Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PROSES EVALUASI KEBIJAKAN KABUPATEN/KOTA LAYAK ANAK (KLA) OLEH KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK REPUBLIK INDONESIA Rahmawati, Siti Sabrina; Azijah, Dewi Noor; Septiani, Athifah
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v12i1.5879

Abstract

The existence of child protection in Indonesia still faces major challenges in harmonizing constitutional mandates with policy implementation at the regional level. Empirical evidence shows that although legal instruments are available, the synchronization of integrated child rights fulfillment systems is often hampered by bureaucratic complexity and cross-sectoral coordination. Although previous studies have extensively discussed Child Friendly District/City (KLA) policies, there is still a lack of analysis on policy evaluation mechanisms specifically carried out by central government units, particularly the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection (KemenPPPA). This study seeks to explore the KLA policy evaluation process through a review of indicators of relevance, impact, effectiveness, efficiency, and productive economy at the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection (KemenPPPA). Using a qualitative method based on field observations and in-depth interviews at the Deputy for Special Child Protection unit, this study explores the process from administrative verification to hybrid field verification (VLH). The findings show that the effectiveness of the 2025 KLA evaluation is highly dependent on the integration of quantitative and qualitative data on 24 indicators in 5 clusters of children's rights to ensure local government accountability. The implications of this research are expected to provide critical reflection for policymakers in strengthening a more adaptive and comprehensive child protection system.
Kajian User Centric Government: Analisis Performa Aplikasi Mobile JKN di BPJS Kesehatan Karawang Azmi Ayu Fadhilah Burhanudin; Lina Aryani; Dewi Noor Azijah
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 7 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i7.8282

Abstract

This study aims to explore the experiences of individuals when using the JKN mobile application. This research focuses on how the performance of the JKN mobile application can unravel the problems that exist in the health care sector and can help users to get proper, efficient, and effective health services. This research method uses phenomenological qualitative research through observation, interviews and other documents that support the research. BPJS Kesehatan as a service provider needs to supervise the JKN mobile application. BPJS Kesehatan has the authority to regulate and be responsible for the performance of the JKN mobile application. Performance of the JKN mobile application still has some problems such as errors in some time and failing to load data in the doctor's schedule feature.
TANTANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN UMKM DI MASA PANDEMI Rivaldio Rizki Pradana; Lukmanul Hakim; Dewi Noor Azijah
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 6 No. 2 (2021): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v6i2.1199

Abstract

Masa pandemi Covid-19 saat ini banyak mengancam pemasukan serta penurunan penjualan yang dilakukan oleh pihak pelaku usaha salah satunya yang berdampak yakni UMKM yang mana seharusnya dapat memberikan berbagai macam pelayanan ekonomi kepada masyarakat, berperan dalam proses pemerataan yang adil, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan berperan dalam mempromosikan pertumbuhan ekonomi, namun hal tersebut tidaklah berjalan dengan optimal khususnya di Kabupaten Karawang. Pemberdayaan UMKM yang masih tidak merata dalam pengimplementasiannya menjadikan faktor proses kebijakan tidak akan sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan tersebut dengan menggunakan teori Implementasi dari Donald Van Meter dan Carl Van Horn yang mempunyai enam dimensi, yakni dimensi pertama merupakan ukuran dan tujuan kebijakan, Sumber daya yang menjadi faktor pendukung dan bisa menjadi faktor penghambat juga dalam melaksanakan pemberdayaan UMKM, Karakteristik Agen Pelaksana yang tidak melaksanakan sesuai dengan prosedur yang ada dalam mengelola pemberdayaan UMKM di Karawang, Sikap/kecenderungan para pelaksana, Komunikasi antar organisasi yang kurang baik antar implementor, dan terakhir merupakan Lingkungan ekonomi, sosial, politik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dan pendekatan penelitian kualitatif yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai bagaimana pemberdayaan UMKM di Kabupaten Karawang.
Alpukat Betawi: Menakar Kualitas dan Tantangan Inovasi Pelayanan Adminduk Digital (Studi di Kelurahan Semper Timur, Jakarta Utara) Herlambang Bathara; Rachmat Ramdani; Dewi Noor Azijah
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik melalui aplikasi Alpukat Betawi yang diterapkan di Kelurahan Semper Timur sebagai bentuk inovasi digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kualitas pelayanan aplikasi Alpukat yang tercermin dari rating Google Play Store sebesar 2,6 (dari skala 5,0), banyaknya keluhan masyarakat mengenai error aplikasi, sulitnya mendapatkan kode OTP, kegagalan unggah dokumen, ketidakkompatibelan dengan ponsel low-end, serta rendahnya literasi digital masyarakat, khususnya kelompok usia rentan. Meskipun aplikasi ini menyediakan 18 jenis layanan, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala teknis, infrastruktur, dan sosial-kultural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Kerangka analisis kualitas pelayanan mengacu pada teori Zeithaml yang meliputi lima dimensi, yaitu Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi Alpukat Betawi telah mendukung digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan melalui penyediaan sarana pelayanan digital yang mudah diakses, adanya jaminan keamanan data, serta perhatian aparatur terhadap kebutuhan masyarakat. Namun, pada dimensi reliability masih ditemukan berbagai kendala teknis seperti kesulitan memperoleh kode OTP, aplikasi yang sering keluar (logout) secara otomatis, dan kegagalan dalam mengunggah dokumen. Selain itu, tingkat pemanfaatan aplikasi masih relatif rendah dibandingkan jumlah penduduk Kelurahan Semper Timur. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan, serta perbaikan dan pemeliharaan sistem aplikasi secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas dan pemanfaatan pelayanan publik berbasis digital.
PERANAN KOMUNIKASI PEMERINTAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KELURAHAN ADIARSA BARAT KECAMATAN KARAWANG BARAT Muhammad Rizki Rahmatullah; Dewi Noor Azijah; Rachmat Noor Ramdani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is entitled the role of government communication in improving the quality of public services inthe Adiarsa Barat urban village of ice, Adiarsa Barat sub-district. This research uses Qualitative methods, qualitative methods of data search processes to understand social problems based on comprehensiveresearch (holistic), formed by words, and obtained from natural situations. This research uses Laswell'scommunication theory: 1. communicator, 2. message, 3. media, 4. communicant, 5. feedback. Service is the quality of service provided by public agencies to the community. In carrying out its functions, the government apparatus of Adiarsa Barat urban Village is quite good in carrying out its duties incommunicating and carrying out its duties, namely: Communicative, Responsive, fast and provide comfort and security. Comunication of government in Adiarsa Barat urban Village is the process ofexchanging information between the village government and the people of Adiarsa Barat. Thiscommunication involves delivering information related to government activities, public policies, social programs, and public services to the community. The purpose of village government communication to ensure that the people of Adiarsa Barat receive clear and accurate information about matters relatedtothe lives of the people of Adiarsa Barat.
Co-Authors , Mira Amelia , Yoland Prambudi Haryanto Aditya, Indra Alifah, Naufa Amanda, Via Annisa, Windy Aryani, Lina Aryani, Lina As Sya'ban, Fathan Farid Atthahara, Haura AYU RAHMAWATI Azmi Ayu Fadhilah Burhanudin Cindy Emileni M Dadan Kurniansyah Dipha Rizka Humaira Dwi Lestari, Ayuni Evi Priyanti Fachrezi, Achmad Farhandhika, Gerfi Febriantin, S.IP., M.IPol., Kariena Gili Argenti Gun Gun Gumilar Gun Gun Gumilar Hanny Purnamasari Harianja, Rafael Divio Herlambang Bathara Hikmah Nuraeni Istiningdias, Dini Sri Izzati, Nurul korin Rahmi Kurniasih, Esih Kurniasih Lina Aryani Lolita Deby Mahendra Putri Lukmanul Hakim Lukmanul Hakim Lukmanul Hakim Hakim Lusiana Fahrudin, Swastika Mahirra, Azzahra Dian Marvin Angelo Gracino Maulana Rifa'i Maulana Rifai Maulana Rifai Moch. Faizal Rizki Mochamad Ricky Fajar Dharmawan Mohammad Hafizh Waliyyudin Muamar Fadhlillah Muhammad Rizki Rahmatullah Narayasa G, Moch Hexa Nia Okta Noviyanti Nuruzakiah, Aulia Oktaviani, Ririn Sri Pancawijaya, Gebrylia Desya Pika Aulia Wati Pradana, Rivaldio Rizki Priyanti, Evi Purnamasari, Hanny Putri, Bernadete Filyana Rachmat Noor Ramdani Rafa Abiyanu Pasya Rahmat Hidayat Rahmawati, Siti Sabrina Rahmi, korin Rejbiani, Alifya Gita Rifki Fauzi Rivaldio Rizki Pradana Rizki, Moch. Faisal Rizki, Mochamad Faizal Sawitri, Eta Septiani, Athifah Setiani, Rahayu Diah Shella Aprilianingsih Shifa Awiah Simbolon, Claudia Herlina Putri Sanda Nauli Sopyan Resmana Sugianto, Mochamad Fadli Sugiarti, Cucu Sukma, Gina Laelita Syam, Guruh Ramdhan Hasbillah Tsani, Nida Fadhila Walter, Dany Jireh Parluhutan Windy Annisa Wiyana Puspita Ningrum Wulandari, Yulia Eka Yulia Eka Wulandari Yulyana, Eka Yundari, Yundari Zaenadine*, Maulidia Maryam