Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Psyche 165 Journal

Kepercayaan Diri dengan Kesiapan Kerja pada Siswa SMK X Berdomisili di Kota Padang Fitriany, Rany; Kurniawan, Harri; Farid, Risanita Fardian; Mellisa
Psyche 165 Journal Vol. 16 (2023) No. 3
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v16i3.245

Abstract

Siswa SMK masih termasuk dalam tahap perkembangan remaja, dimana pada tahap ini remaja masih mencari identitasnya yang merupakan masa peralihan dari tahap perkembangan anak menuju dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan kesiapan kerja pada siswa kelas XII di SMK X Padang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kepercayaan diri dan variable terikatnya adalah kesiapan kerja. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kepercayaan diri dan skala kesiapan kerja. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik probability random sampling yaitu teknik penentuan sampel diambil berdasarkan dari tabel Isaac dan Michael dengan taraf kekeliruan 10% sehingga sampel dalam penelitian ini adalah 108 siswa di SMK X Padang. Uji validitas dan reliabilitas dalam penelitian ini menggunakan teknik Cronbach Alpha. Hasil koefisien validitas pada skala kepercayaan diri dengan nilai corrected item-total correlation berkisar antara 0, 308 sampai dengan 0, 831, sedangkan koefisien reliabilitasnya sebesar 0, 928. Hasil koefisien validitas pada skala kesiapan kerja dengan nilai corrected item-total correlation berkisar antara 0,325 sampai dengan 0, 817, sedangkan koefisien reliabilitasnya sebesar 0, 954. Berdasarkan analisis data, nilai korelasi 0, 447 dengan tingkat signifikansi 0,000 diperoleh, yang berarti hipotesis diterima. Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan positif yang signifikan dengan taraf kuat antara kepercayaan diri dengan kesiapan kerja pada siswa kelas XII Di SMK X Padang. Kontribusi efektif dari variabel kepercayaan diri terhadap variabel kesiapan kerja adalah sebesar 20%.
Peran Learning Agility untuk Meningkatkan Perilaku Kolaborasi Pegawai Generasi Milenial di Pemerintahan Kota Padang Kurniawan, Harri; Fitriany, Rany Fitriany; Farid, Risanita Fardian
Psyche 165 Journal Vol. 16 (2023) No. 4
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v16i4.296

Abstract

An employee nowadays is required to be able to adapt quickly to every job given, and to be able to learn from existing experience in order to compete with other workers. This research aims to determine the role of learning agility in improving the collaborative behavior of millennial generation employees in the Padang City Government. The independent variable in this research is learning agility and the dependent variable is collaboration behavior. The measuring instruments used in this research are the Learning Agility scale and the collaboration behavior scale. The sampling technique in this research is purposive sampling, namely sampling using certain considerations according to the desired criteria to determine the number of samples to be studied. The sample for this research was 266 employees in the Padang City Government. Validity and reliability testing in this research used the Cronbach Alpha technique. The results of the validity coefficient on the learning agility scale with corrected item-total correlation values ​​range from 0.316 up to 0.646, while the reliability coefficient is 0.831. The results of the validity coefficient on the Collaboration Behavior scale with corrected item-total correlation values ​​range from 0.302 up to 0.749, while the reliability coefficient is 0.853. Based on data analysis, the calculated t value of 17.309 is greater than the t table, which is 1.660. So it can be seen that the significance value is 0.001 < 0.05, which means the hypothesis is accepted. This illustrates that learning agility has a significant effect on collaborative behavior. So it can be explained that H1 states that learning agility has a positive effect on collaborative behavior. The effective contribution of the learning agility variable to collaboration behaviour variable is 53%.
Dukungan Organisasi dengan Kepuasan Kerja Karyawan Distributor Retail Kota Solok Kurniawan, Harri; Rahmi; Mutya, Mita Fani Tri; Rahayu, Purwanti Endah; Muliati, Riska
Psyche 165 Journal Vol. 17 (2024) No. 2
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v17i2.373

Abstract

Karyawan merupakan sumber daya yang sangat penting dimiliki sebuah perusahaan. Di dalam dunia kerja, terdapat interaksi sosial yang bisa terjadi diantara karyawan dan juga organisasinya. Setiap perusahaan pasti mempunyai visi dan misi, yang diharapkan dapat sesuai dengan karyawannya. Sehingga karyawan dapat dengan mudah berinteraksi, dan meningkatkan kepuasan kerja di dalam organisasinya sehingga kepuasan kerja karyawan dapat terpenuhi. Banyak karyawan yang merasa tidak bahagia dengan pekerjaannya dikarenakan dukungan organisasinya yang tidak sesuai. Sehingga tentu saja hal tersebut dapat merugikan bukan hanya bagi karyawan, tetapi juga perusahaan tempatnya bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan kepuasan kerja karyawan pada PT. BMS. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu persepsi dukungan organisasi sedangkan variabel terikatnya yaitu kepuasan kerja. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala persepsi dukungan organisasi dengan skala kepuasan kerja. Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah Non-Probability Sampling. Jumalah keselurah subjek adalah 56 individu. Hasil uji coba menujukkan koefisien validitas persepsi dukungan organisasi bergerak dari 0,314 sampai dengan 0,681. Sedanglan koefisien reliabilitas sebesar 0,875. Kofesien validitas kepuasan kerja bergerak dari 0,323 sampai dengan 0,833. Sedangkan koefisien reliabilitas sebesar 0,915. Berdasarkan analisis dara, diperoleh korelasi sebesar 0,513 dengan taraf signifikansi 0,000 yang berarti hipotesis diterima. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan Positif yang signifikan dengan taraf sedang antara persepsi dukungan organisasi dengan kepuasan kerja karyawan PT. BMS. Dengan persepsi dukungan organisasi terhadap kepuasan kerja adalah sebesar 26%.
Work Engagement Ditinjau dari Budaya Organisasi pada Karyawan Perusahaan Jasa Ekspedisi Indonesia Rahmi; Kurniawan, Harri; Mutya, Mita Fani Tri; Muliati, Riska; Utami, Sabrina Etika
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i1.507

Abstract

Setiap perusahaan pasti memiliki budaya masing-masing di dalam menjalankan aktivitas dan kegiatan setiap harinya. Budaya organisasi yang baik, tentu saja mempunyai dampak baik pula bagi karyawan lainnya. Namun, seperti yang diketahui budaya organisasi di Indonesia terkadang tidak sesuai dengan harapan dari karyawan, dan berdampak negatif bagi karyawan tersebut seperti menjadi tidak bersemangat dalam bekerja, motivasi kerja menurun, keinginan untuk bekerja dengan sebaik mungkin pun mengalami penurunan, hubungan dengan rekan kerja dan atasan juga dapat terganggu. Penelitian ini dilakukan kepada karyawan di perusahaan jasa ekspedisi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara budaya organisasi dengan work engagement pada karyawan di perusahaan jasa ekspedisi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di perusahaan jasa ekspedisi yang berjumlah 94 karyawan. Adapun subjek penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh yaitu pengambilan anggota sampel dimana semua anggota populasi digunakan menjadi sampel, maka didapat jumlah sampel sebanyak 94 karyawan di perusahaan jasa ekspedisi. Alat ukur yang digunakan adalah skala budaya organisasi yang peneliti susun dan skala work engagement. Metode analisis data yang digunakan untuk pengujian hipotesis dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan korelasi product moment pearson yang menunjukkan bahwa r=0,503 dengan nilai p=0,000 (<0,01), artinya terdapat hubungan yang signifikan antara budaya organisasi dengan work engagement pada karyawan di perusahaan jasa ekspedisi Berarti hipotesis penelitian diterima. Adapun sumbangan efektif dari variabel budaya organisasi terhadap work engagement sebesar 25%.
Work-Family Conflict Reviewed of Workload and Burnout among Female Employees at Bank X Rani, Muthya Sri; Kurniawan, Harri; Mariana, Rina
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 2
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i2.585

Abstract

Career woman is working women​ or do planned activities​ For get results in the form of money or services . Involvement and commitment time women in a family based on not quite enough answer to task House stairs , including look after husband and children make the women Work more often experience conflict . characteristics work of a nature more formal and managerial such as relatively long working hours long and abundant work​ more tend bring up work-family conflict in women work . Load factor overwork​​ have effect double the burden on work-family conflict , in other words high work​ will increase working hours and also cause feelings of tension and fatigue in individuals . When difficulties arise in balance role double result in somebody lost source power that will trigger occurrence burnout. Research objectives This is For know Connection burden work and burnout with work-family conflict in employees Bank X woman. Measuring instruments used in study This is scale work-family conflict, scale burden work and scale burnout . Decision-making techniques sample is purposive sampling , namely technique determination sample with consideration certain . So that amount samples in research This that is as many as 118 people. Based on data analysis , obtained mark correlation multiple of 0.582 with level significance of 0.000 which means hypothesis accepted . This is show that There is significant relationship​ between burden work and burnout with work-family conflict in employees Bank X woman. With big donation effective from variables burden work and burnout with work-family conflict in employees Bank X women amounted to 33.87%.
Work Engagementwith Organizational Citizenship Behavior (OCB) in Millennial Employees Aunianova, Yosa; Kurniawan, Harri; Mariana, Rina
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 3
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i3.616

Abstract

The millennial generation is the most productive generation at work, for the next 10 years. However, the millennial generation has an individualistic nature that causes self-egocentricity, gets bored easily, and is impatient and not fully responsible for their work. Of course, this does not show the behavior of helping fellow workers. So it is necessary to increase the employee's sense of attachment to work so that they tend to display voluntary behavior. This research was conducted on millennial employees at agency X. This study aims to empirically determine whether there is a relationship between Work Engagement and Organizational Citizenship Behavior (OCB) in Millennial Employees at Agency The subject of this study used the Saturated Sampling technique where all populations were used as samples. The test results show that the validity coefficient on Organizational Citizenship Behavior ranges from 0.305 to 0.934 with a reliability coefficient of 0.976. While the validity coefficient of Work Engagement ranges from 0.552 to 0.949 with a reliability coefficient of 0.964. Based on data analysis, a correlation value of 0.418 with a significance level of 0.000 is obtained, which means the hypothesis is accepted. This shows that there is a very significant relationship between Work Engagement and Organizational Citizenship Behavior with a positive direction for millennial employees at agency X. The effective contribution of the work engagement variable to organizational citizenship behavior is 17%.