Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Edukasi Teknologi Digital untuk Mendukung Inovasi Pembelajaran Guru Sekolah Dasar Imanda, Riska; Setiawaty, Sri; Muttakin, Muttakin; Afriyani, Mice Putri; Khairuddin, Khairuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2376

Abstract

Melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital, guru dapat mengelola tugas-tugas siswa secara lebih efektif dengan memanfaatkan berbagai platform kolaboratif. Media digital juga memungkinkan peserta didik untuk mengakses materi pembelajaran kapan pun dan dari lokasi mana pun. Beberapa media pembelajaran digital interaktif yang dapat dimanfaatkan oleh guru antara lain: Genially, yang digunakan untuk menyusun presentasi interaktif; Google Sites, untuk membuat situs pembelajaran; Book Creator, untuk menyusun buku digital; Animation Studio, untuk membuat video animasi edukatif; serta Blogger, yang berfungsi sebagai platform untuk membagikan dan mempublikasikan materi pembelajaran kepada siswa. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh mitra dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, yaitu para guru yang tergabung dalam MGMP guru SD di Kabupaten Bireuen, meliputi: Masih banyak guru yang belum memanfaatkan media pembelajaran digital dalam proses mengajar dan Metode pembelajaran yang diterapkan masih cenderung monoton dan kurang inovatif karena keterbatasan pemanfaatan media digital. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut mencakup dua hal: Memberikan edukasi dan pelatihan mengenai penggunaan media pembelajaran digital kepada para guru MGMP SD Kabupaten Bireuen dan Melaksanakan praktik langsung serta pendampingan dalam pembuatan media pembelajaran digital. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian, ditemukan bahwa mayoritas guru belum memanfaatkan media pembelajaran digital secara optimal. Hal ini terlihat dari banyaknya guru yang baru pertama kali mengenal aplikasi-aplikasi yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Selain itu, sebagian besar guru masih menggunakan media pembelajaran konvensional karena keterbatasan pengetahuan dan kurangnya edukasi terkait pemanfaatan media digital dalam pembelajaran.
Design of Science Process Skill Approach-Based Laboratory Work Instruction Firmansyah, Veri; Silitonga, Friska Septiani; Khoirunnisa, Fitriah; Setiawaty, Sri
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 2 No. 2 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v2i2.2280

Abstract

The development of a Science Process Skills Approach-based Laboratory Work Instruction has been conducted on Heat of Reaction topic. The subject of the research is the students of class XI in Senior High School 2 Tanjungpinang. The research aims to determine the feasibility of laboratory work instruction in terms of the validity and practicality categories. In the category of validity, there are five aspects studied including the aspects of content feasibility, grammar, presentation, graphical design, and science process skills. The validation results obtained from three validators was 92.46% (very valid category). In the practicality category was conducted on 40 students. In this category, there are seven aspects studied, namely aspects of observing, classifying, interpreting, determining hypotheses, applying, designing experiments, and communicating. The result shows that a science process skills approach-based laboratory work instruction is categorized in the practical criteria (82.28%).
DEVELOPMENT OF DIGITAL ASSESSMENT TOOLS USING WORDWALL AND PLICKERS FOR CHEMISTRY LEARNING IN SENIOR HIGH SCHOOL Sari, Ratih Permana; Hasby, Hasby; Hiskia, Evolando; Setiawaty, Sri
Lantanida Journal Vol 13 No 2 (2025): July-December 2025
Publisher : UIN AR-RANIRY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/lj.v13i2.31735

Abstract

This study addresses the need for interactive digital assessment tools in chemistry learning, where traditional evaluation often fails to engage students or provide immediate feedback. Wordwall and Plickers were selected as platforms because both are widely accessible and classroom-friendly, yet their effectiveness in formative evaluation has not been systematically compared. The purpose of this research was to develop and evaluate interactive assessments based on these two applications for high school chemistry. A Research and Development (R&D) approach was applied by combining the Borg & Gall and 4-D models. The process included four stages: (1) Define analyzing curriculum requirements and learner needs; (2) Design and construct interactive items and adapt them to Wordwall and Plickers; (3) Develop expert validation covering content accuracy, construct clarity, and usability, followed by revisions and limited trials; and (4) Disseminate large-scale implementation with 200 tenth-grade students from public high schools in Aceh Province. Instruments consisted of expert validation sheets, student response questionnaires (attractiveness, ease of use, and learning benefit), and pretest–posttest assessments. The results showed high validity (CVR = 0.90), positive student responses, and significant learning gains for both platforms (N-gain = 0.70 for Wordwall, 0.64 for Plickers). No significant difference was found between them (p = 0.252), indicating that both tools are valid, practical, and effective for formative assessment in chemistry learning.
Pendampingan Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Model Discovery Learning Berorientasi HOTS Imanda, Riska; Setiawaty, Sri; Qausar, Haves
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 4 (2024): Februari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/vqcmkj32

Abstract

Studi ini mengulas pendampingan pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 6 Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh, yang bertujuan untuk memperkenalkan kurikulum 2013 dan mengimplementasikan model pembelajaran berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) dengan pendekatan saintifik. Metode pembelajaran ini dipilih sebagai respons terhadap tuntutan globalisasi dan Revolusi Industri 4.0, yang menekankan pentingnya pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dan kecakapan abad 21 (4C). Model pembelajaran Discovery Learning diintegrasikan dengan pendekatan saintifik, literasi, dan penguatan pendidikan karakter (PPK) untuk meningkatkan mutu pendidikan. Studi ini dilakukan selama tahun ajaran 2022-2023 dengan melibatkan siswa kelas V. Hasilnya menunjukkan bahwa pendampingan pendidikan berorientasi HOTS dengan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan transfer pengetahuan, berpikir kritis, dan memecahkan masalah. Meskipun terdapat beberapa tantangan, seperti kekurangan kompetensi guru dalam membuat video pembelajaran, keseluruhan proses pendampingan mendapat respons positif dari guru dan pihak sekolah. Penerapan ini diharapkan dapat dilanjutkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
The Effect of Model Variations on Chemistry Learning Outcomes Lukman, Isna Rezkia; Unaida, Ratna; Setiawaty, Sri; Sabrina, Najiha; Zahara, Zahara
IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Vol 5, No 3 (2022): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ijeca.v5i3.11500

Abstract

One of the successes in the learning process can be seen from the learning outcomes of students. One of the factors that support this is external factors. External factors are factors that come from outside the learner, such as model variations. The purpose of this study was to determine whether there is an influence of model variations in chemistry learning on chemistry learning outcomes in Lhokseumawe City. This research used a quantitative approach, the type of research was ex post facto, and the research design was regression. The population in this study was all students who were in Grade XI Science Senior High School, while the sampling technique in this study was cluster sampling, the sample taken was several students at Senior high schoolsenior high school. Questionnaire was used for data collection instruments. The questionnaire was created based on a Likert scale with 4 answers already available. Data testing using a non-parametric hypothesis test, namely an SPSS-assisted spearman rank correlation test. Based on the hypothesis test, a significant value model variation is obtained from 0.028 < 0.05. It can be concluded that there was a significant influence between the variations of model in chemistry learning on the results of learning chemistry.
Penguatan Literasi Kebahasaan Anak Melalui Pendekatan Edukatif Krida Kartu TAMITA Mustafa, M Rafli Al Thoriq; Febriansyah, M Zikri; Fikriza, Ghufran; Bahari, Alam; Ansharullah, M Faris; Hidayatullah, Rahmad; Rafli, Rafli; Setiawaty, Sri
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/2xvav035

Abstract

Fondasi utama dalam membentuk kualitas SDM dapat dilakukan melalui penguatan kemampuan literasi dasar (membaca dan menulis). Namun, kondisi anak-anak marginal di Aceh menunjukkan realitas yang memprihatinkan. Faktor ekonomi, pola pikir orang tua yang kurang mendukung pendidikan, serta keterbatasan waktu belajar karena membantu orang tua mencari nafkah menjadi hambatan utama dan membuat kehilangan hak belajar secara optimal, sehingga memperlebar kesenjangan literasi. Anak-anak binaan di Lapas maupun korban konflik Aceh juga menghadapi masalah serupa akibat minimnya layanan pendidikan. Kondisi ini diperparah dengan tingginya angka putus sekolah di wilayah pesisir dan pedesaan. Rendahnya literasi ini berdampak pada keterbatasan kemampuan komunikasi, baik verbal maupun nonverbal. Oleh karena itu, diperlukan strategi inovatif dan menyenangkan untuk menumbuhkan minat sekaligus meningkatkan kemampuan literasi anak-anak marginal. Salah satu alternatif solusi adalah melalui Kartu TAMITA (Tantangan Merangkai Kata), sebuah permainan edukatif yang berfokus pada penguasaan unsur kebahasaan dasar seperti SPOK (Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan) berbasis kearifan lokal Aceh. Kartu TAMITA tidak hanya sekadar media permainan, tetapi juga sarana pembelajaran kreatif yang mampu mendorong anak-anak mengasah kecakapan membaca, menulis, serta berpikir kritis. Dengan meningkatnya keterampilan literasi dasar kebahasaan secara keseluruhan anak memiliki peluang lebih besar untuk memperbaiki taraf hidupnya melalui akses pendidikan yang lebih bermakna.