Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGUJIAN INVESTMENT RATIO DALAM MENDETEKSI LAPORAN KEUANGAN YANG DIMANIPULASI Serly; Veronica
Indonesian Journal of Accounting and Governance Vol. 5 No. 2 (2021): DECEMBER
Publisher : School of Accountancy, University of Agung Podomoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36766/mywk3637

Abstract

Financial statements play an important role in providing information about firm performance. Good performance will attract investors and increase investors returns. However, not all companies are able to produce good performance thus encouraging companies to manipulate financial statement. The aim of this research is to detect manipulation in financial statements using investment ratio, such as earning per share, dividend per share, price earning, dividend ratio, total share profitability, and dividend profitability. The indication of manipulation is measured using M-score. As a quantitative study, this study uses secondary data from annual report and financial statements of companies that listed on Indonesia Stock Exchange (IDX). Research shows earning per share and dividend profitability have a significant positive effect on manipulation of financial statement, and dividend per share has a significant negative effect while price/earning, dividend payout ratio, and total share profitability have no significant on manipulation of financial statement.
Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dengan Pemanfaatan Alam dan Pengembangan UMKM pada Desa Paninggilan Kecamatan Ciledug Kota Tangerang Kusuma Hapsari, Galuh; Adrallisman; Michelle Maria Anjanette; Lavina Natania; Azahra Nursuci; Veronica
RUBINSTEIN Vol. 1 No. 2 (2023): RUBINSTEIN (juRnal mUltidisiplin BIsNis Sains TEknologI & humaNiora)
Publisher : LP3kM Buddhi Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/rubin.v1i2.1922

Abstract

Pembangunan masyarakat merupakan salah satu kegiatan yang berkesinambungan dan merupakan usaha untuk mengembangkan kreatifitas atau kemampuan masyarakat sehinga dapat menjalankan usaha yang produktif dibidangnya secara mandiri. Menurut (Adi, 2014) menjelaskan bahwa kesejahteraan sosial diartikan suatu keadaan seseorang dapat mampu memenuhi seluruh kebutuhan serta mampu melakukan hubungan baik dengan lingkungan sekitar. Kesejahteraan sosial dapat dilihat dari bebeberapa aspek yaitu pendapatan yang cukup, pendididikan dan kesehatan yang terpenuhi. Pembangunan masyarakat terutama bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perlu dilakukan dari hulu ke hilir. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada desa Paninggilan yang berada di kecamatan ciledug kota Tangerang. Dengan berfokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa dengan pemanfaatan alam dan meningkatkan kualitas UMKM yang ada. Pemanfaatan alam yang dilakukan pada penelitian ini dengan memperbaiki dan memperindah kebun cincau dan kawasan pemancingn yang dimiliki Desa Paninggilan. Pengembangan UMKM Desa Paninggilan ini dilakukan oleh tim peneliti dengan mencoba mencari cara untuk meningkatkan pemasaran pada media sosial produk yang dimiliki oleh UMKM Desa Paninggilan yaitu cincau kampung kancil. Yang dilakukan oleh tim peneliti adalah dengan memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat setempat khususnya pemuda-pemudi Desa Paninggilan. Pelatihan yang diberikan adalah pelatihan perancangan web blog, pelatihan desain poster dengan menggunakan canva dan video editing.
Pancasila atau Radikalisme? Peran Pendidikan Kristen Dan Pemerintah Menanggulangi Gelombang Intoleransi Veronica; Herianto; Fatas Wahyuning S, Musa; Yeremia, Yeremia; Titin, Veronica; Herianto, Herianto
Jurnal Teologi Praktika Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51465/yfwj8164

Abstract

Radikalisasi merupakan ancaman serius bagi keutuhan bangsa Indonesia yang multikultural. Fenomena ini tidak hanya mengancam stabilitas sosial, tetapi juga mereduksi makna agama menjadi instrumen eksklusif yang dapat melahirkan intoleransi dan kekerasan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan  lembaga Pendidikan dan peran pemerintah mencegah radikalisme agama di Indonesia. Hasil analisis literatur menunjukkan bahwa radikalisasi dapat ditanggulangi secara lebih efektif apabila kebijakan negara dan peran ajaran Kristen dijalankan secara sinergis. Pemerintah menghadirkan kerangka regulatif, sedangkan iman Kristen menawarkan fondasi spiritual yang membentuk karakter Kristiani. Integrasi keduanya berkontribusi pada lahirnya masyarakat yang damai, inklusif, dan harmonis, serta memperkecil ruang gerak radikalisme di Indonesia yang masyarakatnya majemuk.
DARI DESA MENJADI OBJEK WISATA UTAMA: PERAN OBJEK WISATA DAN PAKET WISATA BUDAYA SEBAGAI KATALIS EKONOMI DI DESA BATUAN Wijayanti, Ni Putu Evi; Komang Kesava Mahardika Putra; Veronica
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 25 No 1 (2026): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v25i1.2443

Abstract

This study analyzes the role of culture-based tour packages in community economic growth at Batuan Village, Bali. Batuan Village has a big potential as a tourist attraction, however it is not optimally used. The sculpture art, batuan style painting, and our traditional dance believed to be capable of attracting tourists, especially to tourists that love the authentic experience. This study used a combination of two methods (Mix-method). Between qualitative by interview, and quantitative by data. The result of this study is community empowerment and local artists as a tour guide is an effective strategy. Art activist utilization gave an opportunity for community economic growth and cultural sustainability of Batuan Village. Thus, culture-based has a potential to become a great strategy for Batuan Village as a leading tourist attraction.