Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Persepsi tentang Komunikasi Pemasaran dan Brand Image dengan Keputusan Pemanfaatan Kembali pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan Ratnaningtyas, Tri Okta; Listiana, Ida; Purnama, Adhy; Rahsa Puji, Lela Kania; Afifah, Nida Hanif
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 7, No 2 (2023): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v7i2.650

Abstract

Based on data on old patient visits at South Tangerang City General Hospital in the last two years it is known that old patient visits in 2021 amounted to 5385 and decreased in 2022 to 4956 old patient visits. Based on these data, it can be seen that there is a decreasing trend of old patient visits from 2021 to 2022 based on the grand total number of visits, which is 4.14%. The purpose of this study was to determine the relationship between perceptions about marketing communications and brand image with the decision to reuse inpatients at RSU Kota Tangerang Selatan in 2023. This type of research is an observational analytic with a quantitative approach and a cross sectional design. The sampling technique used purposive sampling and the sample size was 357 respondents. Based on the results of the study, it showed that more than half of the respondents who had a negative perception decided not to be willing to reuse inpatient services at RSU Kota Tangerang Selatan as many as 131 (57.0%) and more than half of the respondents who had a positive perception decided to be willing to reuse the service. 120 (59.1%) hospitalized in RSU Kota Tangerang Selatan. Based on the statistical test results, the results showed that there was a relationship between perceptions about marketing communications (p-value = 0.000 α = 0.05) and perceptions about brand image (p-value = 0.000 α = 0.05) with the decision to use returned to inpatients at RSU Kota Tangerang Selatan. From the results of this study, it is hoped that the RSU Kota Tangerang Selatan can improve marketing communications and brand image so that it can create patient trust and increase the attitude of returning patients in utilizing health services. AbstrakBerdasarkan data kunjungan pasien lama RSU Kota Tangerang Sealatan dalam dua tahun terakhir diketahui bahwa kunjungan pasien lama pada tahun 2021 sebesar 5385 dan mengalami penurunan pada tahun 2022 menjadi 4956 kunjungan pasien lama. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa terdapat tren penurunan kunjungan pasien lama dari tahun 2021 hingga 2022 berdasarkan grand total jumlah kunjungan yaitu sebesar 4,14 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi tentang komunikasi pemasaran dan brand image dengan keputusan pemanfaatan kembali pada pasien rawat inap di RSU Kota Tangerang Selatan tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan besar sampel adalah 357 responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah responden yang memiliki persepsi negatif memutuskan untuk tidak bersedia memanfaatkan kembali pelayanan rawat inap di RSU Kota Tangerang Selatan sebanyak 131 (57,0%) dan lebih dari setengah responden yang memiliki persepsi positif memutuskan untuk bersedia memanfaatkan kembali pelayanan rawat inap di RSU Kota Tangerang Selatan sebanyak 120 (59,1%). Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara persepsi tentang komunikasi pemasaran (p-value = 0,000 α = 0,05) dan persepsi tentang brand image (p-value = 0,000 α = 0,05) dengan keputusan pemanfaatan kembali pada pasien rawat inap di RSU Kota Tangerang Selatan. Dari hasil penelitian ini diharapkan RSU Kota Tangerang Selatan dapat meningkatkan komunikasi pemasaran dan brand image sehingga dapat menciptakan kepercayaan pasien dan meningkatkan sikap berkunjung ulang pasien dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan. 
RELATIONSHIP BETWEEN INDIVIDUAL CHARACTERISTICS AND WORK STRESS WITH NURSE PERFORMANCE DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN HOSPITAL X Puji, Lela Kania Rahsa; Kasumawati, Frida; Ratnaningtyas, Tri Okta; Hasanah, Nur; Fajrin, Erlin Vinita
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 7, No 1 (2023): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v7i1.467

Abstract

ABSTRACTDuring the pandemic research conducted in 8 islands in Indonesia stated that, health workers in Indonesia who experience stress by 55%, very heavy stress levels 0.8%, and mild stress as much as 34.5%.  This is due to the fear of being infected, the long workload, and the lack of PPE.  The purpose of this study is to find out the relationship between individual characteristics and work stress on nurse performance during the Covid-19 pandemic. Is quantitative research that uses primary data (questionnaire through google form) and uses cross sectional research methods with the aim of knowing the relationship between independent variables and dependent variables. The sample number was 126 nurses at X Hospital. From the results of the study obtained that work stress during the Covid-19 pandemic, nurses who experienced moderate work stress were accompanied by moderate performance as many as 62 respondents (49,2%), while respondents who experienced severe stress accompanied by moderate performance as many as 30 respondents (23,8%). The results of the statistical test obtained a value (p-value = 0.035, α: 0.05) then it can be concluded that there is a significant relationship between work stress (during the Covid-19 pandemic) and nurse performance during the Covid-19 pandemic. From the results of this study, it is hoped that institutions can pay more attention to the health of health workers, especially nurses, both physical, psychic and work environment so that nurses remain at optimal performance. ABSTRAKSelama pandemi penelitian yang dilakukan di 8 kepulauan di Indonesia menyatakan bahwa, tenaga kesehatan di Indonesia yang mengalami stres sebesar 55%, tingkat stres sangat berat 0,8%, dan stres ringan sebanyak 34,5%. Hal ini disebabkan karena ketakutan akan terinfeksi, beban jam kerja yang panjang, dan kurangnya APD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik individu dan stres kerja terhadap kinerja perawat di masa pandemi covid-19. Merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data primer (kuesioner melalui google form) dan memakai metode penelitian cross sectional dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Jumlah sampel sebanyak 126 perawat di Rumah Sakit X. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa stres kerja selama pandemi covid-19, perawat yang mengalami stres kerja sedang disertai dengan kinerja sedang sebanyak 62 responden (49,2%), sedangkan responden yang mengalami stres berat disertai dengan kinerja sedang sebanyak 30 responden (23,8%). Hasil uji statistik diperoleh nilai (p-value=0,035, α: 0,05) maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara stres kerja (selama pandemi covid-19) terhadap kinerja perawat dimasa pandemi covid-19. Dari hasil penelitian ini diharapkan institusi dapat lebih memperhatikan kesehatan para tenaga kesehatan khususnya perawat, baik fisik, psikis dan lingkungan kerja agar para perawat tetap berada pada kinerja yang optimal.
GAMBARAN SISTEM PENDISTRIBUSIAN OBAT DI APOTEK KAWIJAYA TAHUN 2018 Ismaya, Nurwulan Adi; Sitorus, Christina Apnirosi; Puji, Lela Kania Rahsa; Ratnaningtyas, Tri Okta; Hasanah, Nur; Indah, fenita Purnamasari
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 4, No 1 (2020): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v4i1.45

Abstract

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM TINDAKAN PEMBUANGAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2023 Puji, Lela Kania Rahsa; Listiana, Ida; Kasumawati, Frida; Ratnaningtyas, Tri Okta; Pungkyastuti, Cesarinda Widya
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 8, No 1 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v8i1.728

Abstract

ABSTRACTBackground :Hospitals are one of the workplaces that have a high risk regarding the safety and security of human resources in the hospital. Basically, in every health service facility, nurses are one of the workers who are at high risk of experiencing injury as a result of being stabbed or cut by waste from sharp objects. Hospitals are producers of medical waste which are at risk of accidents and disease transmission to health workers, especially nurses as the first people who come into direct contact with medical waste. Purpose: to determine whether or not there was a relationship between the factors age, length of service, level of education, knowledge and attitudes and nurses' compliance with the action of disposing of solid medical waste at the Uum Regional Hospital, Tangerang Regency. Method : analytical research with a quantitative approach and cross sectional design. Sampling technique is simple random sampling with a total of 95 respondents, data analysis used the chi-square test. Result:  from age (p-value 0.187), length of service (p-value 0.454), education level (p-value 0.203), knowledge (p-value 0.002) and attitude (p- value 0.002). Conclusion: Improper and inadequate management of medical waste has serious consequences for health and significant impacts on the environment. From this research it can be seen that some respondents are young (35 years) and have a good level of education, knowledge and attitude, but work accidents still occur due to compliance in carrying out waste disposal measures. The results of this research show that the knowledge and attitudes of respondents have a significant relationship with nurses' compliance with solid medical waste disposal in hospitals.  ABSTRAKRumah sakit merupakan salah satu tempat kerja yang memiliki risiko yang tinggi terkait keselamatan dan keselamatan sumber daya manusia yang berada di rumah sakit. Setiap fasilitas pelayanan kesehatan pada dasarnya perawat merupakan salah satu tenaga kerja yang sangat beresiko mengalami cidera akibat dari luka tertusuk atau teriris limbah benda tajam. Rumah Sakit merupakan penghasil limbah medis beresiko terhadap kecelakaan dan penularan penyakit tenaga kesehatan khususnya perawat sebagai orang pertama yang bersentuhan langsung pada limbah medis.  Tujuan penelitian untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara faktor usia, masa kerja, tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan perawat dalim tindakan pembuangan limbah medis padat di Rumah Sakit Uum Daerah Kabupaten Tangerang. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan kuantitatif dan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sebanyak 95 responden, analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil dari uji statistik chi-square dari usia (p-value 0,187), masa kerja (p-value 0,454), tingkat pendidikan (p-value 0,203), pengetahuan (p-value 0,002) dan sikap (p-value 0,002). Kesimpulan Pengelolaan limbah medis yang tidak tepat dan tidak memadai menimbulkan konsekuensi serius bagi kesehatan dan dampak signifikan bagi lingkungan. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa sebagian responden berusai muda (35 tahun) dan memiliki tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap yang baik, tetapi masih terjadi kecelakaan kerja yang diakibatkan oleh kepatuhan dalam melakukan tindakan pembuangan limbah. Hasil penelitian ini diketahui bahwa pengetahuan dan sikap responden memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan perawat dalam tindakan pembuangan limbah medis padat di rumah sakit
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK, STRES DAN POLA TIDUR DENGAN PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) PADA MAHASISWI PRODI D3 FARMASI STIKES KHARISMA PERSADA Puji, Lela Kania Rahsa; Ismaya, Nurwulan Adi; Ratnaningtyas, Tri Okta; Hasanah, Nur; Fitriah, Nada
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 5, No 1 (2021): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v5i1.90

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh wanita dalam masyarakat adalah gangguan mestruasi. Di Indonesia 260 wanita usia subur 95% mengalami minimal satu gejala Premenstrual syndrom(PMS) , antara gejala sedang sampai berat sebanyak 3,9%. Dari studi pendahuluan di STIKes Kharisma Persada Pamulang didapatkan 66,7% wanita mengalami gejala ringan dari premestrual syndrome (PMS), sedangkan 33,3% wanita mengalami gejala sedang sampai gejala berat dari premenstrual syndrome (PMS). Tujuan : menganalisis aktivitas fisik, stres, dan pola tidur terhadap Premenstrual Syndrome (PMS) kepada mahasiswi PRODI D3 farmasi STIKes Kharisma Persada Pamulang. Metode kuantitatif dengan cross sectional. Sampel sebesar 97 secara simple random sampling. Kuesioner diisi oleh responden melalui google form, analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan terdapat hubungan bermakna di setiap variabel aktivitas fisik, stres dan pola tidur terhadap kejadian Premenstrual syndrom(PMS) .
HUBUNGAN KEBISINGAN DENGAN STRES KERJA PADA PEKERJA DI PT. X Ratnaningtyas, Tri Okta; Ismaya, Nurwulan Adi; Puji, Lela Kania Rahsa; Hasanah, Nur; Afriyani, Mirta Sepi
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 5, No 1 (2021): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v5i1.95

Abstract

Bising, salah satu masalah utama kesehatan di negara-negara industri dan merupakan sumber utama dari stres. Data WHO menyebutkan bising melebihi 90 dB di tempat kerja memapar tenaga kerja di negara industri dengan total hampir 14% dan bising lebih dari 85dB juga diperkirakan memapar 20 juta orang Amerika. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kebisingan dengan stres kerja pada pekerja di PT. X tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif serta desain studi cross sectional. Besar sampel penelitian berjumlah 82 pekerja. Purposive sampling merupakan teknik pengambilan sampel dalam studi ini. Sound Level Meter dan kuesioner merupakan alat pengumpulan data dalam studi ini. Univariat dan bivariat (dengan uji chi square) adalah analisis data yang digunakan dalam studi ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa ada hubungan antara kebisingan dengan stres kerja (p-value = 0,018 α = 0,05).
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN PENGGUNA BPJS KESEHATAN DI PUSKESMAS MAJA PUJI, LELA KANIA RAHSA; PRATIWI, RITA DWI; ARDIYANTI, WIDYA; RATNANINGTYAS, TRI OKTA; ISMAYA, NURWULAN ADI
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 6, No 2 (2022): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v6i2.426

Abstract

ABSTRACTPublic health center as a first-level facility that is widely used by BPJS users must have good service quality and quality in order to provide satisfaction to patients. Based on the results of research at the Maja Health Center, it was determined that 64.2% of outpatients using BPJS Health were dissatisfied with the services provided and 35.8% were satisfied with the services provided. The purpose of the study was to determine the relationship between service quality and satisfaction of outpatients using BPJS Health at Maja Health Center. Cross sectional analytical survey method with univariate and bivariate analysis. The sampling technique was purposive sampling of 106 respondents. The correlation results from the five dimensions of service quality (tangibility, reliability, responsiveness, assurance, emphaty) have a relationship with the satisfaction of outpatients using BPJS Health at Maja Health Center. ABSTRAKPuskesmas sebagai fasilitas tingkat pertama peserta BPJS harus memiliki mutu pelayanan yang baik guna memberikan kepuasan pada pasien. Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Maja menentukan bahwa 64,2% pasien rawat jalan pengguna BPJS kesehatan merasa tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan dan 35,8% puas terhadap pelayanan yang diberikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien rawat jalan pengguna BPJS Kesehatan di Puskesmas Maja. Metode survei analitik cross sectional dengan analisis univariat dan bivariat. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling 106 responden. Hasil korelasi dari lima dimensi kualitas pelayanan (bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, empati) ada hubungan dengan kepuasan pasien rawat jalan pengguna BPJS Kesehatan di Puskesmas Maja. Mutu pelayanan kesehatan yang baik akan menambah kepuasan pasien dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan
HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP PERILAKU BUANG TINJA SEMBARANGAN KE ALIRAN KALI DESA PONDOK JAYA KECAMATAN SEPATAN KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2021 PUJI, LELA KANIA RAHSA; INDAH, FENITA PURNAMA SARI; NURHASANAH, NURHASANAH; SUCIPTO, SUCIPTO; NURFATRIA, BIMA
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v6i1.278

Abstract

ABSTRACTThe environment and behavior greatly affect the health of human physiological needs such as having a house which includes the ownership of a latrine as part of the needs of every family member. The purpose of this study was to determine the relationship between individual characteristics specifically age, education, knowledge, attitudes and economic status on the behavior of open defecationin  Pondok Jaya Village, Sepatan District, Tangerang Regency. This type of research is descriptive analysis with a quantitative approach and cross sectional design with chi-square statistical test. The population of this study amounted to 491 heads of families. The research sample used Isaac and Michel as many as 175 families. The results of this study note that there is no significant relationship between the respondent's age and education level with open defecationbehavior. There is a significant relationship between knowledge, attitudes and economic status with open defecation behavior with p-value 0.05. Conclusions open defecationbehavior is influenced by the level of knowledge, attitudes and economic status of the respondents. Feces that are discharged through pipes into rivers cause environmental pollution in the local area, this situation will affect the level of health in the Sepatan community. Open defecation can pose a health risk to homeless people and the general publicABSTRAKLingkungan dan perilaku sangat mempengaruhi derajat kesehatan, manusia memiliki kebutuhan fisiologis seperti kebutuhan tempat tinggal dengan tersedianya jamban sebagai kebutuhan seluruh anggota keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui hubungan karakteristik individu yaitu usia, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, sikap dan status ekonomi terhadap prilaku buang tinja sembarangan di Desa Pondok Jaya Kecamaan Sepatan Kabupaten Tangerang. Jenis penelitian analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross sectional dan uji statistik menggunakan uji chisquare. Populasi penelitian ini berjumlah 491 kepala keluarga Sampel penelitian menggunakan Issac dan Michel sebanyak175 kepala keluarga. Hasil penelitian ini diketahui bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara umur dan tingkat pendidikan reesponden dengan perilaku buang tinja sembarangan. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan status ekonomi dengan perilaku buang tinja sembarangan nilai p-value 0.05. Kesimpulan perilaku membuang tinja sembarangan dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, sikap dan status ekonomi responden. Tinja yang buang melalui pipa ke sungai mengakibatkan pencemaran lingkungan di daerah setempat, keadaan ini akan mempengaruhi tingkat derajat kesehatan di masyarakat Sepatan. Buang air besar sembarangan dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi orang-orang yang tunawisma dan masyarakat umum.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, PERAN MEDIA MASSA DAN PERAN KELUARGA TERHADAP PERILAKU SEKS PRANIKAH SISWA-SISWI SMK MUHAMMADIYAH LEBAKSIU Puji, Lela Kania Rahsa; Melizsa, Melizsa; Ratnaningtyas, Tri Okta; Hasanah, Nur; Ambarwati, Dwi
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v5i2.176

Abstract

ABSTRACTBased on data from SKKRI (Indonesian Adolescent Reproductive Health Survey) teenagers claimed to have supports who had prenuptial sexual intercourse aged 14-19 years (women 34.7%, men 30.9%) 24-19 years old (female 48.6%, male 465%). The persistence of this study was to find out the relationship of knowledge, the role of mass media and the role of family with prenuptial sex behavior in students of grade XI SMK Muhammadiyah Lebaksiu. This study used cross sectional method with the purpose of significant the liaison of independent variables and dependents, data composed by using questionnaires. The number of samples was 133 grade XI students at SMK Muhammadiyah Lebaksiu. Results of the study students who had had prenuptial sex as many as 106 respondents (79.7%) and students who had never had prenuptial sex as many as 27 respondents (20.3%). Statistical  results presented that there is a liaison between mass media (p.value = 0.013) and the family (p.value = 0.020) with prenuptial sex behavior. From the results of this research, it is expected that educational institutions provide information related to the knowledge and impact of prenuptial sex behavior and for students are expected to use their communication media more wisely and to always be open with their parents.ABSTRAKBerdasarkan data Survey Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia remaja mengakui memiliki teman yang sudah pernah melakukan hubungan seksual pranikah usia 14-19 tahun (laki-laki 30,9%, perempuan 34,7%,) usia 24-29 tahun (laki-laki 465%, perempuan 48,6%,). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, peran media massa dan peran keluarga dengan perilaku seks pranikah pada siswa-siswi kelas XI SMK Muhammadiyah Lebaksiu. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan tujuan mengetahui hubungan variabel independen dan dependen, data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Sampel  sebanyak 133 siswa kelas XI di SMK Muhammadiyah Lebaksiu. Dari hasil penelitian diperoleh diperoleh hasil siswa yang yang sudah pernah melakukan seks pranikah sebanyak 106 responden (79,7%) dan siswa yang belum pernah melakukan seks pranikah sebanyak 27 responden (20,3%). Dari hasil  uji statistik didapatkan hasil yang menunjukan terdapat hubungan antara peran media massa (p.value = 0,013) dan peran keluarga (p.value = 0,020) dengan perilaku seks pranikah. Dari hasil penelitian ini diharapkan institusi pendidikan memberikan informasi terkait pengetahuan dan dampak dari perilaku seks pranikah serta bagi siswa-siswi diharapkan untuk menggunakan media komunikasinya lebih bijak dan agar selalu terbuka dengan orang tuanya.
HUBUNGAN DURASI KERJA, MASA KERJA DAN POSTUR KERJA TERHADAP KELUHAN LOW BACK PAIN PADA BAGIAN STAFF DI KANTOR X, JAKARTA SELATAN Agustin, Amelia; Puji, Lela Kania Rahsa; Andriati, Riris
Journal of Health Research Science Vol. 3 No. 01 (2023): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v2i02.506

Abstract

Low back pain termasuk kedalam jenis gangguan muskuloskeletal, yang dapat ditimbulkan salah satunya akibat penggunaan komputer mulai dari kelemahan otot, tendon, atau nyeri leher dan punggung sampai dengan trauma yang kumulatif. Kasus low back pain banyak dialami oleh pegawai kantor, dengan prevalensi mulai dari 23% sampai 38% setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan durasi kerja, masa kerja dan postur kerja terhadap keluhan low back pain pada bagian staff di kantor X, Jakarta Selatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data primer (kuesioner) dengan pendekatan cross sectional, dengan tujuan untuk mengetahui variabel sebab dan variabel akibat. Jumlah sampel sebanyak 133 staff di kantor X, Jakarta Selatan dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Keluhan low back pain diukur menggunakan Oswestry Disability Index (ODI) dan postur kerja diukur menggunakan Rapid Office Strain Assessment (ROSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 88% staff mengalami keluhan low back pain dengan kategori disabilitas minimal. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara durasi kerja (p-value=0,029 <0,05), masa kerja (p-value=0,016 <0,05) dan postur kerja (p-value=0,000 <0,05) dengan keluhan low back pain pada staff kantor X, Jakarta Selatan. Dari hasil penelitian ini diharapkan staff  memanfaatkan waktu untuk melakukan peregangan otot disela-sela waktu bekerja dan juga memperhatikan postur kerja yang sesuai agar terhindar dari keluhan low back pain.