Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Hubungan Motivasi Berprestasi dengan Stres pada Siswa di SMA Negeri 1 Jejawi Rahman, Rani; Alimron, Alimron; Fauzi, Muhammad
Intelektualita Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v10i2.9858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi dengan stres di SMA Negeri 1 Jejawi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 30 siswa dari 100 siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan stres.
KONSEP BERKAH DALAM PERSPEKTIF TAFSIR Satria , Rama; Alimron, Alimron; Abdurrazaq, Abdurrazaq
MUSHAF JOURNAL: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis Vol. 3 No. 3 (2023): Desember
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out how to seek God's blessings in the Qur'an. There are five ways to seek God's blessings contained in the Qur'an based on the interpretation of blessing verses. First, following the instructions of the Qur'an, where the Qur'an itself is a holy book full of blessings, there are many blessing verses associated with the Qur'an, that the Qur'an itself has unlimited blessings. the form of blessing, starting from the arrangement of the words, the content of the verses of the Qur'an to the place and time when the Qur'an was revealed, the way to seek blessings with the Qur'an is to recite the verses of the Qur'an. Second, faith and piety, based on the interpretation of the blessing verses, faith and piety are absolute requirements that a person must have in order to have a life full of blessings. Third, patience, it is said that Allah gave abundant blessings to the followers of the Prophet Moses because of their patience. Fourth, Say hello. Fifth, Hijrah and prayer. Barakāh is Ziyādatul Khair which means increasing goodness. Barakāh can also mean the persistence of something, and can also mean the increase or development of something. The blessings described in the Qur'an can be in the form of a fertile and prosperous land, there are also depictions of blessings in the Qur'an, etc. This research wants to know how to find God's blessings in the Qur'an, by examining blessing verses. The research method used to find out these two things is a qualitative research method, while the source of research data is interpretations of the Al-Qur'an and other related sources. The interpretation method used in this research is the thematic interpretation method, namely the interpretation method that interprets the Al-Qur'an based on a certain theme, in this case the interpretation of blessings.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN TAUHID DALAM AL-QUR`AN SURAT AL-IKHLAS AYAT 1 SAMPAI 4 MENURUT TAFSIR IBNU KATSIR Suryana, Edy; Alimron, Alimron; Sofyan, Sofyan
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 4 No 2 (2024): September, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v4i2.700

Abstract

Surat Al-Ikhlas adalah surat yang sangat mulia dan agung, sebanding dengan sepertiga Al-Qur`an yakni tentang permasalah tauhid. Kenyataannya surat ini sangat mudah dihafal, namun kebanyakan dari orang yang mengahafal tidak mengerti makna dari tafsirnya. Pendidikan tauhid ialah upaya penanaman nilai-nilai kesadaran dan keyakinan terkait tauhid kepada”Allah Subhanahu”Wa Ta`alaa ke dalam diri peserta didik disertai pemberian bimbingan. Penelitian ini bertujuan untuk membahas nilai-nilai pendidikan tauhid yang terkandung di dalam Surah Al-Ikhlas ayat 1 sampai 4 dan memberikan pemahaman kepada seluruh calon guru dan masyarakat luas. Jenis penelitian yang digunakan ialah librarary research, yakni penelitan yang dilakukan terhadap lireratur atau buku-buku dan juga jurnal yang sesuai dengan materi yang dibahas di atas. Tafsir Ibnu Katsir adalah tafsir tahlili, tergolong tafsir bil ma`tsur, yang artinya adalah menafsirkan ayat Al-Qur`an dengan ayat yang lain atau dengan hadits shahih. Sumber utama penilitian ini adalah tafsir Ibnu Katsir dan kitab-kitab tauhid ulama yang masyhur. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan Surat Al-Ikhlas memiliki nilai-nilai keislaman khususnya nilai pendidikan tauhid. Nilai pertama, Nilai Pendidikan Tauhid Rububiyyah pada ayat kesatu, berkenaan dengan Keesaan Allah Subhanahu Wa Ta`alaa. Niliai kedua, Nilai Pendidikan Tauhid Uluhiyyah pada ayat kedua, berkenaan dengan Kekuasaan Allah bahwa hanya Allah lah tempat meminta segala sesuatu. Nilai ketiga, Nilai Pendidikan Tauhid Asma` wa Sifat yang terdapat pada ayat ketiga dan keempat, berkenaan dengan sifat Allah yang maha sempurna. Serta sangat relevan dengan perintah Allah kepada Rasulullah untuk membantah orang-orang kafir yang mengatakan Allah itu tidak Esa, mempunyai anak dan lain sebagainya. Kemudian nilai-nilai tersebut berguna mencegah umat Muslim dari perbuatan-perbuatan syirik.
Pengaruh Sertifikasi Guru Pendidikan Agama Islam terhadap Motivasi Mengajar dan Kepuasan Kerja di Sekolah Dasar Negeri dan Swasta di Kecamatan Talang Kelapa Suparjo, Suparjo; Alimron, Alimron; Afriantoni, Afriantoni
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i1.2747

Abstract

This research is intended to analyze (1) the effect of Elementary School teachers’ certification program to their teaching performance, (2) the effect of Public and Private Elementary Schools’ motivation to their teaching performance, and (3) The influence of teacher certification and teacher work motivation on teacher performance. This research used quantitative methods and questionnaires as research instruments. Data was collected from fifty one teachers from fourty-seven different Elementary School in in Talang Kelapa District, Banyuasin Regency. The collected data is then analyzed using simple linear regression analysis methods and multiple linear regression analysis with quantitative approaches. The result of the research showed that: (1) the teachers’ certification program variable positively and partially affected the teachers’ performance variable. It was proved by scoring 32,6% as teachers’ certification program regression coefficient, (2) the teachers’ teaching motivation variable also positively and partially affected the teachers’ performance variable by scoring 46,2% as the teachers’ motivation regression coefficient and (3) teachers’ certification program variable together with teachers’ motivation variable positively affected the teachers’ performance variable by giving score of 53,7%. To sum up, the results proved that teachers’ sertification program and teachers’ motivation have given positive effect both individually and together to the teachers’ performance variable. Furthermore, this research also suggested that most of the teachers are hoped that the teachers’ sertification program can continue to run well, can be given regularly and come on time. The settled program can create healthy environment that will strengthen teachers’ motivation in providing their best teaching performance. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa (1) pengaruh sertifikasi guru terhadap Kepuasan Kerja di Sekolah Dasar Negeri dan Swasta, (2) pengaruh motivasi kerja guru terhadap Kepuasan Kerja dan (3) pengaruh sertifikasi guru dan motivasi kerja guru terhadap Kepuasan Kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitiannya. Data dikumpulkan dari lima puluh satu guru dari empat puluh tujuh sekolah dasar yang berbeda di Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan metode analisis regresi linear sederhana dan analisis regresi linear berganda dengan pendekatan kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa; (1) variabel Sertifikasi Guru (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap Kepuasan Kerja. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi X1 sebesar 32,6%, (2) variabel Motivasi Kerja Guru (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap Kepuasan Kerja. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi X2 sebesar 46,2%, dan (3) variabel Sertifikasi Guru bersama-sama dengan Motivasi Kerja Guru berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi sebesar 53,7%. Sebagai kesimpulan, hasilnya membuktikan bahwa program sertifikasi guru dan motivasi guru telah memberikan efek positif baik secara individu maupun bersama-sama terhadap variabel Kepuasan Kerja. Selanjutnya, penelitian ini juga menyarankan bahwa sebagian besar guru berharap program sertifikasi guru dapat terus berjalan dengan baik, dapat diberikan secara teratur dan tepat waktu. Program yang ditetapkan dapat menciptakan lingkungan yang sehat yang akan memperkuat motivasi guru dalam memberikan kinerja mengajar terbaik mereka.
Pendampingan Pengembangan Pembelajaran Berbasis Keterampilan Abad 21 (6C’S) bagi Guru Pendidikan Agama Islam Se Kota Palembang Maryamah, Maryamah; Suryana, Ermis; Zulhijra, Zulhijra; Karolina, Asri; Soraya, Nyayu; Alimron, Alimron; Ilhami, Muhammad Wahyu
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17503

Abstract

Background: Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Palembang masih mengalami kesulitan dalam menerapkan pembelajaran berbasis keterampilan abad 21 (6C’s) karena keterbatasan strategi dan dominasi metode konvensional. Pendampingan diperlukan untuk membantu guru mengintegrasikan konsep 6C’s secara efektif guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode: Kegiatan ini menggunakan Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan Educational Action Research. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan dalam enam pertemuan. Evaluasi dilakukan secara sumatif menggunakan angket untuk mengukur efektivitas pendampingan dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis keterampilan abad 21. Hasil: Pendampingan ini membantu guru meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengembangkan pembelajaran berbasis 6C’s (critical thinking, creative thinking, communication, collaboration, computational thinking, dan compassion). Guru mampu menyusun modul ajar yang lebih inovatif, serta menerapkan metode pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, berkolaborasi, dan memiliki karakter yang kuat. Kesimpulan: Pendampingan ini berhasil meningkatkan kapasitas guru PAI dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis keterampilan abad 21. Modul ajar yang dihasilkan lebih interaktif dan relevan, serta mendorong penerapan strategi pembelajaran yang inovatif, sehingga siswa dapat memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan Keluarga dalam Islam: Strategi dan Implementasinya dalam Kehidupan Modern Alimron, Alimron; Sari, Juwita Puspita; Razzaq, Abdur; Mardeli, Mardeli; Mentari, Putri Suci
POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam Vol 9, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/potensia.v9i2.27673

Abstract

Sebuah bstrakPendidikan keluarga dalam Islam memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan moral individu. Dalam konteks kehidupan modern yang penuh dengan tantangan dan perubahan sosial, strategi yang tepat diperlukan untuk menyelenggarakan pendidikan keluarga yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi dan implementasi pendidikan keluarga dalam Islam dalam menghadapi kehidupan modern. Penelitian ini berjenis studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan studi terhadap berbagai penelitian dan literatur terkait dengan pendidikan keluarga dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif dalam pendidikan keluarga dalam Islam meliputi pendekatan komunikasi yang baik antara anggota keluarga, penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan teknologi dengan bijak, serta peran orang tua sebagai contoh teladan yang baik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam Islam, pendidikan keluarga merupakan salah satu aspek terpenting dalam membentuk individu dan masyarakat yang kuat. Dengan pendidikan keluarga yang baik, individu muslim dapat tumbuh menjadi individu yang bertakwa, memiliki etika yang baik dan mampu memberikan kontribusi positif dalam masyarakat.Kata Kunci: Implementasi; Islam; Kehidupan Modern; Pendidikan Keluarga Abstrak _Pendidikan keluarga dalam Islam memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan akhlak individu. Dalam konteks kehidupan modern yang penuh tantangan dan perubahan sosial, diperlukan strategi yang tepat untuk memberikan pendidikan keluarga yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dan implementasi pendidikan keluarga dalam Islam menghadapi kehidupan modern. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang melibatkan kajian berbagai penelitian dan literatur yang berkaitan dengan pendidikan keluarga dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendidikan keluarga Islam yang efektif meliputi pendekatan komunikasi yang baik antar anggota keluarga, penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, pemanfaatan teknologi secara bijak dan peran orang tua sebagai teladan yang baik. Dalam Islam, pendidikan keluarga merupakan salah satu aspek terpenting dalam membentuk individu dan masyarakat yang kuat. Dengan pendidikan keluarga yang baik, individu muslim dapat tumbuh menjadi individu yang bertakwa, beretika baik, dan dapat berkontribusi positif kepada masyarakat. Kata Kunci : Implementasi, Islam, Pendidikan Keluarga, Kehidupan Modern
Pengaruh Sertifikasi Guru Pendidikan Agama Islam terhadap Motivasi Mengajar dan Kepuasan Kerja di Sekolah Dasar Negeri dan Swasta di Kecamatan Talang Kelapa Suparjo, Suparjo; Alimron, Alimron; Afriantoni, Afriantoni
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i1.2747

Abstract

This research is intended to analyze (1) the effect of Elementary School teachers’ certification program to their teaching performance, (2) the effect of Public and Private Elementary Schools’ motivation to their teaching performance, and (3) The influence of teacher certification and teacher work motivation on teacher performance. This research used quantitative methods and questionnaires as research instruments. Data was collected from fifty one teachers from fourty-seven different Elementary School in in Talang Kelapa District, Banyuasin Regency. The collected data is then analyzed using simple linear regression analysis methods and multiple linear regression analysis with quantitative approaches. The result of the research showed that: (1) the teachers’ certification program variable positively and partially affected the teachers’ performance variable. It was proved by scoring 32,6% as teachers’ certification program regression coefficient, (2) the teachers’ teaching motivation variable also positively and partially affected the teachers’ performance variable by scoring 46,2% as the teachers’ motivation regression coefficient and (3) teachers’ certification program variable together with teachers’ motivation variable positively affected the teachers’ performance variable by giving score of 53,7%. To sum up, the results proved that teachers’ sertification program and teachers’ motivation have given positive effect both individually and together to the teachers’ performance variable. Furthermore, this research also suggested that most of the teachers are hoped that the teachers’ sertification program can continue to run well, can be given regularly and come on time. The settled program can create healthy environment that will strengthen teachers’ motivation in providing their best teaching performance. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa (1) pengaruh sertifikasi guru terhadap Kepuasan Kerja di Sekolah Dasar Negeri dan Swasta, (2) pengaruh motivasi kerja guru terhadap Kepuasan Kerja dan (3) pengaruh sertifikasi guru dan motivasi kerja guru terhadap Kepuasan Kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitiannya. Data dikumpulkan dari lima puluh satu guru dari empat puluh tujuh sekolah dasar yang berbeda di Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan metode analisis regresi linear sederhana dan analisis regresi linear berganda dengan pendekatan kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa; (1) variabel Sertifikasi Guru (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap Kepuasan Kerja. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi X1 sebesar 32,6%, (2) variabel Motivasi Kerja Guru (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap Kepuasan Kerja. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi X2 sebesar 46,2%, dan (3) variabel Sertifikasi Guru bersama-sama dengan Motivasi Kerja Guru berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi sebesar 53,7%. Sebagai kesimpulan, hasilnya membuktikan bahwa program sertifikasi guru dan motivasi guru telah memberikan efek positif baik secara individu maupun bersama-sama terhadap variabel Kepuasan Kerja. Selanjutnya, penelitian ini juga menyarankan bahwa sebagian besar guru berharap program sertifikasi guru dapat terus berjalan dengan baik, dapat diberikan secara teratur dan tepat waktu. Program yang ditetapkan dapat menciptakan lingkungan yang sehat yang akan memperkuat motivasi guru dalam memberikan kinerja mengajar terbaik mereka.
Implementation of Moderate Religious Values Through the Application of the Scout Movement Code of Honour Among Students at UKMK Pramuka Herlica Agustina; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah; Firmansyah, Firmansyah; Syarif Zain, Zaki Faddad; Alimron, Alimron
PAI RAFAH Vol 7 No 4 (2025): Jurnal PAI Raden Fatah
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/pair.v7i4.26869

Abstract

The discussion of religious moderation is becoming increasingly important amid various deviations that distort its essence. In today’s context, challenges such as radicalism and extremism threaten the balance of religious life. Therefore, strengthening religious moderation through education is essential to nurture a generation that upholds tolerance and harmony in Indonesia. Instilling moderation values can be achieved through both formal and non-formal education, one of which is the Scout Movement. Scouting activities aim to foster brotherhood, friendship, and unity, making them an effective medium for applying moderation values. In universities, scouts play a vital role in uniting students as future leaders who embody and spread the spirit of moderation. This research employs a qualitative descriptive approach using interviews with seven informants to explore how the Scout Movement’s code of honor reflects the practice of religious moderation among students. The results indicate that moderation values have been well implemented by scout members at UIN Raden Fatah Palembang through regular programs, social service, outdoor activities, and leadership training. Adherence to the scout code of honor serves as an ethical guideline that shapes members’ behavior, encouraging them to act responsibly and uphold the principles of religious moderation.
THE INTEGRATION OF SCIENCE IN ISLAMIC EDUCATION: A CRITICAL ANALYSIS OF AZYUMARDI AZRA'S EDUCATIONAL THOUGHT Prihatin, Nyimas Yunierti; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah; Munir , Munir; Fauzi , Muhammad; Alimron, Alimron; Wigati , Indah
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 001 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Spesial Issue)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v14i001.9263

Abstract

Background: This study stems from the urgency of integrating science into the Islamic education system as proposed by Azyumardi Azra, particularly in response to the challenges of globalisation and technological developments. Research Objective: The objective of this study is to analyse Azra's ideas on scientific integration through various theoretical perspectives in order to assess their relevance and contribution to the development of contemporary Islamic education. Method: This study uses a qualitative method with a literature study approach, through a systematic search of Azra's works in the form of books, journals, and scientific articles, as well as relevant supporting literature. Results: The results show that Azra's concept of scientific integration emphasises the synergy between religious and general knowledge as the foundation for the modernisation of education, enabling it to respond adaptively to social change and technological advances. This idea positions education as a vehicle for shaping believers who possess intellectual and scientific competence. Thus, Azra's thinking provides a philosophical basis as well as a practical direction for the reconstruction of a progressive, open, and contextual education system without losing its Islamic identity. Conclusion: This study concludes that the integration of science is an important strategy in strengthening the role of education as a driver of scientific progress and Muslim civilisation in the modern era.
METODE PENDIDIKAN BERBASIS KETELADANAN (USWAH HASANAH) GURU SEBAGAI STRATEGI MANAJEMEN SDM PENDIDIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM Rahmawati, Rahmawati; Uswatun , Sri; Naufal Athallah, M.; Alimron, Alimron; Mukmin, Mukmin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40643

Abstract

Exemplary-based education (uswah hasanah) is a fundamental approach in Islamic education that plays a crucial role in shaping students’ character, moral integrity, and academic culture. This article aims to analyze the concept of teachers’ uswah hasanah from the perspectives of the Qur’an and Hadith and to examine its relevance as a human resource management (HRM) strategy for educators in Islamic educational institutions. This study employs a qualitative approach using library research. Primary data are derived from the Qur’an and the Hadith of the Prophet Muhammad (peace be upon him), while secondary data include Qur’anic exegesis, Islamic education literature, and relevant previous studies. Data were analyzed using content analysis and descriptive-analytical methods to explore the normative and practical dimensions of exemplary leadership in education. The findings indicate that uswah hasanah has a strong theological foundation, particularly in Qur’an Surah Al-Ahzab (33:21), and functions as a transformative method of value internalization through real-life examples rather than verbal instruction alone. From a tafsir tarbawi perspective, teachers’ exemplary conduct can be positioned as a strategic framework for managing educational human resources, encompassing integrity-based recruitment, continuous professional development, ethical performance evaluation, and the establishment of a compassionate organizational culture. Therefore, uswah hasanah serves not only as a character education method but also as a strategic model for educator management in Islamic education (teacher).