Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS KANDUNGAN LEMAK TIDAK JENUH PADA KUE SEMPRONG BERBASIS CAMPURAN TEPUNG BIJI BUNGA MATAHARI DAN QUINOA Raharjeng, Sa'bania Hari; Kardina, Rizki Nurmalya; Prayekti, Endah; Tullah, Auria Hidayah; Sabrina, Shinta Milenia
Darussalam Nutrition Journal Vol. 8 No. 2 (2024): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v8i2.11409

Abstract

Latar belakang: Angka kejadian penyakit tidak menular semakin meningkat dan berpotensi mengarah pada permasalahan kesehatan serta komplikasi penyakit lainnya. Kebiasaan konsumsi camilan dari bahan makanan tinggi lemak jenuh menjadi salah satu penyebab terjadinya permasalahan tersebut. Kebutuhan akan camilan yang lebih sehat dengan kandungan lemak tidak jenuh perlu menjadi perhatian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kandungan zat gizi Polyunsaturated Fatty Acids (PUFA) dan Monounsaturated Fatty Acids (MUFA) pada kue semprong berbasis tepung biji bunga matahari dan tepung quinoa. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan perlakuan berupa perbedaan komposisi tepung biji bunga matahari dan tepung quinoa dengan rasio Formula 1 (100:0), Formula 2 (75:25), dan Formula 3 (0:100). Hasil uji kandungan zat gizi dianalisis menggunakan uji one-way ANOVA. Hasil: Penggunaan tepung biji bunga matahari dan tepung quinoa sebagai pengganti tepung beras pada kue semprong menunjukkan hasil perbedaan kandungan Polyunsaturated Fatty Acids (PUFA) dan Monounsaturated Fatty Acids (MUFA) yang signifikan antar kelompok perlakuan (p<0,05). Formula 1 rata-rata mengandung 20,48g PUFA dan 9,62g MUFA; Formula 2 rata-rata mengandung 14,86g PUFA dan 8,27g MUFA; Formula 3 rata-rata mengandung 3,17g PUFA dan 4,27g MUFA.  Simpulan: Formula terbaik ada pada Formula 1 yang mengandung PUFA dan MUFA paling tinggi. Sedangkan formula 3 mengandung PUFA dan MUFA paling rendah. Semakin tinggi kandungan tepung biji bunga matahari dalam formula, maka kandungan PUFA dan MUFA akan semakin tinggi. Kata Kunci : biji bunga matahari, kue semprong, monounsaturated fatty acids, polyunsaturated fatty acids, quinoa
PENINGKATAN KEWASPADAAN SANTRI DALAM MENCEGAH ANEMIA PADA REMAJA DI PONDOK PESANTREN X Muna, Kuuni Ulfah Naila El; Handayani , Dwi; Ibad, Mursyidul; Kardina, Rizki Nurmalya; Bintari , Tri Wahyuni; Salsabila, Anmay Shofa Nur; Erfant, Anggie Mahadewi; Zakaria, Achmad Zulfan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48829

Abstract

Berdasarkan data RISKESDAS tahun 2018, tiga hingga empat dari 10 remaja menderita anemia dengan prevalensi 32%. Santri di pondok pesantren yang memiliki akses terbatas terhadap makanan bergizi dan tingkat gastritis yang tinggi dapat memicu anemia terutama pada santri perempuan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa melalui promosi kesehatan dan diagnosis dini mengenai pentingnya pencegahan anemia pada remaja. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan 41% diduga anemia di antara semua siswa. Peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah edukasi dan mengonsumsi tablet tambah darah bersama-sama. Pengabdian masyarakat ini telah terbukti meningkatkan kesadaran santri dan Santri Husada yang telah dilatih diharapkan dapat menularkan pengetahuan mereka kepada santri lainnya.
UPAYA MEWUJUDKAN SEKOLAH SEHAT 2024 MELALUI ORIENTASI AKSI BERGIZI PADA SISWA SMPN 1 BANGKALAN Setiarsih, Dini; Kardina, Rizki Nurmalya; Amalia, Rizki; Nadhiva, Luluk; Salsabila, Habibah; Efendi, Dhinar Maulidya Ayu; Mumtaza, Helma Marsha Narindra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36622

Abstract

Program Aksi Bergizi merupakan sebuah gerakan nasional yang menjadi salah satu upaya mencegah masalah gizi khususnya anemia pada remaja. Namun belum semua sekolah mendapatkan orientasi dan pendampingan secara intensif sehingga pelaksanaannya kurang optimal. Salah satu satuan pendidikan di Bangkalan yang juga belum pernah mendapatkan pendampingan Aksi Bergizi adalah SMPN 1 Bangkalan. Sementara itu pada tahun 2024 ini, SMPN 1 Bangkalan berupaya mewujudkan Sekolah Sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra yaitu siswa sebagai fasilitator Aksi Bergizi yang dapat mendukung terwujudnya aspek sehat bergizi pada program Sekolah Sehat. Metode kegiatan meliputi orientasi, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Tahapan pelaksanaan meliputi diskusi persiapan dengan mitra, persiapan alat dan bahan, pre test, orientasi, post test, monitoring dan evaluasi. Hasil pre test dan post test dianalisis dengan uji Paired T Test pada program SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre test dan post test (p value = 0,000). Hasil uji statistik tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan siswa mengalami peningkatan yang bermakna setelah orientasi Aksi Bergizi dilakukan. Hal tersebut menunjukkan kegiatan edukasi dan orientasi berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan peserta. Dan tidak hanya aspek pengetahuan, maka kapasitas peserta sebagai fasilitator diyakini telah terbentuk melalui kegiatan orientasi tersebut.
EDUKASI GIZI PADA SINDROM METABOLIC PADA REMAJA DI SMA AL-USWAH Kardina, Rizki Nurmalya; Mutiarani, Anugrah Linda; Wulandari, Catur; Dwijayanti, Ira; Muna, Kuuni Ulfa Naila El; Bimantara, Audra Dimas Syakend; Arbiyanto, Rizqi Aliffiansyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36952

Abstract

Remaja cenderung mengalami obesitas karena kurangnya aktivitas yang dilakukan. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa banyak remaja, baik putra maupun putri, masih belum menerapkan gizi seimbang setiap hari. Sebagai hasil dari wawancara sebelumnya dengan sekolah, ditemukan bahwa siswa/siswi masih suka mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula dan lemak, yang membuat mereka mudah menjadi gemuk dan kurangnya aktifitas fisik yang mereka lakukan. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dan peningkatan kemampuan siswa siswi terkait dengan gizi seimbang dalam kejadian obesitas yang beresiko pada pra sindrom metabolic yang dapat menyebabkan sindrom metabolic. Metode yang digunakan dengan mengumpulkan siswa/siswi yang ditempatkan pada aula yang ada di SMA AL Uswah Surabaya. Siswa/siswi dilakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, yang digunakan untuk mengetahui status gizinya, setelah dilakukan skrining dilanjutkan dengan pemberian edukasi terkait dengan obesitas pada remaja. Media edukasi yang digunakan adalah poster, PPT, bookleat yang digunakan untuk umpan balik terkait dengan edukasi yang telah diberikan. Dalam meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terkait dengan sindrom metabolic khusus terkait dengan obesitas pada remaja digunakan metode pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan pada 45 siswa/siswi di SMA AL Uswah Surabaya didapatkan 15 siswa yang mengalami status gizi obesitas sentral berdasarkan berat badan dan tinggi badan. Kecenderungan siswa siswi ini sering mengkonsumsi makanan yang manis, berlemak dan asin. Dimana makanan manis berdasarkan wawancara dikonsumsi hampir setiap hari. Berdasarkan hasil pemahaman dan pengetahuan terkait dengan edukasi yang telah diberikan mengalami meningkatan sebesar 90% dimana saat pemberian materi siswa siswi antusias sekali mengikuti serangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini.