Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Analisis Kompetensi Pedagogik Guru pada Pelaksanaan Blended Learning Yulianti, Upit; Julia, J.; Febriani, Melly
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2164

Abstract

Peran utama seorang guru adalah menciptakan kualifikasi individu yang lebih baik dengan mengikuti perkembangan serta kemjuan teknologi melalui pendidikan.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis serta memberikan gambaran mengenai bagaimana kompetensi pedagogik guru dalam pelaksanaan blanded learning. Fokus penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai kompetensi pedagogik guru dalam pelaksanaan blanded learning dan gambaran mengenai hasil belajar siswa dalam pelaksanaan blanded learning. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru sangat baik dalam mengajar, hal ini diketahui dari inovasi-inovasi yang dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal. Untuk meningkatkan kompetensi pedagogiknya, guru perlu mengikuti pelatihan. Adapun hasil belajar menunjukkan perolehan rata-rata nilai siswa pada saat pembelajaran daring sudah baik, tetapi hasil pembelajaran luring lebih baik, hal ini diketahui dari hasil perbandingan perolehan rata-rata siswa pada saat pembelajaran daring dan luring.
Transisi Pendidikan Era New Normal: Analisis Penerapan Blended Learning di Sekolah Dasar Amalia, Dita Yessi; Julia, J.
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti terkait analisis penerapan pembelajaran campuran di sekolah dasar sebagai suatu transisi pendidikan di era new normal, lebih lanjut penelitian ini juga mencakup perspektif guru, kesulitan yang ditimbulkan dari penerapan blended learning dan alat yang digunakan sebagi penunjang penerapan pembelajaran campuran. Sampel pada penelitian ini merupakan 30 tenaga pendidik dari berbagai sekolah di kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus menggunakan metode pengambilan data yaitu survei untuk mengetahui alat dan platform digital yang digunakan saat penerapan pembelajaran campuran, dan wawancara semi terstruktur untuk mengetahui perspektif guru dan kesulitan yang dihadapi. Adapun analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan pengkodingan (reduksi data). Hasil penelitian menunjukkan blended learning memberikan pembelajaran yang lebih optimal di masa pandemi, salah satunya peningkatan pada mata pelajaran matematika. Kesulitan yang dialami terkait penerapan blended learning yaitu keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya kompetensi guru dalam berteknologi. Sedangan smartphone dan whatsapp menjadi alat dan platform digital yang paling banyak dipilih dan digunakan sebagai penunjang penerapan blended learning.
Studi Kasus: Kecemasan Berbicara Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing Fitriani, Ely; Julia, J.; Gusrayani, Diah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kecemasan berbicara bahasa inggris sebagai bahasa asing. Penelitian ini secara khusus berfokus untuk menganalisis alasan ketidak terlibatan siswa dalam kegiatan berbicara dikelas bahasa inggris.Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus dengan pendekatan kuantitaif . Data dikumpulkan melalui wawancara individual. Wawancara diberikan dalam bentuk pedoman wawancara semi-terstruktur yang didistribusikan melalui google docs dan disebarkan di salah satu flat form media sosial, mengingat karena pandemik Covid-19 yang belum selesai. Hasil pengumpulan dan analisis data dibuat menjadi beberapa tema. Hasil penelitian menunjukan bahwa keengganan mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan berbicara di kelas bahasa inggris bukan tidak menyadari nilai belajar bahasa inggris, kemalasan, atau kurangnya minat dalam bahasa inggris, tetapi karena mereka tidak yakin dengan kemampuan yang dimiliki, takut akan evaluasi negatif dari rekan-rekan mereka, dan takut dibanding-bandingkan oleh rekan-rekan mereka.