Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Pendidikan Pada Mata Pelajaran PAI Dan Bahasa Inggris Di Sekolah Kampung Tasuk Untung; Mardian; Reka Oktavia; Riska Widiyanti; Nely Novita; Mu,ayyina; Elhiyana; Yudhi Setiawan Majid
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengingat letak geografis Kampung Tasuk yang Tidak begitu jauh, menyebabkan jarak tempuh yang digunakan kurang lebih waktunya 30 menit. Akan tetapi, Kondisi kampungan Tasuk memiliki suasana perkampungan yang terpencil, hal ini disebabkan akses jaringan internet yang kurang baik sehingga kesederhanaan kampung Tasuk terlihat secara jelas. Begitupun lembaga pendidikan yang ada di kampung Tasuk itu sendiri. Dalam meningkatkan kualitas Pendidikan di kampung Tasuk khususnya mata pelajaran PAI dan Bahasa Inggris yang bertujuan Untuk mencapai tujuan pembentukan karakter generasi muda di kampung tasuk agar lebih siap menghadapi tantangan dimasa depan. Hal ini, untuk mengejar ketertinggalan dari sekolah-sekolah yang berada dikota. Bentuk upaya itu sendiri dilakukan mahasiswa KKN STITM dalam Memperkenalkan Pelajaran PAI dan Bahasa Inggris secara mendalam mengetahui minimnya ilmu pengetahuan tersebut bagi murid di sekolah kampung Tasuk dan ditunjang dengan pengadaan Les Bahasa Arab, Kaligrafi, Les Komputer dan Les Bahasa Inggris.
PELAKSANAAN PENDIDIKAN NONFORMAL BAGI ANAK BERHADAPAN HUKUM (STUDI KASUS PADA SENTRA WIRAJAYA MAKASSAR) Gaffar, Fatmawati; Untung; Nur Alamsyah; Yolandika Arsyad; Kartini Marzuki
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.8.2.94-103

Abstract

Pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam memberikan kesempatan belajar bagi Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang seringkali terpinggirkan dari sistem pendidikan formal. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan nonformal bagi ABH, mencakup bentuk program, strategi pembelajaran, serta hambatan dan solusinya. Metode penulisan menggunakan kajian literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan nonformal bagi ABH dilakukan melalui program kejar paket, keterampilan hidup (life skills), konseling, dan pembinaan kepribadian. Tantangan yang muncul antara lain keterbatasan sarana, stigma masyarakat, serta kurangnya tenaga pendidik yang terlatih dalam konteks pendidikan rehabilitatif. Pendidikan nonformal terbukti mampu menjadi media integrasi sosial, pemulihan psikologis, serta peningkatan kompetensi bagi ABH menuju reintegrasi ke masyarakat
Madrasah Committee: Implementation of “Merdeka Belajar” ‎and The Progress of Islamic Education in Pamekasan M. Sahibuddin; Supandi; Untung; Akhmadul Faruq
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 19 No 1 (2024)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v19i1.10281

Abstract

The madrasa committee is an independent institution formed by educational institutions to have a role in improving the quality and services of education in the form of direction, support for both educational facilities and infrastructure, and supervision of the implementation of education in each education unit. The madrasa committee plays a role as an Education Advisory, Education Supporting, Education Mediatory, and even controlling the implementation of Education itself. We must carry out the policy of "Merdeka Belajar", because this is a mandate from the government that all education practitioners in each education unit are required to implement "Merdeka Belajar" policy which is then poured into the "Guru Penggerak", the education practitioners are through the program in each education unit. Therefore, madrasa committees must be present and support the policies of this program. In this research method, the researcher used a qualitative approach with a phenomenological descriptive type. The informants in this study are those who the researchers consider to know and are related to this research. The results of the study show that: 1) Madrasah committees have the duty and responsibility to make madrasas a progressive educational institution, 2) The potential and strengths of madrasas must be able to be explored and maximized so that later madrasas are no longer the number 2 educational institution but have become the leading choice of the community, 3) Madrasas become centers of excellence for education because educational institutions in the form of madrasas present more menus and scientific variants when compared to educational institutions in the form of schools.