profil obat dianalisis secara deskriptif. Kesesuaian terapi obat ditentukan berdasarkan pedoman terapi. Uji korelasi dilakukan untuk hubungannya dengan LoS. Total terdapat 203 pasien rawat inap COVID-19, meliputi: neonatus/anak/remaja (12,32%), dewasa (66,5%), dan lanjut usia (21,2%). Sebagian besar pasien laki-laki (54,2%) dengan keparahan sedang (80,8%), dan 36,4% memiliki komorbiditas. Kesesuaian terapi pada pasien neonatus/anak/remaja, dewasa, dan lanjut usia adalah: 12% (3/25), 76% (103/135), 60% (26/43), secara berurutan. Rata-rata LoS adalah 7,0±3,11 hari, dimana LoS terendah pada neonatus/anak/remaja (6,1±2,43 hari) dan tertinggi pada lansia (7,4±3,02 hari). Faktor yang secara signifikan mempengaruhi LoS adalah status vaksinasi (p= 0,000) dan tingkat keparahan COVID-19 (p= 0,002), namun tidak dipengaruhi oleh kesesuaian terapi (p= 0,864). Hasil penelitian merupakan data awal tuntuk mengembangkan strategi perbaikan kualitas layanan untuk pasien COVID-19 rawat inap. Kata Kunci: COVID-19, Faktor Risiko, Penggunaan Obat, Lama Rawat Inap, Rumah Sakit  ABSTRACT COVID-19 disease remains a constant threat to global public health. Drug use and Length of Stay (LoS) are among main indicators of service quality in hospitals. Object of this research were understanding of LoS and the contributing factors (including patient characteristics and drug use) among COVID-19 inpatients at Hospital X Surabaya, Indonesia. Observational research was conducted using medical records of COVID-19 inpatients at Hospital X in 2022. Data on patient characteristics and drug profiles were analyzed descriptively. Drug therapy conformity was determined based on guidelines. Correlation tests were used to determine factors associated to LoS. The results were 203 COVID-19 inpatients, including: neonate/child/adolescent (12.32%), adults (66.5%) and elderly (21.2% ). Most patients were males (54.2%) with moderate severity (80.8%), and 36.4% had comorbidities. Therapy conformity in neonate/child/adolescent, adult and elderly patients were: 12% (3/25), 76% (103/135), 60% (26/43), respectively. The average LOS was 7.0±3.1 days, where neonate/child/adolescent was the lowest (6.1±2.43 days), and elderly was the highest (7.4 ± 3.02 days). Significant contributing factors to LoS included vaccination status (p= 0.000) and COVID-19 severity (p= 0.002), but not with therapy conformity (p=0.864). The study findings provide a preliminary data to guide the development of strategies to improve service quality for hospitalised patients with COVID-19.
Co-Authors Abdul Rahem Abdul Rahem, Abdul Adji Prayitno Adji Prayitno Setiadi Adji Prayitno Setiadi Adji Prayitno Setiadi Adji Prayitno Setiadi Adji Prayitno Setiadi Adji Prayitno Setiadi Agung Anggara, I Gede Yudi Antonius Adji Prayitno Antonius Adji Prayitno Antonius Adji Prayitno S Antonius Adji Prayitno Setiadi Antonius Adji Prayitno Setiadi Antonius Adji Prayitno Setiadi Astuti, Briandini Dwi Auliyana, Iftitah Putri Bobby Presley, Bobby Brata, Cecilia Brevmana Brevmana Candra, Sansan Cecilia Brata Dhanang Prawira Nugraha Dhitama, I Made Yogista Dian Kusuma Wardhani Dian Kusuma Wardhani Dyah Ayu Febiyanti Edbert, Sonny Eko Setiawan Eko Setiawan Eko Setiawan Eko Setiawan Eko Setiawan Erna Susanti Fisia Niti Admadja Friska Yanuar Ramadanti Gusti Ayu Putu Laksmi Puspa Sari Halim, Steven Victoria Hardani, Ika I Gede Yudi Anggara I Gusti Agung Ari Kusuma Yana I Made Yogista Dhitama Istiqomah, Reza Amelia Ita Octafia Karina Kumaladewi Widjaja Karinda, Itsna Laudzy Linda Fidya Ningsih Lisa Aditama, Lisa Marisca Evalina Gondokesumo, Marisca Evalina Megawati, Fitria Muslimin, Muhammad Ashar Natasya, Priscilia Amanda Ningsih, Linda Fidya Nurul Amalia Octafelia, Yustina Pratama, Jeffry Refananto Primulyanto, Brevmana Anugrah Putri, Virginia Johanes Ramadanti, Friska Yanuar Riza Mazidu Sholihin Santoso, Devina Erawati Setiadi, Adji Prayitno Setiadi, Antonius Adji Prayitno Setiawan, Eko Setyaningrum, Krysnadewi Shieny Agustin Santoso Sirajudin Solly Aryza Stevan Victoria Halim Sukamto, Ika Sumiyarsi Sulisetiorini Sulisetiorini, Sulisetiorini Sunderland, Brucce Sunderland, Bruce Sutejo, Erwin Sylvi Irawati Virginia Johanes Putri Wahyuni, Khurin In Yana, I Gusti Agung Ari Kusuma Yaputra, Dody Mulia