Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

“Aku Takut Menjalani Kehidupan Kedepan”: Studi Fenomenologi Tantangan Remaja yang Mengalami Kehamilan Tidak Diinginkan Suwidagdho, Dhanang; Anggraini, Weni; Hananto, Ipung; Munawarroh, Khofifatul
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 5 No. 2 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i2.2080

Abstract

Kehamilan yang pada remaja usia sekolah menjadi kasus yang penting untuk mendapat perhatian. Kondisi ini akan menyebabkan remaja menjadi kehilangan usia muda dan pendidikannya menjadi terkorbankan. Studi ini menggunakan pendekatan studi fenomenologi yang bertujuan untuk mencari tahu tantangan yang dialami remaja hamil tidak diinginkan. Data diambil berdasarkan wawancara mendalam dan triangulasi terhadap 102 responden dengan kriteria saat hamil berusia <19 tahun. Hasil penelitian menunjukkan remaja yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan menghadapi tantangan yang sangat kompleks, baik dari segi sosial, emosional, maupun pendidikan. Respons awal remaja terhadap kehamilan tersebut didominasi rasa takut, kecewa, dan kebingungan. Sementara tanggapan dari orang tua umumnya adalah marah dan kekecewaan yang mendalam, meski pada akhirnya menerima dengan lapang dada kondisi tersebut.
Validitas dan Realibilitas Instrumen Teori Pilihan Karir Holland di Indonesia Anggraini, Weni; Kurniawan, Fandy; Susilawati, Susilawati; Hasna, Afra
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 2 No. 2 (2020): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bocp.v2i2.34

Abstract

Validity and reliability are the main topics in every research instruments. It is important how to create research instrument that is connected to the construct being measured. In this article, the authors tested the validity and reliability of Holland's career instrument Indonesian version. The participants involved are in the period of career preparation and choice, within an educational institution or a job, but has not yet had satisfaction with their career. The participants' age range from 15 to 27 years. The validity test is carried out using the conventional validity type, where the item is declared valid if the correlation coefficient is ≥ 0.3. The results showed 43 items were declared valid and 5 items were declared invalid while the reliability coefficient found is 0.906. Based on the results, Holland's career instrument Indonesian version in a good instrument to measure career preparation and career choice.
The Comunnity Service Article Penerapan Media BERLIAN dengan Menggunakan Pendekatan Visual Kinestetik berbasis Experiental Learning dalam Pembelajaran IPA untuk Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita Pada Materi Rotasi dan Revolusi Bumi-Bulan Nuzula, Laela; Lullaeyni, Lullaeyni; Ma’rifah, Nisa ’Ul; Arianti, Rosvita; Renanda, Zahra Putri; Utami, Ferisa Prasetyaning; Anggraini, Weni
Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): INSANTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 3 Nomor 4, Oktober 2025
Publisher : LPP ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/insanta.v3i4.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas media interaktif BERLIAN dalam pembelajaran rotasi dan revolusi bumi-bulan bagi peserta didik berkebutuhan khusus, terutama anak tunagrahita. Media ini dirancang sebagai simulasi fisik yang inovatif untuk meningkatkan pemahaman konsep serta partisipasi aktif peserta didik. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengembangan media, uji coba, dan evaluasi terhadap kemampuan kognitif dan sosial peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media BERLIAN secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep serta motivasi belajar peserta didik berkebutuhan khusus. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi media pembelajaran dan dukungan guru yang kompeten dalam mendukung proses belajar anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini juga merekomendasikan pengembangan sekolah inklusif dengan memanfaatkan media visual dan alat peraga manipulatif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Saran selanjutnya adalah melakukan studi mendalam mengenai pengaruh media terhadap aspek kognitif dan sosial serta evaluasi jangka panjang terhadap keberlanjutan efektivitas metode yang digunakan.
APLIKASI STRATEGI PROBLEM SOLVING GURU BK DALAM IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR Hananto, Ipung; Anggraini, Weni; Moh. Irma Ari Irawan, Tb.
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i1.954

Abstract

Perubahan era revolusi industri 4.0 terlihat signifikan di semua lini kehidupan. Hal ini memiliki tantangan sekaligus peluang. Dalam dunia pendidikan, kita dituntut untuk mampu dalam menyeimbangkan antara sistem pendidikan dengan perkembangan zaman. Di samping itu, tidak sedikit pula peserta didik yang mengalami berbagai kesulitan dalam mencapai hasil belajar. Hal ini diperlukan upaya untuk menyikapi kondisi tersebut melalui pelayanan Bimbingan dan Konseling (BK). Strategi problem solving dapat digunakan oleh Guru BK untuk membimbing peserta didik pada proses berpikir kritis, analitis, dan reflektif, pada pemecahan masalah yang efektif serta mampu mengambil keputusan secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi strategi problem solving dalam implementasi merdeka belajar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif analisis deskriptif yang menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu beberapa hal yang sudah diaplikasikan dalam strategi teknik problem solving yaitu membuat kelompok-kelompok belajar, dengan melakukan bimbingan kelompok antar peserta didik, berupaya membantu memberikan solusi permasalahan yang dialami peserta didik, serta ditunjang dengan dilakukan layanan konseling untuk mendukung strategi problem solving supaya terlaksana dengan baik. Rekomendasi pada penelitian ini adalah strategi problem solving, dapat dikembangkan dengan tahapan melakukan identifikasi masalah, melakukan perumusan masalah, menentukan alternatif pemecahan masalah, melakukan identifikasi konsekuensi dari pengambilan keputusan setiap alternatif, memilih alternatif yang efektif, dan melakukan pengujian dari pengambilan keputusan.