Sustianingsih, Ira Miyarni
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Student Learning Style in High School History Learning Process Towards Achievement Improvement Susilo, Agus; Sustianingsih, Ira Miyarni
Edukasi Vol 15, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukasi.v15i2.30039

Abstract

The background of this research is that the current history learning system determines the achievement of students at the high school level. This is based on the different learning styles of each student's character. The purpose of this study was to determine students' learning styles in the history of high school learning process towards increasing achievement. The learning style of students determines the enthusiasm in learning High School History. This research method is descriptive analysis with qualitative studies. Sources in this study are the results of interviews and review sources of journal references that are relevant to the research study. The results of the study were: History learning in the era of globalization is currently experiencing a change in history learning in school teaching. In addition to the increasingly developing curriculum, the emphasis of History learning is more emphasized on the value of good ethical attitudes. While the learning styles of high school students towards learning History are in accordance with the progress of times and technology, History teachers must be able to innovate so that History learning becomes interesting. Each student has a different way of studying History learning. The role of the History teacher in packaging History lessons to be interesting is very important. The conclusion of this research is that history learning must be adjusted to the increasingly sophisticated progress of the times. The increase in student achievement in studying History must be enhanced by the use of media reference sources and other historical sources. The new finding that the researcher found was that teachers and students had to work together in studying history. History teachers must be open to technology that provides benefits for learning History. The benefits for history will be sustainable if they are packaged properly. In addition, studying History will make humans wiser in the present and in the future.
Revitalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Melalui Permainan Rakyat Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Rantau Kadam Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musirawas Utara Muslihah, Nur Nisai; Sustianingsih, Ira Miyarni; Astuti, Tri
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i2.2684

Abstract

Pengabdian pada masyarakat dengan judul “Revitalisasi Nilai-nilai Pendidikan Karakter melalui Permainan Rakyat pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Karang Dapo Kabupaten Musirawas Utara” ini bertujuan untuk merevitalisasi nilai-nilai pendidikan karakter melalui permainan rakyat. Target dan sasaran kegiatan adalah siswa Sekolah Dasar Negeri 2 di Desa Rantau Kadam Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara yang berjumlah 68 orang. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, demonstrasi, simulasi, dan praktik. Materi yang disampaikan tentang Nilai Pendidikan Karakter, Permainan Rakyat, dan Praktik Bermain Permainan Rakyat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai pendidikan karakter yang ditemukan dalam permainan Congklak adalah kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu, mandiri, komunikatif, tanggung jawab, dan menghargai prestasi. Dalam permainan Bola Bekel ditemukan kesabaran, terampil, cekatan, keseimbangan otak dan berpikir kritis. Dalam permainan karet ditemukan sikap sportif, kebersamaan, kesederhanaan, kejujuran, kepemimpinan, tanggung jawab, berlapang dada dan disipin. Dan dalam permainan Egrang Batok Kelapa ditemukan nilai kerja keras.
NILAI-NILAI KARAKTER PERJUANGAN BANGSA INDONESIA DI KOTA LUBUKLINGGAU Susilo, Agus; Sustianingsih, Ira Miyarni
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 16, No 1 (2022): Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v16i12022p54-65

Abstract

Di era globalisasi saat ini, peran dunia pendidikan dalam meningkatkan pengetahuan sangat besar sekali. Dunia pendidikan juga memiliki beban untuk meningkatkan karakter anak bangsa. Nilai karakter harus dihidupkan kembali ditengah problem globalisasi saat ini. nilai-nilai karakter bangsa Indonesia dapat dikembangkan dan diteladani dari semangat perjuangan para pahlawan yang berjuang membela kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan asing. Tentunya dunia pendidikan dalam menerapkan pembelajaran sejarah sangat vital dalam menggalakkan pendidikan karakter nilai kepahlawanan Indonesia. Pembelajaran sejarah di sekolah harus diprogram dengan baik agar tercipta kesan yang membekas bagi peserta didik saat ini. Dalam Penulisan artikel ilmiah sendiri bertujuan untuk nilai-nilai karakter perjuangan bangsa Indonesia di Kota Lubuklinggau. Metode penulisan artikel ilmiah, yaitu: metode penelitian deskripsif kualitatif dengan sumber data berupa pengamatan langsung dilapangan dan sumber referensi yang mendukung kajian pustaka penulisan artikel ilmiah. Hasil dan pembahasan artikel ini adalah (1) Nilai-Nilai Karakter Dalam Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia, yaitu sangat perlu dipahami bahwa pendidikan karakter yang tertuang di dalam pembelajaran sejarah sangat penting perannya. Maka materi-materi terkait sejarah perjuangan bangsa Indonesia harus didesain sedemikian rupa agar pembelajaran memberikan kesan yang menarik dan membekas bagi peserta didik. Hal ini dilakukan tentunya sebagai penanaman nilai-nilai karakter yang patut diteladani oleh peserta didik yang terkandung dalam materi sejarah perjuangan bangsa Indonesia. (2) Semangat Perjuangan Bangsa Indonesia di Kota Lubuklinggau. Di Kota Lubuklinggau perlu kita tahu adalah saksi sejarah perjuangan pejuang Sumatera Selatan yang berjuang sampai ke Kota Lubuklinggau. Para pejuang, berjuang dengan menumpahkan darahnya untuk melawan penindasan bangsa Eropa yang menjajah Indonesia. Berbagai peristiwa bersejarah pernah terjadi di Kota Lubuklinggau. sehingga untuk mengenang pahlawan yang telah berjuang, dibangun sebuah Museum Subbkos Garuda Sriwijaya Kota Lubuklinggau. Tujuannya supaya sejarah perjuangan bangsa di Kota Lubuklinggau tetap lestari. Sebagai generasi muda kita harus tetap menjaga dan melestarikan keberadaannya.
APPLICATION OF RESITATION LEARNING METHOD IN IPS SUBJECT IN CLASS VIII SMP O. MANGUNHARJO Ningrum, Fitriyan Della Widya; Sustianingsih, Ira Miyarni; Isbandiyah, Isbandiyah
JURNAL EDUSCIENCE Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Nigeria, Korea, and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v11i2.5792

Abstract

This study aims to determine whether the application of the Resitation learning method in social studies subjects of class VIII students of SMP Negeri O. Mangunharjo significantly completed. The method used in this research is quantitative by using a pseudo-experimental approach. The population of this study is the entire class VIII SMP Negeri O. Mangunharjo which amounted to 109 students and the sample taken in this study is class VIII D which amounted to 26 students. The sample was taken by Simple Random Sampling. The conclusion of this study is whether the social studies learning outcomes of students in grade VIII SMP Negeri O. Mangunharjo after the application of the Resitation learning method is significantly complete. This can be seen from the results of the analysis with the t-test obtained tcount> ttable (6.20) > (1.708) this means Ho is rejected and Ha is accepted.
ANALISIS NILAI KARAKTER KEPEMIMPINAN PANGERAN ASIR DI RUPIT KAWEDANAN RAWAS TAHUN 1922–1942 Anjani, Tessa; Sarkowi; Sustianingsih, Ira Miyarni
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 1 (2025): Pembelajaran Sejarah, Sejarah, dan Kebudayaan Lokal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i1.46046

Abstract

Penelitian ini mengungkap nilai-nilai karakter kepemimpinan Pangeran Asir selama memimpin di Rupit Kawedanan Rawas pada tahun 1922–1942. Latar belakang penelitian ini berfokus pada peran pemimpin lokal dalam membentuk karakter masyarakat di masa penjajahan Belanda hingga menjelang kemerdekaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan historis, melalui analisis sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pangeran Asir memiliki integritas, keberanian, keadilan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap rakyat. Ia mampu menjaga kestabilan sosial dan ekonomi di tengah tekanan kolonial, serta mempertahankan nilai-nilai lokal. Karakter seperti kejujuran, empati, dan visi kepemimpinan yang kuat menjadikannya teladan bagi masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian sejarah lokal serta menjadi inspirasi bagi pemimpin masa kini dalam menerapkan nilai-nilai karakter dalam kepemimpinan.
ANALISIS NILAI-NILAI TRADISI RITUAL DAN SPIRITUAL KERIO AGUNG DI BUKIT LAYANG DESA BUKIT ULU KECAMATAN KARANG JAYA KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Sari, Nindia; Irwansyah, Yadri; Sustianingsih, Ira Miyarni
Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Vol 9, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/istoria.v9i2.257

Abstract

Indonesia merupakan bangsa besar, kaya akan kebudayaan yang terbesar di seluruh daerah Indonesia. Berbagai macam tradisi yang ada pada masyarakat secara umum yaitu menggambarkan siklus kehidupan selalu didasari kepercayaan dan sifat sakral, sehingga membuat masing-masing suku memiliki kecendrungan menjalani berbagai tradisi suku mereka masing-masing seperti Ritual dan Spiritual Kerio Agung Bukit Layang Desa Bukit Ulu Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara. Tradisi Ritual dan Spiritual pada masyarakat Desa Bukit Ulu ini sudah ada sejak zaman nenek moyang terdahulu, ritual dan spiritual ini merupakan bagian dari tradisi suku kerio yang mendiami wilayah tersebut, ritual tersebut biasanya dikaitkan dengan kegiatan keagamaan, pemujaan leluhur, dan ungkapan syukur atas hasil panen serta kesejahteraan masyarakat. Metode Penelitian pada penelitian ini adalah penelitian jeni skualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara mengadakan pengamatan secara langsung pada obyek yang diteliti guna melengkapi informasi yang dibutuhkan seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara Dalam penelitian kualitatif uji keabsahan data menggunakan Uji kreabilitas Uji Transferabilitas,Uji Dependability (ketahanan), dan Uji confirmability.
Enhancing Visitor Experience at The Subkoss Museum Through Historical and Cultural Education Sustianingsih, Ira Miyarni; Susetyo, Berlian
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jiecr.v7i1.2531

Abstract

This study explores strategies to enhance the visitor experience at the Subkoss Garuda Sriwijaya Museum through historical and cultural education. Visiting museums is essential in education, as it offers contextual learning experiences that allow visitors to understand history and culture directly through interaction with authentic local artifacts and narratives. Using a descriptive qualitative method, this research aims to analyze the role of educational initiatives in strengthening the museum's function as a public learning space. The findings reveal that contextual education, emphasizing the values of Indonesia's independence struggle and local cultural heritage, effectively enhances visitors' emotional attachment and intellectual engagement. Key innovations include the integration of interactive media, thematic guided tours, and experiential learning activities, all of which collectively create a more dynamic and meaningful museum experience. The museum also offers public programs, including history competitions, community discussions, and participatory activities, which expand educational outreach and foster social cohesion. These efforts have led to a consistent increase in visits from diverse demographic groups. This study concludes that collaboration between museum managers and stakeholders in the education sector is crucial for developing sustainable, engaging, and participatory museum programs. It contributes to the field of museology and public history by demonstrating that educational innovation can transform museums into vibrant centers of community learning and cultural preservation.
Degradasi Tradisi Betangas Pada Masyarakat di Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas Safariza, Safariza Setyowati; Sustianingsih, Ira Miyarni; Susilo, Agus
SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Vol 5 No 1 (2023): SINDANG: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN KAJIAN SEJARAH
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sindang.v5i1.1949

Abstract

This study aims to describe the degradation of betagas in the community in Selangit District, Musi Rawas Regency. The method used in this research is qualitative. The steps used include: Observation, Interview, and Documentation. The results of the study contain a description of the form of degradation of the betangas tradition which includes the lack of preservation of local culture from the local community and the change in alternative treatment from traditional to modern due to the progress of the times that are increasingly developing. Then the factors that influence the degradation of the betangas tradition in the community in Selangit District are the increase in knowledge, technological advances, and the lack of communication between generations about the betangas tradition. That is what has resulted in the degradation of the betangas tradition in Selangit District.
Persepsi Masyarakat Batu Urip Terhadap Tradisi Mandi Kasai Manullang, Artiani; Sarkowi, Sarkowi; Sustianingsih, Ira Miyarni
SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Vol 5 No 1 (2023): SINDANG: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN KAJIAN SEJARAH
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sindang.v5i1.1950

Abstract

This study aims to describe the Batu Urip Community Perception of the Mandi Kasai Tradition in Batu Urip Village, North Lubuklinggau II District, Lubuklinggau City. The method used in this research is qualitative description. The steps used include: Observation, Interview, Questionnaire and Documentation. The results of this study contain the public's perception of the kasai bath tradition and the process of its implementation. Mandi kasai is a tradition that is used in marriage after the marriage contract. The community responds well and supports this tradition to be maintained and preserved so as not to lose it. The process of implementation from the beginning of the bridal procession, melanger, simburan bath, procession back home until the limit of this tradition is at Adam's marriage. Then the newlywed couple can continue sexual intercourse.
Penerapan Media Pembelajaran Canva Berbasis Picture Pada Mata Pelajaran Sejarah Untuk Meningkatkan Minat Belajar Hervanis*, Regita Nada; Sustianingsih, Ira Miyarni; Susilo, Agus
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 9, No 3 (2024): Agustus, Education, Social Issue and History Education.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v9i3.30707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah kaitanm Penerapan Media Pembelajaran Canva Berbasis Picture Pada Mata Pelajaran Sejarah Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas X SMK Negeri 3 Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Desain Pemodelan Informasi Bangunan (DPIB) yang terdiri dari dua kelas. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik eksperimen semu, yang menjadikan sampel pada penelitian ini sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan teknik dokumen berupa nilai Ujian Tengah Semester (UTS) siswa di semester ganjil dan genap untuk melihat tingkat minat yang dimiliki siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan tenik korelasi dan normalitas sehingga analisis datanya menggunakan analisis kuantitatif (inferensi) atau menggunakan formula statistic matematis.